<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Tiktok Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/tiktok/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Mon, 01 Dec 2025 12:02:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Tiktok Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Komunitas Peduli Atlet USM Salurkan Donasi untuk Mantan Pemain PSIS</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/11/27/komunitas-peduli-atlet-usm-salurkan-donasi-untuk-mantan-pemain-psis</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Nov 2025 07:51:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[Donasi]]></category>
		<category><![CDATA[Ilmu Komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[instagram]]></category>
		<category><![CDATA[Komunitas Peduli Atlet]]></category>
		<category><![CDATA[Program Studi]]></category>
		<category><![CDATA[PSIS Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Tiktok]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[WhatsApp Story]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=510105</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Komunitas Peduli Atlet (Kopa), yang dibentuk mahasiswa Universitas Semarang (USM), dari Program Studi Ilmu Komunikasi, menyalurkan hasil donasi kepada Budiono Sutikno, mantan pemain PSIS Semarang tahun 1990-an, di Rumah Susun Kudu Blok D, Karangroto, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, Rabu (26/11/2025). Ketua Kopa USM, Aditya Pratama mengatakan, kegiatan penggalangan dana dilakukan melalui dua jalur, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/11/27/komunitas-peduli-atlet-usm-salurkan-donasi-untuk-mantan-pemain-psis">Komunitas Peduli Atlet USM Salurkan Donasi untuk Mantan Pemain PSIS</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Komunitas Peduli Atlet (Kopa), yang dibentuk mahasiswa Universitas Semarang (USM), dari Program Studi Ilmu Komunikasi, menyalurkan hasil donasi kepada Budiono Sutikno, mantan pemain PSIS Semarang tahun 1990-an, di Rumah Susun Kudu Blok D, Karangroto, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, Rabu (26/11/2025).</p>
<p>Ketua Kopa USM, Aditya Pratama mengatakan, kegiatan penggalangan dana dilakukan melalui dua jalur, online dan offline. Donasi online dibuka sejak Selasa-Senin (18-24/11/2025), melalui Instagram, WhatsApp Story, dan TikTok komunitas.</p>
<p>Sedangkan penggalangan dana langsung dilakukan saat Car Free Day (CFD) di Simpanglima, Minggu (23/11/2025). &#8221;Total donasi yang berhasil dihimpun sebesar Rp 392.522. Dari jumlah itu, Rp 300 ribu diberikan langsung kepada Budiono Sutikno, dan Rp 92.522 dibelikan paket sembako berupa beras, minyak goreng, gula pasir, dan mi instan.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/11/27/mahasiswi-usm-catat-prestasi-apik-di-kejuaraan-tenis-meja-sukun-youth-series-2">Mahasiswi USM Catat Prestasi Apik di Kejuaraan Tenis Meja Sukun Youth Series 2</a></strong></p>
<p>Menurutnya, kegiatan itu lahir dari kepedulian generasi muda terhadap nasib mantan atlet, yang pernah berjasa bagi daerah. Dalam kunjungannya ke rumah Budiono, tim Kopa diterima Budiono Sutikno dan anaknya.</p>
<p>Kunjungan berlangsung singkat, karena kondisi fisik Budiono yang sangat lemah. Sementara istri Budiono mengalami sakit stroke.</p>
<p>&#8221;Kami berkomitmen untuk terus melanjutkan aksi sosial serupa, sebagai bentuk kontribusi nyata kepada masyarakat. Khususnya kepada mantan atlet yang membutuhkan dukungan,&#8221; tegas dia.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/11/27/komunitas-peduli-atlet-usm-salurkan-donasi-untuk-mantan-pemain-psis">Komunitas Peduli Atlet USM Salurkan Donasi untuk Mantan Pemain PSIS</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tim KKN USM Sosialisasi Pemanfaatan Medsos pada Pelaku UMKM</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/08/11/tim-kkn-usm-sosialisasi-pemanfaatan-medsos-pada-pelaku-umkm</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Aug 2025 07:28:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Gogik]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa KKN]]></category>
		<category><![CDATA[media sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Pelaku UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[sosialisasi]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Tiktok]]></category>
		<category><![CDATA[Ungaran Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=489656</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Tim Mahasiswa KKN Universitas Semarang (USM), melakukan sosialisasi dan praktik pemanfaatan media sosial TikTok, kepada pelaku UMKM di Desa Gogik, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang. Acara yang dipusatkan di Balai Desa Gogik itu, Ketua Tim KKN USM, Alvin Sutanto mengatakan, tujuan kegiatan ini guna meningkatkan pemasaran UMKM Desa Gogik. Kegiatan KKN-PPM ini dilaksanakan mulai [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/08/11/tim-kkn-usm-sosialisasi-pemanfaatan-medsos-pada-pelaku-umkm">Tim KKN USM Sosialisasi Pemanfaatan Medsos pada Pelaku UMKM</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Tim Mahasiswa KKN Universitas Semarang (USM), melakukan sosialisasi dan praktik pemanfaatan media sosial TikTok, kepada pelaku UMKM di Desa Gogik, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang.</p>
<p>Acara yang dipusatkan di Balai Desa Gogik itu, Ketua Tim KKN USM, Alvin Sutanto mengatakan, tujuan kegiatan ini guna meningkatkan pemasaran UMKM Desa Gogik. Kegiatan KKN-PPM ini dilaksanakan mulai 8 Juli hingga 6 Agustus 2025.</p>
<p>&#8221;Kegiatan ini merupakan program kerja kelompok. Kami memberikan sosialisasi serta praktik pemanfaatan media TikTok, guna meningkatkan pemasaran UMKM Desa Gogik,&#8221; katanya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/08/11/mahasiswa-usm-wujudkan-maket-kantor-kelurahan-kalirejo-sebagai-media-edukasi">Mahasiswa USM Wujudkan Maket Kantor Kelurahan Kalirejo sebagai Media Edukasi</a></strong></p>
<p>Ditambahkan dia, selama kegiatan pihaknya memberikan pelatihan dan pendampingan kepada para pelaku UMKM, tentang cara membuat konten menarik, strategi pemasaran digital, serta cara memanfaatkan algoritma TikTok, untuk menjangkau audiens yang lebih luas.</p>
