<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>tenggelam Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/tenggelam/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Tue, 23 Jun 2026 07:43:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>tenggelam Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kabar Duka dari Ngaringan, Bocah 8 Tahun Meninggal Setelah Tenggelam di Sungai Lusi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/06/23/kabar-duka-dari-ngaringan-bocah-8-tahun-meninggal-setelah-tenggelam-di-sungai-lusi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Jun 2026 08:00:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[bocah 8 tahun]]></category>
		<category><![CDATA[Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Kalanglundo]]></category>
		<category><![CDATA[ngaringan]]></category>
		<category><![CDATA[SUNGAI LUSI]]></category>
		<category><![CDATA[tenggelam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=565925</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Peristiwa bocah tenggelam di Sungai Lusi, Kecamatan Ngaringan, Grobogan, kembali menyita perhatian masyarakat. Seorang anak berinisial EPM (8), warga Desa Kalanglundo, Kecamatan Ngaringan, Kabupaten Grobogan, ditemukan meninggal dunia setelah diduga tenggelam di aliran Sungai Lusi, Senin (22/6/2026). Kabar bocah tenggelam di Sungai Lusi, Ngaringan, Grobogan tersebut dengan cepat menyebar di tengah masyarakat. [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/23/kabar-duka-dari-ngaringan-bocah-8-tahun-meninggal-setelah-tenggelam-di-sungai-lusi">Kabar Duka dari Ngaringan, Bocah 8 Tahun Meninggal Setelah Tenggelam di Sungai Lusi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID) –</strong> Peristiwa bocah tenggelam di Sungai Lusi, Kecamatan Ngaringan, Grobogan, kembali menyita perhatian masyarakat.</p>
<p>Seorang anak berinisial EPM (8), warga Desa Kalanglundo, Kecamatan Ngaringan, Kabupaten Grobogan, ditemukan meninggal dunia setelah diduga tenggelam di aliran Sungai Lusi, Senin (22/6/2026).</p>
<p>Kabar bocah tenggelam di Sungai Lusi, Ngaringan, Grobogan tersebut dengan cepat menyebar di tengah masyarakat.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/06/23/pesanmasa-unissula-tekankan-birrul-walidain-kunci-mutlak-kesuksesan">Pesanmasa Unissula Tekankan Birrul Walidain Kunci Mutlak Kesuksesan</a></strong></h6>
<p>Warga langsung berdatangan ke sekitar lokasi setelah mendengar informasi mengenai hilangnya korban di sungai yang berada tidak jauh dari permukiman penduduk.</p>
<p>Korban diketahui masih berstatus pelajar sekolah dasar dan tinggal di Desa Kalanglundo. Kejadian tragis itu menimbulkan duka mendalam bagi keluarga maupun warga setempat.</p>
<p>Peristiwa tersebut terjadi di aliran Sungai Lusi yang berada di wilayah Desa Kalanglundo. Lokasinya yang dekat dengan permukiman membuat warga segera bergerak melakukan pencarian setelah menerima informasi adanya anak yang diduga tenggelam.</p>
<p>Informasi awal diperoleh dari dua teman korban yang kemudian memberitahukan kepada seorang warga mengenai dugaan tenggelamnya EPM saat berada di sungai.</p>
<p>Mendapat kabar tersebut, warga langsung menuju lokasi dan melakukan pencarian di sekitar aliran sungai dengan harapan korban dapat ditemukan dalam kondisi selamat.</p>
<p>Sejumlah warga yang berada di lokasi segera menyisir area yang diduga menjadi titik hilangnya korban. Upaya pencarian berlangsung secara spontan dengan melibatkan masyarakat sekitar.</p>
<p>Tidak lama kemudian, warga menemukan korban berada di dalam aliran sungai dalam kondisi tidak sadarkan diri.</p>
<p>Warga selanjutnya mengevakuasi korban dari dalam air dan membawanya ke rumah keluarga sebelum petugas kepolisian tiba di lokasi.</p>
<p>Peristiwa itu kemudian dilaporkan kepada Polsek Ngaringan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut sesuai prosedur yang berlaku.</p>
<p>Menerima laporan dari masyarakat, anggota Polsek Ngaringan bersama tim identifikasi segera mendatangi lokasi kejadian.</p>
<p>Petugas langsung melakukan serangkaian tindakan kepolisian guna mengungkap kronologi dan memastikan penyebab meninggalnya korban.</p>
<p>Kapolres Grobogan AKBP Ike Yulianto melalui Kapolsek Ngaringan IPTU Andry Fajar Irianto menjelaskan bahwa anggotanya bergerak cepat setelah menerima laporan.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/06/23/pln-indonesia-power-ubp-semarang-salurkan-program-csr-melalui-khitan-massal-sasar-dhuafa">PLN Indonesia Power UBP Semarang Salurkan Program CSR Melalui Khitan Massal, Sasar Dhuafa</a></strong></h6>
<p>“Begitu menerima laporan, anggota langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara, meminta keterangan para saksi, serta berkoordinasi dengan petugas kesehatan guna memastikan penyebab meninggalnya korban,” ujar IPTU Andry Fajar Irianto.</p>
<p>Di lokasi kejadian, petugas melakukan olah tempat kejadian perkara untuk memperoleh gambaran yang jelas mengenai peristiwa tersebut.</p>
<p>Polisi juga meminta keterangan sejumlah saksi yang mengetahui kejadian maupun warga yang ikut melakukan pencarian korban.</p>
<p>Hasil Pemeriksaan Polisi</p>
<p>Dari hasil pemeriksaan, diketahui lebar Sungai Lusi di titik kejadian mencapai sekitar lima meter. Sementara kedalaman sungai di lokasi penemuan korban diperkirakan sekitar satu setengah meter.</p>
<p>Petugas juga mencatat bahwa lokasi penemuan korban tidak jauh dari rumahnya di Desa Kalanglundo, Kecamatan Ngaringan.</p>
<p>Selain memeriksa lokasi kejadian, polisi berkoordinasi dengan tenaga kesehatan dari Puskesmas Ngaringan untuk melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah korban.</p>
<p>Pemeriksaan tersebut dilakukan guna memastikan ada atau tidaknya tanda-tanda kekerasan maupun indikasi tindak pidana lainnya.</p>
<p>Tenaga medis bersama tim identifikasi kemudian melakukan pemeriksaan secara menyeluruh sesuai standar yang berlaku.</p>
<p>Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban maupun indikasi adanya perbuatan kriminal yang menyebabkan kematian.</p>
<p>Petugas justru menemukan indikasi yang sesuai dengan kondisi korban yang meninggal akibat tenggelam di dalam air.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/06/23/tarif-tak-naik-13-tahun-pdam-grobogan-andalkan-efisiensi-dan-tanpa-rekrutmen-karyawan">Tarif Tak Naik 13 Tahun, PDAM Grobogan Andalkan Efisiensi dan Tanpa Rekrutmen Karyawan</a></strong></h6>
<p>“Dari hasil pemeriksaan medis dan identifikasi, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, korban diduga meninggal dunia akibat tenggelam,” jelas IPTU Andry Fajar Irianto.</p>
<p>Pihak keluarga menerima kejadian bocah tenggelam di Sungai Lusi, Ngaringan, Grobogan tersebut sebagai musibah.</p>
<p>Keluarga juga menolak dilakukan autopsi dan menuangkannya dalam surat pernyataan resmi sebelum jenazah diserahkan untuk dimakamkan.</p>
<p>“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban. Semoga keluarga diberikan ketabahan dan keikhlasan,” kata IPTU Andry Fajar Irianto.</p>
