<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Shin Tae-yong Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/shin-tae-yong/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Sat, 12 Apr 2025 00:09:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Shin Tae-yong Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Betul-betul Lolos dengan Kepala Tegak</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/04/12/betul-betul-lolos-dengan-kepala-tegak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Apr 2025 10:00:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[INDRA SJAFRI]]></category>
		<category><![CDATA[Nova Arianto]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Asia 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Dunia U17]]></category>
		<category><![CDATA[Qatar]]></category>
		<category><![CDATA[Shin Tae-yong]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas U17 Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=469214</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // resapilah dengan rasa/ lolos lewat perjuangan/ bukan sekadar lantaran hak/ atas realitas lain/ ini soal gol dan permainan// (Sajak &#8220;Garuda Remaja&#8221;, 2025) SENIN 14 April lusa, Indonesia akan bersua Korea Utara untuk berebut tiket semifinal Piala Asia U17 di Jeddah, Arab Saudi. Lolos sebagai juara Grup C, di perempatfinal I [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/04/12/betul-betul-lolos-dengan-kepala-tegak">Betul-betul Lolos dengan Kepala Tegak</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-469220 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/04/BOLA-BOLA-LOGO-1-400x107.jpg" alt="" width="400" height="107" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/04/BOLA-BOLA-LOGO-1-400x107.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/04/BOLA-BOLA-LOGO-1-150x40.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/04/BOLA-BOLA-LOGO-1.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// resapilah dengan rasa/ lolos lewat perjuangan/ bukan sekadar lantaran hak/ atas realitas lain/ ini soal gol dan permainan//</em><br />
<strong>(Sajak &#8220;Garuda Remaja&#8221;, 2025)</strong></p>
<p><strong>SENIN</strong> 14 April lusa, Indonesia akan bersua Korea Utara untuk berebut tiket semifinal Piala Asia U17 di Jeddah, Arab Saudi.</p>
<p>Lolos sebagai juara Grup C, di perempatfinal I Putu Panji Apriawan dkk dijadwalkan menghadapi runner up Grup D, Korea Utara.</p>
<p>Impresivitas skuad asuhan Nova Arianto bakal diuji: mampukah berlanjut ke babak empat besar, setelah meraup tiga kemenangan di babak grup?</p>
<p>Bagaimanapun, sejarah telah tercipta. Anak-anak Indonesia lolos ke Piala Dunia U17 yang akan digelar di Qatar, November mendatang.</p>
<p><strong>Sejarah Penting</strong><br />
Lalu apa bedanya: Piala Dunia U19 1979 dan Piala Dunia U17 2023, dari Piala Dunia U17 2025?</p>
<p>Bagi Indonesia, semuanya tentu membanggakan; membawa kisah dan sejarah penting dalam lintasan persepakbolaan nasional. Yang membedakan tentu prosesnya.</p>
<p>Kualifikasi untuk menuju putaran final Piala Dunia, cukup berliku; seperti yang kini sedang ditempuh tim senior di Grup C Pra-Piala Dunia Zone Asia.</p>
<p>Untuk tim U17, proses yang sekarang berlangsung melalui putaran final Piala Asia U17 di Arab Saudi menerbitkan kebanggaan tersendiri. Evandra Florasta dkk lolos ke Piala Dunia lewat hasil yang pantas membuat kepala tegak: mengalahkan &#8220;macan Asia&#8221; Korea Selatan 1-0, menekuk Yaman 4-1, dan menutup babak grup dengan kemenangan 2-0 atas Afghanistan.</p>
<p>Pada 1979, Subangkit dkk berhak menjadi peserta Piala Dunia Yunior di Tokyo, setelah tim-tim lain yang sebenarnya meraih tiket Asia &#8212; Irak dan Korea Utara &#8211;, menolak hadir. Indonesia yang ditunjuk FIFA sebagai pengganti, kalah 0-5 dari Argentina yang diperkuat Diego Maradona dan Ramon Diaz, takluk 0-5 dari Polandia, dan 0-6 dari Yugoslavia.</p>
<p>Sedangkan pada 2023, Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah Piala Dunia U17, sehingga mendapat tiket otomatis ke putaran final. Indonesia dua kali bermain imbang, 1-1 melawan Ekuador dan Panama, lalu kalah 1-3 dari Maroko.</p>
<p><strong>Sejarah</strong><br />
Di Arab Saudi kali ini, tim U17 yang dibesut Nova Arianto membukukan sejarah penting, mengalahkan Korsel 1-0.</p>
<p>Pria asal Semarang &#8212; putra pelatih legendaris Sartono Anwar &#8212; itu menjadi orang ketiga setelah Indra Sjafri dan Shin Tae-yong yang mampu membawa tim menundukkan Korea. <em>Coach</em> Indra meracik Evan Dimas dkk dengan permainan solid, menaklukkan Korea 3-2 di kualifikasi Piala Asia U20 2014 di Jakarta, sedangkan STY mengarsiteki tim U23 mengalahkan Korea di perempatfinal Piala Asia U23 di Qatar lewat adu penalti dengan 11-10.</p>
<p>Gol Evandra Florasta ke gawang Korea di Jeddah, 4 April lalu menorehkan sejarah berikutnya. Kemenangan di pertandingan pertama itu memperkuat rasa percaya diri untuk mengalahkan Yaman, melempangkan jalan menuju ke Piala Dunia U17 di Qatar, November 2025.</p>
<p>Hasil babak grup Piala Asia ini menegaskan lompatan prestasi yang belum pernah dicapai, yakni lolos ke Piala Dunia lewat proses kualifikasi. Menjadi lebih berkesan karena dicapai di tengah perjuangan tim senior di putaran ketiga kualifikasi, yang masih akan ditentukan dari hasil dua pertandingan terakhir, Juni mendatang.</p>
<p><strong>Memotivasi</strong><br />
Capaian para remaja kita di Jeddah kali ini patut memotivasi pembinaan sepak bola nasional. Kita harapkan, ini menjadi elemen penting yang mendorong pembenahan kualitas kompetisi liga.</p>
<p>Contoh penampilan I Putu Panji Apriawan dkk patut menjadi pelecut bagi klub-klub liga untuk membangun akademi pembinaan remaja secara serius, karena faktor ini menjadi kunci menelurkan pemain-pemain berbakat.</p>
<p>Pada sisi lain, proyek naturalisasi pemain dan pemberian kewarganegaraan bagi para pemain diaspora yang sekarang masih menjadi pro-kontra, diposisikan sebagai pemicu untuk membenahi kompetisi di semua sektor.</p>
<p>Satu-satunya jawaban untuk meningkatkan mutu timnas adalah kualitas liga. Jika liga berkualitas, maka harapan bagi kemunculan pemain dengan kesiapan teknik, fisik, dan mental bisa lebih diharapkan. Jika liga berkualitas, kemunculan pemain yang bisa menarik minat klub-klub luar negeri juga bisa lebih dimungkinkan.</p>
<p>Banyak pelajaran yang bisa dipetik dari penampilan tim U17 di Piala Asia 2025 ini. Mulai dari motivasi para bocah, kepercayaan diri, realitas mutu pemain, juga bagaimana merefleksikan atmosfer kegairahan persepakbolaan nasional.</p>
<p>Di perempatfinal Senin lusa, apa pun hasil yang diraih I Putu Panji dkk ketika menghadapi Korea Utara, tidak mempengaruhi tiket lolos ke Piala Dunia.</p>