<p>&#8221;Media sosial, khususnya TikTok, telah menjadi salah satu platform yang paling banyak digunakan masyarakat saat ini. Kami berharap, dengan memanfaatkan TikTok, produk-produk UMKM Desa Gogik dapat dikenal lebih luas, dan bisa meningkatkan penjualan produknya,&#8221; ujar Alvin.</p>
<p>Selama kegiatan, mahasiswa juga melakukan pengambilan video promosi, pembuatan konten kreatif, dan pengelolaan akun TikTok untuk UMKM yang terlibat.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/08/09/renungan-menyongsong-peringatan-kemerdekaan-di-usm-prof-komarudin-pemimpin-jangan-jadi-penguasa">Renungan Menyongsong Peringatan Kemerdekaan di USM, Prof Komarudin: Pemimpin Jangan Jadi Penguasa</a></strong></p>
<p>Selain itu, mereka juga mengadakan sesi tanya jawab dan diskusi, untuk mendengarkan masukan dari para pelaku UMKM, mengenai tantangan yang mereka hadapi dalam pemasaran produk.</p>
<p>&#8221;Kami berharap, kegiatan ini tidak hanya memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM Desa Gogik, tetapi juga meningkatkan keterampilan digital mahasiswa dalam menghadapi tantangan pemasaran di era digital. Kami minta para pelaku UMKM, dapat terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi,&#8221; ungkapnya.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/08/11/tim-kkn-usm-sosialisasi-pemanfaatan-medsos-pada-pelaku-umkm">Tim KKN USM Sosialisasi Pemanfaatan Medsos pada Pelaku UMKM</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa USM Sosialisasi Strategi Optimalisasi Konten Medsos di Desa Wisata Kandri</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/07/07/mahasiswa-usm-sosialisasi-strategi-optimalisasi-konten-medsos-di-desa-wisata-kandri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Jul 2025 08:14:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Wisata Kandri]]></category>
		<category><![CDATA[Focus Group Discussion]]></category>
		<category><![CDATA[Gunungpati]]></category>
		<category><![CDATA[instagram]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen]]></category>
		<category><![CDATA[media sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Prodi Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Tiktok]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=482727</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Mahasiswa Prodi Pariwisata Universitas Semarang (USM), bekerja sama dengan manajemen Desa Wisata Kandri, Gunungpati, Semarang, menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD), di Desa Wisata Kandri, dengan mengangkat tema &#8216;Strategi Optimalisasi Konten Media Sosial (Instagram &#38; Tiktok)&#8217;, Sabtu (5/7/2025). Kegiatan ini menghadirkan narasumber utama konten kreator, Anastasia Desti Putri Ivanka. Acara ini merupakan bagian integral [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/07/07/mahasiswa-usm-sosialisasi-strategi-optimalisasi-konten-medsos-di-desa-wisata-kandri">Mahasiswa USM Sosialisasi Strategi Optimalisasi Konten Medsos di Desa Wisata Kandri</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Mahasiswa Prodi Pariwisata Universitas Semarang (USM), bekerja sama dengan manajemen Desa Wisata Kandri, Gunungpati, Semarang, menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD), di Desa Wisata Kandri, dengan mengangkat tema &#8216;Strategi Optimalisasi Konten Media Sosial (Instagram &amp; Tiktok)&#8217;, Sabtu (5/7/2025).</p>
<p>Kegiatan ini menghadirkan narasumber utama konten kreator, Anastasia Desti Putri Ivanka. Acara ini merupakan bagian integral dari mata kuliah Komunikasi Industri Pariwisata, yang diampu Dr Yuliyanto Budi Setiawan SSos MSi.</p>
<p>FGD ini bertujuan untuk membekali pengelola dan pelaku usaha di Desa Wisata Kandri, dengan pengetahuan dan keterampilan praktis, dalam mengoptimalkan penggunaan platform media sosial, khususnya Instagram dan TikTok, sebagai sarana promosi dan pemasaran pariwisata.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/07/06/mahasiswa-prodi-pariwisata-usm-adakan-fgd-di-kampung-jawi">Mahasiswa Prodi Pariwisata USM Adakan FGD di Kampung Jawi</a></strong></p>
<p>Mengingat pesatnya perkembangan media sosial dan perannya yang krusial dalam menarik minat wisatawan, inisiatif ini diharapkan dapat mendorong peningkatan kunjungan dan pemberdayaan ekonomi lokal di Desa Wisata Kandri.</p>
<p>Dalam paparannya, Anastasia Desti memberikan strategi komprehensif, mengenai pembuatan konten yang menarik, teknik storytelling yang efektif, penggunaan fitur-fitur media sosial secara maksimal, serta tips untuk meningkatkan interaksi dan jangkauan audiens.</p>
<p>Dia juga menekankan pentingnya konsistensi dan adaptasi terhadap tren terkini, dalam dunia digital.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/07/06/tim-pkm-usm-beri-pelatihan-implementasi-swot-ke-pelaku-umkm">Tim PKM USM Beri Pelatihan Implementasi SWOT ke Pelaku UMKM</a></strong></p>
<p>Sementara itu, Dr Yuliyanto menyatakan, kegiatan ini sebagai wujud nyata komitmen Program Studi Pariwisata USM, dalam mendukung pengembangan pariwisata berbasis komunitas.</p>
<p>Dia berharap, ilmu yang didapatkan dari narasumber ini, dapat langsung diterapkan oleh manajemen Desa Wisata Kandri, untuk meningkatkan daya saing mereka di era digital.</p>
<p>Kegiatan itu disambut positif peserta FGD. Mereka aktif berdiskusi dan mengajukan sejumlah pertanyaan, yang menunjukkan semangat tinggi untuk mengaplikasikan ilmu yang diperoleh.</p>
<p>&#8221;Kami berharap, setelah FGD ini, konten media sosial Desa Wisata Kandri akan semakin inovatif, menarik, dan mampu menjangkau khalayak yang lebih luas,&#8221; ungkapnya.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/07/07/mahasiswa-usm-sosialisasi-strategi-optimalisasi-konten-medsos-di-desa-wisata-kandri">Mahasiswa USM Sosialisasi Strategi Optimalisasi Konten Medsos di Desa Wisata Kandri</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pembatik Lasem Ikuti Pelatihan &#8216;Go Digital&#8217;</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/06/24/pembatik-lasem-ikuti-pelatihan-go-digital</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Jun 2025 07:55:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Timur]]></category>
