blank
Bupati Jepara Witiarso Utomo dan Wakil Bupati Ibnu Hajar bersama Forkopimda dan pimpinan serta DPRD Jepara. Foto: Kmf

JEPARA (SUARABARU.ID) – Dalam pidatonya perdananya di depan rapat Paripurna DPRD, Bupati Jepara Witiarso Utomo  menegaskan komitmen bersama wakilnya, Muhammad Ibnu Hajar untuk  mewujudkan visi “Jepara Mulus” atau Jepara Makmur, Unggul, Lestari, dan Religius sebagai arah pembangunan lima tahun ke depan.

Bupati Jepara H. Witiarso Utomo menyampaikan pidato dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Jepara yang dipimpin Ketua DPRD Agus Sutisna, dengan didampingi wakil ketua DPRD Jepara Senin (3/3/2025). Hadir juga jajaran Forkopimda Jepara, Dandim 0719 Jepara, Kapolres Jepara, Kajari Jepara dan Kepala OPD dilingkungan Pemkab Jepara.

“Semoga kami berdua  dapat memegang amanah ini dengan baik dan dapat mewujudkan harapan masyarakat Jepara,” ujar Mas Bupati Wiwit, sapaan akrab  Witiarso Utomo dalam pidatonya.

Ia juga  mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Jepara atas dukungan dalam Pilkada 2024 yang berlangsung damai. Ia menegaskan pentingnya kebersamaan dalam membangun daerah, meskipun terdapat perbedaan politik. “Kita boleh berbeda dalam pilihan, tetapi tetap bersaudara sebagai keluarga besar Kabupaten Jepara,” tegasnya.

blank
Bupati Jepara H. Witiarso Utomo menyampaikan pidato perdananya dalam rapat paripurna DPRD Jepara, Senin 3/3-2025. Foto: Kmf

Lebih lanjut mas Wiwit memaparkan visinya, “Bersama Membangun Kabupaten Jepara yang Makmur, Unggul, Lestari, dan Religius” atau “Jepara Mulus”. Lima misi utama telah disusun. Pertama, tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan tangkas melalui digitalisasi untuk meningkatkan pelayanan publik dan kemudahan usaha.

Kedua, membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter melalui penyediaan layanan pendidikan, kesehatan serta kebutuhan dasar yang terjangkau dan berkualitas. Ketiga, pembangunan infrastruktur ekonomi, pariwisata, dan sosial yang modern dan berkeadilan dengan memperhatikan keberlanjutan lingkungan.

Keempat, membangkitkan pertumbuhan ekonomi yang berfokus pada peningkatan industri furnitur dan menjadi pusat ukir dunia, kemandirian lokal berbasis usaha mikro, koperasi, pertanian, perikanan serta sektor jasa dan industri untuk membuka lapangan pekerjaan dan mengurangi kemiskinan. Kelima, mewujudkan masyarakat yang religius dan berpegang teguh pada nilai-nilai keagamaan, serta mampu menjaga kerukunan sosial antar warga.

Selain itu, Mas Bupati Wiwit menguraikan lima program kerja unggulan dengan 28 kegiatan prioritas. “Kami telah menyusun program unggulan yang mencakup berbagai sektor, seperti birokrasi, pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan ekonomi. Tujuan utamanya adalah kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Di antaranya, “Mulus Birokrasinya” dengan program digitalisasi pelayanan publik, “Mulus Pendidikan dan Kebudayaannya” yang mencakup Kartu Sarjana Jepara dan Festival Ukir Internasional, serta “Mulus Kesehatannya” dengan penyediaan BPJS gratis bagi masyarakat tidak mampu. Program lain mencakup pembangunan infrastruktur serta penguatan ekonomi daerah melalui UMKM dan industri kreatif.

Sebagai penutup, ia mengajak semua pihak untuk bekerja sama dalam mewujudkan pembangunan Jepara yang lebih baik. “Kami menyadari bahwa mewujudkan visi dan misi ini tidak bisa dilakukan sendiri. Kami membutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat,” tuturnya.

Sementara Ketua DPRD Jepara Agus Sutisna, menyambut baik pemaparan tersebut. Ia menekankan pentingnya sinergi untuk mewujudkan pembangunan daerah yang optimal. Dia juga berharap penyusunan RPJMD segera dilakukan agar kebijakan pembangunan selaras dengan visi “Jepara Mulus”.

Rapat paripurna yang berlangsung di Graha Paripurna DPRD Jepara ini dihadiri oleh unsur Forkopimda, pimpinan dan anggota dewan, sekretaris daerah dan pimpinan perangkat daerah, serta tokoh agama maupun masyarakat.

Hadepe