<p>Tuntaskan missi, <em>coach</em> Nova&#8230;</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>; <em>wartawan <a href="http://Suarabaru.Id">Suarabaru.Id</a> dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/04/12/betul-betul-lolos-dengan-kepala-tegak">Betul-betul Lolos dengan Kepala Tegak</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jejak Indra Sjafri dan Kesempatan Ketiga di Piala Asia U20</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/02/01/jejak-indra-sjafri-dan-kesempatan-ketiga-di-piala-asia-u20</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Feb 2025 10:00:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Bima Sakti]]></category>
		<category><![CDATA[Fachri Husaini]]></category>
		<category><![CDATA[INDRA SJAFRI]]></category>
		<category><![CDATA[Markus Horison]]></category>
		<category><![CDATA[Shin Tae-yong]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[TIMNAS INDONESIA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=458728</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // takkan ada yang memungkiri/ dia orangnya/ yang memberi gelar dan trofi-trofi/ takkan ada yang bisa menampik/ dia seperti bertakdir/ bersama tim muda// (Sajak &#8220;Jejak Indra Sjafri&#8221;, 2025) &#8220;LOCAL pride&#8221;. Ingatkah Anda pada diksi yang pernah menjadi kontroversi menghebohkan ini? Waktu itu, tahun 2022, dengan ekspresi yang terkesan emosional, Fachri Husaini [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/02/01/jejak-indra-sjafri-dan-kesempatan-ketiga-di-piala-asia-u20">Jejak Indra Sjafri dan Kesempatan Ketiga di Piala Asia U20</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-full wp-image-458735 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/01/logo-bola-bola-3.jpg" alt="" width="393" height="91" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/01/logo-bola-bola-3.jpg 393w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/01/logo-bola-bola-3-150x35.jpg 150w" sizes="(max-width: 393px) 100vw, 393px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p>/<em>/ takkan ada yang memungkiri/ dia orangnya/ yang memberi gelar dan trofi-trofi/ takkan ada yang bisa menampik/ dia seperti bertakdir/ bersama tim muda//</em><br />
<strong>(Sajak &#8220;Jejak Indra Sjafri&#8221;, 2025)</strong></p>
<p><strong>&#8220;LOCAL pride&#8221;</strong>. Ingatkah Anda pada diksi yang pernah menjadi kontroversi menghebohkan ini?</p>
<p>Waktu itu, tahun 2022, dengan ekspresi yang terkesan emosional, Fachri Husaini melayangkan pujian &#8220;local pride&#8221; kepada Bima Sakti, pelatih muda yang sukses membawa tim nasional U16 menjuarai Piala AFF.</p>
<p>Markus Horison, yang mendampingi Bima sebagai pelatih kiper, juga mengungkapkan kata-kata itu di Stadion Maguwoharjo, Sleman. Arkhan Kaka dkk meraih trofi AFF setelah mengalahkan Vietnam 1-0.</p>
<p>Ekspresi itu menjadi perdebatan. Fakhri dan Markus dinilai menyindir <em>coach</em> Shin Tae-yong, yang waktu itu belum membukukan catatan prestasi untuk Timnas Garuda.</p>
<p>Pada akhirnya jejak STY memang diakui. Pada 2023, dia membawa timnas untuk kali pertama lolos ke babak gugur Piala Asia di Qatar, juga mengantar timnas ke semifinal Piala Asia U23. Lalu selain meloloskan tim ke putaran ketiga Pra-Piala Dunia, juga mengerek peringkat FIFA Indonesia, dari urutan ke-174 ke 124.</p>
<p>Trofi-trofi dan gelar juara ASEAN di kelompok umur justru dipersembahkan oleh para pelatih lokal: Indra Sjafri, Fachri, dan Bima.</p>
<p>Realitas itu, pada satu sisi, memicu dikotomi penilaian tentang &#8220;produk&#8221; pelatih asing dan pelatih lokal. Hanya, Fachri dan Markus mendapat banyak respons negatif karena ekspresi <em>local pride</em>-nya. Keduanya menohok dengan sindiran tentang kebanggaan lokal.</p>
<p><strong>Jejak Indra Syafri</strong><br />
Dari jejak sejarah kepelatihan di timnas, takkan ada yang bisa menampik, Indra Sjafri adalah sosok pelatih tim muda yang paling bersinar di Tanah Air.</p>
<p>Setelah sukses memberi gelar juara AFF U19 pada 2013, dia juga mempersembahkan trofi AFF U22 pada 2019. Yang fenomenal, dia mengantar Beckham Putra Nugraha dkk meraih medali emas SEA Games 2023: momen yang ditunggu sejak Anatoly Polosin memimpin Ferril Raymond Hattu dkk meraih emas pada 1991.</p>
<p>Indra juga mengantar Evan Dimas dkk lolos ke Piala Asia 2014, antara lain di babak kualifikasi mengalahkan &#8220;macan Asia&#8221; Korea Selatan 3-2. Kemenangan lewat permainan heroik &#8212; yang waktu itu membuncahkan atmosfer glorifikasi.</p>
<p>Ketika Februari-Maret nanti Indra membawa Dony Tri Pamungkas cs ke putaran final Asia di Shenzhen, Cina, momen itu bakal menjadi kesempatan ketiga bagi pelatih asal Sumatera Barat tersebut. Selain putaran final 2014 di Uzbekistan, tahun 2018 di Jakarta dia juga mengarsiteki tim, yang gagal di babak gugur karena kalah 0-2 dari Jepang.</p>
<p><strong>Masih Banyak Celah</strong><br />
Suka atau tidak suka, masih terlihat celah dari tim yang sekarang dia siapkan. Setidak-tidaknya jika dilihat dari performa anak-anak asuhannya dalam Turnamen Mandiri Challenge Series 2025 di Sidoarjo, kemarin.</p>
<p>Dony Tri cs masih butuh pematangan dalam transisi dari menyerang ke bertahan, dan sebaliknya. Tekanan-tekanan Yordania dan Suriah, banyak dipicu oleh celah ini.</p>
<p>Garuda Muda kalah 0-1 dari Yordania, 0-2 dari Suriah, dan menang besar 4-0 atas India. Indra menegaskan, yang terpenting dari turnamen uji coba itu adalah mengetahui sejauh mana <em>game plan</em> dan taktik bisa diterapkan.</p>
<p>Di Shenzhen, Indonesia tergabung di Grup C bersama Iran, Uzbekistan, dan Yaman. Uji coba melawan Yordania dan Suriah di Sidoarjo memberi kesempatan untuk mengenali tipe dan karakter permainan yang mirip dengan calon-calon lawan di Grup C.</p>
<p>Mampukah Indra Sjafri menghadirkan ekspresi euforiatik &#8220;local pride&#8221; di Tiongkok nanti?</p>
<p>Inilah kesempatan ketiga bagi coach Indra setelah 2014 dan 2018, di tengah gelombang harapan kepada pelatih Belanda &#8212; Patrick Kulivert cs &#8212; yang membesut timnas senior di Pra-Piala Dunia&#8230;</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>; <em>wartawan <a href="http://Suarabaru.Id">Suarabaru.Id</a> dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/02/01/jejak-indra-sjafri-dan-kesempatan-ketiga-di-piala-asia-u20">Jejak Indra Sjafri dan Kesempatan Ketiga di Piala Asia U20</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bersama Patrick Kluivert, dari Spekulasi hingga Filosofi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/01/18/bersama-patrick-kluivert-dari-spekulasi-hingga-filosofi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Jan 2025 10:00:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Erick Thohir]]></category>