		<category><![CDATA[e-commerce]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[jawa tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Kreator]]></category>
		<category><![CDATA[Lasem]]></category>
		<category><![CDATA[pelatihan]]></category>
		<category><![CDATA[Pembatik Tradisional]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Tiktok]]></category>
		<category><![CDATA[Tokopedia]]></category>
		<category><![CDATA[Transformasi digital]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=480794</guid>

					<description><![CDATA[<p>LASEM (SUARABARU.ID)&#8211; Direktur Tokopedia dan TikTok E-commerce Indonesia, Vonny Susamto mengatakan, pihaknya memberikan pelatihan pada sejumlah pembatik tradisional di Lasem, Jawa Tengah. Pelatihan ini dilakukan, untuk transformasi digital dengan menjadi kreator, sekaligus edukasi #JualanNyaman. &#8221;Kami mengintegrasikan program Creators Lab dan Melokal dengan Batik, untuk membekali pembatik yang juga merupakan pelaku UMKM, dengan keterampilan membuat konten [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/06/24/pembatik-lasem-ikuti-pelatihan-go-digital">Pembatik Lasem Ikuti Pelatihan &#8216;Go Digital&#8217;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LASEM (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Direktur Tokopedia dan TikTok E-commerce Indonesia, Vonny Susamto mengatakan, pihaknya memberikan pelatihan pada sejumlah pembatik tradisional di Lasem, Jawa Tengah. Pelatihan ini dilakukan, untuk transformasi digital dengan menjadi kreator, sekaligus edukasi <em>#JualanNyaman</em>.</p>
<p>&#8221;Kami mengintegrasikan program Creators Lab dan Melokal dengan Batik, untuk membekali pembatik yang juga merupakan pelaku UMKM, dengan keterampilan membuat konten video promosi,&#8221; kata Vonny dalam keterangan tertulisnya, Selasa (24/6/2025).</p>
<p>Ditambahkan dia, dalam pelatihan juga diberikan pemahaman cara <em>#JualanNyaman</em> di Tokopedia dan TikTok Shop, yang mengedepankan prinsip perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI), mengingat pelaku usaha batik cenderung sering menghadapi tantangan terkait HKI. Seperti plagiarisme atau peniruan motif.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/06/24/pendaftaran-siswa-baru-di-grobogan-membludak-sdn-12-purwodadi-kebanjiran-peminat">Pendaftaran Siswa Baru di Grobogan Membludak, SDN 12 Purwodadi Kebanjiran Peminat</a></strong></p>
<p>Lewat pelatihan menjadi kreator, Creators Lab, UMKM batik diharapkan bisa membangun brand, memperluas pasar dan meningkatkan penjualan lewat konten video promosi, baik <em>short video</em> atau <em>live streaming</em>, yang saat ini sangat mempengaruhi keputusan belanja online.</p>
<p>Berdasarkan data pada Semester I 2024 dibandingkan Semester II 2023, pelaku usaha yang <em>live streaming</em> di <em>TikTok</em>, mengalami kenaikan penjualan di TikTok Shop, rata-rata tujuh kali lipat.</p>
<p>Materi Creators Lab sendiri mencakup pengenalan prinsip afiliasi, personal branding, perancangan skrip video, dan praktik pembuatan <em>short video</em> atau <em>live streaming</em>.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/06/24/dilarikan-ke-rumah-sakit-setelah-diserang-tusukan-pisau-berulangkali">Dilarikan ke Rumah Sakit, Setelah Diserang Tusukan Pisau Berulangkali</a></strong></p>
<p>&#8221;Setelah ikut pelatihan, pembatik sebagai penjual diharapkan bisa secara mandiri membuat konten video, untuk memromosikan produk batik yang mereka jual di Tokopedia atau TikTok Shop, atau mulai berkolaborasi bersama <em>affiliate</em> di <em>TikTok</em>,&#8221; jelas Vonny lagi.</p>
<p>Disampaikan juga, &#8216;Melokal Dengan Batik&#8217; adalah kampanye berkelanjutan dari Tokopedia dan TikTok Shop, untuk mendorong kemajuan sektor batik, yang dikenal mampu menyerap banyak tenaga kerja.</p>
<p>Menurut data pemerintah, hingga Agustus 2024, industri batik menyerap lebih dari 200 ribu tenaga kerja. Kemajuan sektor ini perlu diupayakan bersama, dan Tokopedia-TikTok Shop siap berkolaborasi dengan komunitas pembatik, di Rumah Merah Heritage Lasem.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/06/24/bbm-subsidi-dan-pso-dorong-kai-daop-4-wujudkan-transportasi-ka-terjangkau-berkualitas">BBM Subsidi dan PSO Dorong KAI Daop 4 Wujudkan Transportasi KA Terjangkau Berkualitas</a></strong></p>
<p>General Manager Rumah Merah Heritage Lasem, Yenni Susanti mengatakan, pihaknya memberikan apresiasi atas upaya Tokopedia dan TikTok Shop, dalam melatih pembatik di Lasem, untuk menjadi kreator sekaligus <em>#JualanNyaman</em> di platform <em>e-commerce</em>.</p>
<p>&#8221;Batik Lasem merupakan salah satu budaya batik tertua di Indonesia. Bukan hanya membantu UMKM batik dari segi ekonomi, upaya ini juga bisa melestarikan wastra Nusantara,&#8221; ungkap Yenni.</p>
<p>Selain menerima pelatihan menjadi kreator, pembatik di Lasem juga mendapatkan edukasi <em>#JualanNyaman</em> dari Tokopedia dan TikTok Shop, yang mengedepankan prinsip perlindungan HKI.</p>
<p>Misalnya, tidak menggunakan foto/judul/deskripsi produk dari merek lain tanpa izin. Tokopedia dan TikTok Shop juga menyampaikan regulasi perlindungan HKI, fitur yang bisa dimanfaatkan untuk melindungi HKI, serta ajakan bergabung dalam Pusat Perlindungan KI untuk mempermudah UMKM batik melindungi HKI mereka.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/06/24/pembatik-lasem-ikuti-pelatihan-go-digital">Pembatik Lasem Ikuti Pelatihan &#8216;Go Digital&#8217;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Trend Penggunaan TikTok dan Degradasi Moral Anak Muda</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/04/03/trend-penggunaan-tiktok-dan-degradasi-moral-anak-muda</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Apr 2025 02:23:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[SUARA Anda]]></category>
		<category><![CDATA[degradasi moral]]></category>
		<category><![CDATA[Tiktok]]></category>
