blank
Kasubag Kesejahteraan Mahasiswa dan Alumni Ahmad Isy’abul Izzi S.Kom (kanan) memberikan penjelasan tentang beasiswa yang disediakan di USM.

SEMARANG (SUARABARU.ID)- Kabinet Sembagi Arutala (Sertala) Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Semarang (BEM USM) menggelar Ngobrol Bareng tentang Beasiswa USM pada (01/04/22) di ruang Podcast Kemahasiswaan USM Gedung Menara USM Prof Dr H Muladi SH.

Ketua BEM USM, Arnindita Petra Jualiantara mengatakan, pihaknya membuat trobosan baru untuk memberikan informasi yakni melalui podcast. Dia berharap, informasi yang disampaikan akan lebih cepat sampai kepada mahasiswa dengan kemasan yang menarik.

”Sekarang saat ini penggunaaan medsos di kalangan mahasiswa sangat tinggi. Alasan itu yang membuat BEM USM ingin menyampaikan informasi lewat media yang kekinian,” ujar Petra.

Kegiatan yang menghadirkan narasumber Kasubag Kesejahteraan Mahasiswa dan Alumni Ahmad Isy’abul Izzi S.Kom dipandu oleh Host Eka Prastyaningsih Wakil Mendagri BEM USM.

”Kami menanyakan tentang jenis jenis beasiswa hingga ketentuan dari beasiswa tersebut. Sebab beasiswa yang disediakan oleh USM untuk mahaasiswa cukup banyak antara lain, beasiswa prestasi akademik, beasiswa bina lingkungan, beasiswa nonakademik, dan beasiswa KIP-K,” kata Petra.

Kasubag Kesejahteraan Mahasiswa dan Alumni Ahmad Isy’abul Izzi S.Kom menjelaskan, beasiswa prestasi akademik diberikan kepada mahasiswa yang memiliki prestasi akademik.

”Ketentuan beasiswa prestasi akademik ini adalah lulusan SMA/SMK/MA sederajat dengan batas tahun lulusan tertentu yang memiliki prestasi akademik dan Mahasiswa aktif USM yang berprestasi pada tiap tahun angkatan di setiap program studi yang memiliki prestasi akademik berupa Indeks Prestasi (IP) tertinggi,” tuturnya.

Untuk beasiswa Bina lingkungan, lanjutnya, diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang kurang mampu dengan menunjukkan keterangan lulusan SMA/SMK/MA sederajat dengan batas tahun lulusan tertentu.

Adapun untuk beasiswa prestasi nonakademik diberikan bagi calon mahasiswa baru yang berprestasi dengan batas usia tertentu.

”Ada juga beasiswa dari Yayasan Alumni Undip diberikan kepada mahasiswa yang memiliki Indek Prestasi (IP) paling tinggi dalam satu angkatan dalam satu progdi setiap semesternya,” ungkapnya.

Dia menambahkan, USM juga menyediakan beasiswa KIP-K. Beasiswa tersebut dari pemerintah yang diperuntukkan bagi mahasiswa baru yang memiliki potensi akademik tetapi memiliki keterbatasan ekonomi.

Selain itu, katanya, USM juga menyediakan beasiswa dari luar, seperti Baznas dan beasiswa miskin Kota Semarang dengan syarat dan ketentuan berlaku.

Izzi mengatakan, untuk mendapatkan beasiswa diperlukan adanya ketekunan dan keseriusan. ”Jangan takut bermimpi untuk berkuliah, siapa yang bersungguh sungguh dalam menggapai mimpi pasti akan diberikan jalan untuk menggapainya,” tandasnya.

Haris/Muha