blank
Sean Brady/dok

(SUARABARU.ID) – Rekor kemenangan beruntun Sean Brady akhirnya terhenti pada angka ke-15.

Pada laga ke-16, 22 Oktober lalu, petarung kelas welter Ultimate Fighting Championship (UFC) itu kalah KO pada ronde kedua dari Belal Muhammad.

Meski terasa menyakitkan, Brady menjadikan hasil pahit ini sebagai pelajaran berharga.

Sean (29) tersadar kalau dia tidak bisa menang terus-menerus.

Pria berkebangsaan Amerika Serikat (AS) itu berharap menjadi sosok yang lebih baik selepas hasil minor ini.

‘’Saya bertekad akan menjadi petarung yang lebih hebat saat kembali nanti,’’ kata Brady seperti dikutip dari Sportskeeda.

Untuk itu, dia harus membuat beberapa perubahan dan keluar dari zona nyaman.

Sean, yang menguasai jiu-jitsu Brasil, memahami ejekan yang harus diterimanya.

Dengan kekalahan ini, impiannya untuk masuk duel perebutan gelar jadi terganggu.

Sebaliknya, Belal Muhammad kian dekat untuk menembus duel menghadapi pemegang sabuk juara kelas welter UFC.

Belal, yang kini dipoles Khabib Nurmagomedov, punya rekor 22 kali menang, tiga kali kalah, dan sekali no contest.

Saat ini kampiun divisi welter dikuasai Leon Edwards.

Edwards dijadwalkan melakoni partai ketiga kontra Kamaru Usman di Inggris.

Skor sementara Leon dan Kamaru adalah 1-1.

mm