		<category><![CDATA[Unisri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=468140</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh  Dr. Elinda Rizkasari.,S.Pd.,M.Pd MEDIA sosial pada tahun 2025 saat ini bagi anak muda bukan hanya sebagai kebutuhan sekunder saja, tetapi kebutuhan media sosial saat ini sudah menjadi kebutuhan primer bagi anak muda. Terutama bagi warga negara Indonesia yang hampir memiliki 300 juta penduduk mayoritas anak muda sudah menggunakan media sosial. Data dari Sentiment.io (2024) [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/04/03/trend-penggunaan-tiktok-dan-degradasi-moral-anak-muda">Trend Penggunaan TikTok dan Degradasi Moral Anak Muda</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh <strong> Dr. Elinda Rizkasari.,S.Pd.,M.Pd<img loading="lazy" class="size-full wp-image-468141 alignleft" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/04/Foto-profil-Penulis.jpeg" alt="" width="184" height="262" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/04/Foto-profil-Penulis.jpeg 184w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/04/Foto-profil-Penulis-105x150.jpeg 105w" sizes="(max-width: 184px) 100vw, 184px" /></strong></p>
<p><strong>MEDIA </strong>sosial pada tahun 2025 saat ini bagi anak muda bukan hanya sebagai kebutuhan sekunder saja, tetapi kebutuhan media sosial saat ini sudah menjadi kebutuhan primer bagi anak muda. Terutama bagi warga negara Indonesia yang hampir memiliki 300 juta penduduk mayoritas anak muda sudah menggunakan media sosial.</p>
<p>Data dari Sentiment.io (2024) melaporkan bahwa 93% remaja secara aktif menggunakan media sosial setiap hari pada tahun 2024 di Indonesia. Dan mayoritas yang lebih dominan menggunakan media sosial adalah remaja putri. Data ini diperkuat dari Pew Research Center (2024) yang melaporkan bahwa remaja putri lebih cenderung menggunakan Instagram, BeReal, TikTok, Snapchat, dan Facebook.</p>
<p>Kebutuhan akan media sosial bagi remaja ibarat seperti candu yang setiap hari tidak bisa lepas dari handphone. Tidak hanya pada waktu saat makan saja, tetapi ketika di toilet pun mayoritas remaja masih menggunakan gawai (<em>gadget</em>) untuk melihat media sosial. Menurut data penelitian, sebanyak 65% remaja menggunakan ponsel mereka di toilet untuk berbagai tujuan. Ini termasuk menonton video, film, atau televisi, menyimak berita, bermain game, menyelesaikan tugas, menelepon atau mengirim pesan kepada teman, dan mengakses media sosial.</p>
<p>Yang paling mengkhawatirkan adalah bahwa negara Indonesia merupakan salah satu negara yang menduduki peringat atas dalam penggunaan <em>gadget</em> di toilet. Selain itu, penelitian ini mengungkapkan bahwa hampir 80% orang Spanyol menggunakan internet saat berada di toilet; ini juga terjadi di Polandia (73%), Amerika Serikat (71%), Lithuania (67%), Kanada (66%), dan Belanda dan Perancis masing-masing 64%. Selanjutnya, persentase orang Australia yang membawa ponsel mereka ke toilet adalah 62%, Inggris 59%, dan Jerman 55%.</p>
<p>Perlu diketahui juga bahwa dampak negative penggunaan <em>gadget</em> di toilet tidak hanya membuat seseorang kecanduan tetapi juga berdampak pada Kesehatan pada seseorang. Gangguan Kesehatan akibat penggunaan <em>gadget</em> di toilet antara lain gangguan pencernaan, gangguan psikologis, kelelahan pada otak, masalah pada kulit dan masalah sirkulasi darah.</p>
<p>Dari berbagai platform media sosial, media TikTok merupakan salah satu media yang banyak diakses oleh para remaja tidak hanya lelaki tetapi juga perempuan. Bahkan Exploding Topics <em>update</em> 25 Maret 2025 menunjukkan data keduanya hampir seimbang penggunaan aplikasi TikTok pada remaja laki-laki sebesar 54,8% dan pengguna remaja perempuan sebesar 45,2%.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/04/03/trend-penggunaan-tiktok-dan-degradasi-moral-anak-muda">Trend Penggunaan TikTok dan Degradasi Moral Anak Muda</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rayakan HUT ke-280 Kota Solo, Tokopedia dan ShopTokopedia Rekomendasikan Brand Lokal</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/02/15/rayakan-hut-ke-280-kota-solo-tokopedia-dan-shoptokopedia-rekomendasikan-brand-lokal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Feb 2025 05:29:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Solo Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Antonia Adega]]></category>
		<category><![CDATA[e-commerce]]></category>
		<category><![CDATA[Festival Jenang]]></category>
		<category><![CDATA[hut]]></category>
		<category><![CDATA[Koridor Ngarsopuro]]></category>
		<category><![CDATA[KOTA SOLO]]></category>
		<category><![CDATA[STADION SRIWEDARI]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Tiktok]]></category>
		<category><![CDATA[Tokopedia]]></category>
		<category><![CDATA[upacara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=460935</guid>

					<description><![CDATA[<p>SOLO (SUARABARU.ID)&#8211; Communications Senior Lead Tokopedia and TikTok E-commerce, Antonia Adega mengatakan, puncak peringatan HUT ke-280 Kota Solo, akan berlangsung pada Senin (17/2/2025). Kegiatan akan diawali dengan upacara di Stadion Sriwedari, dilanjutkan dengan Festival Jenang Solo, di Koridor Ngarsopuro. Tokopedia dan ShopTokopedia pun, merekomendasikan produk fashion yang bisa dipakai masyarakat Solo, untuk merayakan hari yang [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/02/15/rayakan-hut-ke-280-kota-solo-tokopedia-dan-shoptokopedia-rekomendasikan-brand-lokal">Rayakan HUT ke-280 Kota Solo, Tokopedia dan ShopTokopedia Rekomendasikan Brand Lokal</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SOLO (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Communications Senior Lead Tokopedia and TikTok E-commerce, Antonia Adega mengatakan, puncak peringatan HUT ke-280 Kota Solo, akan berlangsung pada Senin (17/2/2025). Kegiatan akan diawali dengan upacara di Stadion Sriwedari, dilanjutkan dengan Festival Jenang Solo, di Koridor Ngarsopuro.</p>
<p>Tokopedia dan ShopTokopedia pun, merekomendasikan produk fashion yang bisa dipakai masyarakat Solo, untuk merayakan hari yang spesial ini, sekaligus juga mendukung brand setempat, guna meningkatkan pendapatan dari ekonomi lokal.</p>