		<category><![CDATA[Patrick Kluivert]]></category>
		<category><![CDATA[PSSI]]></category>
		<category><![CDATA[sepak bola]]></category>
		<category><![CDATA[Shin Tae-yong]]></category>
		<category><![CDATA[Spekulasi]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[TIMNAS INDONESIA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=456668</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // menatap ke depan/ : dengan keyakinan atau keraguan?/ pastilah tak ada yang bisa memastikan/ cahaya atau kegelapan/ cerah atau muram&#8230;// (Sajak &#8220;Spekulasi Sepak Bola&#8221;, 2025) SIAPA bisa memastikan tentang jalan yang membentang dalam sepak bola: &#8220;apa&#8221; dan &#8220;bagaimana&#8221;? Ya, olahraga ini menjadi menarik, justru antara lain karena ketidakpastiannya. Ada proses-proses [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/01/18/bersama-patrick-kluivert-dari-spekulasi-hingga-filosofi">Bersama Patrick Kluivert, dari Spekulasi hingga Filosofi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-full wp-image-456673 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/01/logo-bola-bola-1.jpg" alt="" width="393" height="91" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/01/logo-bola-bola-1.jpg 393w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/01/logo-bola-bola-1-150x35.jpg 150w" sizes="(max-width: 393px) 100vw, 393px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// menatap ke depan/ : dengan keyakinan atau keraguan?/ pastilah tak ada yang bisa memastikan/ cahaya atau kegelapan/ cerah atau muram&#8230;//</em><br />
<strong>(Sajak &#8220;Spekulasi Sepak Bola&#8221;, 2025)</strong></p>
<p><strong>SIAPA</strong> bisa memastikan tentang jalan yang membentang dalam sepak bola: &#8220;apa&#8221; dan &#8220;bagaimana&#8221;?</p>
<p>Ya, olahraga ini menjadi menarik, justru antara lain karena ketidakpastiannya. Ada proses-proses yang mesti dihadapi; ada kondisi yang serbatidak pasti; ada suasana yang harus disiasati; ada tantangan yang butuh sikap dan strategi; pun ada kecerdasan yang bakal menentukan: bisa melewati atau berhenti.</p>
<p>Begitulah yang sekarang dihadapi oleh tim nasional Indonesia. Baru saja PSSI memberhentikan pelatih Shin Tae-yong, dan mendatangkan penggantinya, Patrick Kluivert.</p>
<p>Yang terdekat, pelatih baru akan meneruskan tugas STY memimpin timnas berjuang di sisa empat laga babak ketiga Grup C Pra-Piala Dunia Zona Asia. Jay Idzes dkk ditargetkan lolos ke babak keempat melalui klasemen urutan ketiga atau keempat. Sementara ini, jika bisa memantapkan performa, Timnas Garuda punya peluang untuk lolos langsung dengan status <em>runner up</em> Grup C.</p>
<p>Tugas itu tentu berat bagi siapa pun, termasuk Kluivert, meskipun sebagai sebuah &#8220;spekulasi&#8221;, pemenuhan target bukan sesuatu yang tidak mungkin. Gambarannya, &#8220;bisa&#8221; atau &#8220;tidak bisa&#8221;, &#8220;yakin&#8221; atau &#8220;tidak yakin&#8221;.</p>
<p>Di tengah kemungkinan itu, sepak bola mengetengahkan magnet keindahannya. Akan terlihat, seperti apa ikhtiar yang ditempuh untuk mewujudkannya? Pada Patrick Kluivert, bakal kita ikuti, strategi dan pendekatan seperti apa yang menjadi andalannya.</p>
<p><strong>Konsekuensi Suksesi</strong><br />
Suksesi, dalam dunia kepelatihan tim sepak bola, membawa sejumlah konsekuensi transisi. Ada harapan yang diapungkan, juga kekhawatiran yang diam-diam memendam.</p>
<p>Harapannya, tentu, akan ada perbaikan performa dan hasil. Sedangkan kekhawatirannya ternyata sosok baru itu tidak mampu memberi yang lebih baik. Jadi, spekulasi menjadi situasi yang tak terhindarkan.</p>
<p>Segi-segi teknis yang akan mengikuti adalah perbedaan filosofi antara STY dan Kluivert, yang tentu akan membedakan dalam skema permainan dan strategi. Secara teknis, tentu akan mempengaruhi rekrutmen materi pemain.</p>
<p>Akan ada penilaian yang sama antara STY dan Kluivert terhadap sejumlah pemain. Sebaliknya, akan ada penilaian yang berbeda antara STY dan Kluivert terhadap beberapa pemain. Juga pasti ada nama-nama baru yang dipanggil Kluivert.</p>
<p>Transformasi itulah yang pasti bakal membutuhkan adaptasi tersendiri, terkait dengan filosofi, gaya pendekatan, skema taktik, dan kultur sepak bola yang akan membedakan antara kedua pelatih.</p>
<p><strong>Filosofi Indonesia</strong><br />
Sangat menarik, dari pertemuan antara pelatih Timnas U20 Indra Syafri dengan Kluivert pekan lalu, berkembang diskusi tentang filosofi bermain. Akan seperti apa, dan seberapa beda Kluivert dengan pendahulunya?</p>
<p><em>Coach</em> Indra menegaskan tentang pentingnya filosofi keindonesiaan. Pelatih asal Sumatera Barat ini telah membuktikan sukses meracik talenta muda dengan membawa Timnas U19 juara Piala AFF 2013, Timnas U21 juara Piala AFF 2021, dan mempersembahkan medali emas sepak bola SEA Games 2023.</p>
<p>Pemahaman filosofikah yang menjadi landasan sukses Indra dalam menangani dan mengolah talenta-talenta muda?</p>
<p>Dia meminta Patrick Kluivert menghadirkan filosofi sepak bola yang berkarakter Indonesia. Indra berpendapat, gaya negara lain kurang cocok dengan gaya bermain anak-anak Indonesia. Filosofi itu akan memandu Kluivert bisa membawa maju sepak bola kita atau tidak. Peringkat 1-20 FIFA, menurut dia adalah negara-negara yang punya filosofi.</p>
<p>Indra mengingatkan, sepak bola Indonesia harus dibangun dengan akar keindonesiaan. Dia yakin, karakter itu akan membuat para pemain tampil lebih nyaman dan lepas.</p>
<p>Menarik apa yang dia sampaikan sebagai pesan kepada publik, bahwa tak satu pun pelatih yang bisa menjadi tukang sulap. Yang paling tepat adalah memaksimalkan potensi yang ada.</p>
<p>Artinya, terlepas peristiwa pergantian pelatih itu punya muatan perbaikan atau menjadi spekulasi, narasi tentang &#8220;bukan tukang sulap&#8221; merupakan pesan penting bahwa membangun sepak bola dan timnas adalah pekerjaan memaksimalkan potensi secara menyeluruh.</p>
<p>Kinerja Patrick Kluivert pun kita harapkan mendapat dukungan kuat masyarakat, seperti sebelum ini <em>support</em> total juga dirasakan oleh <em>coach</em> Shin Tae-yong&#8230;</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>; <em>wartawan <a href="https://suarabaru.id">suarabaru.id</a> dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/01/18/bersama-patrick-kluivert-dari-spekulasi-hingga-filosofi">Bersama Patrick Kluivert, dari Spekulasi hingga Filosofi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mengapa Pemberhentian Shin Tae-yong Menciptakan Pro &#8211; Kontra?</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/01/07/mengapa-pemberhentian-shin-tae-yong-menciptakan-pro-kontra</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Jan 2025 02:44:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[SUARA Anda]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Erick Thohir]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Shin Tae-yong]]></category>
