blank
Walid Regragui/dok

 

(SUARABARU.ID) – Wakil Afrika, melalui sepak terjang Maroko, mengukir sejarah baru dengan mencapai semifinal Piala Dunia Qatar 2022.

Hasil ini menjadi awal kebangkitan negara-negara Afrika di World Cup.

Maroko terhenti di semifinal selepas dihentikan Prancis 0-2.

Dalam perebutan posisi ketiga, The Atlas Lions dikalahkan Kroasia 1-2.

Sebelumnya, tim dari benua hitam paling banter menembus perempat final seperti yang dicatat Kamerun pada 1990, Senegal (2002), dan Ghana (2010).
Walid Regragui, pelatih Maroko, meyakini sepak bola Afrika pelan-pelan akan mencapai level tertinggi.
’’Kami bisa menjadi lebih kuat. Saya berharap kami bisa belajar banyak dan menularkan DNA sepak bola Afrika ke anak-anak kami,’’ tutur Regragui seperti dilansir dari Stats Perform.
Walid mengaku bangga karena wakil Afrika bisa membuktikan diri mampu bersaing dan bermain di level atas.
Pria 47 tahun ini optimistis Afrika akan selalu memunculkan pemain-pemain hebat.

Ditambah dengan perencanaan yang terstruktur pada sepak bola tiap negara Afrika, maka suatu saat nanti Afrika bisa menjadi juara dunia.

’’Lima belas atau dua puluh tahun lagi, saya yakin negara dari Afrika bisa meraih Piala Dunia. Kami akan terus belajar dan bekerja,’’ tandas

Regragui.

World Cup empat tahun ke depan bakal digelar di tiga negara, yakni Amerika Serikat (AS), Kanada, dan Meksiko.

Walid berharap kiprah hebat Singa-Singa Atlas dapat ditiru tim-tim lain dari Afrika.

Benua Afrika dan Asia diharapkan mampu mengurangi dominasi benua Eropa dan Amerika, khususnya Amerika Latin.

Langkah Maroko memang wajib ditiru.

mm