<p><strong>TYA WIDYA</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/23/kabar-duka-dari-ngaringan-bocah-8-tahun-meninggal-setelah-tenggelam-di-sungai-lusi">Kabar Duka dari Ngaringan, Bocah 8 Tahun Meninggal Setelah Tenggelam di Sungai Lusi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pencarian Semalaman Berakhir Duka, Remaja Berkebutuhan Khusus Ditemukan Tak Bernyawa di Bendung Dumpil</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/06/15/pencarian-semalaman-berakhir-duka-remaja-berkebutuhan-khusus-ditemukan-tak-bernyawa-di-bendung-dumpil</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Jun 2026 12:49:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Bendung Dumpil]]></category>
		<category><![CDATA[Berkebutuhan khusus]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Grobogan Sri Sumarni]]></category>
		<category><![CDATA[Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal dunia]]></category>
		<category><![CDATA[ngaringan]]></category>
		<category><![CDATA[Remaja]]></category>
		<category><![CDATA[tenggelam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=564587</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Peristiwa tragis menimpa seorang remaja berkebutuhan khusus yang ditemukan meninggal dunia diduga akibat tenggelam di saluran irigasi Bendung Dumpil, Kecamatan Ngaringan, Kabupaten Grobogan, Senin (15/6/2026) pagi. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Sebelumnya, pihak keluarga dan warga setempat telah melakukan pencarian terhadap korban. Remaja berkebutuhan khusus tersebut diketahui berinisial ESW (16), warga [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/15/pencarian-semalaman-berakhir-duka-remaja-berkebutuhan-khusus-ditemukan-tak-bernyawa-di-bendung-dumpil">Pencarian Semalaman Berakhir Duka, Remaja Berkebutuhan Khusus Ditemukan Tak Bernyawa di Bendung Dumpil</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID) –</strong> Peristiwa tragis menimpa seorang remaja berkebutuhan khusus yang ditemukan meninggal dunia diduga akibat tenggelam di saluran irigasi Bendung Dumpil, Kecamatan Ngaringan, Kabupaten Grobogan, Senin (15/6/2026) pagi.</p>
<p>Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Sebelumnya, pihak keluarga dan warga setempat telah melakukan pencarian terhadap korban.</p>
<p>Remaja berkebutuhan khusus tersebut diketahui berinisial ESW (16), warga Desa Kalangdosari, Kecamatan Ngaringan.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/06/15/gebrakan-polres-grobogan-safe-house-110-hadir-hingga-pelosok-desa-rumah-kades-tempat-yang-paling-aman-bagi-warga">Gebrakan Polres Grobogan! Safe House 110 Hadir hingga Pelosok Desa, Rumah Kades Tempat yang Paling Aman Bagi Warga</a></strong></h6>
<p>Korban ditemukan mengapung di saluran irigasi Bendung Dumpil, Ngaringan, Grobogan, setelah sebelumnya dilaporkan hilang sejak Minggu (14/6/2026) sore.</p>
<p>Personel Polsek Ngaringan bersama Tim Inafis Polres Grobogan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk evakuasi dan olah TKP di lokasi penemuan jenazah korban</p>
<p>Berdasarkan informasi yang dihimpun, keluarga mulai menyadari ESW tidak berada di rumah saat mereka pulang sekitar pukul 17.00 WIB pada Minggu (14/6/2026).</p>
<p>Kondisi itu membuat keluarga merasa khawatir. Mereka kemudian berusaha mencari keberadaan korban di sejumlah lokasi yang biasa dikunjungi.</p>
<p>Pencarian tidak hanya dilakukan keluarga. Warga sekitar juga ikut membantu menyisir lingkungan permukiman dan area yang dianggap berpotensi menjadi lokasi keberadaan korban.</p>
<p>Salah satu titik yang menjadi fokus pencarian adalah kawasan saluran irigasi Bendung Dumpil yang berada tidak jauh dari rumah korban.</p>
<h6><strong>Kronologi</strong></h6>
<p>Kapolres Grobogan AKBP Ike Yulianto melalui Kapolsek Ngaringan IPTU Andry Fajar Irianto menjelaskan bahwa keluarga langsung bergerak mencari korban begitu mengetahui ESW tidak berada di rumah.</p>
<p>“Setelah mengetahui korban tidak ada di rumah, pihak keluarga bersama warga berupaya melakukan pencarian di sekitar lingkungan tempat tinggal, termasuk area saluran irigasi Bendungan Dumpil,” jelasnya.</p>
<p>Warga melakukan penyisiran hingga sekitar pukul 20.00 WIB. Namun upaya pencarian pada Minggu malam itu belum membuahkan hasil.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/06/15/polsek-pejagoan-gelar-lomba-mancing-dan-santuni-anak-yatim">Polsek Pejagoan Gelar Lomba Mancing dan Santuni Anak Yatim</a></strong></h6>
<p>Untuk memperluas pencarian, warga juga mengumumkan informasi kehilangan korban melalui pengeras suara masjid dan musala di sekitar desa.</p>
<p>Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat yang mengetahui keberadaan korban dapat segera menyampaikan informasi kepada pihak keluarga.</p>
<p>Meski berbagai upaya telah dilakukan, keberadaan ESW masih belum diketahui hingga malam berakhir.</p>
<h6><strong>Korban Ditemukan</strong></h6>
<p>Pencarian kemudian dilanjutkan kembali pada Senin pagi dengan melibatkan warga yang lebih banyak dan area penyisiran yang lebih luas.</p>
<p>Sekitar pukul 06.00 WIB, seorang warga yang ikut mencari melihat sesosok tubuh mengapung dalam posisi tertelungkup di saluran irigasi Bendung Dumpil.</p>
<p>Penemuan itu langsung membuat warga mendekati lokasi untuk memastikan identitas korban yang terlihat berada di aliran irigasi tersebut.</p>
<p>Setelah dilakukan pengecekan, warga memastikan tubuh yang ditemukan merupakan ESW yang sebelumnya dilaporkan hilang.</p>
<p>Warga kemudian mengevakuasi korban dari lokasi penemuan dan membawanya ke rumah duka untuk disemayamkan.</p>
<p>Informasi tersebut segera diteruskan kepada perangkat desa dan dilaporkan kepada Polsek Ngaringan.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/06/15/sengkarut-kartu-keluarga-menyiasati-domisili-dalam-sistim-penerimaan-murid-baru">Sengkarut Kartu Keluarga: Menyiasati Domisili dalam Sistim Penerimaan Murid Baru</a></strong></h6>
<p>Mendapat laporan itu, petugas kepolisian bersama Unit Identifikasi Polres Grobogan dan tenaga medis dari Puskesmas Ngaringan langsung mendatangi lokasi kejadian.</p>
<p>Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara serta pemeriksaan medis awal terhadap tubuh korban guna mengetahui penyebab kematiannya.</p>
<p>Hasil pemeriksaan menunjukkan korban ditemukan di area pintu pembuangan saluran irigasi Bendung Dumpil. Jarak antara rumah korban dengan lokasi penemuan diperkirakan sekitar 400 meter.</p>
<p>Selain itu, pemeriksaan medis luar mengungkap bahwa korban merupakan remaja berkebutuhan khusus sejak lahir.</p>
<p>Petugas juga tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan maupun indikasi penganiayaan pada tubuh korban.</p>
<p>“Berdasarkan hasil pemeriksaan medis dan olah TKP, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Penyebab meninggal dunia diduga akibat tenggelam,” kata IPTU Andry Fajar Irianto.</p>
<p>Pihak keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan tidak menghendaki autopsi. Jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dilakukan prosesi pemakaman.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/06/15/lapas-semarang-sosialisasikan-sipasti-optimalkan-pengelolaan-sarana-kerja-pembinaan">Lapas Semarang Sosialisasikan SIPASTI, Optimalkan Pengelolaan Sarana Kerja Pembinaan</a></strong></h6>
