<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Tim Nasional Indonesia Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/tim-nasional-indonesia/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Wed, 14 Jan 2026 04:27:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Tim Nasional Indonesia Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ilmuwan Olahraga Kelas Olimpiade, Dampingi John Herdman Tangani Timnas Indonesia</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/01/14/ilmuwan-olahraga-kelas-olimpiade-dampingi-john-herdman-tangani-timnas-indonesia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Jan 2026 04:27:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Sepakbola]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Asisten Pelatih Fisik]]></category>
		<category><![CDATA[Cesar Meylan]]></category>
		<category><![CDATA[John Herdman]]></category>
		<category><![CDATA[Pelatih Kepala]]></category>
		<category><![CDATA[Pelatihan Fisik]]></category>
		<category><![CDATA[Sport Performance]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Tim Nasional Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=539318</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Sosok elite di bidang pelatihan fisik dan sport performance, Cesar Meylan PhD CPSS CSCS, resmi memperkuat fondasi performa Tim Nasional Indonesia, sebagai Asisten Pelatih Fisik, mendampingi Pelatih Kepala, John Herdman. Kehadiran Cesar Meylan sebagai pelatih performa fisik, menandai era baru pembinaan fisik kelas dunia, bagi skuad Garuda. Dia berperan krusial di balik kesuksesan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/01/14/ilmuwan-olahraga-kelas-olimpiade-dampingi-john-herdman-tangani-timnas-indonesia">Ilmuwan Olahraga Kelas Olimpiade, Dampingi John Herdman Tangani Timnas Indonesia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Sosok elite di bidang pelatihan fisik dan sport performance, Cesar Meylan PhD CPSS CSCS, resmi memperkuat fondasi performa Tim Nasional Indonesia, sebagai Asisten Pelatih Fisik, mendampingi Pelatih Kepala, John Herdman.</p>
<p>Kehadiran Cesar Meylan sebagai pelatih performa fisik, menandai era baru pembinaan fisik kelas dunia, bagi skuad Garuda. Dia berperan krusial di balik kesuksesan tim-tim elite, termasuk Tim Nasional Kanada dan Toronto FC, dengan pendekatan berbasis sains modern, data, dan integrasi medis.</p>
<p>Dengan status ilmuwan olahraga dan pelatih Strength &amp; Conditioning berkelas Olimpiade, seperti dikutip dari laman resmi PSSI, Meylan menyandang gelar Doktor (PhD), di bidang Strength &amp; Conditioning dari AUT University, Selandia Baru.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/01/14/datangkan-pelatih-baru-erick-thohir-apresiasi-dukungan-pecinta-sepak-bola-nasional">Datangkan Pelatih Baru, Erick Thohir Apresiasi Dukungan Pecinta Sepak Bola Nasional</a></strong></p>
<p>Keahliannya itu meliputi, pengelolaan beban latihan, pencegahan cedera, pemulihan, serta optimalisasi performa atlet, agar mampu tampil konsisten di level kompetisi tertinggi.</p>
<p>Reputasinya sendiri telah diakui secara global, termasuk saat dia dinobatkan sebagai Sport Scientist of the Year 2021, sebuah penghargaan bergengsi bagi tokoh yang memberi dampak signifikan dalam pengembangan performa atlet elite.</p>
<p>Sebelum bergabung dengan Timnas Indonesia, Cesar Meylan menjabat sebagai Director of Performance Toronto FC, serta memegang peran strategis di Canada Soccer sebagai Director, Health &amp; Athletic Performance dan Head of Athletic Performance.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/01/14/kesigapan-kabid-humas-polda-jateng-kombes-pol-artanto-selamatkan-mobil-mogok-di-perlintasan-ka">Kesigapan Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto Selamatkan Mobil Mogok di Perlintasan KA</a></strong></p>
<p>Pengalamannya mencakup pengelolaan performa atlet, dari level liga profesional hingga panggung terbesar dunia, seperti Olimpiade dan Piala Dunia FIFA.</p>
<p>Kolaborasi erat Meylan dan Herdman, telah menghasilkan prestasi bersejarah, termasuk medali emas Olimpiade Tokyo 2021 bersama Tim Nasional Wanita Kanada, dua medali perunggu Olimpiade sebelumnya, serta membawa Tim Nasional Pria Kanada lolos ke Piala Dunia FIFA 2022, setelah penantian panjang selama puluhan tahun.</p>
<p>Dalam filosofi kepelatihan Herdman, Meylan berperan penting menyelaraskan identitas taktik dengan kesiapan fisik pemain, memastikan setiap strategi dapat dieksekusi secara maksimal di lapangan. Dia dikenal mampu membangun lingkungan high performance, yang menekankan disiplin, inklusivitas, dan peningkatan berkelanjutan.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/01/14/genangan-banjir-di-pantura-kudus-surut-kondisi-jalan-jadi-rusak-parah">Genangan Banjir di Pantura Kudus Surut, Kondisi Jalan Jadi Rusak Parah</a></strong></p>
