Kendaraan listrik BYD
Head of PR and Government Relation PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, dan Presiden Direktur BYD Arista, Ali Hanafiah, berfoto dengan Kendaraan listrik BYD M6 yang dipamerkan di GIIAS Semarang 2024.

SEMARANG (SUARABARU.ID) – Kendaraan Listrik BYD hadir di ajang pameran otomotif bergengsi Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Semarang. Gelaran ini secara resmi membuka pintu bagi para pencinta otomotif.

Pameran akbar ini memilih Muladi Dome Universitas Diponegoro sebagai lokasi perhelatan.

Acara ini sekaligus menjadi penutup yang manis dari rangkaian GIIAS Roadshow setelah sukses menyambangi kota Jakarta, Surabaya, dan Bandung.

Pihak penyelenggara menggelar pameran otomotif ini untuk menyajikan beragam inovasi terkini dari industri kendaraan masa depan.

Masyarakat dapat menjelajahi tren teknologi ramah lingkungan secara langsung selama lima hari penuh.

Momentum penting ini juga menjadi panggung utama bagi produsen global untuk unjuk gigi menampilkan performa terbaik mereka.

Pada kesempatan berharga ini, PT BYD Motor Indonesia mengumumkan debut perdana Kendaraan Listrik BYD mereka dalam pameran otomotif di Jawa Tengah.

Langkah strategis ini menegaskan keseriusan perusahaan untuk memimpin pasar kendaraan ramah lingkungan.

Produsen asal global ini membawa jajaran teknologi mutakhir yang siap memikat hati para pengunjung lokal.

Secara khusus, perusahaan menampilkan empat produk revolusioner yang sukses menjadi pusat perhatian pasar nasional sepanjang tahun.

Jajaran produk unggulan tersebut meliputi BYD Seal yang berkarakter sporty, BYD Atto 3 yang tangguh, dan BYD Dolphin yang lincah.

Selain itu, mereka juga membawa produk teranyar mereka, yaitu BYD M6, sebuah medium MPEV premium untuk keluarga.

Kehadiran unit-unit canggih ini bertujuan untuk memperluas jangkauan mobilitas hijau ke berbagai daerah di Indonesia.

Melalui pameran ini, masyarakat Kota Semarang dan sekitarnya bisa berinteraksi langsung serta merasakan pengalaman berkendara yang futuristik.

Potensi Strategis Pasar Otomotif Jawa Tengah

Langkah ekspansi ini tentu memiliki landasan ekonomi yang sangat kuat. Provinsi Jawa Tengah saat ini menduduki posisi sebagai wilayah dengan populasi terbesar ketiga di Indonesia.

Oleh karena itu, stabilitas ekonomi dan peningkatan daya beli masyarakat di provinsi ini memicu tren penjualan otomotif yang sangat positif.

Pertumbuhan penjualan mobil ramah lingkungan di Jawa Tengah mencatat lonjakan yang sangat signifikan.

Kondisi ini terjadi berkat dukungan penuh dari pemerintah melalui peluncuran regulasi serta pemberian insentif yang menarik.

Dengan demikian, Jawa Tengah memiliki potensi yang sangat besar untuk menjelma menjadi pusat pertumbuhan industri otomotif nasional.

Selain aspek pasar, provinsi ini juga memiliki keunggulan dari sisi sumber daya manusia. Banyak universitas dan politeknik lokal kini menawarkan program studi khusus teknik otomotif.

Lembaga pendidikan tersebut secara konsisten mencetak tenaga terampil yang siap mendukung ekosistem industri kendaraan listrik di masa depan.

Head of PR & Government Relation PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, mengonfirmasi peluang besar tersebut.

Ia menilai bahwa perluasan infrastruktur dan aksesibilitas yang baik menjadi modal utama bagi kemajuan Jawa Tengah.

Pihaknya merasa sangat optimis untuk memperkenalkan teknologi mobilitas hijau Kendaraan Listrik BYD di wilayah ini.

“Debut perdana kami di ajang GIIAS Semarang merupakan sebuah langkah yang sangat krusial bagi korporasi. Keikutsertaan ini memberikan kesempatan yang luar biasa bagi kami untuk menunjukkan komitmen terhadap inovasi berkelanjutan,” kata Luther saat memberikan keterangan pers.

Untuk memaksimalkan pemasaran, produsen otomotif ini menjalin kerja sama erat dengan Arista Group sebagai mitra resmi.

Kolaborasi ini bertujuan untuk memperkuat jaringan penjualan dan layanan purna jual Kendaraan Listrik BYD di wilayah Jawa Tengah.

Melalui sinergi ini, mereka siap menjawab tingginya antusiasme masyarakat terhadap solusi transportasi modern.

blank
Pj. Gubernur Jateng, Nana Sudjana, Ketua Gaikindo, Yohannes Nangoi, Rektor Undip, Prof. Suharnomo, dan jajaran manajemen BYD Indonesia berfoto bersama saat gelaran GIIAS Semarang 2024.