<p>Kasus remaja berkebutuhan khusus yang diduga tenggelam di saluran irigasi Bendung Dumpil, Ngaringan, Grobogan, ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan terhadap anggota keluarga yang membutuhkan pendampingan khusus.</p>
<p>Kapolsek Ngaringan mengimbau masyarakat agar meningkatkan perhatian kepada anak-anak dan remaja berkebutuhan khusus saat beraktivitas di luar rumah, terutama di sekitar saluran irigasi agar insiden tersebut tidak terulang lagi.</p>
<p>“Kami mengimbau masyarakat agar meningkatkan pengawasan terhadap anggota keluarga, terutama anak-anak dan anak berkebutuhan khusus saat beraktivitas di luar rumah,” tegas IPTU Andry Fajar Irianto.</p>
<p><strong>TYA WIDYA</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/15/pencarian-semalaman-berakhir-duka-remaja-berkebutuhan-khusus-ditemukan-tak-bernyawa-di-bendung-dumpil">Pencarian Semalaman Berakhir Duka, Remaja Berkebutuhan Khusus Ditemukan Tak Bernyawa di Bendung Dumpil</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Berlatih Dayung di Sungai Laes, Tenggelam Lalu Hilang</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/05/25/berlatih-dayung-di-sungai-laes-tenggelam-lalu-hilang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 May 2026 04:32:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[benowo-park]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Pemalang]]></category>
		<category><![CDATA[Latihan Mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[Olahraga Dayung]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai Laes]]></category>
		<category><![CDATA[tenggelam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=561408</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Dua atlet Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kabupaten Pemalang, diduga tenggelam saat latihan mandiri di Sungai Laes, pada Sabtu (23/5/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Kejadian itu menimpa Alfi (16) dan juga Alif (16), asal dari Desa Saradan, Dusun Kesapen, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang. Mereka diketahui tidak kembali ke rumah hingga malam hari, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/05/25/berlatih-dayung-di-sungai-laes-tenggelam-lalu-hilang">Berlatih Dayung di Sungai Laes, Tenggelam Lalu Hilang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Dua atlet Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kabupaten Pemalang, diduga tenggelam saat latihan mandiri di Sungai Laes, pada Sabtu (23/5/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.</p>
<p>Kejadian itu menimpa Alfi (16) dan juga Alif (16), asal dari Desa Saradan, Dusun Kesapen, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang. Mereka diketahui tidak kembali ke rumah hingga malam hari, sehingga membuat cemas keluarga.</p>
<p>Pada Minggu (24/5/2026) pagi saat dilakukan pencarian oleh pihak keluarga, mereka hanya menemukan kendaraan roda dua milik korban, di dekat area sungai daerah Benowo Park dan juga dayung di bendungan Sungapan, tak jauh dari lokasi mereka berlatih.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/05/25/biksu-thu-dong-singgah-di-masjid-al-falah-genuk-saksi-indahnya-toleransi">Biksu Thu Dong Singgah di Masjid Al Falah Genuk, Saksi Indahnya Toleransi</a></strong></p>
<p>Dalam keterangannya di Semarang, Kepala Kantor SAR Semarang, Budiono mengungkapkan, pihaknya telah mengirimkan Tim SAR untuk melakukan pencarian di sungai, yang memiliki lebar sekitar 50 meter itu.</p>
<p>&#8221;Minggu sore kami menerima info ada remaja yang diduga tenggelam di Sungai Laes di Desa Penggarit, Kecamatan Taman, Pemalang, saat berlatih dayung. Mereka berlatih dalam situasi debit sungai meninggi, dan arus cukup deras akibat hujan di hulu sungai,&#8221; kata dia.</p>
<p>Menurut Budiono, diduga perahu kayak yang dipakai untuk berlatih dayung terbalik, dan mereka tercebur sungai, terseret arus, hingga akhirnya tenggelam lalu hilang.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/05/25/muhyat-resmi-jabat-ketua-stmik-pgri-arungbinang-kebumen">Muhyat Resmi Jabat Ketua STMIK PGRI Arungbinang Kebumen</a></strong></p>
<p>Pencarian pun kemudian dilakukan bersama Tim SAR Gabungan. Namun pencarian tidak berjalan efektif, karena situasi yang gelap dan kurangnya pencahayaan. Hingga malam, keberadaan kedua atlet dayung itu belum juga ditemukan, sehingga operasi pencarian dihentikan sementara, dan dilanjutkan esok hari.</p>
<p>&#8221;Pencarian dihentikan dulu, dan akan dilanjutkan dengan rencana penyisiran dari lokasi awal mereka terlihat berlatih, hingga di area bendungan. Kami juga akan melakukan penyelaman. Semoga kedua korban bisa segera ditemukan,&#8221; harap Budiono.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/05/25/berlatih-dayung-di-sungai-laes-tenggelam-lalu-hilang">Berlatih Dayung di Sungai Laes, Tenggelam Lalu Hilang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dua Hari Dicari, Pencari Biawak Ditemukan Tewas di Sungai Serang Grobogan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/05/05/dua-hari-dicari-pencari-biawak-ditemukan-tewas-di-sungai-serang-grobogan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 May 2026 11:14:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[klambu]]></category>
		<category><![CDATA[pencari biawak]]></category>
		<category><![CDATA[SUngai Serang]]></category>
		<category><![CDATA[tenggelam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=557925</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Seorang pencari biawak dilaporkan tewas setelah tenggelam di Sungai Serang, wilayah Desa Terkesi, Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan. Korban yang dikenal kerap berburu di aliran sungai tersebut ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa oleh tim gabungan setelah dilakukan pencarian intensif. Peristiwa tragis yang menimpa pencari biawak itu terjadi di Sungai Serang, tepatnya di wilayah [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/05/05/dua-hari-dicari-pencari-biawak-ditemukan-tewas-di-sungai-serang-grobogan">Dua Hari Dicari, Pencari Biawak Ditemukan Tewas di Sungai Serang Grobogan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID) –</strong> Seorang pencari biawak dilaporkan tewas setelah tenggelam di Sungai Serang, wilayah Desa Terkesi, Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan.</p>
<p>Korban yang dikenal kerap berburu di aliran sungai tersebut ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa oleh tim gabungan setelah dilakukan pencarian intensif.</p>
<p>Peristiwa tragis yang menimpa pencari biawak itu terjadi di Sungai Serang, tepatnya di wilayah Klambu, Grobogan.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/05/05/resmi-ka-argo-bromo-anggrek-kini-jadi-ka-anggrek-mulai-9-mei-2026">Resmi! KA Argo Bromo Anggrek Kini Jadi KA Anggrek Mulai 9 Mei 2026</a></strong></h6>
<p>Korban ditemukan tewas setelah sebelumnya dinyatakan hilang saat mencoba menyeberangi sungai dengan cara berenang pada Senin (4/5/2026).</p>
<p>Korban diketahui bernama Yusuf Affandi (24), warga Desa Ketitang, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan. Ia dikenal di lingkungan sekitar sebagai sosok yang gemar berburu biawak.</p>
