blank
Tim Satgas Pemakaman Wonogiri, melakukan penguburan jenazah secara Prokes di TPU Kajen, Kelurahan Giripurwo, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri.

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Yang dikuburkan secara protokol kesehatan (Prokes) pencegahan penularan Covid-19 di Kabupaten Wonogiri, tidak hanya jenazah lanjut usia (lansia). Tapi ada yang usianya masih tergolong produktif.

Sebagaimana penguburan secara Prokes di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kajen, Kelurahan Giripurwo, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri misalnya. Jenazah yang dikuburkan adalah seorang pria berinisial E berusia 48 tahun.

Pemulasaraan jenazah (pangrukti layon)-nya dilakukan oleh tim medis RSUD Dokter Soediran Mangun Sumarso Wonogiri. Kemudian penguburannya dilakukan secara Prokes oleh Tim Satgas Pemakaman Kabupaten Wonogiri, Kamis petang (10/2).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonogiri, Bambang Haryanto, Jumat (11/2), menyatakan, pada Hari Kamis (10/2) telah dimakamkan dua jenazah secara Prokes di dua wilayah kecamatan. Yakni di Kecamatan Wonogiri Kota dan di Kecamatan Purwantoro.

Seperti diberitakan, penguburan secara Prokes di Kecamatan Purwantoro, Kabupaten Wonogiri, dilaksanakan oleh relawan Jogo Tonggo. Jenazah yang dimakamkan adalah seorang perempuan, Ny S (64), dikuburkan di TPU Boja Desa Bakalan, Kecamatan Purwantoro, Kabupaten Wonogiri.

Sebelumnya, pada Hari Rabu (9/2) di Kabupaten Wonogiri dilakukan pemakaman 3 jenazah secara Prokes di tiga kecamatan berbeda. Yakni di Kecamatan Slogohimo, Baturetno dan Kecamatan Wuryantoro.

Pemakaman jenazah sera Prokes, dihadiri jajaran Forkompimcam, perangkat desa, tenaga medis dari Puskesmas dan perwakilan keluarga yang berduka. Selama prosesi penguburan, mendapatkan pendampingan pengamanan TNI-Polri dari Koramil dan Polsek.

Bambang Pur