borobudur edupark
Menandai soft opening Borobudur Edupark, oleh Pimpinan Pondok Pesantren Asrama Perguruan Islam (API) Tegalrejo, KH M Yusuf Chudlori ( Gus Yusuf) dan diberikan kepada I Nyoman Alim Mustapha, pemilik PT Nakula Sadewa Art Design sekaligus pengelola Borobudur Edupark. Foto: Yon

KOTA MUNGKID,(SUARABARU.ID)- Destinasi Borobuudur Edupark yang  ada di Jalan Raya Magelang Jogjakarta, tepatnya di Dusun Batikan, Desa Pabelan, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang, resmi dibuka untuk umum.

Pembukaan Borobudur Edupark tersebut ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Pimpinan Pondok Pesantren Asrama Perguruan Islam (API) Tegalrejo, KH M Yusuf Chudlori ( Gus Yusuf).

I Nyoman Alim Mustapha mengatakan,  Borobudur Edupark tersebut dibuat dalam rangka untuk mengenalkan  seni pahat bagi para generasi  muda yang ada di sekitar Magelang ini.

“Saya ingin agar keberadaan Candi Borobudur tetap lestari sepanjang zaman. Untuk itu, kita berupaya agar ada regenerasi. Dan diperlukan adanya rancangan, agar mereka belajar, membuat dan menganalisa tentang cerita  Borobudur,”katanya.

Nyoman mengatakan, di Borobudur Edupark yang berada di atas lahan seluas 2,5 hektare tersebut ratusan patung yang pernah ia buat di beberapa kota bahkan di sejumlah negara di luar negeri. Seperti miniatur Candi Borobudur di Afrika Selatan, Kebun Binatang Pairi Daiza di Belgia, Taman Hiburan Minimundus Austria.

Selain itu, Nyoman juga pernah membuat miniatur Vihara Wat Khao Sukim Thailand yang besarnya sama aslinya di Belgia. Juga, empat karyanya yang terbaru, yakni  pembuatan empat gerbang ikonik menuju kawasan Borobudur. Yakni, Gerbang Kalpataru di Desa Blondo, Kecamatan Mungkid, Gerbang Singa di Palbapang, Desa Mungkid, Gerbang Ganesha di Desa Kembanglimus, Kecamatan Borobudur dan Gerbang Samudera Raksa di Klangon, Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulonprogo, DIY.

Pengalamanan Baru  Wisatawan

Sementara itu, General Manajer PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan  dan Ratu Boko, Edy Setijono mengatakan,  destinasi  Borobudur Edupark ini  diinisiasi oleh PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko atau TWC dan bersinergi dengan manajemen PT Nakula Sadewa Design Art dan komunitas pecinta Borobudur.

“Kerjasama antara PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko dengan PT Nakula Sadewa Design Art tersebut, dalam rangka melakukan konektivitas destinasi-destinasi di kawasan Candi Borobudur dan Kabupaten Magelang,”kata Edy.

Edy mengatakan, latar belakang hadirnya Borobudur Edupark  tersebut  untuk memberikan pengalaman baru berwisata bagi wisatawan.  Yakni, memberikan  edukasi dan atraksi  bagi pengunjung. Selain itu,  lokasi strategis Borobdur Edupark tersebut berada  pada jalur utama menuju Candi Borobudur, juga menjadi alasan kuat terciptanya Borobudur Edupark ini.

“Lokasinya sangat  strategis yakni berada  pada jalur utama menuju Candi Borobudur dari arah Jogjakarta, juga menjadi alasan kuat terciptanya Borobudur Edupark ini,”katanya.

Selain itu,  destinasi wisata edukasi Borobudur Edupark  tersebut  bisa menjadi sebagai pusat informasi dan edukasi wisatawan sebelum memasuki kawasan wisata Borobudur. Selain itum juga meningkatkan kesadaran pengunjung akan pentingnya kelestarian cagar budaya.

Ia menambahkan, bagi para pengunjung bisa menyaksikan ratusan patung karya seniman asal Bali yang telah lama menetap di Kabupaten Magelang,  cukup membayar tiket tanda masuk sebesar Rp 30.000 untuk orang dewasa dan  Rp 20.000 untuk anak-anak dan pelajar.

Sedangkan,selama masa soft opening tersebut, Borobudur Edupark memberikan harga promo tiket masuk, yakni 2.5000(dewasa) dan Rp15.000 untuk anak-anak dan pelajar. Yon

baca juga:

Borobudur Edupark, Tempat Bagus untuk Eksplore Misteri Candi Borobudur

 

 

Borobudur Edupark, Wisata Edukasi dan Berkorelasi dengan Candi Borobudur