<p>Kebiasaan berburu biawak tersebut sering ia lakukan di sepanjang aliran Sungai Serang, yang berada di Kecamatan Klambu. Aktivitas itu sudah menjadi rutinitas korban dalam kesehariannya.</p>
<p>Kepala Pelaksana BPBD Grobogan, Wahju Tri Darmawanto, mengungkapkan pihaknya menerima laporan adanya orang tenggelam pada Senin (4/5/2026), sekitar pukul 12.30 WIB.</p>
<p>&#8220;Informasi dapat dari teman korban yang berburu biawak di sekitar sungai. Korban berinisiatif untuk menyeberang sungai dengan cara berenang,&#8221; jelas Wahju.</p>
<p>Menurut keterangan yang dihimpun, korban saat itu bersama rekan-rekannya tengah berburu di sekitar lokasi kejadian.</p>
<p>Namun, saat berada di tengah sungai, korban diduga mengalami kelelahan. Ia tidak mampu melanjutkan renang hingga akhirnya tenggelam.</p>
<p>Rekan-rekan korban yang melihat kejadian tersebut tidak dapat memberikan pertolongan. Mereka segera melaporkan peristiwa itu kepada perangkat desa setempat.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/05/05/penguatan-program-go-keren-dengan-memberikan-jaminan-sosial">Penguatan Program Go Keren dengan Memberikan Jaminan Sosial</a></strong></h6>
<p>Laporan tersebut kemudian diteruskan kepada pihak kepolisian dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Grobogan untuk segera ditindaklanjuti.</p>
<p>Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Grobogan langsung bergerak menuju lokasi setelah menerima laporan. Mereka memulai pencarian pada Senin sore sekitar pukul 16.00 WIB.</p>
<p>Petugas melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Serang. Proses pencarian melibatkan berbagai unsur, termasuk warga sekitar.</p>
<p>Pencarian berlangsung cukup sulit karena kondisi arus sungai yang cukup deras. Selain itu, kedalaman air juga menjadi kendala bagi tim di lapangan.</p>
<p>Meski begitu, tim gabungan tetap berupaya maksimal untuk menemukan korban. Mereka membagi area pencarian agar proses lebih efektif.</p>
<p>Hari pertama pencarian belum membuahkan hasil. Tim kemudian melanjutkan upaya pencarian pada keesokan harinya yakni Selasa (5/5/2026).</p>
<p>Upaya pencarian hari kedua akhirnya membuahkan hasil. Korban berhasil ditemukan pada Selasa (5/5/2026), sekitar pukul 12.30 WIB.&#8217;</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/05/05/kado-untuk-negeri-menagih-ketangguhan-sdm-dari-ruang-pemulihan-klinik-profesi">Kado untuk Negeri: Menagih Ketangguhan SDM dari Ruang Pemulihan Klinik Profesi</a></strong></h6>
<p>&#8220;Jenazah korban ditemukan berjarak hanya 300 meter dari tempat semula ia berenang,&#8221; jelas Wahju, dalam keterangan yang diterima.</p>
<p>Kondisi korban saat ditemukan sudah tidak bernyawa. Tim segera melakukan evakuasi dari lokasi penemuan.</p>
<p>Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke Puskesmas Klambu 1. Petugas medis melakukan pemeriksaan awal terhadap korban.</p>
<p>Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi korban serta penyebab kematian. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.</p>
<p>Imbauan BPBD Grobogan</p>
<p>Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai. Terlebih jika kondisi arus cukup deras dan berisiko.</p>
<p>BPBD Grobogan juga mengimbau warga agar tidak menyeberang sungai dengan berenang tanpa alat pengaman. Risiko kecelakaan sangat tinggi, terutama bagi yang tidak memiliki kemampuan berenang yang cukup.</p>
<p>Selain itu, masyarakat diminta untuk selalu memperhatikan kondisi lingkungan sebelum melakukan aktivitas di alam terbuka, termasuk saat berburu.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/05/05/dibalik-kelancaran-tmmd-sragen-ada-sosok-yang-nyaris-tak-pernah-berhenti-bergerak">Dibalik Kelancaran TMMD Sragen, Ada Sosok yang Nyaris Tak Pernah Berhenti Bergerak</a></strong></h6>
<p>Kejadian pencari biawak yang tewas di aliran Sungai Serang, Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan ini menjadi pelajaran penting agar keselamatan selalu menjadi prioritas utama.</p>
<p>Selain itu, kejadian ini juga menegaskan pentingnya kewaspadaan saat berada di perairan, terutama bagi warga yang beraktivitas di sekitar sungai.</p>
<p><strong>TYA WIDYA</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/05/05/dua-hari-dicari-pencari-biawak-ditemukan-tewas-di-sungai-serang-grobogan">Dua Hari Dicari, Pencari Biawak Ditemukan Tewas di Sungai Serang Grobogan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bocah 4 Tahun Tenggelam di Sungai Irigasi Klambu, Ditemukan Setelah Tiga Jam Pencarian</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/04/02/bocah-4-tahun-tenggelam-di-sungai-irigasi-klambu-ditemukan-setelah-tiga-jam-pencarian</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Apr 2026 14:44:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[#Balita]]></category>
		<category><![CDATA[Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Terkesi]]></category>
		<category><![CDATA[Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[irigasi]]></category>
		<category><![CDATA[klambu]]></category>
		<category><![CDATA[tenggelam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=552187</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Peristiwa tragis menimpa seorang anak laki-laki yang tenggelam di sungai irigasi wilayah Klambu, Kabupaten Grobogan. Insiden ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban setelah upaya pencarian berakhir dengan penemuan jasad. Kejadian seorang anak laki-laki yang tenggelam di sungai irigasi Klambu tersebut terjadi di Desa Terkesi. Warga sekitar pun sempat dihebohkan dengan kabar [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/04/02/bocah-4-tahun-tenggelam-di-sungai-irigasi-klambu-ditemukan-setelah-tiga-jam-pencarian">Bocah 4 Tahun Tenggelam di Sungai Irigasi Klambu, Ditemukan Setelah Tiga Jam Pencarian</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID) –</strong> Peristiwa tragis menimpa seorang anak laki-laki yang tenggelam di sungai irigasi wilayah Klambu, Kabupaten Grobogan.</p>
<p>Insiden ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban setelah upaya pencarian berakhir dengan penemuan jasad.</p>
<p>Kejadian seorang anak laki-laki yang tenggelam di sungai irigasi Klambu tersebut terjadi di Desa Terkesi. Warga sekitar pun sempat dihebohkan dengan kabar hilangnya korban sebelum akhirnya diketahui tenggelam.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/04/02/dua-tahun-gunakan-sepeda-motor-listrik-untuk-aktivitas-harian-ini-alasan-kepala-dinkes-grobogan-dr-djatmiko">Dua Tahun Gunakan Sepeda Motor Listrik untuk Aktivitas Harian, Ini Alasan Kepala Dinkes Grobogan dr Djatmiko</a></strong></h6>
<p>Peristiwa memilukan itu berlangsung pada Kamis (2/4/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Suasana pagi yang awalnya tenang berubah menjadi kepanikan setelah korban dinyatakan hilang.</p>
<p>Kapolsek Klambu AKP R Enggal Agung menjelaskan kronologi awal kejadian tersebut. Ia menyebut korban bernama Miftahurrahman (4), warga Desa Terkesi.</p>
<p>Saat itu, korban tengah mencuci sepeda bersama kakeknya, Ngatno (56), di sekitar lokasi kejadian. Aktivitas tersebut berlangsung seperti biasa tanpa tanda-tanda bahaya.</p>
