Lokasi pengeboran sumur di Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan. Foto: Polsek Toroh

GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Giyatno (36) seorang pekerja pembuat sumur bor tewas saat membersihkan lumpur pada alat bor di Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Kamis, 21 September 2023.

Korban tewas akibat rambut panjangnya terlilit pada bor yang memutar, saat berusaha membersihkan lumpur pada bor.

Peristiwa ini bermula ketika korban bernama Giyatno (36), Diaf (21) bersama dua temannya yakni Mundakir dan Muklisin serta Samiyo bekerja di rumah Sutarto, warga Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, akan melakukan pengeboran baru di kedalaman 15 meter.

Saat itu, korban beada di sebelah utara alat bor dan sambil jongkok untuk membersihkan lumpur yang ada di alat bor. Tiba-tiba, rambut korban yang panjang dan tidak dikuncir tersebut terlilit di alat bor sumur yang berputar.

“Sehingga, badan korban ikut tertarik dan berputar sampai ke arah selatan alat bor. Teman korban yang menjadi operator mesin langsung menghentikan mesin dieselnya,” jelas Kapolsek Toroh, AKP Saptono Widyo dalam keterangannya.

“Setelah alat berhenti, korban sudah meninggal dunia. Hal ini terlihat pada saat kulit kepala dan tempurung kepala korban terkelupas,” jelas AKP Sapto.

Peristiwa ini dilaporkan ke Perangkat Desa Tambirejo dan diteruskan ke Polsek Toroh. Setelah korban dievakuasi, jasad korban kemudian dibawa ke rumah duka di Desa Kemloko, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan.

Adanya insiden ini, Kapolsek Toroh AKP Sapto meminta kepada masyarakat untuk hati-hati dalam bekerja. Mereka juga diminta memastikan alat pelindung diri sebelum melakukan pekerjaan dengan menggunakan alat berat, seperti bor sumur tersebut.

“Pastikan menggunakan alat pelindung diri seperti helm, kemudian jika mempunyai rambut yang panjang dan bekerja di zona alat berat, diharapkan bisa dipangkas atau diikat agar tidak mengganggu alat mesin yang bekerja di sekitarnya,” imbau AKP Sapto.

Tya Wiedya