blank
Petugas BPBD Kendal sedang memotong pohon yang tumbang. Foto: SPW

KENDAL (SUARABARU.ID) – Sekitar 50 rumah milik warga Dusun Carangsari dan Dusun Kemiri, Desa Sumberagung, Kecamatan Weleri, porak poranda akibat diterjang angin puting beliung, Sabtu(9/3/2024) petang.

Salah satu warga bernama Sutarmi (51) mengatakan, hujan tak begitu deras disertai angin kencang datang sekitar pukul 17.30 WIB.

Tak lama kemudian, angin bertambah kencang dan listrik padam. Saat listrik padam itu, banyak tiang listrik roboh dan atap rumah beterbangan.

“Rumah Bapak Wahyu dan Bapak Yoyok, atapnya tersapu angin hingga hilang,” katanya.

Selain berdampak terhadap rusaknya rumah warga Dusun Carangsari dan Dusun Kemiri ini, hujan disertai angin puting beliung ini juga membuat sejumlah pohon tumbang dan sebuah masjid atapnya rusak berat.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kendal, Huda Kurniawan menjelaskan, akibat angin puting beliung ada sebanyak 14 rumah dan satu musala di Dusun Carangsari dan 28 rumah di Dusun Kemiri mengalami kerusakan.

“BPBD Kabupaten Kendal menerima laporan bahwa terjadi angin kencang yang menyebabkan pohon tumbang dan rusaknya rumah warga akibat hujan lebat disertai angin kencang,” jelas Huda Kurniawan.

Untuk itu, pihaknya langsung menugaskan para personil menuju ke lokasi guna mendapatkan serangkaian informasi dan pemotongan pohon tumbang tersebut.

“Proses pemotongan telah selesai dilaksanakan dengan lancar hingga pukul 18:36 WIB, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Rumah yang terdampak rusak ringan sudah berhasil diperbaiki oleh warga dengan bergotong royong,” ujar Huda Kurniawan.

Sementara itu, Camat Weleri, Dwi Suryo Cahyono saat dikonfirmasi terkait dengan peristiwa ini, pihaknya membenarkan hal tersebut. Ia menjelaskan berdasarkan laporan yang diterima, banyak genteng rumah yang jatuh dan beterbangan.

Saat ini, pihak Kecamatan Weleri terus memantau perkembangan, dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait.

“Warga sudah bergotong-royong membantu perbaikan rumah-rumah rusak yang sebagian besar di bagian atasnya, meski juga ada sebagian emperannya roboh,”katanya.

Sapawi