blank
Kabid PHU Kanwil Kemenag Jateng, Fitriyanto, Ketum PP IPHI Dr Ir H Erman Suparno dan Ketua PW IPHI Jateng Prof Dr Imam Taufiq, menjadi pembicara dalam sarasehan yang digelar di Gedung Gradhika Bhakti Pradja, Semarang, Minggu (12/11/2023). Foto: iphi

SEMARANG (SUARABARU.ID)– Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah Dr H Musta’in Ahmad, yang diwakili Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah (Kabid PHU), Fitriyanto mengatakan, calon jamaah haji Indonesia tahun 2024 (1445 H), didominasi ibu rumah tangga.

Calon haji ibu rumah tangga ada sebanyak 54.848 orang, disusul pensiunan 8.854 orang, pelajar/mahasiswa 5.920 orang, BUMN/BUMD 3.283 orang, dan lain-lain 918 orang.

”Bila dilihat dari rekapitulasi jenis kelamin, calon jamaah perempuan masih mendominasi, yakni sebanyak 109.568 orang, dan jamaah laki-laki 91.495 orang,” kata Fitriyanto, dalam Sarasehan istitha’ah Haji 2024, yang diselenggarakan Pengurus Wilayah Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (PW IPHI) Jateng, di Gedung Gradhika Bhakti Pradja, Jalan Pahlawan, Semarang, Minggu (12/11/2023).

BACA JUGA: Bupati Blora Minta Akses Kesehatan yang Susah Dibuat Mudah

Sarasehan yang dimoderatori dosen FISIP Unwahas, Semarang, Agus Fathuddin Yusuf itu, menampilkan pembicara Ketua Umum PP IPHI Dr Ir H Erman Suparno dan Ketua PW IPHI Jateng Prof Dr Imam Taufiq.

Kegiatan ini sendiri diselenggarakan bersamaan dengan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) IPHI Jateng, yang dibuka Pj Gubernur Jateng yang diwakili Sekda Jateng, Sumarno.

Menurut Fitriyanto, bila dilihat dari latar belakang profesi calon jamaah haji tahun 2024, masih didominasi profesi swasta sebanyak 43.883 orang, disusul PNS 37.514, Tani/Nelayan 25.666, pedagang 18.425 orang dan TNI/Polri 2.042 orang.

BACA JUGA: Bawaslu Grobogan Copoti Alat Peraga Kampanye, Sebagian Besar Gambar Caleg

Apabila dilihat dari usia calon jamaah haji, jumlah lansia masih cukup besar. Paling tua satu orang berusia 109 tahun. Usia 106 tahun dan 104 tahun, masing-masing satu orang, 103 tahun 10 orang, 102 tahun 13 orang, 101 tahun 12 orang, dan 100 tahun sebanyak 21 orang.

”Jawa Tengah menduduki ranking kedua jumlah calon jamaah haji lansia, sebanyak 8.108 orang. Ranking satu Jabar 8.289 orang, ranking tiga Jatim 7.485 orang, Lampung 1.770 orang, DKI Jakarta 1.722 orang,” imbuhnya.

Mengenai rencana operasional ibadah haji 2024, Fitriyanto menjelaskan, Indonesia mendapatkan kuota haji sebanyak 221.000 orang calon jamaah, dan tambahan 20.000 orang. ”Jadi jumlahnya 241.000 orang,” ungkap dia.

BACA JUGA: Yoyok Sukawi Kagumi Skill Ganda Barnabas Sobor

Sementara itu, Ketua PW IPHI Jateng, Prof Dr Imam Taufiq menambahkan, IPHI Jateng berperan aktif dalam upaya penguatan kebijakan istitha’ah haji, melalui ragam kegiatan edukasi dan sosialisasi, terkait urgensi dan signifikansi istitha’ah haji, khususnya aspek jasmaniah atau kesehatan.

”Hal ini diorientasikan untuk meminimalisasi potensi penolakan dari para calon jamaah haji dan masyarakat, yang merasa dirugikan. Lebih dari itu, hal ini juga ditujukan untuk menstimulasi calon jamaah haji, guna mempersiapkan ibadah haji secara optimal dan menyeluruh,” terang Prof Imam.

Pihaknya juga menyatakan mendukung skema pembayaran atau pelunasan biaya haji setelah screening kesehatan, selayaknya dimaknai dan dipahami sebagai upaya antisipasi kerugian ekonomi bagi para calon jamaah haji.

”Sehingga jika diketahui hasilnya tidak lolos pada screening kesehatan, para calon jamaah haji dapat mencari solusi, seperti pelimpahan kuota hajinya kepada pengganti,” saran dia.

Riyan