<p>Namun, situasi berubah ketika sang kakek masuk ke dalam rumah untuk beberapa saat. Ia meninggalkan cucunya yang masih berada di sekitar sungai.</p>
<p>Ketika kembali keluar rumah, Ngatno tidak lagi melihat cucunya di lokasi semula. Kondisi tersebut membuatnya panik dan segera mencari keberadaan korban.</p>
<p>Upaya pencarian awal dilakukan oleh keluarga dengan meminta bantuan warga sekitar. Mereka menyisir area sekitar rumah dan aliran sungai.</p>
<p>Tidak lama kemudian, warga mendapat informasi bahwa korban diduga tenggelam di aliran sungai irigasi tersebut. Dugaan ini semakin menguatkan kekhawatiran keluarga.</p>
<p>Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada perangkat Desa Terkesi. Laporan itu selanjutnya diteruskan ke pihak Polsek Klambu.</p>
<p>Mendapatkan laporan tersebut, aparat kepolisian langsung bergerak cepat. Mereka segera berkoordinasi dengan BPBD Grobogan untuk melakukan pencarian.</p>
<p>Tim SAR BPBD Grobogan bersama polisi dan warga setempat langsung turun ke lokasi. Mereka memulai proses penyisiran di sepanjang aliran sungai.</p>
<p>Pencarian dilakukan secara intensif dengan menyisir area yang diduga menjadi titik jatuhnya korban. Kondisi arus sungai menjadi tantangan tersendiri.</p>
<p>&#8220;Polsek Klambu bersama Tim SAR Gabungan dan warga langsung menyisir di sekitar aliran sungai irigasi tersebut. Alhamdulilah, setelah tiga jam pencarian, korban berhasil ditemukan,&#8221; jelas Kapolsek.</p>
<p>Setelah pencarian selama kurang lebih tiga jam, tim akhirnya menemukan korban. Lokasi penemuan berada tidak jauh dari titik awal kejadian.</p>
<p>Kapolsek menjelaskan bahwa korban ditemukan pada jarak sekitar 200 meter dari lokasi awal. Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/04/02/jelang-jumat-agung-dan-paskah-polres-kudus-sterilisasi-gereja-pastikan-ibadah-aman-dan-kondusif">Jelang Jum’at Agung dan Paskah, Polres Kudus Sterilisasi Gereja, Pastikan Ibadah Aman dan Kondusif</a></strong></h6>
<p>Petugas kemudian mengevakuasi jasad korban dari aliran sungai. Proses evakuasi berlangsung dengan hati-hati mengingat kondisi medan.</p>
<p>Selanjutnya, jasad korban dibawa menuju rumah duka. Keluarga korban langsung menyambut dengan suasana haru dan duka mendalam.</p>
<p>&#8220;Dari hasil pemeriksaan kesehatan dan olah TKP, korban ditemukan di saluran irigasi berukuran lebar 15 meter, jarak 200 meter dari lokasi tempat mencuci sepeda, ada bekas kaki korban terpeleset dan korban tenggelam di aliran sungai sedalam tiga meter,&#8221; jelas Kapolsek.</p>
<p>Hasil pemeriksaan di lokasi kejadian menunjukkan adanya tanda korban terpeleset sebelum jatuh ke sungai. Kedalaman air yang mencapai tiga meter memperparah kondisi.</p>
<p>Selain itu, petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap jasad korban. Pemeriksaan ini bertujuan memastikan penyebab kematian.</p>
<p>Dari hasil visum luar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Hal ini memperkuat dugaan bahwa korban meninggal akibat tenggelam.</p>
<p>Kapolsek menegaskan bahwa peristiwa tersebut murni kecelakaan. Tidak ada unsur tindak pidana dalam kejadian tersebut.</p>
<p>Sebagai langkah antisipasi, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih waspada. Terutama bagi orang tua yang memiliki anak kecil.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/04/02/injourney-optimalkan-kelancaran-arus-mudik-dan-libur-lebaran-2026">InJourney Optimalkan Kelancaran Arus Mudik dan Libur Lebaran 2026</a></strong></h6>
<p>&#8220;Kami imbau kepada masyarakat Kecamatan Klambu, terlebih yang tinggal di bantaran sungai berarus deras, agar tetap memantau aktivitas anak-anaknya secara berkala, sehingga insiden serupa tidak terulang kembali,&#8221; pesannya.</p>
<p>Peristiwa seorang anak laki-laki yang tenggelam di sungai irigasi Klambu ini menjadi pengingat bagi semua pihak. Pengawasan terhadap anak di lingkungan berisiko harus ditingkatkan.</p>
<p>Duka akibat seorang anak laki-laki yang tenggelam di sungai irigasi Klambu diharapkan tidak terulang kembali, dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap keselamatan di sekitar aliran sungai.</p>
<p><strong>Tya Widya</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/04/02/bocah-4-tahun-tenggelam-di-sungai-irigasi-klambu-ditemukan-setelah-tiga-jam-pencarian">Bocah 4 Tahun Tenggelam di Sungai Irigasi Klambu, Ditemukan Setelah Tiga Jam Pencarian</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rakinem Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai Gondel</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/04/02/rakinem-ditemukan-meninggal-dunia-di-sungai-gondel</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Apr 2026 10:40:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Blora]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten blora]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Kantor]]></category>
		<category><![CDATA[Keterangan Tertulis]]></category>
		<category><![CDATA[Kompor Menyala]]></category>
		<category><![CDATA[SAR Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai Gondel]]></category>
		<category><![CDATA[tenggelam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=552164</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Kepala Kantor SAR Semarang, Budiono menyatakan, pihaknya menerima informasi yang menyebutkan, seorang warga Desa Gondel, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora, atas nama Rakinem (51), ditemukan sudah tak bernyawa, setelah dilaporkan tenggelam di Sungai Gondel, yang berada tak jauh dari rumahnya. Disebutkan Budiono dalam keterangan tertulisnya, peristiwa itu terjadi pada Rabu (1/4/2026), sekitar pukul 11.00 [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/04/02/rakinem-ditemukan-meninggal-dunia-di-sungai-gondel">Rakinem Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai Gondel</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Kepala Kantor SAR Semarang, Budiono menyatakan, pihaknya menerima informasi yang menyebutkan, seorang warga Desa Gondel, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora, atas nama Rakinem (51), ditemukan sudah tak bernyawa, setelah dilaporkan tenggelam di Sungai Gondel, yang berada tak jauh dari rumahnya.</p>
<p>Disebutkan Budiono dalam keterangan tertulisnya, peristiwa itu terjadi pada Rabu (1/4/2026), sekitar pukul 11.00 WIB. Saat itu korban diketahui pergi ke pinggir sungai yang berjarak sekitar 50 meter dari rumahnya, bersama sang suami.</p>
<p>Mereka yang bermaksud hendak buang hajat di sungai itu, menyadari kalau kompor di rumah ternyata masih dalam keadaan menyala saat ditinggal pergi ke sungai.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/04/02/pascasarjana-usm-jalin-kolaborasi-strategis-dengan-bea-cukai-tanjung-emas">Pascasarjana USM Jalin Kolaborasi Strategis dengan Bea Cukai Tanjung Emas</a></strong></p>
<p>&#8221;Korban dan suami pergi ke sungai untuk buang hajat, tapi si suami memutuskan kembali ke rumah untuk mematikan kompor, karena masih menyala. Namun saat kembali ke sungai, dia tidak mendapati lagi istrinya,&#8221; terang Budiono.</p>
