blank
Mauricio Sulaiman/dok

(SUARABARU.ID) – Presiden Dewan Tinju Dunia (WBC) Mauricio Sulaiman belum akan mencopot gelar juara dunia tinju kelas berat WBC yang disandang Tyson Fury.

Fury sudah menyatakan pensiun selepas mengalahkan Dillian Whyte, 24 April lalu.

‘’Kami akan memberinya waktu yang dia butuhkan untuk berefleksi dan bersantai. Dia hanya melakukan kewajiban divisi,’’ ungkap Sulaiman seperti dilansir dari Planet Sport.
Mauricio menyatakan tak mau menekan The Gypsky King dan timnya untuk membuat keputusan.

‘’Tidak ada batasan waktu saat ini. Saya menghormati level Tyson, dan kami akan berbicara dalam waktu dekat,’’ ujarnya.

Sulaiman memahami perlunya Fury memberikan kejelasan tentang masa depannya agar tidak meninggalkan perpecahan dalam WBC.

‘’Saat ini kami hanya memberinya waktu yang layak untuk menikmati liburannya,’’ tandas putra Jose Sulaiman itu.
The Gyspy King, julukan Fury, merebut gelar WBC pada Februari 2020 dengan kemenangan TKO ronde ketujuh atas Deontay Wilder.

Dia kemudian menang lagi atas Wilder.

Whyte yang coba mengusiknya juga dihajar dan kalah TKO.

Menurut Mauricio, Wilder merupakan penantang nomor satu.

Dua petinju lain yang berpotensi adalah Joe Joyce dan Joseph Parker.

‘’Kami hanya akan menunggu dan melihat apa yang terjadi,’’ tandas pria asal Meksiko berusia 52 tahun ini.

Fury merupakan pemegang titel WBC, sedangkan empat sabuk lain (WBA, IBF, WBO dan IBO) saat ini dikuasai Oleksandr Usyk.

rr