blank
Salah satu pengunjung konsultasi jenis barang dan harga di lapak peserta pameran dan bursa Tosan Aji yang digelar PeTA SEMAR di Gedung Monod Kota Lama Semarang, Selasa (23/8/2022). Foto : Absa

SEMARANG (SUARABARU.ID) Lebih dari seribu keris (Tosan Aji) berbagai dapur (tampilan/wujud) tampil dalam pameran dan bursa Tosan Aji se Nusantara, yang digelar oleh Pecinta Tosan Aji Semarang (PeTA SEMAR) dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan RI Ke-77 di Gedung Monod Kota Lama Semarang, yang dibuka mulai hari Senin hingga Rabu (22-24/8/2022).

Beberapa Dapur Tosan Aji yang ditampilkan dalam pameran dan lebih familiar diantaranya Sengkelat, Tilam, Brojol, Naga Raja dan masih banyak lagi

Sedang untuk Pamor atau wujud penggabungan berbagai bahan baku keris juga ditampilkan. Seperti Pamor Beras Wutah, Pedaringan, Keleng, Wahyu Temurun, Nunggak Semi, Seukel dan masih banyak lagi

“Pamor itu muncul, berasal dari proses pembuatan, hasil penggabungan bahan baku yang digunakan untuk membuat keris (Tosan Aji). Bahan bakunya sendiri berasal dari besi, baja, nikel dan meteor yang bakar, kemudian digembleng (ditempa) oleh seorang empu, maka baru muncul yang namanya Pamor,” jelas Ki Anggoro ahli Tosan Aji yang juga salah satu Panitia di lokasi pameran, Selasa (23/8/2022).

Ketua Panitia Pameran dan Bursa Tosan Aji PeTA SEMAR Dwi Sudjatmiko mengatakan, ada hampir 100 peserta yang meramaikan kegiatan tersebut dan berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

“Untuk transaksinya, hingga hari ini secara pastinya belum bisa menghitung ya, tapi dari beberapa informasi yang disampaikan peserta, bisa mencapai puluhan juta,” tutur Demang Banyu sapaan akrabnya.

Selain itu, lanjutnya, selain Tosan Aji ada juga bursa gemstone atau batu akik dan pernak pernik lain seperti gelang akar bahar, pipa rokok dari berbagai bahan jenis kayu, gading dan lain-lain.

Salah satu pengunjung dari Ngaliyan, Kota Semarang Widi Hendarso menyatakan, merasa memperoleh pencerahan tentang keilmuan Tosan Aji saat berkunjung di pameran.

“Alhamdulillah ini menjadi bagus buat Saya. Ini pencerahan keilmuan tentang Keris atau Tosan Aji mas. Karena ilmu ini merupakan warisan dari nenek moyang, tidak semua orang paham tentang keris dan tidak diajarkan di sekolah. Dengan datang atau berkunjung ke sini, bisa menambah khasanah keilmuan tentang Keris mas,” kata Widi ikut berpromosi.

Absa