<p>Dengan bergabungnya Cesar Meylan sebagai pelatih performa fisik Timnas Indonesia, PSSI menegaskan keseriusannya membangun Tim Nasional yang lebih kuat secara fisik, tahan menghadapi intensitas tinggi, dan siap bersaing di level internasional.</p>
<p><strong>Karier</strong>:<br />
<strong>&#8211;</strong> Tim Nasional Sepak Bola Putri Selandia Baru (2010-2011)<br />
<strong>&#8211;</strong> Tim Nasional Sepak Bola Putri Kanada-Kepala Performa Fisik (2011-2018)<br />
<strong>&#8211;</strong> Tim Nasional Sepak Bola Putra Kanada (2018-2023)<br />
<strong>&#8211;</strong> Toronto FC-Direktur Performa (2023–2025)<br />
<strong>&#8211;</strong> Profesor Adjunct di University of British Columbia</p>
<p><strong>Penghargaan Individu</strong><br />
<strong>&#8211;</strong> Ilmuwan Olahraga Terbaik Kanada (Canada Sport Scientist of the Year) 2021</p>
<p><strong>Prestasi Tim</strong><br />
<strong>&#8211;</strong> Medali Emas Olimpiade Rio 2016 (Tim Putri)<br />
<strong>&#8211;</strong> Medali Emas Olimpiade Tokyo 2020<br />
<strong>&#8211;</strong> 3 kali tampil di Piala Dunia FIFA Putri<br />
<strong>&#8211;</strong> Juara Kualifikasi Piala Dunia Tim Nasional Putra Kanada 2022</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/01/14/ilmuwan-olahraga-kelas-olimpiade-dampingi-john-herdman-tangani-timnas-indonesia">Ilmuwan Olahraga Kelas Olimpiade, Dampingi John Herdman Tangani Timnas Indonesia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>John Herdman: Pendekatan Baru, Harapan Baru?</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/01/10/john-herdman-pendekatan-baru-harapan-baru</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Jan 2026 10:00:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Babak Kualifikasi]]></category>
		<category><![CDATA[John Herdman]]></category>
		<category><![CDATA[Normatif]]></category>
		<category><![CDATA[Patrick Kluivert]]></category>
		<category><![CDATA[Pra-Piala Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[PSSI]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Tim Merah-Putih]]></category>
		<category><![CDATA[Tim Nasional Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=538521</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // pastilah berjuta harapan/ : kemajuan-kemajuan/ bahkan lompatan/ ketika datang orang baru/ : dengan pendekatan berbeda/ dengan hasil yang tak sama&#8230;// (Sajak “John Herdman”, 2025) SEJUMLAH kolega sempat bertanya, apa komentar saya tentang John Herdman, pelatih baru tim nasional Indonesia pengganti Patrick Kluivert &#8212; yang sebelumnya gagal memoles Tim Merah-Putih lolos [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/01/10/john-herdman-pendekatan-baru-harapan-baru">John Herdman: Pendekatan Baru, Harapan Baru?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-full wp-image-538527 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/01/logo-bola-bola.jpg" alt="" width="393" height="91" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/01/logo-bola-bola.jpg 393w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/01/logo-bola-bola-150x35.jpg 150w" sizes="(max-width: 393px) 100vw, 393px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// pastilah berjuta harapan/ : kemajuan-kemajuan/ bahkan lompatan/ ketika datang orang baru/ : dengan pendekatan berbeda/ dengan hasil yang tak sama&#8230;//</em><br />
<strong>(Sajak “John Herdman”, 2025)</strong></p>
<p><strong>SEJUMLAH</strong> kolega sempat bertanya, apa komentar saya tentang John Herdman, pelatih baru tim nasional Indonesia pengganti Patrick Kluivert &#8212; yang sebelumnya gagal memoles Tim Merah-Putih lolos dari kualifikasi Pra-Piala Dunia 2026?</p>
<p>Jawaban saya lebih ke kalimat normatif, “Pelatih baru, pendekatan baru, tentu harapan baru”.</p>
<p>Ya, berbeda dari ketika Kluivert menggantikan Shin Tae-yong yang dipecat oleh PSSI, penetapan nama John Herdman sejak 3 Januari lalu lebih menerbitkan harapan.</p>
<p>Saat Kluivert dipilih menggantikan <em>coach</em> Shin, muncul suara-suara pesimistis. Bukankah realitasnya STY telah memberi banyak perubahan kultural yang menyentuh tiga aspek penting sepak bola kita: etos permainan, pola hidup, dan disiplin?</p>
<p>Disadari atau tidak disadari, diakui atau tidak diakui, tiga aspek itu menjadi titik kurang dalam budaya sepak bola kita. Dan, STY mampu menciptakan kondisi “perubahan” itu sebagai atmosfer yang betul-betul kita rasakan mewarnai selama dia menukangi timnas dari 2020 hingga 2024. Hingga kini, pemecatan pelatih asal Korea Selatan itu masih menjadi kontroversi yang belum tuntas terjawab.</p>
