blank
Bupati Kudus HM Hartopo berbincang dengan siswa dalam kegiatan sosialisasi bahaya narkoba. foto: Ali Bustomi

KUDUS (SUARABARU.ID) – Sebagai generasi penerus bangsa, para pelajar harus memiliki tekad kuat dalam belajar. Tak hanya itu, Bupati Kudus Hartopo menguraikan pelajar harus punya prinsip yang kuat. Sehingga tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan dan fokus menggapai cita-cita.

“Kalau mau sukses, harus punya prinsip. Jangan mudah dipengaruhi oleh teman maupun lingkungan. Apalagi kalau ternyata pengaruhnya jelek,” terangnya usai membuka Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Pendapa Kabupaten Kudus, Selasa (20/6).

Hartopo yakin komitmen yang terus dipegang akan menumbuhkan pribadi yang kuat dan tak mudah goyah. Hal itu pulalah yang menjauhkan pelajar ke dalam jurang narkoba.

“Saya percaya pribadi yang tak mudah terpengaruh pasti tak akan terjerat narkoba,” imbuhnya.

Menurutnya, fenomena remaja yang kecanduan narkoba tak jauh dari pengaruh teman. Alasannya bisa bermacam-macam, mulai dari ikut-ikutan, segan untuk menolak, dan lain sebagainya. Hartopo meminta pelajar untuk bisa menolak ajakan buruk dan tidak mencoba hal yang telah dilarang.

“Melihat temannya memakai narkoba, pasti ada ajakan atau keinginan untuk mencoba. Nah, di sini ujiannya, apakah Adik-Adik mampu memegang komitmen,” paparnya.

Bupati menegaskan bahwa narkoba dapat merusak masa depan remaja. Pihaknya mengimbau pelajar untuk ikut menjadi duta anti narkoba bagi teman sebaya.

“Setelah sosialisasi ini, harus bisa mengajak teman-temannya untuk menjauhi narkoba,” pesannya.

“Bahayanya narkotika itu bahaya sekali, bisa merusak mental maupun organ yang ada di tubuh kita,” tambah Bupati di depan para pelajar yang hadir.

Untuk itu dengan adanya sosialisasi ini, Pemkab Kudus mulai memprogramkan sosialisasi bahayanya zat narkotika bagi pelajar SMP hingga SMA sederajat.

Begitu pula kepada Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus, Hartopo sudah sering menginstruksikan agar guru-guru di tiap sekolah mengedukasi siswa-siswinya terkait bahaya narkoba bagi kesehatan tubuh.

Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Kudus Mohammad Fitriyanto menjelaskan sosialisasi diharapkan menjadi motor penggerak pelajar ikut aktif mencegah peredaran narkoba di lingkungan sekitar. Mengusung tema “Peran Pelajar dalam Mencegah Penyalahgunaan Narkoba di Kabupaten Kudus”, sosialisasi ditujukan terutama bagi siswa-siswi SMA/SMK sederajat.

“Kami sengaja menargetkan pelajar agar Adik-Adik berkontribusi dalam pencegahan peredaran narkoba di daerah setempat,” jelasnya.

Pria yang akrab disapa A’an tersebut juga mengatakan bahwa Indonesia saat ini sudah darurat narkoba. Angka penyalahgunaan narkoba sudah tidak bisa ditorerir lagi. Sehingga, perlu Gerakan yang massif untuk bisa menekan penyalahgunaan narkoba dari generasi muda.

Selain Bupati Kudus, sosialisasi disampaikan oleh KBO Satresnarkoba Polres Kudus Iptu Arwan dan Koordinator P2M BNN Provinsi Jateng Susanto.

Ads-Ali Bustomi