KUDUS (SUARABARU.ID) – Memasuki penghujung tahun 2024 harga sejumlah barang kebutuhan pokok khususnya telur ayam negeri merangkak naik. Pada Kamis (12/12), harga telur di sejumlah pasar tradisional Kudus menembus Rp 30 ribu per kilogram.
Muslikah, seorang pedagang di pasar Baru Kudus menyampaikan kenaikan harga telur sudah terjadi sejak sepekan lalu.
Dari harga normal sebesar Rp 25 ribu per kilogram, harga terus merangkak naik sedikit demi sedikit dan mencapai puncak saat ini menjadi Rp 30 ribu per kilogram.
“Harga per hari ini mencapai Rp 30 ribu per kilogram. Dan kemungkinan akan naik terus sampai Nataru nanti,”kata Muslikah.
Dia menambahkan, kenaikan harga jelang Nataru adalah hal biasa. Kenaikan biasanya dipicu meningkatnya kebutuhan warga.
Meski demikian, stok telur masih di pasaran tidak ada masalah. Pasokan dari distributor mencukupi permintaan masyarakat.
“Untuk stok tidak ada masalah. Barang masih ada untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,”tandasnya.
Sementara, Kabid Perdagangan pada Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus Muhammad Minan membenarkan bahwa harga kebutuhan pokok saat ini cenderung naik.
“Kenaikan signifikan adalah komoditas telur ayam. Yang berikutnya adalah minyak goreng yang harganya naik di kisaran Rp 1000 per liternya,”ujarnya.
Minan menambahkan pihaknya terus melakukan pemantauan harga kebutuhan di pasaran. Jika harga sudah melampaui batas kewajaran dinas akan berkoordinasi dengan stakeholder untuk melakukan intervensi pasar.
Ali Bustomi