<p>Patrick Kluivert mewariskan tim yang juga merupakan kerangka konstruksi STY, yakni kombinasi para pemain diaspora dengan sejumlah pemain produk Liga Super Indonesia. Dengan “warna kental Belanda”, itu adalah pilihan &#8212; entah dinilai sebagai langkah pragmatis atau realitas diaspora &#8211;, yang telah dilakukan sejak era Shin Tae-yong.</p>
<p>Lalu dengan John Herdman yang pasti membawa pendekatan dan filosofi kepelatihan yang berbeda, adakah harapan baru yang diusung?</p>
<p><strong>Pendekatan Taktik</strong><br />
Herdman adalah pelatih Kanada berpaspor Inggris dengan rekam jejak yang memberi harapan dan logis untuk dipilih. Sebelum menerima tawaran membesut Garuda, dia juga ditawari oleh Honduras untuk mengarsiteki timnas Amerika Tengah tersebut. Dia memutuskan ke Indonesia, karena tertarik dengan kontrak jangka panjang hingga ke proyek Piala Dunia 2030.</p>
<p>“Ini adalah soal menemukan proyek yang tepat, ada sebuah gairah dan intensitas dari fans yang bisa Anda rasakan,” kata Herdman, dikutip <em>Canadian Press</em> dari <em>Toronto Star</em> (<em>cnnindonesia.com</em>, 3 Januari 2026).</p>
<p>Rekam jejak John Herdman cukup mentereng. Dia menjadi satu-satunya pelatih yang pernah membawa tim putra-putri sebuah negara lolos ke Piala Dunia. Prestasi itu diharapkan bisa tertular pada timnas Indonesia senior dan U-23.</p>
<p>Timnas putri Kanada tampil di Piala Dunia 2007 dan 2011. Sejarah besar dicatat dengan secara beruntun meraih dua medali perunggu Olimpiade 2012 dan 2016.</p>
<p>Sedangkan timnas putra Kanada dia bawa ke Piala Dunia Qatar 2022. Sebuah momen bersejarah setelah 36 tahun tak pernah lolos, yang juga melesatkan peringkat FIFA Kanada dari posisi 77 ke 33 dunia.</p>
<p>Sejak usia muda, dia memilih jalur sebagai pelatih ketimbang menekuni karier sebagai pemain. Pada usia 28, dia hijrah ke Selandia Baru untuk menangani tim kelompok umur, yang menjadi pintu untuk memulai karier lebih serius. Dia mengarsiteki tim putri Selandia Baru pada 2006-2011. Sebelum memutuskan menangani Indonesia, dia melatih Toronto FC pada 2003-2024.</p>
<p>Pendekatan pelatih kelahiran 19 Juli 1975 itu menonjol ke taktik, manajemen pemain, dan pengembangan mental bertanding. Dia pernah dipuji sebagai tokoh di balik “Keajaiban Kanada”, mendapat apresiasi secara internasional, karena mampu membentuk kembali budaya timnas Kanada, meningkatkan profil sepak bola negeri itu secara global sebagai salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026 di samping Amerika Serikat dan Meksiko.</p>
<p><strong>Milla dan STY</strong><br />
Dalam amatan saya, di antara para pelatih asing yang berkiprah di Indonesia, terdapat sejumlah nama dengan warisan yang boleh saja disebut sebagai “real legacy”, juga sejumlah nama dengan jejak sejarah yang dirasakan secara abstrak.</p>
<p>Dari aspek sejarah, kita tak mungkin melupakan nama Tony Pogacnik, pelatih asal Yugoslavia yang membawa Ramang dkk menahan Uni Soviet 0-0 di Olimpiade Melbourne 1956. Juga Anatoly F Polosin, taktikus asal Rusia, yang dengan pendekatan fisik spartan membawa Ferril Raymond Hattu dkk meraih medali emas sepak bola di SEA Games 1991. Sedangkan dari sisi permainan, Luis Milla Aspas (2017-2018) dan Shin Tae-yong (2020-2024) memberi performa yang berbeda dibandingkan dengan para pelatih lainnya. Walaupun tidak memberi trofi, namun banyak catatan mengesankan dari sejumlah penampilan yang tidak terlupakan.</p>
<p>Jadi apakah yang diharapkan dari John Herdman?</p>
<p>Kontrak jangka panjang bisa diartikan bahwa PSSI memberi cukup kesempatan kepada pelatih baru itu untuk bekerja secara komprehensif, walaupun parameter hasil tetap harus dievaluasi dari waktu ke waktu, yang puncaknya nanti sejauh mana kemajuan timnas, termasuk tim U23 menuju 2030.</p>
<p>Taktik, manajemen pemain, dan pembinaan mental bertanding sebagai fokus kompetensi John Herdman juga akan dilihat: apakah dia mampu meningkatkan apa yang selama ini menjadi titik lemah timnas.</p>
<p>Tahun ini, Herdman telah dinanti agenda padat. Timnas senior akan tampil di FIFA Series di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada FIFA Match Day, 23-31 Maret 2026 sebagai kompetisi baru dari FIFA. Selain itu ada agenda FIFA Match Day berupa beberapa laga uji coba pada Juni, September, Oktober, dan November.</p>
<p>Sementara itu, Piala AFF 2026 punya jadwal baru di tengah tahun, bukan pada akhir tahun lagi, yakni mulai 25 Juli 2026. Sejak turnamen terbesar Aaia Tenggara itu digelar pada 1996, Indonesia belum pernah memenangi trofi.</p>
<p>Untuk FIFA Series, belum diketahui siapa saja calon lawan Indonesia. Bukan tidak mungkin ada sejumlah lawan berat dengan peringkat FIFA lebih tinggi, yang bisa menjadi peluang bagi Garuda untuk menaikkan posisi dari ranking 122 sekarang.</p>