		<category><![CDATA[timnas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=455184</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; Oleh: Amir Machmud NS                    PEMECATAN Shin Tae-yong dari kursi pelatih tim nasional, Senin (6/1) bisa dibilang cukup mengejutkan, dan menciptakan opini pro-kontra. Ketika Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengumumkan pemberhentian itu, berakhirlah kerja sama yang berjalan sejak 2019. &#160; Isu pemecatan sudah berhembus sebelum kekalahan dari [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/01/07/mengapa-pemberhentian-shin-tae-yong-menciptakan-pro-kontra">Mengapa Pemberhentian Shin Tae-yong Menciptakan Pro &#8211; Kontra?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Oleh: Amir Machmud NS</strong>                  <strong> </strong></p>
<p><img loading="lazy" class="wp-image-455186 alignleft" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/01/foto-pak-amir.jpg" alt="" width="108" height="141" /></p>
<p><strong>PEMECATAN</strong> Shin Tae-yong dari kursi pelatih tim nasional, Senin (6/1) bisa dibilang cukup mengejutkan, dan menciptakan opini pro-kontra.</p>
<p>Ketika Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengumumkan pemberhentian itu, berakhirlah kerja sama yang berjalan sejak 2019.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Isu pemecatan sudah berhembus sebelum kekalahan dari Cina dalam laga Grup C Pra-Piala Dunia di Qingdao, 15 Oktober 2024, namun baru benar-benar menjadi kenyataan setelah STY gagal membawa tim lolos ke semifinal Piala AFF 2024.</p>
<p>Disebut-sebut mengenai &#8220;faktor komunikasi&#8221; yang tidak dijelaskan secara gamblang oleh Erick Thohir, kecuali narasi tentang &#8220;ruang ganti yang panas&#8221; menjelang laga melawan China.</p>
<p>Saya menangkap ada masalah sensitif yang rupanya ditutupi oleh PSSI. Alasan Erick, waktu itu sudah ada alasan untuk mengakhiri kerja sama, namun pendeknya jadwal untuk menjamu Jepang lalu Arab Saudi dalam lanjutan laga Grup C akhirnya menunggu momentum yang pas.</p>
<p>Dan, momentum itu adalah kegagalan timnas lolos ke semifinal Piala AFF 2024, dengan hasil menang 1-0 atas Myanmar, seri 3-3 melawan Laos, kalah 0-1 dari Vietnam dan 0-1 dari Filipina.</p>
<p>Netizens pun terbelah, antara mendukung dan menyayangkan keputusan PSSI. Bagaimanapun, selama lima tahun ini, banyak hal yang menjadi dinamika performa timnas di bawah coach STY, namun PSSI tentu memiliki pertimbangan untuk agenda-agenda strategis ke depan.</p>
<p>Target lolos ke Piala Dunia 2026 di Amerika Utara &#8212; yang antara lain sampai ke babak ketiga kualifikasi, berkat polesan STY &#8212; menjadi justifikasi PSSI bahwa Indonesia perlu meningkatkan level kualitas kepelatihan. Apakah ini akan ditemukan pada sosok pengganti Shin, kita hanya bisa menunggu pembuktian.</p>
<p>Selama bersama Tim Garuda, STY memimpin dalam 57 pertandingan, dengan 26 kali menang, 14 seri, dan 17 kali kalah.</p>
<p>Pada era STY, yang paling menonjol adalah proyek memberi kewarganegaraan banyak pemain diaspora yang kemudian menjadi andalan timnas. Pemerintah dan PSSI memberi dukungan penuh.</p>
<p><strong>Kegairahan</strong></p>
<p>Saya pribadi merasakan ada sesuatu yang &#8220;hilang&#8221; ketika STY resmi diberhentikan. Sejauh yang saya rasakan, pelatih asal Korea Selatan yang mengarsiteki timnas negaranya mengalahkan Jerman 2-0 di Piala Dunia 2018 itu telah menciptakan atmosfer &#8220;kegairahan&#8221; dalam pembangunan timnas Indonesia.</p>
<p>Orang yang telah mengangkat Indonesia dari ranking 174 FIFA ke peringkat 127, haruskah mengalami ini?</p>
<p>Orang yang mengantar Timnas Garuda untuk kali pertama lolos ke 16 besar Piala Asia, akhirnya dipecat?</p>
<p>Orang yang mengangkat Tim U23 ke semifinal Piala AFC 2024 harus diberhentikan?</p>
<p>STY memang belum sekalipun memberi trofi, dan boleh dikata gagal bersaing di level ASEAN, namun telah banyak yang menjadi jejak untuk membangun &#8220;kultur sepak bola&#8221; kita, khususnya timnas. Inilah ironinya: dia membawa timnas melompat ke level sekarang, tapi gagal meraih posisi sebagai &#8220;Raja ASEAN&#8217;.</p>
<p>Dalam konferensi pers Senin siang lalu, Erick Thohir menegaskan, alasan pemberhentian STY antara lain karena masalah komunikasi, strategi, dan kepemimpinan di timnas Indonesia.</p>
<p>Ke depan, yang dibutuhkan, &#8220;Komunikasi yang lebih baik, dan tentu implementasi program yang lebih baik secara menyeluruh&#8221;.</p>
<p>Dia menambahkan tentang dinamika timnas, &#8220;Saya melihat dinamika ini cukup kompleks. Kalau kita mengambil keputusan tergesa-gesa, kurang baik juga. Sebelum pertandingan melawan Cina &#8212; tidak kami lakukan pergantian pelatih &#8212; karena waktunya terlalu mepet. Yang terbaik ya hari ini, karena kita masih punya waktu dua bulan setengah untuk persiapan. Waktu dua setengah bulan ini cukup&#8221;.</p>
<p>Dua setengah bulan yang dia maksudkan adalah pertandingan lanjutan babak ketiga Grup C Pra-Piala Dunia melawan Australia dan Bahrain pada bulan Maret.</p>
<p>Erick pun menekankan perihal hubungan antarpersonal dalam membangun kekuatan sepak bola Indonesia.</p>
<p>Ditambahkan, dalam sepak bola yang berat adalah intangible. &#8220;Salah satunya teamwork kekompakan pemain, pelatih, PSSI dengan tim, PSSI dengan pelatih itu dinamika yang tentu menjadi tolok ukur yang tidak mudah diprediksi, tetapi yang tadi saya sampaikan kalau kita coba sebaik-baiknya paling tidak titik-titik ini bisa kita kurangi. Salah satunya komunikasi,&#8221; tambah Erick.</p>
<p><strong>Budaya Sepak Bola</strong></p>
<p>Selama lima tahun ini, kegairahan masyarakat terhadap timnas bisa diciptakan. Dukungan besar itu, pada satu segi adalah modal, dan pada sisi lain merupakan &#8220;tuntutan&#8221;.</p>
<p>STY menenamkan kultur sepak bola yang bisa dirasakan. Antara lain bagaimana secara profesional merawat fisik pemain dengan gaya hidup dan asupan nutrisi yang dibutuhkan. Juga secara ketat mengontrol pemain untuk menghindari asupan makan seperti gorengan. Ini sempat menimbulkan &#8220;resistensi&#8221; di kalangan pemain, namun akhirnya terserap menjadi sikap keseharian.</p>
<p>Satu hal yang menjadi kendala adalah komunikasi dengan pemain, yang harus dijembatani oleh penerjemah. Dia tidak fasih berbahasa Inggris, dan kurang intens berlatih Bahasa Indonesia.</p>
