blank
Plt. Kepala Disdikpora Kabupaten Jepara Ali Hidayat.

JEPARA(SUARABARU.ID) – Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Jepara tahun ini akan menyelesaikan renovasi semua ruang kelas SD yang mengalami kerusakan berat. Alokasi anggaran dari Perubahan APBD Kabupaten Jeparatahun 2022, disiapkan untuk menuntaskan pekerjaan rumah tersebut. Sedangkan perbaikan untuk ruang kelas rusak sedang akan diselesaikan bertahap.

Hal ini dikatakan oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Jepara Ali Hidayat, saat ditanya terkait saran dari Dewan Pwerwakilan Rakyat Daerah (DPRD) agar tahun depan memfokuskan pembangunan sarana dan prasarana pendidikan di Jepara.

“Kami tangani berdasarkan skala prioritas. Lima yang rusak berat kita selesaikan tahun ini dari APBD perubahan. Sedangkan yang rusak sedang lainnya, kami selesaikan urut berdasarkan sejumlah kriteria agar semua peserta didik mendapat lingkungan belajar yang nyaman,” demikian Ali Hidayat dikatakan Ali Hidayat (Rabu, 24/8/2022).

Menurutnya, selain tingkat kerusakan, kriteria lain untuk menentukan urutan penanganan adalah prestasi sekolah, jumlah murid, hingga urutan tingkat kerusakan sesuai input sekolah dalam aplikasi Dapodik.

“Dari APBD perubahan tahun ini anggarannya Rp1,3 miliar, belum bisa menjangkau semua yabg rusak. Tahun 2023 disiapkan lagi untuk untuk meneruskan penanganan yang rusak berikutnya,” tambah Ali Hidayat.

Karena itulah, Disdikpora selalu menekankan agar sekolah disiplin mengisi Dapodik.

“Sistem ini merekan semua kondisi sarana, prasarana, sumber daya, hingga semua data kependidikan lain,” katanya.

Di Jepara, terdapat 2.436 ruang kelas SD negeri dan swasta yang berada dalam kondisi rusak ringan. Kerusakan sedang mencapai 486 lokal, dan, hanya 5 yang mengalami rusak berat. Angka itu berdasarkan data yang masuk sistem Dapodik.

Angka dalam sistem itu juga menunjukkan terdapat rusak berat pada 1 lokal perpustakaan, lalu ruang guru/kepala sekolah (1 lokal), toilet siswa (5 bilik), dan toilet guru (1 bilik). Semuanya ditangani tahun ini.

Selain itu, ada pula rehabilitasi pagar SD negeri/swasta yang menjangkau 85 sekolah di pinggir jalan nasional.

Saran dari DPRD agar dilakukan penanganan sarana dan prasarana,  menjadi satu dari 133 saran/rekomendasi yang diberikan DPRD saat menggelar rapat paripurna persetujuan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2021. Rapat itu berlangsung Senin (25/7/2022) lalu di gedung DPRD.

“Disdikpora diminta untuk lebih memantau sarana-prasarana di sekolah-sekolah agar tidak terjadi ketimpangan fasilitas antara sekolah yang satu dengan yang lainnya. Tahun anggaran selanjutnya, Disdikpora diminta untuk memfokuskan pembangunan sarana-prasarana, karena masih ada 486 ruang kelas yang memerlukan perbaikan,” kata pelapor Badan Anggaran (Banggar) DPRD, Nur Hidayat, saat membacakan laporan pembahasan dalam rapat paripurna tersebut.

Namun saat itu Nur Hidayat tidak menyebut tingkat kerusakan dimaksud.

Hadepe