<p>Tahun ini juga ada Asian Games 2026. Indonesia akan menurunkan timnas U23. Ini bisa menjadi ajang untuk memaksimalkan potensi pemain-pemain muda.</p>
<p>Maka akan kita lihat nanti, sejauh mana langkah-langkah yang dirancang Herdman di dalam kiprah kepelatihannya di Indonesia. Dan, itu akan terlihat dari kemajuan taktik, manajemen pemain, dan mental bertandingnya.</p>
<p>Yang tak boleh dilupakan, tidak berlebihan apabila nanti orang masih saja membandingkan dengan mengingat Shin Tae-yong yang sejauh ini harus diakui sebagai “pelatih kesayangan fans”.</p>
<p>Tentu fans akan melupakan pelatih-pelatih sebelumnya, bila John Herdman bisa memberikan yang lebih baik, lebih impresif, lebih menjanjikan&#8230;</p>
<p><strong>&#8212;</strong> <strong>Amir Machmud NS</strong>, <em>wartawan <a href="http://Suarabaru.Id">Suarabaru.Id</a></em><strong> &#8212;</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/01/10/john-herdman-pendekatan-baru-harapan-baru">John Herdman: Pendekatan Baru, Harapan Baru?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ada Perubahan Apakah Timnas di Bawah Patrick Kluivert?</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/09/13/ada-perubahan-apakah-timnas-di-bawah-patrick-kluivert</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Sep 2025 10:00:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Babak Kualifikasi]]></category>
		<category><![CDATA[FIFA Matchday]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Dunia 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Stadion Gelora Bung Tomo]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Tim Nasional Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=495814</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // hari penghakiman/ akan tiba saatnya/ itukah laga melawan Arab Saudi dan Irak?/ lolos langsung ke Piala Dunia/ atau harus lewat babak kelima/ akan tercetak sejarah/ atau sepak bola kita kembali ke habitat&#8230;// (Sajak “Perjalanan Timnas”, 2025) LAGA FIFA matchday melawan Taiwan dan Lebanon di Gelora Bung Tomo Surabaya beberapa hari [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/09/13/ada-perubahan-apakah-timnas-di-bawah-patrick-kluivert">Ada Perubahan Apakah Timnas di Bawah Patrick Kluivert?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="font-size: 12pt;"><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-495816 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/09/BOLA-BOLA-LOGO-1-400x107.jpg" alt="" width="400" height="107" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/09/BOLA-BOLA-LOGO-1-400x107.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/09/BOLA-BOLA-LOGO-1-150x40.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/09/BOLA-BOLA-LOGO-1.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" />Oleh: Amir Machmud NS</span></strong></p>
<p><em>// hari penghakiman/ akan tiba saatnya/ itukah laga melawan Arab Saudi dan Irak?/ lolos langsung ke Piala Dunia/ atau harus lewat babak kelima/ akan tercetak sejarah/ atau sepak bola kita kembali ke habitat&#8230;//</em><br />
<strong>(Sajak “Perjalanan Timnas”, 2025)</strong></p>
<p><strong>LAGA</strong> FIFA <em>matchday</em> melawan Taiwan dan Lebanon di Gelora Bung Tomo Surabaya beberapa hari lalu, menjadi gambaran kira-kira seperti apa penampilan tim nasional Indonesia menghadapi babak keempat kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Irak dan Arab Saudi, bulan depan.</p>
<p>Pelatih Patrick Kluivert tak punya simulasi laga lagi, selain menganalisis plus-minus performa Jay Idzes dkk dari dua pertandingan tersebut, yang berakhir dengan kemenangan 6-0 dan 0-0. Ada dua hal yang secara menonjol tersajikan, yakni produktivitas di partai pertama, dan ketidakmampuan mencetak gol di partai kedua.</p>
<p>Dan, yang paling patut menjadi analog adalah partai kedua, karena sebagai sesama tim Timur Tengah, Lebanon punya gaya dan karakter yang mirip dengan dua calon lawan di babak keempat kualifikasi Piala Dunia.</p>
<p><strong>Sentuhan Kluivert</strong><br />
Kalau kita cermati, Patrick Kluivert benar-benar memperlihatkan sentuhannya di dua laga FIFA <em>matchday</em> itu. Di empat laga sebelumnya, mantan striker legendaris Ajax dan Barcelona itu belum banyak mengubah taktik warisan Shin Tae-yong. Timnas kalah 1-5 dari Australia ketika Kluivert mengawali tugas dan mencoba menerapkan filosofi permainannya. Ketika melawan Bahrain, China, dan Jepang dalam lanjutan babak kualifikasi, dia tetap menghadirkan skema 3-4-3.</p>
<p>Baru dalam FFA <em>matchday</em> beberapa waktu lalu, dia menerapokan skema 4-4-2. Bahkan merombak pemain. Apalagi hadir dua pemain naturalisasi baru yang menjanjikan, Mauro Zilstra dan Miliano Jonathans. Kluivert mereposisi sejumlah pemain dengan peran baru.</p>
