Supriyanto bersama Kasmin saat itu mengira korban Lapiyo hendak mandi dulu di Sungai Serang setelah pulang dari sawah. Sehingga keduanya tak curiga dan melanjutkan perjalanan pulang ke rumah masing-masing.

Menyusuri Tepi Sungai

Namun hingga Minggu pukul 18.00 WIB saksi Supriyanto tak melihat ayahnya berada di rumah. Sehingga dia mencari tahu keberadaan ayahnya dengan bertanya ke beberapa warga. Akhirnya malam itu juga bersama warga dilakukan pencarian.

blank
Petugas BPBD Grobogan dibantu warga melakukan pencarian jenazah Lapiyo yang tenggelam di Sungai Serang, Desa Toko, Penawangan, Minggu malam 9 Juli 2023. Foto: dok BPBD Grobogan

Supriyanto yang perangkat desa juga melaporkan kejadian itu ke Polsek Penawangan dan BPBD Grobogan. Anggota Polsek Penawangan dan BPBD Grobogan bersama instansi terkait dan sukarelawan mendatangi lokasi malam itu juga.

Tim SAR gabungan bersama warga pada malam itu juga melakukan pencarian di lokasi. Yakni, dengan cara menyusuri tepian sungai dari titik kali terakhir korban terlihat berada di Sungai Serang seperti dilihat saksi.

Pencarian dilakukan dengan cara menyusuri tepian sungai. Petugas juga melakukan upaya penutupan pintu air untuk memudahkan proses pencarian korban. Hingga akhirnya sekitar pukul 23.15 WIB jenazah korban ditemukan.

“Jenazah korban (Lapiyo) ditemukan sekitar 80 meter dari titik terakhir korban terlihat di tepi sungai oleh saksi,” kata Kapolsek Penawangan AKP Darmono, Senin 10 Juli 2023.

Tim Inafis Polres Grobogan dan tim kesehatan dari Puskesmas Penawangan 2 kemudian melakukan pemeriksaan jenazah korban. Keluarga meminta untuk tidak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban.

“Sehingga jenazah kita serahkan ke keluarga untuk dimakamkan. Penyebab meninggalnya korban karena tenggelam,” tambah AKP Darmono.

Tya Wiedya