<p>Di lokasi kejadian, sang suami hanya melihat di sekitar bibir sungai, bekas pijakan kaki di tanah, yang diduga menjadi titik terakhir sang istri berada. Diduga Rakinem terpeleset hingga terjatuh ke sungai, dan tenggelam terbawa arus.</p>
<p>Kejadian itu kemudian dilaporkan ke balai desa, dan diteruskan ke instansi terkait hingga ke Basarnas Unit Siaga SAR Rembang. Tim SAR Gabungan pun, langsung melakukan pencarian sejak hari pertama.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/04/02/seorang-pria-ditemukan-tewas-dengan-luka-di-leher">Seorang Pria Ditemukan Tewas dengan Luka di Leher</a></strong></p>
<p>Namun Tim SAR Gabungan menghadapi kendala, berupa banyaknya bambu di aliran sungai, serta kondisi kedalaman dasar sungai yang tidak menentu. Hingga hari gelap, Tim SAR Gabungan belum berhasil menemukan keberadaan korban.</p>
<p>Memasuki hari kedua pencarian, Kamis (2/4/2026), Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan upaya pencarian dengan menggunakan perahu karet, maupun penyisiran langsung di sepanjang aliran sungai.</p>
<p>Akhirnya sekitar pukul 11.50 WIB, korban berhasil ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya korban dievakuasi dan dibawa ke rumah duka.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/04/02/injourney-optimalkan-kelancaran-arus-mudik-dan-libur-lebaran-2026">InJourney Optimalkan Kelancaran Arus Mudik dan Libur Lebaran 2026</a></strong></p>
<p>&#8221;Siang tadi, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban, namun sudah dalam keadaan meninggal dunia. Korban ditemukan satu kilometer dari lokasi awal kejadian, dan langsung dibawa ke rumah duka,&#8221; imbuh Budiono.</p>
<p>Pihaknya juga menyampaikan apresiasi pada semua unsur SAR yang terlibat, sehingga korban segera ditemukan. &#8221;Dengan ditemukannya korban, maka operasi SAR ini resmi kami tutup,&#8221; tegas Budiono.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/04/02/rakinem-ditemukan-meninggal-dunia-di-sungai-gondel">Rakinem Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai Gondel</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hilang Sejak Jumat, Pria Lansia Ditemukan Tenggelam di Sungai Irigasi Kluwan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/01/24/hilang-sejak-jumat-pria-lansia-ditemukan-tenggelam-di-sungai-irigasi-kluwan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Jan 2026 14:33:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Kluwan]]></category>
		<category><![CDATA[Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Penawangan]]></category>
		<category><![CDATA[sungai irigasi]]></category>
		<category><![CDATA[tenggelam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=541157</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Peristiwa orang tenggelam di sungai irigasi menggegerkan warga Desa Kluwan, Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan, pada Sabtu (24/1/2026). Kejadian tersebut langsung menyita perhatian masyarakat sekitar yang berbondong-bondong mendatangi lokasi kejadian. Insiden di aliran sungai irigasi Desa Kluwan itu pertama kali terungkap setelah seorang pelajar yang melintas di sekitar lokasi mencurigai adanya sosok manusia [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/01/24/hilang-sejak-jumat-pria-lansia-ditemukan-tenggelam-di-sungai-irigasi-kluwan">Hilang Sejak Jumat, Pria Lansia Ditemukan Tenggelam di Sungai Irigasi Kluwan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID) –</strong> Peristiwa orang tenggelam di sungai irigasi menggegerkan warga Desa Kluwan, Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan, pada Sabtu (24/1/2026).</p>
<p>Kejadian tersebut langsung menyita perhatian masyarakat sekitar yang berbondong-bondong mendatangi lokasi kejadian.</p>
<p>Insiden di aliran sungai irigasi Desa Kluwan itu pertama kali terungkap setelah seorang pelajar yang melintas di sekitar lokasi mencurigai adanya sosok manusia mengambang di permukaan air.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/01/24/polres-purworejo-gelar-safety-driving-khusus-bagi-sopir-program-mbg">Polres Purworejo Gelar ‘Safety Driving’ Khusus Bagi Sopir Program MBG</a></strong></h6>
<p>Pelajar tersebut segera menghentikan langkahnya dan memastikan temuannya sebelum melaporkan kepada warga sekitar.</p>
<p>Sekitar pukul 13.45 WIB, pelajar tersebut menyampaikan informasi awal kepada Kuntono, salah satu warga setempat.</p>
<p>Mendapat laporan tersebut, Kuntono tidak menunda waktu dan langsung mengecek ke lokasi sungai irigasi yang dimaksud.</p>
<p>Setelah memastikan adanya tubuh manusia dalam kondisi tenggelam, Kuntono segera berkoordinasi dengan perangkat Desa Kluwan.</p>
<p>Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada aparat kepolisian di Polsek Penawangan untuk penanganan lebih lanjut.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/01/24/pgri-demak-salurkan-bantuan-sembako-untuk-korban-bencana-di-jepara">PGRI Demak Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Bencana di Jepara</a></strong></h6>
<p>Petugas Polsek Penawangan bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian guna melakukan pengamanan dan memastikan kondisi korban.</p>
<p>Polisi juga meminta warga untuk tidak mendekati area sungai agar proses evakuasi dan penyelidikan berjalan lancar.</p>
<p>Korban diketahui bernama Saman (70), warga Dusun Dukoh, Desa Toko, Kecamatan Penawangan. Identitas korban terungkap setelah pihak kepolisian berkoordinasi dengan perangkat desa dan keluarga yang datang ke lokasi.</p>
<p>Kabar penemuan tersebut segera sampai ke telinga pihak keluarga korban.</p>
<p>Mendapat informasi tersebut, keluarga langsung mendatangi lokasi sungai irigasi Desa Kluwan dengan penuh harap dan kecemasan.</p>
<p>Kapolsek Penawangan AKP Sutarjo menjelaskan bahwa pihak keluarga telah menyatakan korban tidak berada di rumah sejak sehari sebelumnya. Kondisi itu sempat membuat keluarga cemas dan berupaya mencari keberadaan korban.</p>
<p>“Dari keterangan keluarga, korban meninggalkan rumahnya di Desa Toko tanpa berpamitan. Kemudian, pada Sabtu siang tadi, korban ditemukan dalam keadaan tenggelam dan meninggal dunia di sungai irigasi Desa Kluwan,” jelas AKP Sutarjo.</p>
<p>Sebelum korban ditemukan, keluarga telah melakukan pencarian secara mandiri. Upaya tersebut bahkan melibatkan perangkat desa setempat, Bhabinkamtibmas, serta Babinsa guna menelusuri sejumlah titik yang biasa dilalui korban.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/01/24/pwi-surakarta-awali-rangkaian-hpn-2026-dengan-kegiatan-mlaku-timik-timik">PWI Surakarta Awali Rangkaian HPN 2026 dengan Kegiatan ‘‎‎Mlaku Timik-timik’</a></strong></h6>
<p>Pada hari kejadian sekitar pukul 13.15 WIB, seorang pelajar yang melintas di sekitar aliran sungai Desa Kluwan melihat sosok manusia dalam kondisi tidak bergerak di dalam air. Temuan itulah yang menjadi awal terungkapnya peristiwa tersebut.</p>
<p>Petugas Polsek Penawangan kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara dengan berkoordinasi bersama Tim Inafis Polres Grobogan dan petugas medis dari Puskesmas Penawangan. Proses pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh.</p>
