<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>sepak bola Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/sepak-bola/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Fri, 10 Jul 2026 12:41:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>sepak bola Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Berseragam PSIS, Ahmad Nufiandani Serasa Kembali ke &#8216;Rumah&#8217;</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/07/10/berseragam-psis-ahmad-nufiandani-serasa-kembali-ke-rumah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 12:41:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sepakbola]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[LIGA 2]]></category>
		<category><![CDATA[MAHESA JENAR]]></category>
		<category><![CDATA[Manajemen Tim]]></category>
		<category><![CDATA[Momen Spesial]]></category>
		<category><![CDATA[PSIS Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Sayap Kanan]]></category>
		<category><![CDATA[sepak bola]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=568701</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Manajemen Tim PSIS Semarang resmi mendatangkan kembali Ahmad Nufiandani, untuk memperkuat skuad Mahesa Jenar, dalam menghadapi kompetisi Liga 2 musim 2026/2027. Kembalinya pemain yang akrab disapa Dani itu, menjadi momen spesial, setelah 12 tahun berlalu sejak terakhir kali dirinya menjadi bagian dari PSIS. Pemain berusia 31 tahun itu, kembali ke Kota Semarang dengan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/07/10/berseragam-psis-ahmad-nufiandani-serasa-kembali-ke-rumah">Berseragam PSIS, Ahmad Nufiandani Serasa Kembali ke &#8216;Rumah&#8217;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Manajemen Tim PSIS Semarang resmi mendatangkan kembali Ahmad Nufiandani, untuk memperkuat skuad Mahesa Jenar, dalam menghadapi kompetisi Liga 2 musim 2026/2027.</p>
<p>Kembalinya pemain yang akrab disapa Dani itu, menjadi momen spesial, setelah 12 tahun berlalu sejak terakhir kali dirinya menjadi bagian dari PSIS. Pemain berusia 31 tahun itu, kembali ke Kota Semarang dengan membawa pengalaman panjang dari perjalanan kariernya di sepak bola Indonesia.</p>
<p>Berposisi sebagai penyerang sayap kanan, Dani juga memiliki kemampuan untuk bermain di sektor kiri. Sepanjang kariernya, dia telah memperkuat sejumlah klub di Indonesia, seperti Persik Kediri, Persikabo 1973, Persebaya Surabaya, Dewa United, hingga Madura United.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/07/10/arema-fc-dan-persib-bandung-melaju-semifinal-hydroplus-soccer-league-all-stars-u-18">Arema FC dan Persib Bandung Melaju Semifinal HYDROPLUS Soccer League All-Stars U-18</a></strong></p>
<p>Asisten Manager PSIS, Moch Reza Handhika mengatakan, pengalaman serta kualitas yang dimiliki Dani itu, menjadi pertimbangan utama manajemen untuk kembali membawanya ke keluarga besar Mahesa Jenar.</p>
<p>&#8221;Dani merupakan pemain yang sudah memiliki pengalaman panjang di kompetisi sepak bola Indonesia. Selain kualitas individu yang dimilikinya, dia juga memiliki karakter pekerja keras, dan pemahaman yang baik dalam bermain di beberapa posisi di lini depan,&#8221; ujar Reza, dalam keterangannya di Semarang, Jumat (10/7/2026).</p>
<p>Manajemen berharap, kembalinya Dani dapat memberikan dampak positif bagi tim. Baik dari sisi permainan, maupun pengalaman di ruang ganti. &#8221;Semoga Dani dapat membantu PSIS mencapai target utama, promosi ke Super League musim depan,&#8221; tambahnya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/07/10/pesantren-ramah-santri-mewujudkan-lingkungan-bermartabat">Pesantren Ramah Santri, Mewujudkan Lingkungan Bermartabat</a></strong></p>
<p>Sementara itu, Dani mengaku senang dapat kembali memperkuat PSIS, yang dia anggap sebagai rumah sendiri, dan siap memberikan kemampuan terbaiknya untuk Mahesa Jenar.</p>
<p>&#8221;PSIS adalah rumah. Setelah lama saya berkelana, akhirnya mendapat kesempatan untuk kembali memberikan yang terbaik di sini. Pastinya dengan target promosi, saya akan bekerja keras,&#8221; ujar Dani.</p>
