Gibran Rakabuming Raka. (foto: ant)

SOLO (SUARABARU.ID) – Maraknya prostitusi online di media sosial membuat resah masyarakat Kota Solo, Pemerintah Kota (Pemkot) Solo bersama Polresta Solo segera akan menertibkan segala bentuk prostitusi.

Hal tersebut menindaklanjuti informasi dari masyarakat setelah razia gabungan penyakit masyarakat

Wali Kota Solo, Gribran Rakabuming Raka mengatakan akan menindaklanjuti aduan tersebut terkait beberapa komentar di media sosial menginformasikan prostitusi online.

Selain itu pihak Polresta Solo sudah menerjunkan tim siber untuk menyelidiki praktek prostitusi online yang makin marak.

“Penyelidikan sudah kami lakukan untuk menindaklanjuti aduan yang dimaksud. Segera kami rilis perkembangannya. Kami dan Wali Kota Solo dalam satu frekuensi dan cara berpikir sama mewujudkan Solo Bebas Pekat,”papar Kapolresta.

Ia menambahkan Solo Bebas Pekat berdampak pada keamanan dan ketertiban masyarakat sebagai pijakan kuat dalam pembangunan Kota Solo.

Sebelumnya, Jajaran Polresta Solo dan Pemkot Solo menggelar dua razia berskala besar yakni razia knalpot brong dan razia penyakit masyarakat (pekat) pada Sabtu (27/2/2021) malam.

Hasilnya 30 pengguna knalpot brong ditilang dan 36 pekerja seks komersial (PSK) diamankan patroli gabungan.

SP