blank

REMBANG (SUARABARU.ID): Sebagai jalur utama lalu lintas baik antar kota maupun antar provinsi yang menghubungkan Jawa Tengah dan Jawa Timur maka kondisi jalan nasional dari Kudus-Pati dan Rembang menjadi fokus prioritas dalam Musyawarah Rencana Pembangunan Wilayah (Musrenbangwil) Jekutibanglor (Jepara, Kudus, Pati, Rembang dan Blora). Acara terebut dihadiri jajaran forkopimda provinsi Jawa Tengah di antaranya, Gubernur Ganjar Pranowo dan Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah Quatly Alkatiri juga juga Wakil Ketua Komisi E Abdul Aziz.Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua DPRD Jateng Quatly Alkatiri menyampaikan peningkatan jalan nasional wilayah Kudus – Pati – Rembang – Blora menjadi fokus utama pembangunan. Selain itu fokus, pengembangan sektor industri juga menjadi perhatian utama mengingat daerah pesisir utara banyak potensi yang bisa dikembangkan mulai dari perikanan, tambak garam hingga potensi tenaga surya. “Fokus peningkatan jalan nasional merupakan salah satu sektor yang terus ditingkatkan, terlebih jalan Nasional dan jalur alternatif masih sering dilalui masyarakat terutama arah Kudus – Pati – Rembang. Selain itu sektor industri juga menjadi concern utama, mengingat daerah pesisir banyak potensi digali dan dikembangkan,” ujar politikus F PKS.
Dalam beberapa waktu terakhir ini memang terjadi perlambatan yang dimulai dari titik alun alun Juwana Pati hingga Batangan Rembang. Ribuan kendaraan terutama didominasi kendaraan berat (antar provinsi) yang melintas terhambat. Ada perbaikan jembatan Juwana dan perbaikan jalan di Batangan Rembang.
Sementara itu Gubernur Ganjar Pranowo menyampaikan peningkatan infrastruktur juga menjadi prioritas pembangunan karena juga menjadi penggerak utama roda perekonomian. Ada desk yang menerima usulan, hal yang bersifat teknis antara kabupaten/kota. Maka akan dibuat draft skala prioritas beserta anggaran yang dibutuhkan. Sehingga kemampuan juga akan disesuaikan dengan usulan,” kata dia. Usulan masyarakat yang masuk melalui kanal e-Musrenbang sudah masuk 14.717 usulan, dengan total usulan anggaran Rp22,1 triliun. Nantinya, semua usulan itu akan diklasifikasi mana yang menjadi prioritas” pungkasnya.(Anf)