
Nantinya diharapkan juga dapat menunjang Kawasan Industri di Jawa Tengah yang memerlukan pengiriman logistik yang cepat dan efisien.
“Kami melihat adanya peningkatan permintaan yang signifikan untuk layanan kargo udara di Semarang, sehingga kami dari Manajemen Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang bekerja sama, mendorong serta menggandeng maskapai Rimbun Air untuk hadir menjembatani kebutuhan tersebut dengan membuka rute langsung menuju Makassar,” ujar Fajar.
Penerbangan Maskapai Kargo Rimbun Air dengan registrasi PK-OTK menggunakan pesawat Boeing Type 737-300F yang pada penerbangan kargo hari Rabu 26 Februari 2025, mengangkut barang-barang E-Commerce dari wilayah Jawa Tengah menuju Indonesia Timur melalui Makassar, dan mengangkut kargo sebanyak 15 Ton.
Pesawat yang dioperasikan pada rute ini memiliki kapasitas angkut yang optimal untuk berbagai jenis kargo, mulai dari produk industri, hasil pertanian, hingga barang e-commerce. Dengan jadwal penerbangan yang terjadwal secara rutin, layanan ini diharapkan dapat memberikan solusi logistik yang andal bagi para pelanggan.
Fajar menyampaikan bahwa Penerbangan kargo maskapai Rimbun Air rute Semarang – Makassar ini merupakan langkah strategis dalam memperluas jangkauan layanan kargo di Indonesia.
Ke depan, Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang terus berkomitmen untuk menghadirkan jaringan penerbangan kargo yang lebih luas serta memperkuat konektivitas antar wilayah, dan menjadi pusat transportasi udara yang andal dan inovatif terhadap para pengguna jasa kargo.
“Penerbangan kargo ini merupakan momentum penting bagi kami dalam menyediakan infrastruktur transportasi udara yang lebih baik, terutama dalam sektor perdagangan dan Industri, serta merupakan komitmen kami dalam mendukung kelancaran arus logistik di Indonesia terutama di sekitar wilayah jawa tengah, dan dengan adanya maskapai kargo Rimbun Air ini, kami optimis dapat mendukung efisiensi distribusi barang dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi regional,” kata Fajar.
Hery Priyono