Kemewahan Futuristik dan Edukasi Teknologi Hijau

Selama pameran berlangsung, produsen otomotif ini mengoperasikan sebuah stan megah seluas 264 meter persegi.

Mereka mengusung tema desain bertajuk Elegant Futuristic untuk memperkuat citra produk premium mereka.

Konsep ini membuktikan bahwa mobil ramah lingkungan juga mampu tampil sangat modern, mewah, dan inspiratif.

Pengunjung stan Kendaraan Listrik BYD dapat menyaksikan demo langsung mengenai kenyamanan dan kesenangan berkendara dengan mobil modern.

Perusahaan memamerkan berbagai fitur cerdas terintegrasi, seperti konektivitas NFC dan fitur canggih Vehicle to Load (VtoL).

Fitur VtoL ini memungkinkan mobil berfungsi sebagai sumber daya listrik portabel untuk menghidupkan perangkat elektronik rumah tangga.

Selanjutnya, stan ini menyediakan area transaksi minimalis yang mengutamakan kenyamanan bagi para calon konsumen.

Pengunjung juga dapat bersantai di fasilitas BYD Cafe sambil menikmati hidangan hangat dan mengeksplorasi brosur produk.

Fasilitas ini sengaja hadir untuk memberikan pengalaman kunjungan yang tidak terlupakan.

Selain memamerkan unit kendaraan, perusahaan juga aktif menggelar sesi edukasi mendalam mengenai teknologi ramah lingkungan.

Para ahli mengundang pengunjung untuk memahami keunggulan sistem e-platform 3.0. Platform khusus kendaraan listrik ini menjamin tingkat efisiensi energi yang tinggi serta performa berkendara yang maksimal.

“Kami juga memaparkan keunggulan teknologi Blade Battery yang berspesifikasi Lithium Iron Phosphate. Inovasi baterai mandiri ini menawarkan tingkat keamanan yang luar biasa serta efisiensi yang sangat mengagumkan bagi pengguna,” tambah Luther secara mendetail.

Edukasi teknologi ini diharapkan dapat mengubah paradigma masyarakat mengenai keterbatasan kendaraan ramah lingkungan.

Dengan memahami cara kerja komponen inti, konsumen bisa mengambil keputusan yang tepat untuk beralih dari mobil konvensional.

Spesifikasi Tangguh dan Kenyamanan BYD M6

Ajang pameran otomotif ini juga menjadi momentum emas untuk memperkenalkan unit BYD M6 secara lebih dekat kepada publik.

Kendaraan dengan konsep Multi-Purpose Electric Vehicle (MPEV) ini hadir secara khusus untuk memenuhi preferensi keluarga Indonesia.

Produk ini sukses mengisi kekosongan pasar pada segmen MPV medium berbasis listrik murni yang pertama di tanah air.

Kendaraan keluarga ini menawarkan kombinasi yang sangat seimbang antara ruang kabin yang lapang, kenyamanan ekstra, dan teknologi terkini.

Berkat pasokan daya dari Blade Battery, mobil keluarga ini mampu menempuh jarak hingga 530 kilometer dalam satu kali pengisian daya penuh. Mesin modern ini juga mampu memuntahkan torsi maksimum mencapai 310 N.m.

Pada bagian interior, pengguna akan dimanjakan dengan desain kabin premium yang sangat stylish.

Kendaraan ini mengusung fitur modern seperti Panoramic Sunroof, layar putar berukuran 12,8 inci, serta pengisi daya nirkabel 15 watt.

Selain itu, pintu bagasi elektrik turut mempermudah mobilitas pengguna saat membawa barang bawaan.

Perusahaan memasarkan varian ini dalam dua pilihan konfigurasi kabin, yaitu model 6-seater dan 7-seater.

Konsumen dapat memilih empat varian warna elegan seperti Crystal White, Ink Stone Blue, Cosmos Black, dan Harbour Grey.

Sektor keselamatan juga menjadi fokus utama berkat kehadiran sistem rem ABS dengan EBD, fitur ESC, serta enam buah kantong udara pelindung.

“Varian M6 merupakan jawaban nyata bagi keluarga yang mendambakan kendaraan efisien. Mobil ini mampu menekan emisi gas buang dan memotong biaya operasional secara signifikan jika kita bandingkan dengan MPV konvensional,” pungkas Luther penuh optimisme.

Dari segi harga, perusahaan menawarkan nilai yang sangat kompetitif bagi konsumen Jawa Tengah.

Varian standar meluncur dengan harga OTR Rp394 juta, sedangkan varian Superior berada pada angka Rp434 juta.

Sementara itu, varian tertinggi yaitu Superior Captain Seat resmi dipasarkan dengan harga OTR Rp445 juta.

Hery Priyono