<p>Apa pun, keputusan sudah diambil oleh otoritas sepak bola kita. STY bisa menerima sebagai konsekuensi profesional dalam industri sepak bola. Hanya, kita melihat ini sebagai spekulasi baru: bukankah bagaimanapun, tidak mudah membangun chemistry dengan sosok baru?</p>
<p>Kita hanya bisa menunggu apa yang akan terjadi dengan pelatih baru nanti &#8212; mungkin Patrick Kluivert &#8212; yang tentu lebih bisa berkomunikasi dengan pemain diaspora yang mayoritas berasal dari Belanda.</p>
<p>Dan, kita akan mencatat STY sebagai bagian dari sejarah penting timnas Indonesia, dengan kiprah yang menonjol di antara deretan pelatih asing yang pernah mengarsiteki Tim Merah-Putih&#8230;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>&#8212; Amir Machmud NS</strong>;<em> wartawan Suarabaru.Id dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah<strong> &#8212;</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/01/07/mengapa-pemberhentian-shin-tae-yong-menciptakan-pro-kontra">Mengapa Pemberhentian Shin Tae-yong Menciptakan Pro &#8211; Kontra?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PSSI Akhiri Kontrak Shin Tae-yong</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/01/06/pssi-akhiri-kontrak-shin-tae-yong</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Jan 2025 08:17:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Sepakbola]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Badan Tim Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Pelatih]]></category>
		<category><![CDATA[Kontrak]]></category>
		<category><![CDATA[Performa]]></category>
		<category><![CDATA[PSSI]]></category>
		<category><![CDATA[sepak bola]]></category>
		<category><![CDATA[Shin Tae-yong]]></category>
		<category><![CDATA[Tim Nasional Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=455055</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) akhirnya mengumumkan secara resmi, pengakhiran kontrak Shin Tae-yong, sebagai Kepala Pelatih Tim Nasional Indonesia Senior dan U23. Seperti dikutip dari laman resmi PSSI, Senin (6/1/2025), keputusan ini dibuat berdasarkan pertimbangan yang panjang dan matang, serta evaluasi yang dilakukan PSSI dan Badan Tim Nasional (BTN) secara menyeluruh. Beberapa poin [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/01/06/pssi-akhiri-kontrak-shin-tae-yong">PSSI Akhiri Kontrak Shin Tae-yong</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) akhirnya mengumumkan secara resmi, pengakhiran kontrak Shin Tae-yong, sebagai Kepala Pelatih Tim Nasional Indonesia Senior dan U23.</p>
<p>Seperti dikutip dari laman resmi PSSI, Senin (6/1/2025), keputusan ini dibuat berdasarkan pertimbangan yang panjang dan matang, serta evaluasi yang dilakukan PSSI dan Badan Tim Nasional (BTN) secara menyeluruh.</p>
<p>Beberapa poin yang menjadi pertimbangan atas keputusan itu yakni, performa tim dan tujuan jangka panjang yang ingin dicapai Timnas Indonesia.</p>
<p>&#8221;PSSI berterimakasih dan menghargai semua kontribusi yang telah diberikan bagi pembangunan Tim Nasional Sepakbola Indonesia. PSSI berharap yang terbaik bagi Shin Tae-yong, untuk ke depannya,&#8221; demikian bunyi pernyataan singkat dari PSSI.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/01/06/pssi-akhiri-kontrak-shin-tae-yong">PSSI Akhiri Kontrak Shin Tae-yong</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Timnas Harus Kembali &#8220;Menginjak Bumi&#8221;</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/12/23/timnas-harus-kembali-menginjak-bumi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Dec 2024 01:48:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[SUARA Anda]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Filipina]]></category>
		<category><![CDATA[Piala AFF]]></category>
		<category><![CDATA[Shin Tae-yong]]></category>
		<category><![CDATA[Solo]]></category>
		<category><![CDATA[STADION MANAHAN]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Tim Nasional Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=453353</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS &#8220;KALAU menggunakan tim senior, saya yakin kita bisa juara Piala AFF&#8230;&#8221; Pernyataan itu menjadi kesimpulan Shin Tae-yong, selepas kegagalan tim nasional Indonesia meraih tiket semifinal Piala AFF 2024. Muhammad Ferarri dkk dikalahkan Filipina 0-1 dalam laga penentuan di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (22/12) lalu. Kalimat coach Shin itu lebih beraksen justifikasi [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/12/23/timnas-harus-kembali-menginjak-bumi">Timnas Harus Kembali &#8220;Menginjak Bumi&#8221;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="font-size: 12pt;">Oleh: Amir Machmud NS</span></strong></p>
<p><img loading="lazy" class="size-full wp-image-453378 alignleft" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/12/WhatsApp-Image-2022-12-10-at-06.22.15.jpg" alt="" width="150" height="195" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/12/WhatsApp-Image-2022-12-10-at-06.22.15.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/12/WhatsApp-Image-2022-12-10-at-06.22.15-115x150.jpg 115w" sizes="(max-width: 150px) 100vw, 150px" />&#8220;<strong>KALAU</strong> menggunakan tim senior, saya yakin kita bisa juara Piala AFF&#8230;&#8221;</p>
<p>Pernyataan itu menjadi kesimpulan Shin Tae-yong, selepas kegagalan tim nasional Indonesia meraih tiket semifinal Piala AFF 2024. Muhammad Ferarri dkk dikalahkan Filipina 0-1 dalam laga penentuan di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (22/12) lalu.</p>
<p>Kalimat <em>coach</em> Shin itu lebih beraksen justifikasi defensif, semacam pembelaan diri, karena sepanjang turnamen Piala ASEAN 2024, timnas dengan tim mudanya tampil dengan permainan gigih.</p>
<p>Faktor kematangan menjadi titik lemah, terutama ketika menghadapi tim yang bermaterikan pemain senior, seperti Myanmar, Vietnam, dan Filipina.</p>
<p>Boleh disimpulkan, Muhammad Ferarri dkk tumpul di sektor penyerang. Empat gol semuanya dicetak oleh pemain belakang.</p>
<p>Indonesia hanya menyertakan sejumlah pemain dengan jam terbang di level senior, seperti Asnawi Mangkualam, Pratama Arhan, Rafael Struick, dan Marselino Ferdinand.</p>
<p>Selebihnya adalah para pemain eks tim U20 dan muka-muka baru. Tiga pemain merupakan debutan, yakni Mikael Tata, Rivaldo Pakpahan, dan Achmad Maulana. Sisanya merupakan materi eks tim U20.</p>
<p><strong>Dua Event</strong><br />
Mengirim tim muda menjadi kebijakan PSSI dan <em>coach</em> STY, karena timnas senior sedang disiapkan untuk lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2026.</p>
<p>Maret 2025 mendatang, Jay Idzes dkk masih bertarung melawan Australia, Bahrain, Cina, dan Jepang di Grup C. Hasil terakhir, menang 2-0 atas Arab Saudi membuka peluang untuk tetap bertahan dalam persaingan. Apakah lolos langsung sebagai <em>runner up</em> Grup C, atau harus menempuh perjuangan di babak keempat.</p>