<p>“Hasil olah TKP menunjukkan tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban,” tambah AKP Sutarjo. Pernyataan tersebut memperkuat dugaan bahwa tidak ada unsur tindak pidana dalam kejadian ini.</p>
<p>Hasil pemeriksaan visum luar yang dilakukan petugas medis menemukan sejumlah tanda khas korban tenggelam. Lumpur ditemukan di bagian hidung, mulut, serta area dada korban, yang mengindikasikan korban meninggal akibat tenggelam.</p>
<p>Kapolsek Penawangan juga menjelaskan bahwa lokasi penemuan korban berjarak cukup jauh dari rumahnya. Korban ditemukan sekitar 800 meter dari kediamannya di Desa Toko, Kecamatan Penawangan.</p>
<p>Berdasarkan keterangan dari pihak Puskesmas Penawangan I, korban memiliki riwayat penyakit hipertensi dan gangguan paru-paru. Korban juga tercatat sebagai pasien rutin yang kerap memeriksakan kesehatannya di Posyandu Desa Toko.</p>
<p>“Dugaan korban tenggelam karena terpeleset di sungai saat membasuh dan karena arus sungai irigasi yang deras, korban terbawa hingga ditemukan dengan jarak 800 meter dari rumahnya,” tambah Kapolsek.</p>
<p>Setelah seluruh proses pemeriksaan selesai dilakukan, petugas menyerahkan jenazah korban kepada pihak keluarga. Keluarga kemudian membawa jenazah ke rumah duka untuk dilakukan prosesi pemakaman.</p>
<p>Peristiwa pria tenggelam di sungai irigasi Desa Kluwan, Kecamatan Penawangan, ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan warga sekitar. Kejadian tersebut juga menjadi pengingat akan bahaya aktivitas di sekitar sungai.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/01/24/bank-sampah-didorong-jadi-garda-depan-pengendalian-sampah-kota-semarang">Bank Sampah Didorong Jadi Garda Depan Pengendalian Sampah Kota Semarang</a></strong></h6>
<p>Menanggapi kejadian tersebut, Kapolsek Penawangan mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama di wilayah Kluwan, Penawangan, yang memiliki aliran sungai irigasi dengan arus deras.</p>
<p>“Kita juga imbau kepada masyarakat agar berhati-hati saat beraktivitas di pinggir sungai, terutama di saat musim hujan seperti ini yang memungkinkan arus deras dan jalur sekitar sungai licin,” pungkasnya.</p>
<p><strong>TYA WIDYA</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/01/24/hilang-sejak-jumat-pria-lansia-ditemukan-tenggelam-di-sungai-irigasi-kluwan">Hilang Sejak Jumat, Pria Lansia Ditemukan Tenggelam di Sungai Irigasi Kluwan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dua Balita Kembar Ditemukan Tak Bernyawa di Irigasi Penawangan Grobogan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/12/18/dua-balita-kembar-ditemukan-tak-bernyawa-di-irigasi-penawangan-grobogan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Dec 2025 12:18:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[#Balita]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas PUPR Kabupaten Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[kembar]]></category>
		<category><![CDATA[Penawangan]]></category>
		<category><![CDATA[sungai irigasi]]></category>
		<category><![CDATA[tenggelam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=534978</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) &#8211; Peristiwa tragis menimpa sebuah keluarga di Desa Penawangan, Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan. Dua anak kembar berusia 3,5 tahun meninggal dunia setelah tenggelam di saluran irigasi desa pada Rabu (17/12/2025). Kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 14.00 WIB di area irigasi Dusun Penawangan, Desa Penawangan, Kabupaten Grobogan. BACA JUGA : Kenalkan Budaya Agung, SMPN 1 [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/12/18/dua-balita-kembar-ditemukan-tak-bernyawa-di-irigasi-penawangan-grobogan">Dua Balita Kembar Ditemukan Tak Bernyawa di Irigasi Penawangan Grobogan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Peristiwa tragis menimpa sebuah keluarga di Desa Penawangan, Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan.</p>
<p>Dua anak kembar berusia 3,5 tahun meninggal dunia setelah tenggelam di saluran irigasi desa pada Rabu (17/12/2025).</p>
<p>Kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 14.00 WIB di area irigasi Dusun Penawangan, Desa Penawangan, Kabupaten Grobogan.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2025/12/18/kenalkan-budaya-agung-smpn-1-welahan-menjemput-cahaya-inspirasi-r-a-kartini">Kenalkan Budaya Agung, SMPN 1 Welahan Menjemput Cahaya Inspirasi R.A. Kartini</a></strong></h6>
<p>Dua korban diketahui bernama Bagas Pandu Satria Pamungkas dan Bella Mutiara Nainawa. Keduanya merupakan anak kembar yang lahir di Grobogan pada 28 Juli 2022.</p>
<p>Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh seorang tukang yang hendak mengambil air di saluran irigasi untuk keperluan pembangunan talud desa. Hal itu dijelaskan Kapolsek Penawangan, AKP Sutarjo.</p>
<p>&#8220;Saat mengambil air, saksi melihat sosok balita berjenis kelamin laki-laki, dalam kondisi tenggelam dan terseret arus air irigasi yang cukup deras,&#8221; jelas Kapolsek Penawangan AKP Sutarjo, dalam keterangannya.</p>
<p>Saksi tersebut langsung turun ke saluran irigasi dan mengevakuasi kedua korban ke atas. Ia berupaya memberikan pertolongan dengan memposisikan kepala korban ke bawah agar air keluar dari tubuhnya.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2025/12/18/dpc-peradi-jalin-kerja-sama-dengan-pn-semarang">DPC Peradi Jalin Kerja Sama dengan PN Semarang</a></strong></h6>
<p>&#8220;Setelah itu, korban segera dibawa ke Klinik Mentari Husada untuk mendapatkan penanganan medis,&#8221; tambah Kapolsek.</p>
<p>Namun, setibanya di klinik, petugas medis menyatakan bahwa korban pertama telah meninggal dunia.</p>
<p>Keluarga kemudian membawa korban kembali ke rumah duka dan melanjutkan pencarian terhadap Bella Mutiara Nainawa yang belum ditemukan.</p>
<p>&#8220;Tak lama berselang, keluarga mendengar teriakan dari saksi lain yang berada di area irigasi belakang kediaman dr Kusnadi,&#8221; jelas AKP Sutarjo.</p>
<p>Korban kedua akhirnya ditemukan tersangkut di bawah jembatan bambu yang melintang di atas saluran irigasi tersebut.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2025/12/18/30-pengurus-osis-smpn1-karangsambung-ikuti-workshop-jurnalistik">OSIS dan Siswa SMPN 1 Karangsambung Ikuti Workshop Jurnalistik</a></strong></h6>
<p>Warga bersama keluarga segera mengevakuasi Bella Mutiara Nainawa dan membawanya ke Klinik Mentari Husada untuk mendapatkan pertolongan.</p>
<p>Namun, pihak medis kembali menyatakan bahwa korban kedua juga telah meninggal dunia.</p>
<p>Untuk memastikan kondisi kedua anak kembar tersebut, keluarga membawa keduanya ke Rumah Sakit Permata Utama Grobogan.</p>
<p>&#8220;Setelah dilakukan pemeriksaan lanjutan, pihak rumah sakit menegaskan bahwa kedua korban telah meninggal dunia,&#8221; tambah Kapolsek.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2025/12/18/sikap-apatis-berpotensi-jadi-kendala-meningkatkan-partisipasi-pemilih">Sikap Apatis, Berpotensi Jadi Kendala Meningkatkan Partisipasi Pemilih</a></strong></h6>
<p>Jasad kedua korban kemudian dibawa ke rumah duka untuk dilakukan proses pemakaman.</p>