<p>&#8221;Kami punya halaman khusus untuk produk brand lokal dari seluruh wilayah di Indonesia, termasuk Kota Solo dan sekitarnya, yaitu &#8216;Beli Lokal&#8217;. Masyarakat bisa juga mengunjungi brand lokal berstatus &#8216;Mall&#8217; di Tokopedia maupun ShopTokopedia, untuk mendapatkan produk dengan jaminan 100 persen asli, gratis ongkir, dan gratis 15 hari pengembalian,&#8221; kata Antonia Adega, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu 15/2/2025).</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/02/15/pembayaran-retribusi-pasar-pagi-kota-tegal-beralih-elektronik">Pembayaran Retribusi Pasar Pagi Kota Tegal Beralih Elektronik</a></strong></p>
<p>Menurut dia, Jawa Tengah yang mencakup Kota Solo dan sekitarnya, menjadi salah satu provinsi dengan peningkatan tertinggi nilai transaksi di Tokopedia dan ShopTokopedia.</p>
<p>Selain Jateng, ada pula Sumatera Selatan, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Bali, dengan rata-rata lebih dari 10 kali lipat, pada kuartal IV 2024, bila dibandingkan kuartal IV 2023.</p>
<p>Data dari Tokopedia dan ShopTokopedia, sejumlah produk fashion dengan kenaikan tertinggi jumlah transaksi di Jateng termasuk Solo dan sekitarnya, antara lain produk jeans, blouse dan outerwear, hijab, baju tidur, serta sandal dan sepatu.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/02/15/ditlantas-polda-jateng-gelar-operasi-keselamatan-candi-2025-liibatkan-pengemudi-online-dan-guru">Ditlantas Polda Jateng Gelar Operasi Keselamatan Candi 2025 Liibatkan Pengemudi Online dan Guru</a></strong></p>
<p>&#8221;Dari catatan yang ada, rata-rata kenaikannya lebih dari 8,5 kali lipat pada kuartal IV 2024, bila dibandingkan dengan kuartal IV 2023,&#8221; terang Antonia.</p>
<p>Disampaikan juga, produk batik kini makin digemari warga Solo dan sekitarnya. Sejumlah produk batik yang mengalami kenaikan tertinggi dalam hal jumlah transaksinya adalah, atasan batik (jaket, blouse), dan aksesoris batik.</p>
<p>&#8221;Manfaatkan juga diskon di halaman &#8216;Beli Lokal&#8217;, agar belanja batik di Tokopedia dan ShopTokopedia, akan makin terjangkau,&#8221; tukasnya.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/02/15/rayakan-hut-ke-280-kota-solo-tokopedia-dan-shoptokopedia-rekomendasikan-brand-lokal">Rayakan HUT ke-280 Kota Solo, Tokopedia dan ShopTokopedia Rekomendasikan Brand Lokal</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pertemuan Antartendik dan Mahasiswa Harus di Kampus</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/07/15/pertemuan-antartendik-dan-mahasiswa-harus-di-kampus</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Jul 2024 02:10:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[Helen Intania S SH MH]]></category>
		<category><![CDATA[instagram]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua Satgas PPKS USM]]></category>
		<category><![CDATA[Seksual]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Tenaga Pendidik (Tendik)]]></category>
		<category><![CDATA[Tiktok]]></category>
		<category><![CDATA[UKM]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Semarang (USM)]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://suarabaru.id/?p=425142</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Universitas Semarang (USM), membuat kebijakan pertemuan antara tenaga pendidik dengan mahasiswa atau mahasiswi, harus di lingkungan universitas atau kampus. Ketua Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) USM, Helen Intania S SH MH mengungkapkan, kebijakan itu menjadi salah satu upaya untuk mencegah kekerasan seksual di kampus. &#8221;Di Satgas PPKS sering melibatkan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/07/15/pertemuan-antartendik-dan-mahasiswa-harus-di-kampus">Pertemuan Antartendik dan Mahasiswa Harus di Kampus</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Universitas Semarang (USM), membuat kebijakan pertemuan antara tenaga pendidik dengan mahasiswa atau mahasiswi, harus di lingkungan universitas atau kampus.</p>
<p>Ketua Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) USM, Helen Intania S SH MH mengungkapkan, kebijakan itu menjadi salah satu upaya untuk mencegah kekerasan seksual di kampus.</p>
<p>&#8221;Di Satgas PPKS sering melibatkan mahasiswa, untuk membuat konten-konten pencegahan kekerasan seksual. Mereka upload di medianya masing-masing seperti tiktok, instagram, dan kita juga melibatkan UKM di USM,&#8221; ungkap Helen dalam keterangannya di Semarang, belum lama ini.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/07/15/manfaatkan-kecanggihan-teknologi-untuk-pengembang-potensi-diri">Manfaatkan Kecanggihan Teknologi untuk Pengembang Potensi Diri</a></strong></p>
<p>Menurutnya, Satgas PPKS USM juga aktif memberikan edukasi untuk menambah pengetahuan mahasiswa, terkait gender melalui program perkuliahan informal yang melibatkan Radio USM Jaya, dengan mengundang narasumber dari berbagai sektor.</p>
<p>&#8221;Kami mempunyai strategi untuk korban kekerasan seksual yang tidak berani speak up, yaitu dengan melibatkan mahasiswa. Kita perkenalkan hak mereka, kita jamin kerahasiaan data mereka ketika mereka lapor ke satgas PPKS. Saat proses pemeriksaan, pihak-pihak yang tidak terkait, tidak bisa turut serta didalam mekanisme pemeriksaan,&#8221; katanya.</p>
<p>Helen menambahkan, USM memiliki kebijakan tegas terhadap sanksi pelaku kekerasan seksual di lingkungan kampus, seperti pencopotan jabatan bagi pegawai atau dosen, hingga pengurangan grade nilai bagi mahasiswa.</p>
<p>&#8221;Kita selama ini tidak ada pengalaman sanksi rendah atau ringan, tapi yang kita berikan adalah sanksi sedang hingga berat. Salah satunya, dengan diminta untuk melepas jabatannya. Kemudian yang pernah terjadi pada mahasiswa, kita minta diturunkan grade nilainya dua tingkat,&#8221; ungkapnya.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/07/15/pertemuan-antartendik-dan-mahasiswa-harus-di-kampus">Pertemuan Antartendik dan Mahasiswa Harus di Kampus</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>8 Tips Mengatasi Kecanduan Bermain TikTok</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/08/14/8-tips-mengatasi-kecanduan-bermain-tiktok</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Aug 2023 09:08:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Life Style]]></category>
