blank
Dishub Wonogiri, memberikan reaksi cepat untuk memperbaiki lampu hijau TL yang mati di Perlimaan Terminal Induk Giri Adi Pura, Krisak, Selogiri, Wonogiri. Hasilnya, kini telah kembali nyala dan normal lagi.(Dok.Dishub Wonogiri)

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Wonogiri, Waluyo, langsung memberikan reaksi cepat (quick response) untuk memperbaiki lampu hijau Traffic Light (TL) yang mati. ”Langsung kami perbaiki dan sekarang sudah kembali baik,” tegasnya.

Penegasannya ini, disampaikan Selasa siang (16/4), menyusul setelah dikhabarkan bahwa lampu hijau TL di dekat Terminal Induk Bus Giri Adipura mati. Lokasinya di Krisak, Kelurahan Singodutan, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri. Atau berada pada Kilometer 3,5 jalan raya Wonogiri-Solo.

Warga sebelumnya, melaporkan bahwa lampu hijau TL di bagian barat perlimaan Terminal Giri Adi Pura tersebut mati. Kondisi ini membuat bingung para pengguna jalan. Mereka berharap segera dilakukan perbaikan, mengingat situasi arus balik masih ramai.
Menyikapi masukan dari warga tersebut, Dishub Kabupaten Wonogiri langsung melakukan cheking dan menurunkan tim teknisi Pimpinan Kabid Lalu Lintas Dishub, Joko Pramono, untuk langsung melakukan perbaikan ke lokasi.

Hasilnya, Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) tersebut, bisa langsung difungsikan kembali seperti sediakala. Ada komponen yang mengalami kerusakan. Pemicu kerusakan, karena faktor usia. Fasilitas APILL tersebut, telah di-mapping (pemetaan) masuk rencana diusulkan untuk penggantian yang baru.

Tapi pembelian baru, sebagaimana TL yang terpasang di perempatan Gudang Seng, Ponten dan Pasar Pokoh, itu memerlukan proses dan waktu. Sebagai tindakan darurat perbaikan pada TL di Terminal Giri Adi Pura, dilakukan dengan cara kanibal, yakni diambilkan dari bongkaran komponen TL lama.

Tindakan darurat itu dilakukan Dishub Kabupaten Wonogiri, dalam upaya all out dalam memberikan pelayanan terbaik pada arus mudik dan arus balik Lebaran Idul Fitri 1445 H/2024. Laporan kerusakan APILL, langsung ditanggapi dengan cepat. Tujuannya, supaya arus keramaian kendaraan selama musim Lebaran, tetap dapat berjalan lancar, aman dan nyaman.
Bambang Pur