<p>Kita simak Calvin Verdonk, yang kini dimainkan sebagai gelandang. Biasanya, pemain Lille ini menjadi <em>fullback</em> atau bek sayap dan bek tengah. Kini dia dikolaborasikan dengan Joey Pelupessy. Verdonk &#8212; dengan <em>skill</em>, visi, kekuatan, kecepatan, dan umpan akurat &#8211;. dipoles menjadi <em>inverted fullback</em> untuk memperkuat ini tengah. Karakter bermain yang dipopulerkan oleh Pep Guardiola di Barcelona itu, tampak diperankan oleh Verdonk tanpa canggung.</p>
<p>Perubahan lain, Nathan Tjoe-A-On diperankan sebagai <em>ball winner</em> yang hadir di berbagai sisi permainan, ada di mana-mana. Dia bertugas mencegat bola, mengintersep, dan mengontrol permainan ketika bola mendekat ke wilayah pertahanan Merah-Putih.</p>
<p>Kembalinya Nathan dengan peran baru, memberi harapan di kualifikasi nanti. Kini Kluivert masih harus memoles lini depan, yang buntu saat berhadapan dengan Lebanon. Kini harapan baru dihadirkan lewat kecepatan Emilio Jonathan, setelah Ole Romeny harus beristirahat karena cedera.</p>
<p>Hasil 0-0 melawan Lebanon padahal timnas memegang kendali permainan, perlu segera ditemukan solusinya. Kemenangan 6-0 dalam laga pertama tidak bisa dijadikan ukuran untuk proyeksi menghadapi Irak dan Arab Saudi, karena bagaimanapun Indonesia memang lebih baik dari Taiwan.</p>
<p><strong>Peran “Prof Haye”</strong><br />
Dari laga melawan Taiwan dan Lebanon, terlihat jelas konsistensi performa Jordi Amat, Nathan Tjoe-A-On, dan Shayne Pattynama. Ini tentu berkat menit bermain di klub yang cukup. Pada bagian lain, kita melihat penurunan performa dua pemain yang sebenarnya diharapkan menjadi kunci: Thom Haye dan Marselino Ferdinan.</p>
<p>Agaknya, Kluivert bisa mencoba Ricky Kambuaya untuk memainkan peran Marselino. Pemain Dewa United ini memberi harapan untuk mengisi gelandang yang bisa beroperasi ke sayap yang selama ini diperankan oleh Marselino. Di Oxford United, Marselino tidak cukup mendapat menit bermain, bahkan kini dipinjamkan ke klub Slovakia, AS Trencin. Kondisi ini sangat memengaruhi performanya di timnas.</p>
<p>Thom Haye, “Sang Profesor” yang selama ini menjadi andalan sebagai pengatur permainan, seperti kehilangan sentuhan dalam laga melawan Taiwan dan Lebanon. Boleh jadi karena selama beberapa bulan dia tidak bermain karena baru saja mendapatan klub. Belum ada sosok pengganti dengan kemampuan yang setara. Kita berharap, menit bermain di Persib bisa membantu untuk memulihkan ketajaman intuisi pengaturan serangan dan reaksinya.</p>
<p>Untuk sektor belakang, yang akan menentukan siapa pilihan Kluivert kiranya hanya faktor kebugaran. Di jantung pertahanan, dia bisa fleksibel memilih: Jordi Amat-Rizky Ridho, Jay Idzes-Jordi Amat, Jay Idzes-Rizky Ridho, atau Jay Idzes-Justin Hubner.</p>
<p>Di bawah mistar, ada dua benteng yang sama-sama tangguhnya: Emil Audero Mulyadi, atau Martin Paes. Keputusan siapa yang akan diturunkan tinggal menimbang siapa yang lebih bugar.</p>
<p><strong>Kehilangan Tempat</strong><br />
Konsekuensi persaingan menyebabkan banyak pemain produk lokal yang kehilangan tempat di timnas. Selain karena arus deras pemain diaspora, juga masalah menit bermain, persaingan kualitas, dan kebutuhan taktis pelatih.</p>
<p>Nama-nama yang pada era STY menjadi langganan timnas, sekarang benar-benar tidak pernah mendapatkan panggilan. Dari Asnawi Mangkualam (Port FC), yang notabene eks kapten sebelum Jay Idzes, lalu Pratama Arhan (Bangkok United), Witan Sulaiman (Persija), Ernando Ari (Persebaya), juga Elkan Baggot (Ipwich Town), dan Saddil Ramdani (Persib).</p>
<p>Apakah masih ada peluang bagi mereka untuk kembali?</p>
<p>Nyatanya, Marc Klok (Persib) yang tak pernah lagi dipanggil di era STY, membuktikan tampil bagus saat memperkuat timnas di FIFA <em>matchday</em>. Dia menjadi salah satu alternatif yang bisa memperkuat kedalaman skuad Kluivert di sektor gelandang bertahan.</p>
<p>Dalam sisa waktu sekitar satu bulan, Kluvert harus menyimulasikan tim terkuat menjelang babak keempat Pra-Piala Dunia. Pertaruhan masa depannya di Indonesia, yang utama tentu dipertimbangkan dari hasil yang dibawa dari laga tersebut.</p>