		<category><![CDATA[Mengatasi Kecanduan]]></category>
		<category><![CDATA[Tiktok]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=359589</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)- TikTok merupakan platform video pendek yang memungkinkan pengguna berimajinasi dan mengekspresikan ide secara bebas dalam bentuk video pendek. Lalu video tersebut dapat dibagikan kepada seluruh pengguna TikTok di berbagai belahan dunia. TikTok juga salah satu platform media sosial yang memberikan kemungkinan bagi para penggunanya untuk dapat membuat video pendek dengan durasi hingga 3 [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/08/14/8-tips-mengatasi-kecanduan-bermain-tiktok">8 Tips Mengatasi Kecanduan Bermain TikTok</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)- </strong>TikTok merupakan platform video pendek yang memungkinkan pengguna berimajinasi dan mengekspresikan ide secara bebas dalam bentuk video pendek. Lalu video tersebut dapat dibagikan kepada seluruh pengguna TikTok di berbagai belahan dunia.</p>
<p>TikTok juga salah satu platform media sosial yang memberikan kemungkinan bagi para penggunanya untuk dapat membuat video pendek dengan durasi hingga 3 menit yang didukung dengan fitur musik, filter, dan berbagai fitur kreatif lainnya.</p>
<p>TikTok telah menjadi fenomena media sosial yang menghipnotis banyak orang di seluruh dunia. Video pendek yang kreatif dan menghibur membuat banyak pengguna merasa terpanggil untuk terus bermain TikTok.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2023/08/10/tips-meracik-pakan-kucing-agar-sehat-dan-lincah">Tips Meracik Pakan Kucing Agar Sehat dan Lincah</a></strong></p>
<p>Namun, terlalu banyak waktu yang dihabiskan di platform ini dapat menyebabkan kecanduan dan dampak negatif pada produktivitas dan kesejahteraan kita. Menyadur dari gamequitters.com, berikut adalah beberapa tips untuk mengurangi kecanduan bermain TikTok:</p>
<p><strong>1. Buat Batasan Waktu</strong></p>
<p>Tentukan batasan waktu harian untuk bermain TikTok. Kamu bisa menggunakan fitur pengingat waktu pada aplikasi atau mengatur alarm sebagai pengingat. Disiplin dalam mematuhi batasan waktu ini akan membantu mengurangi waktu yang dihabiskan untuk menghindari kecanduan.</p>
<p><strong>2. Jadwalkan Waktu Khusus</strong></p>
<p>Alihkan fokus dari TikTok dengan membuat jadwal waktu khusus untuk bermain. Misalnya, tentukan waktu istirahat atau waktu senggang tertentu di mana kamu dapat menikmati konten TikTok tanpa merasa bersalah atau terganggu.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2023/08/10/tips-mengasah-pisau-agar-kembali-tajam">Tips Mengasah Pisau Agar Kembali Tajam</a></strong></p>
<p><strong>3. Aktifkan Mode &#8220;Digital Wellbeing&#8221;</strong></p>
<p>TikTok menyediakan fitur &#8220;Digital Wellbeing&#8221; yang memungkinkan kamu untuk mengatur batasan harian, mengaktifkan mode tidur, dan melihat berapa lama kamu sudah menggunakan aplikasi setiap harinya. Aktifkan fitur ini untuk membantu mengontrol waktu bermain TikTok.</p>
<p><strong>4. Ganti Kebiasaan</strong></p>
<p>Alihkan perhatian dari TikTok dengan mencoba aktivitas yang lebih bermanfaat atau menyenangkan, seperti membaca buku, berolahraga, atau mengembangkan keterampilan baru. Dengan mengalihkan kebiasaan, kamu dapat mengurangi dorongan untuk terus bermain TikTok.</p>
<p><strong>5. Matikan Notifikasi</strong></p>
<p>Nonaktifkan notifikasi dari TikTok atau atur agar notifikasi hanya muncul pada waktu-waktu tertentu. Ini akan membantu mengurangi godaan untuk membuka aplikasi setiap kali ada pemberitahuan baru.</p>
<p><strong>Baca Juga:<a href="https://suarabaru.id/2023/08/10/tips-memasak-daun-pepaya-agar-rasa-pahitnya-hilang">Tips Memasak Daun Pepaya Agar Rasa Pahitnya Hilang</a></strong></p>
<p><strong>6. Buat Tujuan Harian</strong></p>
<p>Tentukan tujuan harian atau tugas yang ingin kamu capai sebelum bermain TikTok. Misalnya, kamu bisa menyelesaikan pekerjaan rumah atau membaca beberapa hal sebelum memutuskan untuk membuka aplikasi.</p>
<p><strong>7. Berbagi dengan Teman</strong></p>
<p>Berkomunikasi dengan teman-temanmu mengenai upaya untuk mengurangi kecanduan TikTok. Kamu bisa saling mendukung dan berbagi pengalaman serta strategi yang berhasil.</p>
<p><strong>8. Hapus Aplikasi Sementara</strong></p>
<p>Jika kamu merasa sulit untuk mengendalikan diri, pertimbangkan untuk sementara waktu menghapus aplikasi TikTok dari perangkatmu. Ini dapat membantu memberikan jeda dan memberikan kesempatan untuk merasa lebih fokus.</p>
<p>Ingatlah bahwa penggunaan media sosial seharusnya tidak mengganggu kehidupan sehari-hari dan kesejahteraanmu. Dengan mengikuti tips di atas, kamu dapat tetap menikmati TikTok secara sehat dan menghindari terjebak dalam kecanduan yang dapat berdampak negatif pada keseimbangan hidupmu.</p>
<p><em><strong>Claudia</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/08/14/8-tips-mengatasi-kecanduan-bermain-tiktok">8 Tips Mengatasi Kecanduan Bermain TikTok</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Begini Cara Membuat Roti Bluder yang Viral di TikTok, Cocok untuk Teman Minum Kopi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/07/05/begini-cara-membuat-roti-bluder-yang-viral-di-tiktok-cocok-untuk-teman-minum-kopi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Jul 2023 04:50:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Cara membuat roti bluder]]></category>
		<category><![CDATA[Roti bluder]]></category>
		<category><![CDATA[Teman minum kopi]]></category>
		<category><![CDATA[Tiktok]]></category>
