Oleh : Yayuk Hidayah
TULISAN ini berawal dari pengamatan penulis tentang fenomena pegabaian salah satu pihak dalam sebuah obrolan dikarenakan orang tersebut lebih sibuk dengan smartphone-nya.
Sudah menjadi kenyataan pada zaman modern kini manusia dan teknologi memiliki hubungan yang erat karena teknologi hadir di seluruh aspek kehidupan manusia, sehingga tidak berlebihan jika dapat dikatakan bahwa teknologi menjadi kebutuhan primer bagi manusia.
Eratnya hubungan manusia dan teknologi tidak jarang menimbulkan berbagai dampak baik positif maupun negatif. Schäfer, M (2018) dalam artikelnya The Fourth Industrial Revolution: How The EU Can Lead It menyatakan jika teknologi memberikan dampak yang signifikan karena masyarakat yang terapapar teknologi memiliki masa depan ekonomi dan sosial yang lebih baik. Dari pernyataan Schäfer, M tersebut dapat ditangkap jika kehidupan masyarakat mendapat pengaruh yang sangat kuat dari teknologi hingga sampai mengubah perilaku sosial manusia.
Salah satu bentuk perilaku sosial manusia adalah komunikasi, dan di era digital kini komunikasi manusia juga sangat terbantu oleh teknologi. Namun demikian hadirnya teknologi dalam komunikasi manusia tidak jarang menimbulkan fenomena yang kurang baik dengan etika komunikasi.
Salah satu fenomena yang timbul dalam komunikasi dan teknologi adalah phubbing. Dalam berbagai literatur penulis mendapati penjelasan mengenai phubbing, Dikatakan bahwa istilah phubbing berawal dari kata phone yang berarti telepon, dan snubbing yang bermakna menghina.