<p>Baru saja timnas U23 racikan Gerard Vanenburg gagal lolos ke Piala Asia U23, padahal tahun lalu, di putarann final Indonesia bisa lolos hingga semifinal. Tentu kita berharap, dengan sejumlah penyegaran yang dilakukan, skuad Kluivert menorehkan jalan yang berbeda&#8230;</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>, <em>Wartawan <a href="http://Suarabaru.Id">Suarabaru.Id</a> dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/09/13/ada-perubahan-apakah-timnas-di-bawah-patrick-kluivert">Ada Perubahan Apakah Timnas di Bawah Patrick Kluivert?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PSSI Akhiri Kontrak Shin Tae-yong</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/01/06/pssi-akhiri-kontrak-shin-tae-yong</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Jan 2025 08:17:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Sepakbola]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Badan Tim Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Pelatih]]></category>
		<category><![CDATA[Kontrak]]></category>
		<category><![CDATA[Performa]]></category>
		<category><![CDATA[PSSI]]></category>
		<category><![CDATA[sepak bola]]></category>
		<category><![CDATA[Shin Tae-yong]]></category>
		<category><![CDATA[Tim Nasional Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=455055</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) akhirnya mengumumkan secara resmi, pengakhiran kontrak Shin Tae-yong, sebagai Kepala Pelatih Tim Nasional Indonesia Senior dan U23. Seperti dikutip dari laman resmi PSSI, Senin (6/1/2025), keputusan ini dibuat berdasarkan pertimbangan yang panjang dan matang, serta evaluasi yang dilakukan PSSI dan Badan Tim Nasional (BTN) secara menyeluruh. Beberapa poin [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/01/06/pssi-akhiri-kontrak-shin-tae-yong">PSSI Akhiri Kontrak Shin Tae-yong</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) akhirnya mengumumkan secara resmi, pengakhiran kontrak Shin Tae-yong, sebagai Kepala Pelatih Tim Nasional Indonesia Senior dan U23.</p>
<p>Seperti dikutip dari laman resmi PSSI, Senin (6/1/2025), keputusan ini dibuat berdasarkan pertimbangan yang panjang dan matang, serta evaluasi yang dilakukan PSSI dan Badan Tim Nasional (BTN) secara menyeluruh.</p>
<p>Beberapa poin yang menjadi pertimbangan atas keputusan itu yakni, performa tim dan tujuan jangka panjang yang ingin dicapai Timnas Indonesia.</p>
<p>&#8221;PSSI berterimakasih dan menghargai semua kontribusi yang telah diberikan bagi pembangunan Tim Nasional Sepakbola Indonesia. PSSI berharap yang terbaik bagi Shin Tae-yong, untuk ke depannya,&#8221; demikian bunyi pernyataan singkat dari PSSI.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/01/06/pssi-akhiri-kontrak-shin-tae-yong">PSSI Akhiri Kontrak Shin Tae-yong</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Timnas Harus Kembali &#8220;Menginjak Bumi&#8221;</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/12/23/timnas-harus-kembali-menginjak-bumi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Dec 2024 01:48:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[SUARA Anda]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Filipina]]></category>
		<category><![CDATA[Piala AFF]]></category>
		<category><![CDATA[Shin Tae-yong]]></category>
		<category><![CDATA[Solo]]></category>
		<category><![CDATA[STADION MANAHAN]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Tim Nasional Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=453353</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS &#8220;KALAU menggunakan tim senior, saya yakin kita bisa juara Piala AFF&#8230;&#8221; Pernyataan itu menjadi kesimpulan Shin Tae-yong, selepas kegagalan tim nasional Indonesia meraih tiket semifinal Piala AFF 2024. Muhammad Ferarri dkk dikalahkan Filipina 0-1 dalam laga penentuan di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (22/12) lalu. Kalimat coach Shin itu lebih beraksen justifikasi [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/12/23/timnas-harus-kembali-menginjak-bumi">Timnas Harus Kembali &#8220;Menginjak Bumi&#8221;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="font-size: 12pt;">Oleh: Amir Machmud NS</span></strong></p>
<p><img loading="lazy" class="size-full wp-image-453378 alignleft" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/12/WhatsApp-Image-2022-12-10-at-06.22.15.jpg" alt="" width="150" height="195" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/12/WhatsApp-Image-2022-12-10-at-06.22.15.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/12/WhatsApp-Image-2022-12-10-at-06.22.15-115x150.jpg 115w" sizes="(max-width: 150px) 100vw, 150px" />&#8220;<strong>KALAU</strong> menggunakan tim senior, saya yakin kita bisa juara Piala AFF&#8230;&#8221;</p>
<p>Pernyataan itu menjadi kesimpulan Shin Tae-yong, selepas kegagalan tim nasional Indonesia meraih tiket semifinal Piala AFF 2024. Muhammad Ferarri dkk dikalahkan Filipina 0-1 dalam laga penentuan di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (22/12) lalu.</p>
<p>Kalimat <em>coach</em> Shin itu lebih beraksen justifikasi defensif, semacam pembelaan diri, karena sepanjang turnamen Piala ASEAN 2024, timnas dengan tim mudanya tampil dengan permainan gigih.</p>
