blank
Ratusan siswa-siswi SMP menghadiri peluncuran Launching Karya Literasi Multi Modal dari seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan SMP di Kota Semarang, di Gedung Teater Sekolah Karangturi, Semarang, Kamis 25 Januari 2024. Foto: Diaz Aza

SEMARANG (SUARABARU.ID) –   Ratusan karya literasi berupa buku bacaan beragam tema serta bentuk digital dipamerkan dalam sebuah acara di Gedung Teater Sekolah Karangturi Semarang, Kamis 25 Januari 2024.

Karya-karya itu diluncurkan dalam kegiatan bertajuk Launching Karya Literasi Multi Modal dari seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan SMP di Kota Semarang. Agenda ini digagas oleh Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP se-Kota Semarang.

Karya literasi multi modal SMP Kota Semarang, yang meliputi karya puisi, karya cerpen, hingga karya video.
Ketua MKKS SMP se-Kota Semarang Suparno mengatakan, penyusunan Karya Literasi Multi Modal pada dasarnya merupakan bentuk pengejawantahan.

“Di mana lebih memantapkan bahwa sekolah memiliki salah satu kegiatan utama literasi dalam rangka membentuk karakter generasi masa kini dan masa mendatang,” kata dia dalam sambutannya.

Kegiatan literasi, lanjut dia, pada dasarnya tidak sekedar kegiatan membaca suatu buku atau tulisan, akan tetapi memiliki makna yang lebih luas.

“Yaitu suatu kemampuan manuasia untuk memaknai berbagai fenomena kehidupan yang ada di sekitarnya,” ujar dia.

Dengan karya literasi juga diharapkan juga mampu menyajikan kerja dan kegiatan yang memiliki makna positif bagi diri dan lingkungannya.

Dia melanjutkan, kegiatan literasi tidak hanya bersumber dari bahan bacaan semata, melainkan dari media-media lain yang akan mampu memberikan makna kepada orang lain.

blank
Sejumlah karya-karya literasi yang terangkum dalam cetakan buku dipamerkan. (Foto: Diaz Aza)

 Beberapa di antaranya yakni, poster, puisi, cerita, film, nyanyian, dan lain sebagainya.

“Kesemuanya itu merupakan bentuk upaya kami dalam mendorong seluruh warga SMP di Kota Semarang untuk mampu menyajikan karya-karya yang positif,” ujar dia.

Dari kegiatan itu, pihaknya berharap mampu memberikan pengaruh yang baik terhadap pembentukan karakter masyarakat di Kota Semarang menjadi semakin hebat.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Bambang Pramusinto menambahkan, bila karya-karya tersebut bukan hanya ungkapan kata-kata.

“Tetapi juga sebuah perayaan bentuk-bentuk lain seperti bahasa, gambar, suara, dan video,” kata dia.

Karya-karya seperti buku, lanjutnya, bukan hanya sebagai benda cetak akan tetapi merupakan sebuah perjalanan ruh dan pikiran.

“Semoga setiap cerita yang ada di dalamnya menjadi sumber inspirasi dan refleksi bagi kita semua. Kita diajak menjelajahi dunia literasi yang lebih dinamis dan berwarna,” kata dia

Adapun, Wali Kota Semarang Hevearita G Rahayu memberikan semangat untuk menggapai ilmu setinggi-tingginya kepada ratusan siswa-siswi SMP yang menghadiri kegiatan itu.

“Karya-karya anak-anakku ini seharusnya dikabarkan diviralkan seluas-luasnya pada khalayak. Pesan saya ayo gapai ilmu setinggi-tingginya. Karena semakin banyak orang pintar nanti akan semakin hebat persaingan di luar sana,” kata dia.

Diaz Aza