<p>Walaupun masih lama, Maret 2025, namun fokus ke Pra-Piala Dunia bisa dipahami lebih penting ketimbang Piala AFF, sehingga mengirim tim muda ke Piala AFF.</p>
<p>Ini menjadi realitas unik. Gagal di tingkat regional ASEAN, tetapi pada sisi lain masih berpeluang untuk bersaing ke level Asia untuk lolos ke Piala Dunia.</p>
<p><strong>Menginjak Bumi</strong><br />
Anak-anak muda kita di Piala AFF menampilkan permainan yang menjanjikan, hanya memang belum matang. Kartu merah untuk Marselino Ferdinand saat melawan Laos, dan Muhammad Ferarri ketika menghadapi Filipina menjadi cermin &#8220;kemudaan&#8221; mereka.</p>
<p>Banyak penjelasan STY tentang performa pasukannya di tengah gelombang kritik mengenai sikap eksperimental yang menandakan belum adanya skema paten di Piala AFF ini.</p>
<p>Sorotan STY tentang jadwal Liga yang tak sinkron dengan Piala AFF karena bukan kalender FIFA, yang menyebabkan keminiman pematangan persiapan, direspons oleh netizens tentang fakta STY belum memberikan trofi sejak menukangi timnas pada 2019.</p>
<p>Asa tinggi para fans setelah timnas diperkuat oleh banyak pemain diaspora, melambung ke titik tertinggi untuk menembus sejarah lolos ke Piala Dunia.</p>
<p>Pada satu sisi, kehadiran para pemain diaspora meningkatkan kualitas timnas, walaupun pada sisi lain juga mengundang kritik menghambat pengembangan pemain lokal. Dualisme pendapat ini berjalan seiring dengan perjalanan timnas yang juga meningkat di ranking FIFA.</p>
<p>Maka haruslah diakui, di bawah Shin Tae-yong, kiprah timnas dengan mayoritas pemain diaspora membubungkan harapan. Namun hasil di Piala ASEAN 2024 ini seperti mengembalikannya berpijak ke bumi.</p>
<p><strong>Evaluasi Total</strong><br />
Walaupun kita bisa berdalih mengirim tim muda, faktanya masih banyak hal yang harus dibenahi. Tidak cukup mengevaluasi tim itu, tetapi juga secara holistik harus melihat ekosistem sepak bola kita. Dari sisi organisasi maupun seluruh aspek penyelenggaraan kompetisi.</p>
<p>Apa yang kita lakukan dengan memberi legalitas kewarganegaraan kepada para pemain diaspora, suka atau tidak suka bermakna instan, kalau tidak ingin menyebutnya sebagai langkah pragmatis.</p>
<p>Segi positifnyalah yang kita petik, yakni sebagai pelecut untuk melahirkan pemain-pemain unggulan produk liga. Pada sisi lain juga membantu timnas untuk meng-up grade kualitas dengan kehadiran para diaspora yang bergabung.</p>
<p>Sasaran timnas di lingkup ASEAN, yang selain Piala AFF juga SEA Games, menjadi ukuran kalau kita bertekad menjadi &#8220;raja&#8221; di kawasan ini. Pada titik inilah kita masih mengakui Indra Syafri sebagai pelatih dengan prestasi terbaik, yakni di kelompok usia 19, 22, dan emas SEA Games.</p>
<p><em>Coach</em> STY belum menghasilkan trofi. Yang dia hadirkan adalah atmosfer kegairahan dengan peningkatan peringkat FIFA dan kelolosan di sejumlah putaran final kelompok usia dan senior Piala Asia.</p>
<p>Dia, antara lain, memberi sejarah untuk kali pertama Indonesia lolos ke babak gugur Piala AFC pada 2024, dan membawa tim U23 ke semifinal Piala Asia pada tahun yang sama.</p>
<p>Evaluasi total selepas kegagalan di Piala AFF, bagaimanapun tidak boleh terlepas dari persiapan menuju lanjutan perjuangan di kualifikasi Piala Dunia, tahun depan.</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>; <em>wartawan <a href="https://suarabaru.id">suarabaru.id</a> dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/12/23/timnas-harus-kembali-menginjak-bumi">Timnas Harus Kembali &#8220;Menginjak Bumi&#8221;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Meski Tersingkir dari AMEC 2024, Shin Tae-yong Tetap Puji Para Pemain</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/12/22/meski-tersingkir-dari-amec-2024-shin-tae-yong-tetap-puji-para-pemain</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Dec 2024 04:51:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[ASEAN Mitsubishi Electric Cup]]></category>
		<category><![CDATA[Filipina]]></category>
		<category><![CDATA[Konferensi Pers]]></category>
		<category><![CDATA[Shin Tae-yong]]></category>
		<category><![CDATA[Solo]]></category>
		<category><![CDATA[STADION MANAHAN]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Garuda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=453209</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Kerja keras para pemain muda Timnas Garuda tetap mendapat pujian dari sang pelatih, Shin Tae-yong, meski harus menerima kenyataan pahit kalah 0-1 dari Filipina. Hal itu terjadi dalam pertandingan terakhir Grup B ASEAN Mitsubishi Electric Cup (AMEC) 2024, di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (21/12/2024). Dalam konferensi pers usai pertandingan, Shin Tae-yong mengungkapkan, para [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/12/22/meski-tersingkir-dari-amec-2024-shin-tae-yong-tetap-puji-para-pemain">Meski Tersingkir dari AMEC 2024, Shin Tae-yong Tetap Puji Para Pemain</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Kerja keras para pemain muda Timnas Garuda tetap mendapat pujian dari sang pelatih, Shin Tae-yong, meski harus menerima kenyataan pahit kalah 0-1 dari Filipina. Hal itu terjadi dalam pertandingan terakhir Grup B ASEAN Mitsubishi Electric Cup (AMEC) 2024, di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (21/12/2024).</p>
<p>Dalam konferensi pers usai pertandingan, Shin Tae-yong mengungkapkan, para pemain muda Indonesia telah memberikan kemampuan terbaiknya, meskipun menghadapi tantangan berat melawan Filipina, yang diperkuat para pemain senior.</p>
<p>&#8221;Kami kalah, jadi sangat disayangkan. Rata-rata pemain kami masih berusia 20-an, dan melawan tim senior yang sangat baik dalam permainan. Sebenarnya hanya keberuntungan yang tidak berpihak pada kami,&#8221; ujar Shin Tae-yong, di sesi konferensi pers usai laga.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/12/22/pemerintah-gelontorkan-bantuan-pupuk-bagi-petani">Pemerintah Gelontorkan Bantuan Pupuk bagi Petani</a></strong></p>
<p>Meski kecewa dengan hasil akhir, pelatih asal Korea Selatan itu tetap melihat sisi positifnya, dari performa para pemain muda. Dia menyebut, permainan timnya menunjukkan potensi besar untuk masa depan.</p>
<p>&#8221;Saya banyak melihat harapan besar dari permainan kita saat ini. Untuk itu, kita harus berusaha lagi, agar bisa lebih berkembang,&#8221; lanjut pria berusia 54 tahun itu.</p>
<p>Shin Tae-yong juga tak lupa menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pemain, atas perjuangan mereka di lapangan. &#8221;Kami sangat berterimakasih atas kerja keras dari pemain-pemain muda negara Indonesia,&#8221; tukas Shin Tae-yong.</p>
