blank
Tim SAR bersiap untuk mencari krban tenggelam di Sungai Suco, Crewek, Kradenan.Foto: Instagram @bpbd_grobogan.

GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Sehari menjelang Lebaran, seorang pria tenggelam di Sungai Suco, Desa Crewek, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan. Namun sampai Jumat (12/4/2024) korban belum ditemukan, dan masih dalam pencarian Tim SAR.

Menurut Kasi Kedaruratan BPBD Grobogan, Masrikan, korban bernama Slamet Priyono (37), warga Dusun Mojoroto, Desa Crewek, Kecamatan Kradenan, memancing bersama dua temannnya Parjono (41), sekitar pukul 11.30 WIB.

Korban memancing bersama rekannya dengan menyelam ke dalam Sungai Suco tersebut. Tak berapa lama, rekannya Parjono langsung kembali ke daratan dan menunggu korban.

Namun, setelah lama menunggu, korban tidak kunjung keluar dari permukaan. “Hingga akhirnya teman korban yang sama-sama memancing ini langsung melaporkan ke perangkat desa setempat dan kemudian laporannya diteruskan sampai ke BPBD Grobogan,” jelas Masrikan.

Masrikan menyebutkan, TRC BPBD Grobogan yang mendapatkan informasi tersebut langsung menuju ke lokasi kejadian untuk melakukan pencarian.

Baca juga Kapolres Grobogan Ajak Tahanan Makan Bersama pada Perayaan Idul Fitri

Menurutnya, titik tempat tenggelam memiliki kedalaman antara 4-5 meter. “Di dalam kedung tersebut terdapat pohon bambu yang roboh sehingga hal itu membahayakan jika dilakukan penyelaman manual,” ujar Masrikan.

Kemudian, pencarian terus dilakukan hingga Kamis, 11 April 2024. Dalam pencarian hari ketiga itu, tim SAR Gabungan bersama warga masyarakat melakukan pencarian di sekitar titik korban tenggelam dengan menyisir sungai dan pembersiohan rumpun bambu di sekitar titik tenggelamnya korban.

“Kita juga turunkan alat berat yakni backhoe untuk menutup aliran di atas sungai agar tidak mengalir melalui titik tenggelam dan bisa mengurangi debit air di sekitar lokasi tenggelamnya korban dan membuat jalur aliran atau kali baru untuk mengalihkan aliran air dari atas agar tidak mengalir melalui lokasi titik tenggelam dan bisa mengurangi debit air di sekitar lokasi kejadian,” ujar Masrikan.

Sampai Kamis sore hari, pencarian belum membuahkan hasil. Masrikan menjelaskan, penghentian pencarian korban dilakukan karena hujan deras terjadi di sekitar lokasi kejadian.

“Pencarian terhadap korban akan terus dilakukan sampai korban akhirnya berhasil ditemukan,” tambah Masrikan.

Tya Wiedya