		<category><![CDATA[viral]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=349832</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Penasaran dengan roti bluder yang viral di TikTok? Saat ini, roti bluder menjadi salah satu jenis makanan yang sedang viral di TikTok dan tengah diburu banyak orang. Dikutip dari Suara.com, sebenarnya roti bluder yang viral ini adalah jajanan jadul peninggalan Belanda yang belakangan jadi perbincangan di jagat maya. Jika belum ada yang [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/07/05/begini-cara-membuat-roti-bluder-yang-viral-di-tiktok-cocok-untuk-teman-minum-kopi">Begini Cara Membuat Roti Bluder yang Viral di TikTok, Cocok untuk Teman Minum Kopi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Penasaran dengan roti bluder yang viral di TikTok? Saat ini, roti bluder menjadi salah satu jenis makanan yang sedang viral di TikTok dan tengah diburu banyak orang.</p>
<p>Dikutip dari Suara.com, sebenarnya roti bluder yang viral ini adalah jajanan jadul peninggalan Belanda yang belakangan jadi perbincangan di jagat maya. Jika belum ada yang menjual roti bluder di daerah kamu jangan khawatir, karena cara membuat roti bluder ternyata cukup mudah. Bahan yang digunakan juga gampang ditemukan.</p>
<p>Roti bluder memiliki rasa yang enak dan lembut, sehingga cocok untuk menjadi teman minum kopi. Berikut resep roti bluder yang viral di TikTok.</p>
<p><strong>Bahan biang</strong>:</p>
<p>400 gram tepung protein tinggi<br />
1 sdt ragi instan<br />
200 gram air es</p>
<p><strong>Bahan roti:</strong></p>
<p>175 gram gula pasir<br />
200 gram mentega asin dingin yang sudah dipotong-potong<br />
100 gram tepung protein tinggi<br />
100 gram tepung protein sedang<br />
30 gram susu bubuk<br />
10 kuning telur<br />
1 butir telur utuh<br />
1 sdt gram<br />
1 sdt ragi instan<br />
1/2 sendok teh pasta vanila</p>
<p><strong>Bahan isian</strong>:</p>
<p>Keju spread<br />
Selai coklat</p>
<p><strong>Bahan topping:</strong></p>
<p>1 butir kuning telur + 2 sendok makan susu evaporasi<br />
Keju cheddar<br />
Meses<br />
Margarin</p>
<p><strong>Cara Membuat Roti Bluder:</strong></p>
<p>1. Buat biang dengan cara menguleni bahan hingga rata dan kalis.<br />
2. Tutup adonan biang dengan plastik. Diamkan selama 1,5 jam pada suhu ruangan, lalu simpan dalam lemari es selama 1 jam<br />
3. Selanjutnya, kocok telur dan gula pasir hingga larut, sisihkan<br />
4. Campur bahan-bahan seperti tepung terigu, ragi instan, dan susu bubuk. Aduk sampai rata dan tambahkan bahan biang.<br />
5. Tambahkan kocokan telur dan uleni hingga kalis. Masukkan mentega asin dan garam dan uleni hingga elastis. Diamkan selama 45 menit<br />
6. Timbang masing-masing adonan sebesar 65 gram. Buat menjadi bulatan, diamkan 10 menit<br />
7. Gunakan sedikit tepung dan taruh sedikit di tangan. Lalu, ambil adonan, pipihkan, tarik memanjang, lipat dua. Lakukan itu selama beberapa kali<br />
8. Beri bahan isian, tutup, dan rapikan. Letakkan pada cetakan bluder yang sudah diolesin margarin. Diamkan selama 3 jam agar adonan mengembang sempurna<br />
9. Kamu bisa oles adonan dengan susu evaporasi dan taburi keju parut<br />
10. Panggang dengan api atas suhu 170 derajat celsius dan api bawah 200 derajat celsius selama 13 menit hingga matang<br />
11. Olesi bagian atas dengan margarin<br />
12. Sajikan roti bluder yang lembut dan enak.</p>
<p>Itu tadi cara membuat atau resep roti bluder yang viral di TikTok. Selamat mencoba ya!</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/07/05/begini-cara-membuat-roti-bluder-yang-viral-di-tiktok-cocok-untuk-teman-minum-kopi">Begini Cara Membuat Roti Bluder yang Viral di TikTok, Cocok untuk Teman Minum Kopi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>“Nepakke Karo Awake Dhewe”, Adab Cerdas Berkebebasan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/04/26/nepakke-karo-awake-dhewe-adab-cerdas-berkebebasan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Apr 2023 23:58:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[SUARA Anda]]></category>
		<category><![CDATA[Bima Yudho Saputro]]></category>
		<category><![CDATA[Hendrawan Supratikno]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua Umum PDI Perjuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Megawati Soekarnoputri]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Tiktok]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=332683</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS JIKA Anda mengujari seseorang dengan konotasi status yang berpotensi menciptakan ketidaknyaman, terpikirkah andai dengan nada yang sama ujaran itu dialamatkan kepada Anda sendiri, atau kepada keluarga Anda? Jika Anda menyerang martabat seseorang lewat media sosial dengan intensi tertentu, terbayangkankah apa yang dirasakan oleh orang yang menjadi objek ujaran itu? Dalam ajaran [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/04/26/nepakke-karo-awake-dhewe-adab-cerdas-berkebebasan">“Nepakke Karo Awake Dhewe”, Adab Cerdas Berkebebasan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><strong><img loading="lazy" class="size-full wp-image-332684 alignleft" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/04/WhatsApp-Image-2022-11-07-at-20.18.13.jpeg" alt="" width="150" height="190" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/04/WhatsApp-Image-2022-11-07-at-20.18.13.jpeg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/04/WhatsApp-Image-2022-11-07-at-20.18.13-118x150.jpeg 118w" sizes="(max-width: 150px) 100vw, 150px" />JIKA</strong> Anda mengujari seseorang dengan konotasi status yang berpotensi menciptakan ketidaknyaman, terpikirkah andai dengan nada yang sama ujaran itu dialamatkan kepada Anda sendiri, atau kepada keluarga Anda?</p>
<p>Jika Anda menyerang martabat seseorang lewat media sosial dengan intensi tertentu, terbayangkankah apa yang dirasakan oleh orang yang menjadi objek ujaran itu?</p>
<p>Dalam ajaran adiluhung Jawa dikenal ungkapan “nepakke karo awake dhewe”. Artinya, sebelum mengucap atau melakukan sesuatu kepada pihak lain, bayangkanlah terlebih dahulu bagaimana seandainya hal itu dilakukan orang kepada diri kita.</p>
<p>Viral ucapan Bima Yudho Saputro, Tiktoker asal Lampung yang menyebut Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dengan kata ganti tertentu, mengingatkan tentang ajaran tersebut. Apalagi ketika tokoh PDIP Hendrawan Supratikno menyentil mengenai pentingnya adab dalam kebebasan.</p>
