
Wakhid, perwakilan dari YCKB mengapresiasi kerja sama kali ini. “Kegiatan ini sangat berarti bagi kami, terutama bagi klien yang sedang dalam proses pemulihan. Bantuan yang diberikan bukan hanya membantu kebutuhan fisik, tetapi juga memberikan semangat dan motivasi bagi mereka untuk bangkit serta melanjutkan kehidupan yang lebih baik dan produktif,” ucapnya
Salah satu klien berinisial S, penerima bantuan kewirausahaan mengungkapkan rasa syukur. “Saya sangat berterima kasih atas bantuan ini. Dengan modal usaha ini, saya bisa mulai menjalankan usaha kecil yang sudah lama saya impikan. Semoga ke depan, saya bisa lebih mandiri dan menjadi teladan bagi teman-teman lain yang masih berjuang,” ujarnya.
Kunjungan Menteri Sosial ini bukan hanya dalam penyerahan bantuan, tetapi juga mencerminkan komitmen pemerintah dalam mendukung rehabilitasi sosial dan ekonomi bagi para mantan pengguna narkotika.
Melalui sinergitas yang kuat antara Bapas Semarang, YCKB, dan Kementerian Sosial, diharapkan para klien pemasyarakatan bisa bangkit, bertransformasi menjadi pribadi yang mandiri, dan meninggalkan masa lalu yang kelam. Bantuan ini bukan sekadar wujud dukungan materi, tetapi juga dorongan bagi mereka untuk terus berjuang membangun kehidupan yang lebih baik di masa depan.
Ning S