<p>Sebelumnya, seperti diketahui langkah Timnas Indonesia di Grup B AMEC 2024 harus terhenti, setelah kalah tipis 0-1 dari Filipina. Gol kemenangan Filipina dicetak Bjorn Kristensen, melalui eksekusi penalti menit 63. Dengan hasil ini, Filipina berhak melaju ke babak semifinal, mendampingi Vietnam.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/12/22/meski-tersingkir-dari-amec-2024-shin-tae-yong-tetap-puji-para-pemain">Meski Tersingkir dari AMEC 2024, Shin Tae-yong Tetap Puji Para Pemain</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pendakian untuk Menjadi &#8220;Raja ASEAN&#8221;</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/12/14/pendakian-untuk-menjadi-raja-asean</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Dec 2024 10:00:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Laos]]></category>
		<category><![CDATA[Mohammad Ferarri]]></category>
		<category><![CDATA[Myanmar]]></category>
		<category><![CDATA[Shin Tae-yong]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[TIMNAS INDONESIA]]></category>
		<category><![CDATA[vietnam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=451797</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // rumit dan begitu berliku/ untuk menjadi raja/ yang berjaya dengan mahkota/ yang bertahta dengan trofi/ membuktikan dengan medali&#8230;// (Sajak &#8220;Indonesia dan AFF&#8221;, 2024) HASIL seri 3-3 melawan Laos di Stadion Manahan, Solo, Kamis (12/12) kemarin jelas menjadi kekecewaan bagi tim nasional Indonesia yang sedang berburu sejarah di Piala AFF. Sedemikian [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/12/14/pendakian-untuk-menjadi-raja-asean">Pendakian untuk Menjadi &#8220;Raja ASEAN&#8221;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-451847 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/12/BOLA-BOLA-LOGO-400x107.jpg" alt="" width="400" height="107" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/12/BOLA-BOLA-LOGO-400x107.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/12/BOLA-BOLA-LOGO-150x40.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/12/BOLA-BOLA-LOGO.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// rumit dan begitu berliku/ untuk menjadi raja/ yang berjaya dengan mahkota/ yang bertahta dengan trofi/ membuktikan dengan medali&#8230;//</em><br />
<strong>(Sajak &#8220;Indonesia dan AFF&#8221;, 2024)</strong></p>
<p><strong>HASIL</strong> seri 3-3 melawan Laos di Stadion Manahan, Solo, Kamis (12/12) kemarin jelas menjadi kekecewaan bagi tim nasional Indonesia yang sedang berburu sejarah di Piala AFF.</p>
<p>Sedemikian terjalkah jalan pendakian menuju mahkota ASEAN?</p>
<p>Dalam rekor dan statistik <em>head to head</em>, Tim Merah-Putih tak pernah menemui kesulitan menghadapi Laos. Maka bolehlah disimpulkan, skor akhir yang didapat Mohammad Ferarri dkk di Solo bukan hasil menggembirakan.</p>
<p>SEA Games sudah memberi bukti sepak bola kita bisa, membendaharakan medali emas 1987, 1991, dan 2023. Akan tetapi trofi Piala AFF yang digelar sejak 1996 sebagai simbol supremasi &#8220;raja ASEAN&#8221; belum pernah kita raih.</p>
<p>Indonesia enam kali masuk final pada 2000 (kalah dari Thailand), 2002 (dikalahkan Thailand), 2004 (Singapura), 2010 (Malaysia), 2016 (Thailand), dan 2020 (Thailand).</p>
<p>Tim &#8220;Gajah Perang&#8221; Thailand merajai turnamen ini dengan enam kali juara, disusul Singapura tiga kali, Vietnam dua kali, dan Malaysia sekali.</p>
<p>Di bagian putri, untuk kali pertama, pada tahun ini Garuda Pertiwi juara, setelah mengalahkan Kamboja 3-1. Selebihnya untuk ketegori 16, 19, dan 21, timnas putra Indonesia terbilang cukup berprestasi dengan mengangkat trofi juara.</p>
<p><strong>Konfidensi?</strong><br />
Datang ke turnamen Piala AFF 2024 dengan tim U22, memperlihatkan Indonesia punya konfidensi, mengutamakan lanjutan perjuangan tim utama di Grup C babak ketiga Pra-Piala Dunia.</p>
<p>Hasil seri 1-1 melawan Arab Saudi di Jeddah, menang 2-0, dan menahan 0-0 Australia di Jakarta, serta kenaikan peringkat FIFA di kisaran 120; menjadi <em>positioning</em> baru bahwa Indonesia sudah beranjak ke level Asia. Akan tetapi, seri 3-3 dengan Laos membawa tim nasional &#8220;kembali lagi ke bumi&#8221;.</p>
<p><em>Coach</em> Shin Tae-yong tidak membawa mayoritas pemain tim Pra-Piala Dunia. Dia lebih memilih hanya sejumlah di antara mereka untuk menampilkan &#8220;tim muda&#8221;.</p>
<p>Saya melihat STY dan PSSI tentu tidak bermaksud menyepelekan gengsi Piala AFF, namun ini lebih ke konsep &#8220;berbagi fokus dan tenaga&#8221; di dua ajang yang sama-sama penting.</p>
<p>Laga-laga Pra-Piala Dunia akan dimulai lagi bulan Maret 2025, sedangkan Piala ASEAN &#8212; yang <em>notabene</em> bukan termasuk kalender FIFA &#8212; sudah dipertandingkan sejak 8 Desember lalu.</p>
<p>Hasil 1-0 melawan tuan rumah Myanmar di Thuwunna, Yangon, Senin malam lalu merupakan awal yang baik bagi anak-anak muda Merah-Putih, dan ini tentu akan meningkatkan kepercayaan diri para pemain kita.</p>
<p>Akan tetapi, laga kedua di Stadion Manahan, Solo, memberi gambaran, bakal tidak mudah bagi skuad Garuda saat bertandang ke Hanoi melawan Vietnam, Minggu malam besok.</p>
<p>Tensi rivalitas Indonesia vs Vietnam yang akhir-akhir ini meningkat diperkirakan bakal menciptakan suasana laga yang penuh intrik. Apalagi sejak timnas diperkuat oleh sejumlah pemain diaspora, Vietnam makin sulit memenangi pertandingan.</p>
<p>Tim Piala AFF ini memang tidak menggambarkan kekuatan Indonesia yang sesungguhnya. Para pemain kunci &#8220;disimpan&#8221; untuk lanjutan laga-laga Pra-Piala Dunia, sehingga apa pun hasil melawan Vietnam nanti sejatinya bukan cermin skema riil timnas kita.</p>
<p>Andai kita bisa lolos ke babak-babak akhir &#8212; dan apalagi juara &#8212; Piala ASEAN ini, tentu akan menambah keyakinan bahwa sepak bola kita sudah beranjak keluar dari zona regional; namun performa melawan Laos di Solo memaparkan realitas lain bahwa sepak bola Indonesia masih belum beranjak dari wilayah yang memaku posisi kita.</p>
<p>Perjalanan masih panjang. Tekad sudah diayunkan. Langkah menuju singgasana ASEN menjadi keniscayaan bagi anak-anak Garuda Muda, terjal atau mulus.</p>
<p>Hanya, pendakian untuk menjadi salah satu tim yang lolos ke semifinal dari Grup B merupakan tahapan yang mesti ditaklukkan terlebih dahulu&#8230;</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>; <em>wartawan <a href="https://suarabaru.id">suarabaru.id</a> dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/12/14/pendakian-untuk-menjadi-raja-asean">Pendakian untuk Menjadi &#8220;Raja ASEAN&#8221;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Timnas Indonesia Kehilangan Momentum</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/11/16/timnas-indonesia-kehilangan-momentum</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Nov 2024 01:08:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Sepakbola]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[FCV Dender]]></category>
