blank
Dalam memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2022, puluhan santri dari Madrasah Ibtidaiyah (MI) Darussalam 01 Kartasura, Sukoharjo, melakukan kampanye Cinta Pohon Tanam Pohon.(Dok.Republik Aeng-Aeng)

SOLO (SUARABARU.ID) – Para santri dari Madrasah Ibtidaiyah (MI) Darussalam 01 Kartasura, Sukoharjo, punya cara unik dalam memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2022.

Bersamaan dengan event Car Free Day (CFD) Minggu (5/6), mereka menggelar kampanye dengan tajuk ”Cinta Pohon Tanam Pohon, di ruas Jalan Protokol Slamet Riyadi Kota Solo.

Bentuk kampanyenya diwujudkan dalam aksi bersama jalan kaki menyusuri ruas jalan bebas kendaraan tersebut, yakni start dari depan Loji Gandrung menuju Taman Sriwedari Surakarta.

Sambil berjalan, mereka menenteng poster bertuliskan Cinta Pohon dan Tanam Pohon. Juga membagi-bagikan puluhan bibit tanaman produktif jenis buah-buahan kepada warga di area CFD. Yakni kepada masing-masing perwakilan lansia, remaja, anak-anak, dan juga kepada balita yang duduk di troly melalui orangtuanya.

Rony, warga Mangkubumen, Solo berkata: “Seneng banget dapat bibit pohon Sirsat (Annona muricata). Ini akan saya catat, saya tanam dan saya rawat, biar anak saya kelak terkenang dengan peristiwa ini.” Di arena CFD, Rony hadir sambil momong (mengasuh) anak balitanya yang berumur 7 bulan.

Aeng-Aeng

Presiden Republik Aeng-Aeng, Mayor (bukan tentara) Haristanto, yang tampil menjadi pemrakarsa event ini, mengatakan, bibit tanaman yang dibagikan para santri merupakan bantuan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surakarta.

Mayor, tokoh kreatif Kota Bengawan yang pernah menerima 31 anugerah pemecahan rekor dunia dari MURI ini, semalam, berkata: ”Terima kasih DLH, bantuannya telah langsung dibagikan kepada masyarakat.”

M Ibnu Nafiudin, santri Al-Muayyad Windan dan Guru MI Darussalam 01 Kartasura, ikut hadir melakukan pendampingan dalam aksi para santri tersebut. Dia mengatakan, bagi-bagi bibit pohon bagi anak merupakan kegiatan sangat positif.

”Ini memiliki nilai pendidikan karakter yang ditanamkan sejak dini. Yang edukasi seperti ini, harus terus dipupuk hingga dewasa,” tutur M Ibnu. Agar kecintaannya pada pohon tumbuh mulai dari tindakan menanam, menjaga dan merawatnya untuk melestarikan bumi.

Kegiatan kampanye cinta pohon tanam pohon yang ditandai dengan bagi-bagi bibit di event CFD, itu berkesan bagi anak karena menjadi pengalaman baru bagi mereka, khususnya para siswa MI Darussalam 01 Kartasura.

Bambang Pur