Pemkot Magelang
Personel Kodim 0705/ Magelang bersama petugas Satpol PP, pemadam kebakaran dan lainnya melakukan pembersihan abu vulkanik di jalan utama Kota Magelang, setelah terjadi hujan abu akibat erupsi Gunung Merapi yang terjadi pada Sabtu ( 11/3/2023). Foto: W. Cahyono

MAGELANG (SUARABARU.ID)- Pemkot Magelang bergerak cepat  untuk penanganan dampak abu vulkanik erupsi Gunung Merapi yang ada  sejumlah ruas jalan yang ada di Kota Magelang.

Pada pembersihan abu vulkanik Merapi tersebut, Pemkot Magelang bersama dengan Kodim 0705/Magelang, Polres Magelang Kota dan para relawan.

“Pada penyemprotan abu vulkanik yang ada di Kota Magelang kita mengerahkan sebanyak 150 orang berasal dari berbagai macam elemen. Seperti dari Kodim 0705/ Magelang, Polres Magelang Kota, BPBD, Satpol PP,  pemadam kebakaran, PMI maupun OPD  lainnya,” kata Penjabat (Pj) Sekda Kota Magelang, Larsita di sela-sela pembersihan abu vulkanik Merapi di Alun-alun Kota Magelang, Minggu ( 12/3/2023).

Larsita mengatakan, selain melakukan pembersihan abu vulkanik Merapi, pihaknya juga membagikan masker secara cuma-cuma bagi masyarakat yang sedang melintas di Kota Magelang.

Menurutnya, pihaknya menyiapkan sebanyak 10.000 lembar masker yang dibagikan kepada masyarakat, untuk mengantisipasi gangguan kesehatan pernafasan akibat dari hujan abu vulkanik Merapi yang terjadi pada Sabtu ( 11/3/2023) lalu.

Selain itu, Pemkot Magelang juga telah  menyiapkan sejumlah obat-obatan khususnya obat tetes mata dan obat-obatan untuk penyakit pernafasan.

“Obat untuk penyakit mata dan pernafasan tersebut akan didistribusikan ke seluruh puskesmas yang ada di Kota Magelang. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi adanya masyarakat yang terkena penyakit akibat hujan abu tersebut,” kata Larsita yang juga menjabat Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Magelang.

Larsita menambahkan,  pembersihan abu vulkanik Merapi yang dilakukan tim gabungan  tersebut difokuskan di jalan –jalan utama di Kota Magelang. Seperti di kawasan Alun-alun, Jalan Pemuda, Jalan Tidar, Jalan Tentara Pelajar. Kemudian Jalan Pahlawan dan Jalan A Yani ( dari Kebonpolo hingga kawasan Alun-alun Kota Magelang).

Ia juga menghimbau seluruh masyarakat Kota Magelang untuk membersihkan abu vulkanil Merapi di masing-masing lingkungannya, sehingga dapat terhindar dari penyakit mata dan gangguan pernafasan.

“Untuk petugas dari Dinas Lingkungan Hidup juga fokus untuk membersihkan  abu vulkanik yang ada di beberapa taman kota,” imbuhnya.

Baca Juga:

Merapi Erupsi, Hujan Abu Sampai Kota Magelang Wisatawan di Ketep Saksikan Luncuran Wedhus Gembel

11 Kecamatan di Kabupaten Magelang Terdampak Hujan Abu Erupsi Merapi

Sementara itu, Komandan Kodim 0705/ Magelang, Letkol (Inf) Jarot Susanto mengatakan, Kodim 0705/Magelang mengerahkan sebanyak masing-masing  satu peleton anggotanya untuk melakukan  pembersihan abu vulkanik Merapi baik di wilayah Kota Magelang maupun di Kabupaten Magelang.

“ Untuk pembersihan abu vulkanik Merapi di wilayah Kabupaten Magelang, kami sementara memfokuskan di wilayah Kecamatan Dukun. Sedangkan yang di Kota Magelang, kita bersama-sama dengan Pemkot Magelang di jalan –jalan utama,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, erupsi  Gunung Merapi yang terjadi para Sabtu 9 11/3/2023) sekitar pukul 12.12 WIB menyebabkan hujan abu  di sejumlah kecamatan di Kabupaten Magelang dan juga di Kota Magelang  W. Cahyono