BANDA ACEH (SUARABARU.ID)– Kepolisian RI Daerah (Polda) Aceh menyatakan pihaknya memeriksa sejumlah saksi kasus ledakan granat di rumah Kepala Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pemerintah Aceh oleh orang tidak dikenal.
“Kasus ini masih dalam proses penyelidikan. Tim Polda Aceh telah memeriksa saksi termasuk saksi korban,” kata Kepala Bidang Humas Polda Aceh Kombes Ery Apriyono, di Banda Aceh, Rabu.
Sebelumnya, rumah Sayid Azhari yang kini menjabat Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa/Unit Layanan Pengadaan Pemerintah Aceh dilempar granat pada Jumat (23/3) pukul 19.15 WIB.
Akibat pelemparan bahan peledak tersebut, rumah yang berlokasi di Gampong Meunasah Baet, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar itu, jendela kaca kamar tidur dan ruang tamunya pecah.
Kombes Ery Apriyono menyebutkan Tim Polda Aceh sudah melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan sejumlah barang bukti serta memasang garis polisi.
“Barang bukti yang diamankan di antaranya serpihan granat manggis yang sudah meledak, dua pen granat, sebuah granat nenas yang masih aktif,” kata Kombes Ery Apriyono.
Selain itu, Tim Polda Aceh juga mengamankan rekaman kamera pemantau yang ada di sekitar lokasi rumah yang digranat tersebut. Rekaman akan menjadi bahan penyelidikan kepolisian.
“Tim Polda Aceh sudah bekerja maksimal menyelidiki kasus ledakan granat rumah Kepala ULP tersebut,” kata Kombes Ery Apriyono.
Ant/Muha
742069 395802It is truly an excellent and useful piece of information. Im happy that you just shared this useful information with us. Please stay us informed like this. Thank you for sharing. 193927
617811 868215This is a exceptional weblog, would you be involved in doing an interview about just how you developed it? If so e-mail me! 298068