<p>Faktor kematangan menjadi titik lemah, terutama ketika menghadapi tim yang bermaterikan pemain senior, seperti Myanmar, Vietnam, dan Filipina.</p>
<p>Boleh disimpulkan, Muhammad Ferarri dkk tumpul di sektor penyerang. Empat gol semuanya dicetak oleh pemain belakang.</p>
<p>Indonesia hanya menyertakan sejumlah pemain dengan jam terbang di level senior, seperti Asnawi Mangkualam, Pratama Arhan, Rafael Struick, dan Marselino Ferdinand.</p>
<p>Selebihnya adalah para pemain eks tim U20 dan muka-muka baru. Tiga pemain merupakan debutan, yakni Mikael Tata, Rivaldo Pakpahan, dan Achmad Maulana. Sisanya merupakan materi eks tim U20.</p>
<p><strong>Dua Event</strong><br />
Mengirim tim muda menjadi kebijakan PSSI dan <em>coach</em> STY, karena timnas senior sedang disiapkan untuk lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2026.</p>
<p>Maret 2025 mendatang, Jay Idzes dkk masih bertarung melawan Australia, Bahrain, Cina, dan Jepang di Grup C. Hasil terakhir, menang 2-0 atas Arab Saudi membuka peluang untuk tetap bertahan dalam persaingan. Apakah lolos langsung sebagai <em>runner up</em> Grup C, atau harus menempuh perjuangan di babak keempat.</p>
<p>Walaupun masih lama, Maret 2025, namun fokus ke Pra-Piala Dunia bisa dipahami lebih penting ketimbang Piala AFF, sehingga mengirim tim muda ke Piala AFF.</p>
<p>Ini menjadi realitas unik. Gagal di tingkat regional ASEAN, tetapi pada sisi lain masih berpeluang untuk bersaing ke level Asia untuk lolos ke Piala Dunia.</p>
<p><strong>Menginjak Bumi</strong><br />
Anak-anak muda kita di Piala AFF menampilkan permainan yang menjanjikan, hanya memang belum matang. Kartu merah untuk Marselino Ferdinand saat melawan Laos, dan Muhammad Ferarri ketika menghadapi Filipina menjadi cermin &#8220;kemudaan&#8221; mereka.</p>
<p>Banyak penjelasan STY tentang performa pasukannya di tengah gelombang kritik mengenai sikap eksperimental yang menandakan belum adanya skema paten di Piala AFF ini.</p>
<p>Sorotan STY tentang jadwal Liga yang tak sinkron dengan Piala AFF karena bukan kalender FIFA, yang menyebabkan keminiman pematangan persiapan, direspons oleh netizens tentang fakta STY belum memberikan trofi sejak menukangi timnas pada 2019.</p>
<p>Asa tinggi para fans setelah timnas diperkuat oleh banyak pemain diaspora, melambung ke titik tertinggi untuk menembus sejarah lolos ke Piala Dunia.</p>
<p>Pada satu sisi, kehadiran para pemain diaspora meningkatkan kualitas timnas, walaupun pada sisi lain juga mengundang kritik menghambat pengembangan pemain lokal. Dualisme pendapat ini berjalan seiring dengan perjalanan timnas yang juga meningkat di ranking FIFA.</p>
<p>Maka haruslah diakui, di bawah Shin Tae-yong, kiprah timnas dengan mayoritas pemain diaspora membubungkan harapan. Namun hasil di Piala ASEAN 2024 ini seperti mengembalikannya berpijak ke bumi.</p>
<p><strong>Evaluasi Total</strong><br />
Walaupun kita bisa berdalih mengirim tim muda, faktanya masih banyak hal yang harus dibenahi. Tidak cukup mengevaluasi tim itu, tetapi juga secara holistik harus melihat ekosistem sepak bola kita. Dari sisi organisasi maupun seluruh aspek penyelenggaraan kompetisi.</p>
<p>Apa yang kita lakukan dengan memberi legalitas kewarganegaraan kepada para pemain diaspora, suka atau tidak suka bermakna instan, kalau tidak ingin menyebutnya sebagai langkah pragmatis.</p>
<p>Segi positifnyalah yang kita petik, yakni sebagai pelecut untuk melahirkan pemain-pemain unggulan produk liga. Pada sisi lain juga membantu timnas untuk meng-up grade kualitas dengan kehadiran para diaspora yang bergabung.</p>
<p>Sasaran timnas di lingkup ASEAN, yang selain Piala AFF juga SEA Games, menjadi ukuran kalau kita bertekad menjadi &#8220;raja&#8221; di kawasan ini. Pada titik inilah kita masih mengakui Indra Syafri sebagai pelatih dengan prestasi terbaik, yakni di kelompok usia 19, 22, dan emas SEA Games.</p>
<p><em>Coach</em> STY belum menghasilkan trofi. Yang dia hadirkan adalah atmosfer kegairahan dengan peningkatan peringkat FIFA dan kelolosan di sejumlah putaran final kelompok usia dan senior Piala Asia.</p>
<p>Dia, antara lain, memberi sejarah untuk kali pertama Indonesia lolos ke babak gugur Piala AFC pada 2024, dan membawa tim U23 ke semifinal Piala Asia pada tahun yang sama.</p>