		<category><![CDATA[Gelora Bung Karno]]></category>
		<category><![CDATA[Liga Belgia]]></category>
		<category><![CDATA[Ragnar Oratmangoen Jepang]]></category>
		<category><![CDATA[Shin Tae-yong]]></category>
		<category><![CDATA[Stadion Utama]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[TIMNAS INDONESIA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=446914</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, menyayangkan kegagalan Ragnar Oratmangoen menuntaskan peluang ke gawang Jepang. Penyerang FCV Dender di Liga Belgia itu, tidak dapat memanfaatkan peluang emas ketika melawan Jepang. Dan hasil akhirnya Timnas Indonesia dikalahkan Jepang 0-4, pada laga yang dimainkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (15/11/2024). Laga itu [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/11/16/timnas-indonesia-kehilangan-momentum">Timnas Indonesia Kehilangan Momentum</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, menyayangkan kegagalan Ragnar Oratmangoen menuntaskan peluang ke gawang Jepang. Penyerang FCV Dender di Liga Belgia itu, tidak dapat memanfaatkan peluang emas ketika melawan Jepang.</p>
<p>Dan hasil akhirnya Timnas Indonesia dikalahkan Jepang 0-4, pada laga yang dimainkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (15/11/2024). Laga itu merupakan yang kelima di putaran ketiga Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.</p>
<p>Timnas Indonesia memang akhirnya kehilangan momentum untuk mencetak gol. Di sisa laga, seperti dikutip dari bola.net, Skuad Garuda harus menerima kenyataan, dihabisi Jepang empat gol tanpa balas.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/11/16/dekan-teknik-sipil-usm-terima-kunjungan-delegasi-unwidha-klaten">Dekan Teknik Sipil USM Terima Kunjungan Delegasi Unwidha Klaten</a></strong></p>
<p>&#8221;Kita sebenarnya sudah mempersiapkan pertandingan ini dengan kerja keras yang sangat baik. Sangat disayangkan hasilnya seperti ini. Memang sepak bola seperti itu, tidak mudah bagi pemain menjaga levelnya sampai laga selesai 90 menit,&#8221; kata pelatih asal Korea Selatan itu, dalam sesi jumpa pers usai laga.</p>
<p>Menurut dia, di awal laga Timnas mendapat peluang yang sempurna. Namun tidak dimanfaatkan dengan baik oleh Ragnar. Shin Tae-yong menyebut, hal itulah yang menjadi penyebab Timnas kalah.</p>
<p>&#8221;Mungkin jika kita bisa mencetak gol lebih dulu, hasilnya pasti berubah. Namun saya tidak mau beralasan, karena kita kalah. Saya akan melakukan evaluasi, dan mempersiapkan pertandingan berikutnya dengan lebih baik lagi,&#8221; imbuhnya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/11/16/siswa-smk-negeri-1-bawen-terima-penyuluhan-dan-penanganan-pascapanen-cabai">Siswa SMK Negeri 1 Bawen Terima Penyuluhan dan Penanganan Pascapanen Cabai</a></strong></p>
<p>Sementara itu, pelatih Timnas Jepang, Hajime Moriyasu, memberikan apresiasi kepada Timnas Indonesia. Dia menilai, tuan rumah sempat membuat timnya kesulitan. Dalam konferensi persnya, Moriyasu menyebut, Timnas Indonesia tidak mudah dikalahkan.</p>
<p>&#8221;Timnas Indonesia bermain agresif di awal, dan itu tidak saya prediksi sebelumnya. Kami sempat dibuat kesulitan, terutama di lini pertahanan kami. Karena Timnas Indonesia punya peluang emas untuk mencetak gol,&#8221; tutur dia.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/11/16/timnas-indonesia-kehilangan-momentum">Timnas Indonesia Kehilangan Momentum</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>STY Minta Pemain Tampil Percaya Diri</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/11/14/sty-minta-pemain-tampil-percaya-diri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Nov 2024 12:48:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Sepakbola]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Gelora Bung Karno]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Jepang]]></category>
		<category><![CDATA[kualifikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Shin Tae-yong]]></category>
		<category><![CDATA[Stadion Utama]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[TIMNAS INDONESIA]]></category>
		<category><![CDATA[Zona Asia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=446618</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong mengatakan, dirinya terus mematangkan persiapannya, jelang lawan Jepang pada pertandingan babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Grup C. Pertandingan itu akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Jumat (15/11/2024). &#8221;Semua pemain baru saja bergabung, dan kondisi serta persiapan tim berlangsung baik,&#8221; kata pelatih [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/11/14/sty-minta-pemain-tampil-percaya-diri">STY Minta Pemain Tampil Percaya Diri</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong mengatakan, dirinya terus mematangkan persiapannya, jelang lawan Jepang pada pertandingan babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Grup C. Pertandingan itu akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Jumat (15/11/2024).</p>
<p>&#8221;Semua pemain baru saja bergabung, dan kondisi serta persiapan tim berlangsung baik,&#8221; kata pelatih berkebangsaan Korea Selatan itu, seperti dikutip dari laman resmi PSSI.</p>
<p>Shin Tae-yong pun memahami, Jepang merupakan tim yang sangat kuat. Tapi dia terus memompa semangat anak-anak asuhnya, untuk tidak menyerah sebelum berlaga.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/11/10/kevin-dick-resmi-menjadi-wni-dan-siap-perkuat-timnas-indonesia">Kevin Dick Resmi Menjadi WNI dan Siap Perkuat Timnas Indonesia</a></strong></p>
<p>&#8221;Seperti yang kita tahu, Jepang tim terbaik di Asia dari peringkat FIFA. Tetapi yang penting, kita harus tampil percaya diri. Dari segi fisik, atau dari mana pun, kita tidak akan kalah secara mental dari mereka,&#8221; jelas pelatih yang berjuluk STY itu.</p>
<p>Seusai melawan Jepang, skuad Garuda akan menjamu Arab Saudi di tempat yang sama. Saat ini Jepang memang masih memuncaki klasemen sementara Grup C, dengan 10 poin dari empat pertandingan. Sedangkan Timnas Indonesia menduduki posisi kelima, dengan hasil tiga angka dari empat partandingan.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/11/14/sty-minta-pemain-tampil-percaya-diri">STY Minta Pemain Tampil Percaya Diri</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>