<p>Bima mengomentari wawancara Najwa Shihab dengan Ganjar Pranowo. Najwa memancing, apakah keputusan menolak kehadiran Israel di Piala Dunia U20 merupakan perintah Megawati Soekarnoputri atau bukan.</p>
<p>Dalam Tiktok-nya Bima berujar, “<em>Udah ketebak dah, lagian disuruh ngomong sama itu janda, janda satu itu, lo nurut. Aduh udah deh enggak usah ditanggepin&#8230;</em>”</p>
<p>Menurut politikus senior PDIP Hendrawan Supratikno (<em>cnnindonesia.com</em>, 23 April 2023), seharusnya Bima bisa membekali diri dengan pengetahuan yang substantif. Hendrawan mendorong sikap kritis anak-anak muda, namun juga mengingatkan, dalam kebebasan berpendapat tetap dibutuhkan adab, dengan landasan pemahaman ilmiah dan kearifan kultural.</p>
<p>Akhirnya Bima meminta maaf melalui klarifikasi di akun @awbimaxreborn, Minggu (23/4). Dia mengaku sedang mengungkapkan isi hati mengenai kegagalan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20. “<em>Di situ tuh, gue tidak bermaksud untuk menggunakan konotasi janda itu kayak buruk ya. Gue bilang karena mengungkap kekesalan gue ketika itu Piala Dunia dibatalkan. Gue cuma menyuarakan isi hati gue sendiri,</em>” ujar Bima (<em>cnnindonesia.com</em>, 24 April 2023).</p>
<p>Dia juga beralasan, karena bekerja di bidang media sosial, kata “janda” itu digunakan untuk mengundang perhatian banyak orang.</p>
<p><strong>Simpati</strong><br />
Nama Bima viral ketika kritiknya tentang kondisi jalan di Lampung menimbulkan beragam reaksi. Dia mendapat banyak simpati karena Gubernur memberi respons yang cenderung kontraproduktif. Akan tetapi, unggahan Bima tentang “janda” meluruhkan simpati netizens terhadap kritiknya tentang Lampung.</p>
<p>Apa artinya? Kritik konstruktif untuk kepentingan publik lewat media sosial akan memberi manfaat, namun berujar dengan intensi ofensif secara personal bisa berefek sebaliknya. Walaupun yang diserang adalah figur publik, akan tetapi respek kepublikan akan hilang dan berpotensi menimbulkan antipati.</p>
<p>Apakah ungkapan “Gue cuma menyuarakan suara hati gue sendiri” dan “menggunakan kata janda untuk mengundang perhatian banyak orang” bisa menjadi justifikasi bahwa kita boleh ngomong apa saja, tertuju kepada siapa pun, entah itu berakibat menyakiti, melukai, atau menimbulkan kemarahan?</p>
<p>Tentulah tidak tepat. Penghayatan “nepakke marang awake dhewe” merupakan sikap introspektif dengan mempertimbangkan, misalnya, “Bagaimana rasanya andai ujaran itu ditujukan orang kepada kita, atau orang-orang terdekat kita?”</p>
<p>Atas nama “menyuarakan suara hati”, bolehkah kita mengabaikan hati dan rasa perseorangan, atau kelompok? Atau yang dalam perkembangan sekarang, di berbagai akun media sosial para buzzer, muncul unggahan-unggahan yang menyentuh segi-segi primordi suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA)?</p>
<p>Ujaran “janda” dalam unggahan Bima boleh jadi dipandang sebagai dinamika biasa dalam memilih diksi, namun tentu tidak patut dianggap biasa apabila kita menengok aspek-aspek adab berkomunikasi. Yakni dengan mempertimbangkan rasa dan efek.</p>
<p>Tak sedikit ujaran ofensif di media sosial yang menimbulkan komplikasi sosial dan hukum. Dalam sejumlah kasus, proses hukum diwarnai oleh realitas paradoks: “betapa mudah menista, betapa mudah meminta maaf”.</p>
<p><strong>Gestur dan Nada Pesan</strong><br />
Dalam Kitab Suci, komunikasi massa mendapat rambu-rambu yang visioner. Penegasan ucapan (<em>qaulan</em>) dibingkai dalam nilai dan pemaknaan pesan, mencakup cara menyampaikan, mengemas narasi, mempertimbangkan substansi, bahkan sampai pada aspek-aspek “nada” dan “gestur”.</p>
<p>Intinya, bagaimana pesan bisa sampai kepada penerimanya lewat hasrat dan teknik penyampaian yang efektif dan memanusiakan.</p>
<p>Tercatat enam “gestur” dan “nada” tuntunan penyampaian pesan, dengan intensitas masing-masing.</p>
<p>Pertama, <em>Qaulan Sadida</em>, yakni perkataan yang tegas dan benar secara narasi dan substansi, seperti dalam Surat Annisa Ayat 9. Istilah ini dua kali disebutkan.</p>
<p>Kedua, <em>Qaulan Baligha</em>, yakni perkataan yang tepat, fasih, jelas arti dan maksudnya. Arahnya adalah efektivitas, yang disebutkan dalam Surat Annisa Ayat 63.</p>
<p>Ketiga, <em>Qaulan Maysura</em>, yakni perkataan yang mudah dicerna dan dikomunikasikan. Aksennya juga efektivitas, disinggung dalam Surat Al-Isra’ Ayat 28.</p>
<p>Keempat, <em>Qaulan Ma’rufa</em>, yakni perkataan yang sesuai dengan nilai-nilai kemasyarakatan. Pesan ini ditekankan sebanyak lima kali, antara lain dalam Surat Annisa Ayat 5.</p>
<p>Kelima, <em>Qaulan Layyina</em>, yakni perkataan yang lembut, seperti yang diingatkan lewat Surat At-Thaha Ayat 44.</p>
<p>Keenam, <em>Qaulan Karima</em>, yakni perkataan yang memuliakan, disebutkan dalam Surat Al-Isra’ Ayat 23.</p>
<p>Pada sisi lain, ungkapan “netizen mahabenar” menggambarkan tentang penggunaan peranti teknologi informasi yang tidak mempertimbangkan akibat apa yang berpotensi muncul. Kondisi ini menunjukkan betapa keruh ruang digital kita. Kebebasan dimaknai sesuai selera masing-masing orang yang tidak memperhitungkan ada hati yang dilukai, ada rasa yang disakiti, ada hak yang dilangkahi.</p>
<p>Lebih memprihatinkan lagi, intelektualitas akademik tidak menjamin penggunaan peranti media sosial itu menciptakan atmosfer keterkendalian unggahan. Berita viral dari unggahan seorang peneliti BRIN yang menyampaikan ancaman kepada warga Muhammadiyah atas perbedaan hari Idul Fitri 1444 Hijriah, menunjukkan kekurangbijakan dalam menyampaikan pendapat, dan tentu jauh dari enam visi <em>qaulan</em>.</p>
<p>Kasus Tiktoker Bima, dan postingan ancaman peneliti BRIN, hanya sebagian kecil di antara fenomena kekurangmampuan mengemas komunikasi. Ayolah, bukankah mengembangkan filosofi “nepakke karo awake dhewe” merupakan sikap cerdas dan arif dalam bermedia sosial?</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>; <em>wartawan suarabaru.id, dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/04/26/nepakke-karo-awake-dhewe-adab-cerdas-berkebebasan">“Nepakke Karo Awake Dhewe”, Adab Cerdas Berkebebasan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>