blank
Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap dalam kegiatan pelatihan potensi SAR Medical First Responder. Foto: Dok/SAR

CILACAP (SUARABARU.ID) – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Cilacap menggelar pelatihan potensi SAR Medical First Responder (MFR), Rabu (1/3/2023).

Pelatihan yang melibatkan 50 orang peserta ini berasal dari berbagai organisasi dan instansi pemerintah yang dilaksanakan di Aula Balai Desa Karangbenda Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Deputi Bidang Tenaga dan Potensi Pencarian dan Pertolongan, Moh. Barokna Haulah mengatakan, pelatihan ini untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan keahlian sumber daya manusia pada potensi pencarian dan pertolongan yang sangat diperlukan dalam pelaksanaan operasi SAR dalam penanganan kecelakaan maupun musibah yang terjadi di wilayah kerja Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap.

Baca JugaBasarnas Cilacap Peringati HUT Ke-51 Bertema “Cepat, Tanggap Selamatkan Jiwa”

“Ikuti pelatihan dengan serius dan serap ilmu yang diberikan instruktur. Diskusikan dan pecahkan masalah yang ada sebagai solusi bersama,” ujar Moh. Barokna.

Menurutnya, metode yang digunakan dalam pelatihan ini antara lain teori kelas, drill kering, simulasi dan praktek lapangan. Sedangkan materi pelatihan sendiri meliputi pengantar medical first responder, kedaruratan lingkungan, BHD dan RJP, pemindahan korban, terapi oksigen, penilaian korban, cidera alat gerak, cidera jaringan lunak, triage, dan simulasi.

Dikatakan bahwa pelatihan potensi SAR ini akan diselenggarakan selama 4 hari mendatang. Dengan pembekalan berupa materi dan praktek, nantinya peserta akan mendapatkan sertifikat kompetensi SAR resmi dari Basarnas.

Ning Suparningsih