blank
Dua orang petugas kebersihan MAJT sedang melaksanakan program Gerakan Masjid Bersih, yang diinisiasi PT Unilever Indonesia. Foto: dok/majt

SEMARANG (SUARABARU.ID)– Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah, Dr KH Ahmad Darodji MSi, memberikan apresiasinya kepada Unilever Indonesia, atas program kepedulian terhadap masjid. Seperti diketahui, PT Unilever Indonesia kembali menghadirkan Gerakan Masjid Bersih (GMB), yang bertema ‘Memelihara Kesucian Masjid, Tuk Menyempurnakan Ibadah’.

Kali ini kegiatan itu dilaksanakan di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) Semarang, Senin (25/3/2024). Hadir dalam acara ini Direktur dan Sekretaris Perusahaan Unilever Indonesia Nurdiana Darus, Ketua Baznas RI dan Ketua PP MAJT Prof Dr Noor Achmad MA, Sekretaris PP MAJT dan Sekretaris MUI Jateng Drs KH Muhyiddin MAg.

GMB sendiri sudah dilaksanakan sejak 2017, yang merupakan inisiatif sosial berkelanjutan, hasil kolaborasi antara Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan Unilever Indonesia, untuk mendorong terciptanya masjid-masjid yang bersih dan nyaman bagi umat Muslim. Kegiatan ini tidak dilakukan di wilayah Semarang saja, melainkan seluruh Indonesia.

BACA JUGA: Berburu Harta Karun di Perairan Karimunjawa

Menurut Kiai Darodji, dengan adanya kegiatan ini, kedua belah pihak bisa saling berbagi peran, dalam memakmurkan masjid. MAJT sendiri termasuk salah satu masjid percontohan, yang tentunya sudah bagus dalam hal kebersihannya.

”Kegiatan ini juga merupakan salah satu bentuk upaya membantu umat Muslim, bagaimana supaya jamaah lebih khusyuk dalam beribadah,” kata Kiai Darodji, yang juga selaku Ketua Baznas Jateng ini, di sela kegiatan.

Sementara itu, Prof Noor Achmad mengungkapkan, kerja sama ini telah terjalin lama melalui berbagai program. Termasuk di antaranya, bantuan kemanusiaan. Baznas sendiri telah menerima bantuan kemanusiaan dari PT Unilever Indonesia, senilai Rp 4,5 miliar untuk disalurkan ke Palestina.

BACA JUGA: Kebakaran di Perumahan Gading Regency Purwodadi, Sebuah Rumah Nyaris Ludes

blank
Ketua PP MAJT Prof Dr Noor Achmad MA (kedua dari kanan), menerima bantuan dari PT Unilever Indonesia, dalam program Gerakan Masjid Bersih. Foto: dok/majt

Dia berharap, Gerakan Masjid Bersih ini juga melibatkan tiga masjid besar di Semarang, yakni Masjid Agung Semarang (MAS) Kauman, Masjid Raya Baiturrahman, dan MAJT.

Sedangkan Nurdiana Darus menyampaikan, masjid sudah menjadi rumah kedua bagi umat Islam. Bukan hanya sebagai tempat untuk menunaikan ibadah, tetapi juga menjadi tempat bermusyawarah, menggali khazanah ilmu pengetahuan, juga sarana memperkuat ukhuwah.

”Melalui Gerakan Masjid Bersih (GMB) ini, kami berupaya untuk membantu menciptakan kenyamanan bagi umat Muslim dalam beribadah dan beraktivitas secara maksimal di bulan Ramadan ini. Kami juga memberikan materi berupa edukasi, terkait cara menjaga kebersihan di area masjid,” ujarnya.

BACA JUGA: TPA Ungkuk, Bimbing Ngaji dan Baca Al-Quran untuk Para Sepuh

Ia juga menegaskan, kegiatan GMB ini menjadi wujud komitmen PT Unilever Indonesia melalui brand kebersihannya, seperti Wipol, Sunlight, Rinso, Molto dan Vixal, agar terus bisa memberikan dampak positif bagi umat.

”Program ini didukung lebih dari 150 ribu relawan, dan memberi manfaat kepada 220 ribu masjid di berbagai penjuru Tanah Air,” tukas dia.

Riyan