blank
Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama berbicara dengan seorang tokoh agama di salah satu gereja di Gombong, Kamis 17/12 lalu. (Foto:SB/Ist)

KEBUMEN (SUARABARU.ID) – Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama menegaskan, guna mencegah penularan Covid-19 maka perayaan Natal 2020 dan malam tahun baru 2021 tidak oleh ada kerumunan.

“Kami sudah lakukan komunikasi ke beberapa gereja. Pada intinya pihak gereja  juga memahami saat ini angka positif Covidi-19 di Kebumen tinggi sehingga mereka telah mengantisipasi ,”tandas Kapolres kepada wartawan di RM Momong Resto Jumat (18/12) sore.

Menurut Kapolres, untuk malam tahun baru telah dilakukan upaya preventif sesuai edaran Gubernur Jateng tidak diperbolehkan kumpul-kumpul. Mengenai kebiasaan menyambut malam tahun baru di Alun-alun Kebumen dan sejumlah objek wisata ada pesta ,Kapolres menyatakan, pihaknya akan melakukan upaya persuasif dan imbauan melalui tokoh masyarakat dan tokoh agama.

blank
Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama didampingi Wakapolres Kompol Saprodin berbicara dengan wartawan di RM Momong Resto, Jumat 18/12.(Foto:SB/Komper Wardopo)

Apalagi sebelum perayaan malam tahun baru Pemerintah Pusat dan Gubernur Jateng telah melarang  masyarakat agar tidak kumpul-kumpul serta menghindari kerumunan. Pihaknya meminta  masyarakat mematuhi protokol kesehatan, demi keselamatan bersama dan mencegah terjadinya kluster penyebaran Covid-19.

Kapolres pun telah berusaha melakukan pendekatan melalui Forkompinda maupun langsung kepada para tokoh masyarakat dan tokoh agama. Berhubung saat ini angka positif terkonfirmasi corona masih tinggi, kegiatan perayaan dan kumpul-kumpu pada malam tahun baru ditiadakan atau dilarang. Warga diminta merayakan tahun baru cukup di rumah masing-masing.

“Kalau sampai ada kerumunan dan kumpul-kumpul, terpaksa kami bubarkan. Sementara tidak boleh ada kumpul-kumpul atau kerumunan. Semata-mata  demi kebaikan bersama untuk menekan penyebaran Covid-19. Ini memang keprihatianan bersama pada kondisi pandemi maka semua dibatasi,”tandas Kapolres.

Sambangi Gereja

Sebelumnya, mendekati Perayaan Natal, Kapolres Kebumen telah menyambangi Gereja di Gombong pada  Kamis (17/12). Pada kesempatan sambang itu, Kapolres Kebumen sekaligus berkenalan sebagai pejabat Kapolres Kebumen yang baru.

Ada beberapa pesan yang dilontarkan AKBP Piter kepada pengurus gereja, diantaranya pihak gereja diharapkan untuk ikut menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif, terlebih dalam waktu dekat akan ada perayaan Natal dan tahun baru.

Untuk mendukung lancarnya perayaan tahunan, Polres Kebumen menggelar Operasi Lilin Candi 2020. Operasi Lilin Candi akan mulai digelar secara serentak dari tingkat Mabes Polri itu mengedepankan protokol kesehatan pada Senin (21/12).”Mari bersama-sama memutus mata rantai penyebaran virus corona,”ujar AKBP Piter.

Untuk Pelaksanaan Natal pada tahun ini, perayaannya telah oleh Gubernur Jawa Tengah, melalui surat edaran.Jika hal buruk terjadi, wabah semakin meningkat dan tidak terkendali, maka pelaksanaan ibadah Natal akan digelar secara daring.

Hal ini sesuai kesepakatan dari hasil diskusi antara Kapolres dengan pihak gereja.”Kami lihat sudah tepat, ada Plan A, Plan B dan Plan C. Jika wabah semakin menjadi, di Plan C, maka ibadah Natal akan dilakukan secara daring,”terang AKBP Piter.

Dengan kata lain, perayaan Natal tahun ini harus mengedepankan protokol kesehatan. Hal ini penting dilakukan karena grafik angka positif Covid 19 Kebumen terus meningkat. Dalam pelaksanaan sambang  gereja, Kapolres Kebumen didampingi pejabat utama Polres dan Polsek Gombong.

Tempat ibadah yang disambangi Kapolres Kebumen yakni Gereja Kristen Jawa Gombong, Gereja Katolik Santo Mikael Gombong, Gereja Kristen Indonesia Gombong, dan Gereja Kristen Jawa Karangglonggong, Kecamatan Klirong, yang merupakan gereja tertua di Kebumen.

Komper Wardopo