PONOROGO (SUARABARU.ID) – SMK Negeri 2 Ponorogo, Jatim, menyabet dua gelar juara dalam lomba tata rias ”Mataraman Art festifal” (MAFest) se Bakorwil Madiun. Dalam MAFest Tahun 2022 itu, SMK Negeri 2 Ponorogo menyabet gelar Juara Dua dan Juara Harapan Pertama.
Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) SMK Negeri 2 Ponorogo, Sri Sumaryana SPd, MPd, Jumat (11/11), menyatakan, di event MAFest tersebut, sekolahnya mengirimkan dua peserta dan semuanya meraih gelar juara.
Festival lomba tata rias Mataraman se Bakorwil (Eks Karesidenan) Madiun, digelar dalam rangka peringatan Hari Jadi Ke -77 Jawa Timur Tahun 2022. Lomba bergengsi ini, diselenggarakan pada Tanggal 28 oktober 2022.
Ada sebanyak 35 peserta yang mendaftar. Tapi yang kiemudian ikut lomba sebanyak 24 peserta. Mereka datang dari SMK/SMA se-Bakorwil Madiun.
Dalam lomba ini, SMK Negeri 2 Ponorogo mengirimkan 2 peserta dengan tema yang berbeda. Model pertama yang dirias Dania Rohadatul ‘Aisy, mengusung tema rias Mataraman adat Yogyakarta dengan menggunakan baju motif bunga-bunga. Menggunakan sanggul maupun ornamen Yogya.
Jarik Merak
Kemudian model yang kedua, dirias Eka Mahmudah mengusung tema rias Mataraman Adat Solo, dengan kombinasi jarik merak dari Ponorogo.
Dalam lomba ini, semua peserta bersaing menunjukkan keahlian, ketelitian dan kreativitas merias untuk menghasilkan riasan yang sangat bagus. Untuk menghasilkan karya cipta yang bagus, halus dan serasi, padu-padan dengan busana maupun asesoris yang digunakan.
Citra keanggunan, keserasian dan kecantikan terpancar dari model asal SMK Negeri 2 Ponorogo. Ibarat perjuangan tidak menghianati hasil. Beberapa minggu telah mempersiapkan lomba ini. Mulai dari seleksi, berlatih merias setiap hari di sekolah, dan mempersiapkan asesoris maupun busana yang digunakan.
Lelah dalam persiapan, akhirnya terbayar dengan diraihnya prestasi. Dua peserta dari SMK Negeri 2 Ponorogo, semua mendapatkan gelar juara. Dania Rohadatul ‘Aisy meraih Juara 2, dan Eka Mahmudah mendapatkan Juara Harapan 1. Gelar juara diberikan oleh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Ahli Rias Pengantin Indonesia (HARPI) Melati Madiun.
”Prestasi ini memberi semangat bagi anak. Mereka akan terpacu lebih kreatif, untuk memunculkan ide-idenya,” ujar Hani Musarofah, salah satu guru pendamping dari SMK Negeri 2 Ponorogo.
Bambang Pur













