Kapolres Wonogiri AKBP Andi M Indra Waspada Amirullah (deret depan ketiga dari kiri), memimpin Tim Gabungan Satgas Pangan melakukan monitoring komoditas bahan kebutuhan pokok.(Dok.Humas Polres Wonogiri)

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Kapolres Wonogiri AKBP Andi M Indra Waspada Amirullah, Selasa (14/3), memimpin Tim Gabungan Satgas Pangan untuk memantau komoditas pangan. Utamanya memantau ketersediaan bahan pokok dan memonitor harga-harganya.

Upaya pemantauan komoditas pangan ini, dilakukan dalam rangka menyongsong datangnya Bulan Ramadan 1444 H. Pemantauan dilakukan ke sejumlah pusat perniagaan, yakni ke pasar tradisional, toko modern dan ke Gudang Bulog.

Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, menyatakan, ikut serta mendampingi Kapolres, Wakapolres Kompol Andi Mohamad Akbar Mekuo, Kabag Ops Kompol Dr Dwi Krisyanto, Kasat Reskrim AKP Supardi bersama Kanit Patroli Sat Samapta dan anggota Polres Wonogiri.

Tim Gabungan melibatkan Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perdagangan Perindustrian (KUKM Perindag) Wahyu Widayati, Kabid Perdagangan Nugroho Listiono, Sekertaris Dinas KUKM Perindag, Wahyudi.

Kapolres menyatakan, Tim Gabungan berupaya melakukan pengecekan komoditas sembako di sejumlah lokasi. Tujuannya, untuk mengetahui ketercukupan stoknya, juga memonitor harganya apakah mengalami kenaikan atau tidak.

”Pemantauan ini, akan ditindaklanjuti selama dalam Bulan Puasa sampai menjelang Hari Raya Lebaran Idul Fitri mendatang,” tandas Kapolres. Harapannya, stok komoditas pangan tersedia dalam jumlah yang cukup, tidak terjadi kelangkaan, dan diperdagangkan dengan harga yang wajar, serta terhindarkan oleh permainan spekulan.

Stok Sembako

Tim Gabungan melakukan sidak ke Toko Swalayan Luwes dan Toserba Baru di Kota Wonogiri. Hasil pantuannya, menyebutkan, ketersedian stok sembako cukup dan tidak ada kenaikan harga yang signifikan. Minyak Kita dijual dengan harga Rp 14 ribu/liter dan gula pasir Rp 13.300,- /Kg.

Di Pasar Kota Wonogiri, Tim Gabungan yang didampingi Kepala Pasar Yato Baloeng, tidak menemukan adanya kelangkaan komoditas pangan. Harga minyak curah Rp 14 ribu/liter, gula pasir Rp 14 ribu /Kg dan beras dijual dengan rentang harga Rp 11 ribu sampai Rp 16 ribu/Kg tergantung jenis dan kualitasnya.

”Ada satu komoditi yang mengalami kenaikan harga, yakni Cabai Rawit Merah harganya Rp 75 ribu per Kilogram,” terang Kapolres. Tim juga melakukan pengecekan ke PT Wings yang merupakan distributor besar bahan pokok. Komoditas mie instan, minyak goreng, berbagai jenis makanan dan minuman, tersedia dalam jumlah yang cukup.

Tim Gabungan Satgas Pangan juga mengunjungi Gudang Bulog di Desa Gedong Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri, dan menemukan ketersediaan beras berada dalam stok yang cukup.

Pihak Bulog, mulai Rabu (15/3) besok, akan menggelar Operasi Pasar Beras ke Kecamatan Jatisrono dan Kismantoro, dengan menjual beras murah per Kg Rp 9.450,-.

Masyarakat diimbau tidak panik atau panic buying terhadap bahan pokok. Tim akan terus mengawasi, dengan harapan stok bahan pangan cukup, tidak terjadi kelangkaan, dan harganya terjangkau.

Bambang Pur