<p>Evaluasi total selepas kegagalan di Piala AFF, bagaimanapun tidak boleh terlepas dari persiapan menuju lanjutan perjuangan di kualifikasi Piala Dunia, tahun depan.</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>; <em>wartawan <a href="https://suarabaru.id">suarabaru.id</a> dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/12/23/timnas-harus-kembali-menginjak-bumi">Timnas Harus Kembali &#8220;Menginjak Bumi&#8221;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ungkapan Haru Pencetak Gol Tunggal Timnas Indonesia U19</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/07/30/ungkapan-haru-pencetak-gol-tunggal-timnas-indonesia-u19</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Jul 2024 08:45:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Sepakbola]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[ASEAN U19 Boys Championship 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Australia]]></category>
		<category><![CDATA[Belanda]]></category>
		<category><![CDATA[Garuda Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Jens Raven]]></category>
		<category><![CDATA[Kadek Arel]]></category>
		<category><![CDATA[Kafiatur]]></category>
		<category><![CDATA[Kelompok Usia (KU)]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Malaysia]]></category>
		<category><![CDATA[Stadion Gelora Bung Tomo]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[Tim Nasional Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://suarabaru.id/?p=428076</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Usai sudah penantian selama 11 tahun puasa gelar juara bagi Tim Nasional Indonesia, untuk Kelompok Usia (KU) 19 tahun. Tahun ini, sejak dari 2013, mereka kembali sukses menjadi kampiun, dan merebut titel juara di ajang ASEAN U19 Boys Championship 2024. Mereka tampil sebagai yang terbaik, usai menumbangkan Thailand pada laga final dengan skor [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/07/30/ungkapan-haru-pencetak-gol-tunggal-timnas-indonesia-u19">Ungkapan Haru Pencetak Gol Tunggal Timnas Indonesia U19</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Usai sudah penantian selama 11 tahun puasa gelar juara bagi Tim Nasional Indonesia, untuk Kelompok Usia (KU) 19 tahun. Tahun ini, sejak dari 2013, mereka kembali sukses menjadi kampiun, dan merebut titel juara di ajang ASEAN U19 Boys Championship 2024.</p>
<p>Mereka tampil sebagai yang terbaik, usai menumbangkan Thailand pada laga final dengan skor tipis 1-0, di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (29/7/2024) malam. Sedangkan Juara III ditempati Australia usai mengalahkan Malaysia.</p>
<p>Satu-satunya gol skuad Garuda Nusantara itu dicetak Jens Raven, menit 18. Penyerang asal Belanda itu menjaringkan bola, usai mendapatkan umpan dari Kafiatur dari tendangan sudut, yang sebelumnya juga mengenai kepala Kadek Arel.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/07/30/macan-kurung-ikon-seni-ukir-jepara-yang-nyaris-punah-bag-i">Macan Kurung, Ikon Seni Ukir Jepara yang Nyaris Punah (Bag- I)</a></strong></p>
<p>Kemenangan dan perjalanan tim besutan Indra Sjafri itu, pada turnamen ini tampil cukup baik. Mereka Menyapu bersih kemenangan di fase Grup A. Menang melawan Filipina 6-0, Kamboja 2-0 dan Timor Leste 6-2. Di semifinal, Indonesia menang atas Malaysia dengan skor 1-0.</p>
<p>&#8221;Saya mengucapkan puji syukur kepada Allah SWT, karena tahun kemarin ada medali emas SEA Games 2023. Tahun 2024 ada Piala AFF U-19. Dan tentu untuk saya, itu menjadi motivasi agar berbuat yang lebih baik lagi,&#8221; kata Indra, pada sesi jumpa pers usai laga.</p>
<p>Menurut dia, trofi dan medali ini untuk para pemain yang telah bekerja keras, di mana tim ini dipersiapkan lebih kurang tujuh bulan, mulai dari Januari lalu. Tentu juara AFF ini menjadi modal baik untuk kita, agar bisa lebih percaya diri lagi, agar lolos ke Piala Asia. Dan kami sangat yakin,&#8221; tambahnya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/07/30/dandim-0728-wonogiri-pimpin-tanam-padi-di-sawah-petani">Dandim 0728 Wonogiri Pimpin Tanam Padi di Sawah Petani</a></strong></p>
<p>Dengan koleksi empat gelar di lemari pialanya, Indra mengatakan, sejauh ini dia hanya memberikan yang terbaik saat ditugaskan PSSI. &#8221;Sebagai anak bangsa, apa pun yang ditugaskan negara lewat PSSI ke saya, akan kami kerjakan dengan baik,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Sementara itu, pencetak gol tunggal dalam laga ini, Jens Raven menyatakan perasaannya yang luar biasa. &#8221;Ini sangat luar biasa, bisa cetak gol di final, di tengah stadion yang ramai oleh fans,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Selain menjadi juara, gelar lain juga diraih Timnas Indonesia. Yakni, gelar kiper terbaik sepanjang kejuaraan ini berlangsung, yang diraih Ikram Algiffari. Kemudian pemain terbaik yang disabet Donny Tri Pamungkas.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/07/30/ungkapan-haru-pencetak-gol-tunggal-timnas-indonesia-u19">Ungkapan Haru Pencetak Gol Tunggal Timnas Indonesia U19</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>