Penyerahan piagam dan penghargaan dilakukan oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Wempi Witepo di aula Gedung Kementerian Dalam Negeri di Jakarta (Foto: Dok Pribadi Dwi Ganoto)

JEPARA (SUARABARU.ID) – Walaupun ia tidak berasil memenangi Pilihan Petinggi Desa Tanjung 14 November lalu, namun Dwi Ganoto, SH tetap bersyukur. Sebab di akhir masa  jabatannya ia berhasil mempersembahan prestasi terbaik untuk masyarakat Desa Tanjung, sebagai Juara 1 Lomba Desa Tingkat Provinsi Jawa Tengah.

Penyerahan piagam dan penghargaan dilakukan oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Wempi Witepo di aula Gedung Kementerian Dalam Negeri di Jakarta , Kamis (24/11-2022). Bersama Dwi Ganoto diserahakan  pula penghargaan  kepada para petinggi di Indonesia yang memiliki prestasi sama di tingkat provinsi masing-masing.

Dwi Ganoto dan istri dengan bangga mempersembahkan prestasi terbaik untuk masyarakat Desa Tanjung (Foto: Dok Pribadi Dwi Ganoto)

“Saya bersyukur di ujung masa jabatan saya, dapat mempersembah yang terbaik untuk desa dan masyarakat  Desa Tanjung tercinta. Juga  persembahan untuk masyarakat Jepara, sebab kami telah mewakili Jepara dalam lomba di tingkat Jawa Tengah, dan alhamdulilah berhasil meraih juara 1,” ujarnya.

Dwi Ganoto, mulai mengabdi sebagai Petinggi Tanjung pada tanggal   19 Desember 2016  dan akan berakhir pada  19 Desember 2022. Sebelumnya pria yang lahir di Jepara, 05 April 1979 ini telah mengabdikan dirinya sebagai ketua pemuda, BPD, dan juga Ketua Ranting NU Desa Tanjung.

Prestasi yang ditorehkan selama memimpin desa ini tergolong banyak. Diantaranya tahun 2018 mendapat SK Desa Wisata dari Bupati Jepara, tahun 2019 juara 1 Akseptor Pria se Provinsi Jawa Tengah, tahun 2020 juara 1 lomba cita rasa kopi tingkat Kabupaten Jepara, tahun 2021 juara 2 lomba posyandu tingkat Kabupaten dan pada tahun  2022 juara 1 lomba desa tingkat Kabupaten dan tingkat Provinsi Jawa Tengah. Disamping prestasi ini penataan dan pembangunan desa Tanjung juga diakui oleh banyak pihak.

Dwi Ganoto dan Penghargaan yang diterimanya (Foto: Dok Dwi Ganoto)

Suami dari Partinah S.PdI, seorang guru yang mengajar di SMPN 2 Pakis Aji  dan ayah dari dua orang anak Naila Syifa Kamila dan Alfiyan Fatkhun Ni’am ini mengaku keberhasilan dalam memimpin desa Tanjung adalah berkat dukungan dari masyarakat. Namun tentu ditengah torehan prestasi ini ada juga kekurangannya.

“Oleh sebab itu saya minta maaf kepada seluruh warga masyarakat Desa Tanjung jika ada kekurangan dan kesalahan selama memimpin desa Tanjung,” ujarnya. Harapan saya, di bawah kepemimpinan petinggi yang baru nanti Desa Tanjung dapat lebih maju dan masyarakat lebih sejahtera, tambah Dwi Ganoto.

Hadepe