<p>Dia juga ingin, para suporter Panser Biru dan Snex, tetap medukung PSIS, karena jalan ke depan pasti tidak mudah,&#8221; harap dia.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/07/10/koramil-12-tembalang-gelar-nobar-piala-dunia-2026-untuk-perkuat-solidaritas">Koramil 12 Tembalang Gelar Nobar Piala Dunia 2026 untuk Perkuat Solidaritas</a></strong></p>
<p>Sebelumnya, Manajemen PSIS terlebih dahulu sudah mendatangkan pemain berpengalaman, Abduh Lestaluhu. Pemain asal Ambon berusia 32 tahun itu, berposisi utama sebagai bek kiri.</p>
<p>Selain pengalaman bersama klub, Abduh Lestaluhu juga memiliki rekam jejak bersama Timnas Indonesia. Dia pernah memperkuat skuad Garuda di berbagai ajang, dan menjadi salah satu pemain yang memiliki pengalaman internasional.</p>
<p>Selain itu, hadir pula Ahmad Nuri Fasya, pemain asal Tuban yang berusia 27 tahun, berposisi sebagai bek kanan. Sebelum bergabung dengan Mahesa Jenar, Nuri pernah memperkuat Persebaya Surabaya, Persik Kediri, hingga PSS Sleman</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/07/10/berseragam-psis-ahmad-nufiandani-serasa-kembali-ke-rumah">Berseragam PSIS, Ahmad Nufiandani Serasa Kembali ke &#8216;Rumah&#8217;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Koramil 12 Tembalang Gelar Nobar Piala Dunia 2026 untuk Perkuat Solidaritas</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/07/10/koramil-12-tembalang-gelar-nobar-piala-dunia-2026-untuk-perkuat-solidaritas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 11:57:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[FIFA 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Komando Rayon Militer]]></category>
		<category><![CDATA[Koramil 12]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[sepak bola]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[TIMNAS INDONESIA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=568691</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Meski Timnas Indonesia tidak lolos ke Piala Dunia FIFA 2026, namun kejuaraan sepak bola internasional paling bergengsi ini, jadi salah satu momentum untuk mempererat tali silaturahmi, membangun komunikasi yang harmonis, dan memperkuat sinergi antar-anak bangsa. Mengambil kesempatan itu, Komando Rayon Militer (Koramil) 12, Tembalang, Semarang, menyelenggarakan nonton bareng (nobar), babak perempat final antara [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/07/10/koramil-12-tembalang-gelar-nobar-piala-dunia-2026-untuk-perkuat-solidaritas">Koramil 12 Tembalang Gelar Nobar Piala Dunia 2026 untuk Perkuat Solidaritas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Meski Timnas Indonesia tidak lolos ke Piala Dunia FIFA 2026, namun kejuaraan sepak bola internasional paling bergengsi ini, jadi salah satu momentum untuk mempererat tali silaturahmi, membangun komunikasi yang harmonis, dan memperkuat sinergi antar-anak bangsa.</p>
<p>Mengambil kesempatan itu, Komando Rayon Militer (Koramil) 12, Tembalang, Semarang, menyelenggarakan nonton bareng (nobar), babak perempat final antara Prancis vs Maroko, Jumat (10/7/2026), pukul 03.00 WIB.</p>
<p>Komandan Koramil (Danramil 12) Tembalang, Mayor Inf Kamidi mengatakan, nobar ini merupakan sarana yang sangat efektif, untuk membangun solidaritas dengan Keluarga Besar Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (KB FKPPI).</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/07/10/bupati-sukoharjo-etik-suryani-kena-ott-kpk-diduga-peras-perangkat-daerah">Bupati Sukoharjo Etik Suryani Kena OTT KPK, Diduga Peras Perangkat Daerah</a></strong></p>
<p>Nobar ini, kata Danramil, menciptakan suasana santai yang memecah formalitas, sehingga mempermudah komunikasi dan koordinasi antara TNI dan KB FKPPI.</p>
<p>&#8221;Sebagai bagian dari Keluarga Besar TNI, FKPPI selalu menjadi mitra strategis dalam menjaga persatuan bangsa, dan mengawal nilai-nilai Negara Kesatuan Republik Indonesia,&#8221; ujar Danramil, yang juga selaku Pembina Pengurus Rayon 1133.10 KB FKPPI Tembalang.</p>
<p>Sejumlah Pengurus Rayon KB FKPPI Tembalang yang hadir antara lain, Agus Setiyono (Seksi Organisasi &amp; Keanggotaan), M Bayu Apriyono (Seksi Hubungan Keluarga Besar TNI-Polri), dan sejumlah anggota FKPPI lainnya.</p>
