blank
Siswa serahkan bingkisan kepada warga yang membutuhkan di dampingi pembina. Foto: Dok

JEPARA (SUARABARU.ID) –  Ada yang menarik di   SDN 2 Bringin, Satkordikcam Batealit dalam Perkemahan Sabtu Minggu ( PERSAMI ) yang berlangsung 16 – 17 Mei 2026. Dalam perkemahan yang bertujuan membentuk generasi muda yang mandiri, disiplin, berkarakter mulia sesuai Pancasila  serta memiliki  jiwa kepemimpinan, kerjasama tim  dan jiwa sosial, telah disiapkan bumbung kemanusiaan. Tujuannya untuk bakti sosial siswa kepada masyarakat sekitar yang membutuhkan.

“Dana yang terkumpul termasuk tambahan  mie instan masing –  masing siswa 2 bungkus  diserahkan kepada fakir miskin dan warga jompo yang ada disekitar  sekolah. Ini untuk melatih kepekaan dan tanggung jawab sosial siswa,” ujar Kepala SDN 2 Bringin Siti Mintarsih, S.Pd.SD.

blank
Api unggun menjadi acara yang paking ditunggu siswa. Foto: Dok

PERSAMI di SDN 2 Bringin yang berlangsung di halaman sekolah ini diikuti oleh  peserta didik mulai dari kelas 3, 4,5 dan 6  yaitu Pramuka Siaga dan Pramuka Penggalang. “Berdasarkan Permendikdasmen No 13 Tahun 2025  kegiatan Pramuka di tetapkan sebagai Ekstrakurikuler wajib bagi seluruh peserta didik dari SD sampai SMA/ SMK, MA dan sederajat. Sekolah wajib menyelenggarakan kegiatan Kepramukaan / Kepanduan  dan siswa wajib mengikutinya,” terang Siti Mintarsih.

Ia juga menjelaskan, Pramuka bukan hanya sebagai esktrakurikuler  namun menjadi bagian penting dari pendidikan  karakter yang tidak bisa di dapat full dari pelajaran di  kelas.  “Disamping itu, pramuka sebagai jalur paling praktis untuk mencetak generasi yang berkarakter , disiplin, dan berjiwa kebangsaan,” tambahnya.

blank
Kepala SDN 2 Bringin Siti Mintarsih, S.Pd.SD. saat memberikan sambutan dalam P;ersami. Foto: Dok

Oleh sebab itu dalam kegiatan Persami ini diharap peserta didik di  SD Negeri 2 Bringin muncul kesadaran untuk mengaplikasikan nilai – nilai yang terkandung dalam Dasa Dharma dalam kehidupan sehari – hari,

Sementara saat memberikan sambutan pada kegiatan Api Unggun Siti Mintarsih S.Pd., SD menegaskan, api unggun tidak sekedar menyaalakan apai, tetapi merupakan sebuah simbol penerangan yang akan memberikan banyak cahaya di tengah kegelapan. “Kegiatan  api unggun merupakan salah satu sarana untuk mempererat rasa persaudaraan, memupuk jiwa gotong royong dan memberikan suasana nyaman dan gembira saat berkemah,”pungkasnya.

Hadepe – Siti Suliyah, S.Pd.I ( GPAI-BP).