<p>Terkait penyebab kematian dua balita ini, Kapolsek menjelaskan, hasil dari olah TKP yang dilakukan Tim Inafis Polres Grobogan dan unit Reskrim Polsek Penawangan, murni karena tenggelam.</p>
<p>“Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, diduga kedua korban bermain di sekitar saluran irigasi, kemudian terpeleset dan tenggelam akibat terbawa arus air,” pungkas Kapolsek Penawangan AKP Sutarjo.</p>
<p><strong>TYA WIDYA</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/12/18/dua-balita-kembar-ditemukan-tak-bernyawa-di-irigasi-penawangan-grobogan">Dua Balita Kembar Ditemukan Tak Bernyawa di Irigasi Penawangan Grobogan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BPBD dan Polisi Terus Cari 5 Anak Korban Tenggelam di Sungai Lusi, Dua Ditemukan Meninggal</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/12/11/bpbd-dan-polisi-terus-cari-5-anak-korban-tenggelam-di-sungai-lusi-dua-ditemukan-meninggal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Dec 2025 09:56:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Blora]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[anak-anak tenggelam]]></category>
		<category><![CDATA[blora]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Hilang]]></category>
		<category><![CDATA[tenggelam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=533694</guid>

					<description><![CDATA[<p>𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SUARABARU.ID) — Proses pencarian 5 orang tenggelam di sungai lusi terus dilakukan oleh petugas, TRC BPBD Blora, Kepolisian, TNI dan warga Blora, sejak pukul 06.00 WIB, tim menyusuri sungai lusi dari lokasi kejadian hingga radius 3 kilometer di bendung (embung) jetis. Kamis, 11 Desember 2025. Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto mengharapkan kelima warga [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/12/11/bpbd-dan-polisi-terus-cari-5-anak-korban-tenggelam-di-sungai-lusi-dua-ditemukan-meninggal">BPBD dan Polisi Terus Cari 5 Anak Korban Tenggelam di Sungai Lusi, Dua Ditemukan Meninggal</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SUARABARU.ID) — Proses pencarian 5 orang tenggelam di sungai lusi terus dilakukan oleh petugas, TRC BPBD Blora, Kepolisian, TNI dan warga Blora, sejak pukul 06.00 WIB, tim menyusuri sungai lusi dari lokasi kejadian hingga radius 3 kilometer di bendung (embung) jetis. Kamis, 11 Desember 2025.</p>
<p>Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto mengharapkan kelima warga yang masih tenggelam bisa ditemukan dengan selamat semua.</p>
<p>&#8220;Mohon doa dan dukungan dari masyarakat, semua bisa ditemukan dalam kondisi selamat sehat wal afiat,&#8221; ucap Kapolres Blora.</p>
<p>Pencarian dimulai sejak kejadian pukul 06.00 WIB, dari tempat kejadian sungai lusi di Kelurahan Kedungjenar hingga di embung jetis, Kelurahan Kauman. &#8220;Petugas terus menyisir sungai lusi dilokasi kejadian hingga sini,&#8221; ujar Kapolres Blora.</p>
<p>Sementara itu, Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini mengimbau kepada warga masyarakat Blora jangan bermain-main di embung dan di sungai pada musim hujan ini.</p>
<p><strong><span style="font-size: 12pt;">Baca juga <a href="https://suarabaru.id/2025/12/11/8-anak-perempuan-tenggelam-di-sungai-jenar-blora-lima-masih-dicari">8 Anak Perempuan Tenggelam di Sungai Jenar Blora, Lima Masih Dicari</a></span></strong></p>
<p>&#8220;Diucapkan terima kasih kepada warga masyarakat Blora dukungan dan swadayanya yang hebat dalam mengatasi bencana ini,&#8221; kata Wakil Bupati Blora.</p>
<p>Dalam pantauan suarabaru.id dilokasi pencarian, ada beberapa titik konsentrasi yakni Sungai Lusi di dekat Jalan Serayu Kedungjenar, di bawah jembatan Kaliwangan, di embung jetis Kelurahan Kauman, dan petugas menyisir sungai lusi.</p>
<p>Ada info dalam perkembangan terakhir sore ini, tim pencari berhasil menemukan dua korban dari lima yang hilang, dalam keadaan meninggal dunia.</p>
<p><strong>Kudnadi Saputro</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/12/11/bpbd-dan-polisi-terus-cari-5-anak-korban-tenggelam-di-sungai-lusi-dua-ditemukan-meninggal">BPBD dan Polisi Terus Cari 5 Anak Korban Tenggelam di Sungai Lusi, Dua Ditemukan Meninggal</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>8 Anak Perempuan Tenggelam di Sungai Jenar Blora, Lima Masih Dicari</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/12/11/8-anak-perempuan-tenggelam-di-sungai-jenar-blora-lima-masih-dicari</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Dec 2025 02:54:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Blora]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[anak perempuan tenggelam]]></category>
		<category><![CDATA[blora]]></category>
		<category><![CDATA[bpbd]]></category>
		<category><![CDATA[Jenar]]></category>
		<category><![CDATA[Perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[sungai]]></category>
		<category><![CDATA[tenggelam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=533591</guid>

					<description><![CDATA[<p>BLORA (SUARABARU.ID)— Delapan anak perempuan tenggelam di aliran sungai di Kelurahan Jenar, Kabupaten Blora, Kamis Kamis (11/12/2025) pagi. Laporan sementara Pusdalops BPBD Kabupaten Blora, menyebut total delapan anak menjadi korban dalam insiden tersebut. Dari delapan anak yang tenggelam, lima di antaranya hingga kini masih dalam pencarian, sementara tiga lainnya ditemukan dalam kondisi selamat. Kejadian tersebut [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/12/11/8-anak-perempuan-tenggelam-di-sungai-jenar-blora-lima-masih-dicari">8 Anak Perempuan Tenggelam di Sungai Jenar Blora, Lima Masih Dicari</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BLORA (SUARABARU.ID)</strong>— Delapan anak perempuan tenggelam di aliran sungai di Kelurahan Jenar, Kabupaten Blora, Kamis Kamis (11/12/2025) pagi. Laporan sementara Pusdalops BPBD Kabupaten Blora, menyebut total delapan anak menjadi korban dalam insiden tersebut.</p>
<p>Dari delapan anak yang tenggelam, lima di antaranya hingga kini masih dalam pencarian, sementara tiga lainnya ditemukan dalam kondisi selamat.</p>
<p>Kejadian tersebut berlangsung ketika para korban tengah bermain di tepi sungai dan kemudian mencoba menyeberangi aliran air. Ketika mereka mencoba menyeberangi sungai, diduga terbawa arus, dan tenggelam.</p>
<p>Menurut keterangan, tiga korban selamat adalah Aqila, Raisa, dan Fatma. Sedangkan korban yang belum ditemukan Cika, Yaya, Sifa, Sulis.</p>
<p>Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Blora langsung bergerak ke lokasi kejadian untuk melakukan pendataan awal dan upaya pencarian. Laporan sementara menyebutkan tidak ada korban jiwa.</p>
<p>Sejumlah unsur gabungan turut diterjunkan untuk mempercepat proses pencarian, di antaranya TRC BPBD Blora, Damkar Satpol PP Blora, Polsek Blora Kota, RAPI, serta warga sekitar yang ikut memberikan bantuan.</p>
<p><strong>Tya Wiedya</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/12/11/8-anak-perempuan-tenggelam-di-sungai-jenar-blora-lima-masih-dicari">8 Anak Perempuan Tenggelam di Sungai Jenar Blora, Lima Masih Dicari</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>