WONOSOBO (SUARABARU.ID)- Pemkab Wonosobo mengapresiasi sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan para petani dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui kegiatan “Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026” yang digelar di Desa Candirejo, Mojotengah, Wonosobo.
Kegiatan yang dilaksanakan bersama Polres Wonosobo dan jajaran Forkopimda tersebut dirangkaikan dengan kegiatan “Mabes Polri yaitu Groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri” dan “Launching Operasional 166 SPPG Polri Tahun 2026″ yang terhubung secara virtual dengan Mabes Polri di Tuban, Jawa Timur.
Panen raya dilaksanakan di lahan jagung seluas kurang lebih 5.000 meter persegi dengan estimasi hasil panen mencapai sekitar 7,6 ton. Program ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mendukung kesejahteraan petani daerah.
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Afif Nurhidayat, Kapolres AKBP M. Kasim Akbar Bantilan, SIK MM, Dandim 0707 Letkol Inf Yoyok Suyitno, Wakil Ketua DPRD Achmad Faqih, Kepala Dispaperkan, Kepala BPS dan Kepala Gudang Bulo Wonosobo.
Turut hadir pula jajaran Pejabat Utama Polres Wonosobo, Asper Kedu Utara, Forkompinca Mojotengah, Kepala Desa Candirejo, PPL Mojotengah, serta perwakilan Kelompok Tani Desa Candirejo Mojotengah.
Bupati Afif Nurhidayat menyampaikan apresiasi atas kolaborasi lintas sektor yang telah berhasil mendukung produktivitas pertanian masyarakat.
“Petani itu paling senang saat bisa menanam dan bisa panen. Karena kadang bisa menanam belum tentu bisa panen,” katanya.
Saat ini, lanjut Afif, berkat kolaborasi Polri, khususnya Polres Wonosobo, pemerintah daerah dan para petani, jagung yang dipanen hasilnya besar-besar.
Dia juga menyampaikan bahwa hasil panen jagung tersebut langsung didistribusikan ke Bulog sebagai bentuk dukungan terhadap penyerapan hasil pertanian masyarakat.
Dampak Positif

“Jagung yang sudah dipanen langsung diangkut ke Bulog. Saya ucapkan terima kasih kepada Bulog yang sudah membeli hasil tani masyarakat,” lanjutnya.
Menurut Afif, kehadiran Polri melalui program ketahanan pangan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat sekaligus mendorong kemajuan sektor pertanian di Wonosobo.
“Terima kasih sebesar-besarnya kepada Polri yang hadir untuk mensejahterakan masyarakat dan memajukan para petani, sehingga petani hari ini bisa eksis, maju dan berkembang. Hasil panen ini sangat bermanfaat untuk pertumbuhan ekonomi dan ketahanan pangan,” tambahnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penyambutan tamu undangan dan pelaksanaan zoom meeting bersama Mabes Polri yang menampilkan perkembangan program ketahanan pangan nasional, sambutan Kapolri dan Presiden RI, hingga peresmian Gudang Ketahanan Pangan dan SPPG Polri.
Usai mengikuti agenda virtual, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan benih jagung oleh Bupati kepada kelompok tani serta penyerahan bantuan pupuk oleh Kapolres kepada kelompok tani setempat.
Forkopimda bersama para tamu undangan kemudian menuju lokasi lahan jagung untuk melaksanakan panen raya secara simbolis, dilanjutkan dengan foto bersama dan flag off hasil panen oleh Kapolres.
Kapolres AKBP M Kasim Akbar Bantilan, SIK MM menyampaikan kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata sinergi Polri bersama pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
“Melalui kegiatan panen raya ini diharapkan mampu meningkatkan semangat para petani serta memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menjaga ketahanan pangan, khususnya di wilayah ini,” ujarnya.
Pemkab Wonosobo berharap kolaborasi antarinstansi dan masyarakat dapat terus diperkuat guna menjaga stabilitas pangan daerah, meningkatkan kesejahteraan petani, serta mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis sektor pertanian secara berkelanjutan.
Muharno Zarka












