blank
RETAK - Salah satu tembok rusunawa yang retak, segera diperbaiki. (foto: dinkominfo kota pekalongan)

PEKALONGAN (SUARABARU.ID) – Tiga rusunawa dan satu Pondok Boro turut menyumbangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Pekalongan. Guna memaksimalkan PAD, Dinperkim Kota Pekalongan memperbaiki kamar-kamar rusunawa yang rusak agar dapat disewakan lagi. Tahun 2022 ini ditetapkan capaian PAD yakni Rp1 milyar dan Agustus ini sudah melampaui setengahnya.

“Kami melakukan perbaikan untuk kamar-kamar yang rusak sedang, harapannya setelah diperbaiki nanti kamar di rusunawa layak ditempati dan bisa dihuni lagi,” terang Kepala Bidang Perumahan Rakyat Dinperkim Kota Pekalongan, Heryu Purwanto saat dikonfirmasi Kamis (11/8/2022).

Heryu menjelaskan, hampir 100 kamar rusak dan tidak dihuni. “Kamar yang mengalami kerusakan berat masih Dinperkim usulkan untuk perbaikan. Tentu perbaikan harus dilakukan agar para penghuni di rusunawa semakin nyaman sekaligus nantinya PAD dari rusunawa semakin meningkat,” kata Heryu.

Heryu menyebutkan harga sewa bulanan tiap rusunawa berbeda. Paling mahal di Rusunawa Kuripan dan Panjang rata-rata yakni Rp 250.000 dan Slamaran Rp190.000. “Ini karena di Kuripan daerahnya sejuk sedangkan di Slamaran panas,” ujar Heryu.

Heryu optimis PAD dari rusunawa tahun ini akan mencapai target. Heryu juga berharap kamar di rusunawa yang rusak nantinya dapat diperbaiki sehingga kamar dapat difungsikan kembali dan menjadi sumber PAD lagi,” pungkas Heryu.

Nur Muktiadi