WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Arus balik gatis pasca-Lebaran Idul Fitri 1446 H (2025 M), Sabtu (5/4/25), secara resmi diberangkatkan dari Terminal Induk Giri Adi Pura. Yakni dari terminal tipe A yang terletak di Krisak, Desa Singodutan, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri.
Pemberangkatannya, ditandai dengan kibasan bendera start oleh Bupati Wonogiri Setyo Sukarno bersama Kapolres AKBP Jarot Sungkowo, Dandim 0728 Letkol (Inf) Edi Ristriyono dan jajaran Forkompimda serta pejabat terkait lainnya termasuk di dalamnya Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Wonogiri, Waluyo. Pelayanan arus balik gratis ini, digelar oleh Dirjen Perhubungan Darat (Hubdar) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia (RI).
Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo dan Penerangan Kodim (Pendim) 0728 Pelda Indra, mengabarkan, kehadiran Kapolres bersama Dandim di acara pemberangkatan arus balik gratis itu, sekaligus dalam tugas memantau langsung pelaksanaan pelayanan arus balik pasca-Lebaran Idul Fitri 1446 H (2025 M). Ini terkait dengan pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2025, utamanya untuk pelayanan pengamanan dalam kiat menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
Kapolres bersama Dandim, menyampaikan pesan, agar masyarakat yang mengikuti program gratis pelayanan arus balik yang difasilitasi pemerintah ini, agar selalu berhati-hati, termasuk dalam mengawasi barang bawaannya masing-masing. Jangan lupa senantiasa menjaga kondisi kesehatannya masing-masing dan berhati-hati di sepanjang perjalanan.
Harapannya, melalui pelayanan arus balik yang diberikan secara cuma-cuma ini, dapat tercipta pelayanan yang aman dan nyaman, dapat berjalan lancar dan semua penumpang selamat sampai tujuan. Ke depannya, pelayanan gratis untuk para penumpang mudik dan balik, dapat ditingkatkan lebih baik lagi dengan jangkauan jumlah yang makin bertambah.
Sebagai informasi, Sabtu (5/4/25), ada sebanyak 11 bus yang mengangkut arus balik secara gratis, dengan membawa sebanyak 484 orang penumpang. Mereka ini, merupakan pemudik Lebaran Idul Fitri 1446 H (2025 M) yang melakukan perjalanan balik ke daerah perantauan mereka. Yakni ke wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi atau populer disingkat sebagai Jabodetabek. Dengan lokasi droping penumpang ke Pondok Cabe, Jatijajar, Pulo Gebang dan Terminal Poris.(Bambang Pur)