blank
Bakhodir Jalolov (kanan)/dok

(SUARABARU.ID) – Saat ini juara dunia tinju kelas berat dikuasai Oleksandr Usyk dari Ukraina dan Tyson Fury (Inggris).

Usyk memegang sabuk WBA (Super), IBF, WBO, dan IBO.

Sementara Fury adalah kampiun versi WBC.

Di tengah dominasi itu, kini muncul monster baru di divisi berat, yakni Bakhodir Jalolov.

Di ring profesional, petinju asal Uzbekistan itu selalu menang KO dalam 12 kali naik ring.

Jalolov (28) masuk dunia pro setelah merajai kejuaraan amatir.

Dia adalah juara dunia kelas super berat amatir dan pemegang medali emas Olimpiade Tokyo 2020.

Bakhodir punya postur raksasa denga tinggi 201 cm dan jangkauan 206 cm.

Jalolov mengaku siap dan menunggu saat yang tepat untuk menandai era baru di divisi berat.
Dia menyebut Fury adalah petinju kelas berat terbaik di dunia, dan Usyk juga sangat bagus.

Bakhodir berjanji dalam dua tahun ini mempersiapkan diri melengkapi senjatanya untuk mengakhiri kekuasaan Fury.

Dia menyatakan baru pantas disebut sebagai pahlawan Uzbekistan jika telah menguasai semua sabuk juara di kelas berat.

Dengan kekuatannya, Jalolov berhasil menang KO atas lawan-lawannya.

‘’Gaya saya adalah tidak mengambil sembilan pukulan untuk mendaratkan sepuluh. Saya akan mendaratkan satu, tetapi saya tidak akan terkena pukulan dan itulah tujuan saya. Tinju adalah tentang pukulan, dan jangan dipukul,’’ ujar Jalolov seperti dilansir dari Boxing Scene.

Dalam laga terakhir, 26 November lalu, dia menang KO ronde keempat atas Curtis Harper.

mm