blank
Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang BS Akmil Desi Totok Imam Santoso menyerahkan cinderamata kepada Wali Kota Sigit Widyonindito, (Bag Prokompim, Pemkot Magelang)

MAGELANG (SUARABARU.ID – Metode belajar online/daring dari rumah yang dilaksanakan sejak pandemic Covid-19 memiliki tantangan yang berbeda dengan pembelajaran tatap muka. Baik guru maupun orangtua perlu melakukan adaptasi.

Hal itu disampaikan Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito pada kegiatan webinar dalam rangkaian HUT Ke-75 Persit Kartika Chandra Kirana di Gedung Lily Rochli Akademi Militer (Akmil) Magelang, kemarin.

Menurutnya,  adaptasi itu penting karena pembelajaran jarak jauh memiliki tantangan tersendiri, termasuk memahami pelajaran sekolah, kendala teknis, serta kondisi mental orangtua dan anak.

‘’Bagi orangtua yang harus membagi waktu antara mengurus rumah dan tanggung jawab pada pekerjaan, ditambah tanggung jawab sebagai perpanjangan tangan guru yang memastikan anak-anak dapat mengikuti pelajaran, barangkali akan kuwalahan dengan situasi ini. Karena itu penting bagi orangtua untuk segera beradaptasi,’’ katanya.

Namun yang paling penting, lanjutnya,  adalah memiliki bekal “know how“. Yakni how to manage time, bagaimana mengelola waktu. How to manage emotion, bagaimana mengelola emosi dan how to communicate, bagaimana berkomunikasi efektif dengan anak dan guru agar pembelajaran online berjalan optimal.

Sigit menyambut gembira webinar yang diinisiasi oleh Persit Kartika Chandra Kirana Cabang BS Akmil, yang ditujukan bagi anggota persit dan umum. Forum ini dinilai sangat baik bagi orangtua sebagai bekal untuk menjalankan “tugas tambahan” menjadi guru bagi anak-anak.

Sigit menerangkan, selagi pemerintah dan garda terdepan penanggulangan pandemi Covid-19 berikhtiar, dirinya meminta orangtua untuk turut berjuang mencerdaskan kehidupan bangsa dari rumah.

‘’Seperti sebuah kutipan ‘Setiap Tempat Adalah Sekolah, Setiap Orang tua Adalah Guru, Setiap Buku Adalah Ilmu’, mari kita petik hikmah dari ujian ini, dan kita gunakan cara pandang yang positif, sehingga dalam periode ini orangtua dapat memunculkan hal terbaik dari diri mereka. Anak-anak mendapatkan manfaat meskipun sekolah dari rumah,’’ ujarnya.

Kegiatan itu diikuti Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang BS Akmil Desi Totok Imam Santoso, Kepala Sekolah SMA Taruna Nusantara Mayjen (Purn) Tono Suratman, Komisioner KPAI Putu Devina dan Direktur RSJ Magelang dr Eniati.

Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang BS Akmil Desi Totok Imam Santoso, mengemukakan, kegiatan webinar ini penting guna menyikapi pandemi yang mengharuskan sekolah diadakan secara jarak jauh.

Menurutnya, orang tua berperan penting dalam pembelajaran. Tak dipungkiri, kondisi ini menimbulkan beberapa perubahan, beban orang tua makin bertambah, penyesuaian waktu dan sebagainya.

‘’Kita tidak tahu kapan pandemi ini berakhir, yang kita tahu bahwa anak-anak kita tetap harus belajar dan berkembang dengan baik, beradaptasi dengan kondisi yang terjadi. Berkembang tidak hanya dengan nilai di sekolah, tapi juga dengan memberi contoh karakter yang baik kepada anak-anak kita,’’ ungkap Desi.

Penulis : prokompim/kotamgl

Editor   : Doddy Ardjono