blank
Massa dari Gerakan Aliansi Rakyat Akar Rumput saat menyerahkan tuntutan agar Sekda Kudus dicopot kepada Plt Kepala Badan Kesbang Kudus. foto:Ali Bustomi

KUDUS (SUARABARU.ID) – Belasan massa menggelar aksi menuntut Sekda Kabupaten Kudus Samani Intakoris dicopot dari jabatannya. Massa yang mengatasnamakan Gerakan Aliansi Solidaritas Rakyat Akar Rumput menggelar aksinya di depan pendapa Kabupaten Kudus, Jumat (26/8).

Dalam aksinya, massa membawa sebuah mobil dengan sound system besar untuk orasi. Mereka juga membentangkan poster yang berisi tuntutannya.

Koordinator aksi, Ahmad Fikri mengatakan tuntutan agar Sekda mengundurkan diri karena selama ini Samani dinilai memanfaatkan jabatannya untuk kepentingan politiknya.

Samani ditengarai memiliki ambisi untuk mencalonkan diri sebagai bupati dalam Pilkada Kudus 2024 sehingga membuat dia tidak bekerja maksimal sesuai tupoksinya.

“Jangan hanya karena ambisi pribadi, justru melupakan tupoksinya sehingga merugikan kepentingan masyarakat yang lebih luas,”kata Fikri.

Fikri mencontohkan, saat proses pembahasan APBD Perubahan Kudus 2021. Samani sebagai Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD) ditengarai menjadi penyebab keterlambatan pembahasan APBD Perubahan 2021 yang berakibat APBD Perubahan 2021 tidak bisa disahkan.

“Faktanya di tingkat elit Kudus sedang terjadi kegaduhan politik terkait dengan apa yang sudah dilakukan Pak Samani Intakoris sebagai Sekda Kabupaten Kudus yang seharusnya secara konsisten kewajibannya sebagai sekda menjadi Ketua TAPD, menjadi Baperjakat harus seperti itu,” terang dia

Sementara terkait ambisi dalam Pilkada, Fikri menyebut ada indikasi banyak kaus berlebel ‘Sai’, yang disinyalir dalam kepentingan untuk Pilkada 2024.

Selain itu, Fikri juga mempersoalkan kesaksian Samani saat persidangan kasus korupsi eks Bupati Kudus HM Tamzil. Saat itu, Samani memberikan keterangan di depan majelis hakim yang menyebut Bupati Kudus sebelumnya menerima fee 5 persen dari total proyek yang ada.

“Kesaksian di dalam persidangan harusnya menjadi bahan penyelidikan dari Aparat Penegak Hukum,”paparnya.

Setelah melakukan orasi, massa kemudian menyerahkan kertas berisi tuntutan kepada Plt Kepala Badan Kesbang Harso Widodo.

Sebelum massa membubarkan diri, tampak Sam’ani Intakoris menemui para pendemo. Sekda Kudus itu pun tidak canggung menyalami satu per satu peserta aksi demo tersebut.

Menanggapi apa yang disampaikan maasa, Samani mengaku berterima kasih kepada massa yang menggelar aksi tersebut. Dia pun akan mengevaluasi dan mempelajari tuduhan yang disampaikan peserta aksi.

“Kita ucapkan terima kasih atas masukannya, nanti kita evaluasi. Kami akan pelajari tuduhan benar apa tidak. Dan terima kasih era demokrasi kita santai saja,” ujar Sam’ani ditemui di lokasi siang ini.

“Kita datang kok, insyaallah dengan senyum, dengan santun dan dengan baik-baik saja,” ujarnya.

Terkait tuntutan agar jabatan Sekda dicopot, Sam’ani menanggapi dengan santai. Dia mengaku seorang PNS bersedia ditempatkan dimanapun.

“Kalau dicopot ada mekanisme kepegawaian yang ada, dan kami sebagai PNS siap di manapun, enjoy aja to,” pungkasnya.

Ali Bustomi