<p><em><strong>Sigit Pr</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/07/10/koramil-12-tembalang-gelar-nobar-piala-dunia-2026-untuk-perkuat-solidaritas">Koramil 12 Tembalang Gelar Nobar Piala Dunia 2026 untuk Perkuat Solidaritas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sejumlah Rekrutan Baru PSIS Jalani Medical Check-Up</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/07/08/sejumlah-rekrutan-baru-psis-jalani-medical-check-up</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 12:39:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sepakbola]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[kompetisi]]></category>
		<category><![CDATA[LIGA 2]]></category>
		<category><![CDATA[Manajemen Tim]]></category>
		<category><![CDATA[Medical check up]]></category>
		<category><![CDATA[pegadaian championship]]></category>
		<category><![CDATA[PSIS Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[sepak bola]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=568364</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Menjelang bergulirnya kompetisi sepak bola Liga 2 Pegadaian Championship 2026/2027, Manajemen Tim PSIS Semarang terus melakukan pembenahan. Selain perekrutan pemain baru, manajemen juga menyiapkan kondisi fisik bakal calon pemain yang akan diturunkan nanti. Sejumlah pemain PSIS belum lama ini menjalani serangkaian Medical Check-Up (MCU), sebagai bagian dari persiapan menghadapi kompetisi mendatang. Agenda ini [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/07/08/sejumlah-rekrutan-baru-psis-jalani-medical-check-up">Sejumlah Rekrutan Baru PSIS Jalani Medical Check-Up</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Menjelang bergulirnya kompetisi sepak bola Liga 2 Pegadaian Championship 2026/2027, Manajemen Tim PSIS Semarang terus melakukan pembenahan. Selain perekrutan pemain baru, manajemen juga menyiapkan kondisi fisik bakal calon pemain yang akan diturunkan nanti.</p>
<p>Sejumlah pemain PSIS belum lama ini menjalani serangkaian Medical Check-Up (MCU), sebagai bagian dari persiapan menghadapi kompetisi mendatang. Agenda ini merupakan salah satu tahapan wajib yang harus diikuti seluruh pemain, untuk memenuhi standar kesehatan sekaligus persyaratan mengikuti kompetisi musim 2026/2027.</p>
<p>Pelaksanaan MCU kali ini terlaksana, berkat kerja sama PSIS dengan salah satu Official Partnership klub, Mitra Orphys Sports Clinic. Asisten Manager PSIS, Moch Reza Handhika mengatakan, pemeriksaan kesehatan menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan tim sebelum kompetisi bergulir.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/07/08/acara-suran-dengan-menggelar-ritual-ngreksa-bumi">Acara Suran dengan Menggelar Ritual Ngreksa Bumi</a></strong></p>
<p>&#8221;Medical Check-Up merupakan agenda wajib bagi seluruh pemain, sebagai syarat mengikuti kompetisi. Selain memenuhi regulasi, kami juga ingin memastikan kondisi kesehatan pemain dalam keadaan optimal, sebelum menjalani musim yang baru,&#8221; ujar Reza.</p>
<p>Dia juga mengapresiasi dukungan dari Mitra Orphys Sports Clinic, yang turut berperan dalam pelaksanaan MCU musim ini.</p>
<p>&#8221;Kami mengucapkan terima kasih kepada Mitra Orphys Sports Clinic, atas dukungan yang diberikan dalam pelaksanaan Medical Check-Up. Semoga kolaborasi ini dapat terus terjalin dengan baik, untuk mendukung persiapan tim menghadapi musim 2026/2027,&#8221; tukas Reza.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/07/08/aplikasi-chatbot-ai-indonesia-terbaik-untuk-bisnis-yang-ingin-melayani-pelanggan-24-7">Aplikasi Chatbot AI Indonesia Terbaik untuk Bisnis yang Ingin Melayani Pelanggan 24/7</a></strong></p>
<p>Seperti diketahui, usai berakhirnya musim kompetisi 2025-2026 lalu, manajemen langsung bergerak cepat untuk membentuk tim. Selain merekrut Widodo Cahyono Putro selaku pelatih, manajemen juga tak berhenti untuk merekrut sejumlah pemain baru.</p>
<p>Beberapa di antaranya manajemen memperpanjang kontrak winger senior, Thaufan Hidayat, untuk kembali menjadi bagian dari skuad Mahesa Jenar. Kemudian pemain sayap kiri, Lorensius Amanat Sabda.</p>
<p>Tim berjuluk Laskar Mahesa Jenar itu, juga mendatangkan bek berpengalaman, Andy Setyo Nugroho, yang sebelumnya memperkuat PSIM Yogyakarta, dan pernah menjadi bagian dari Timnas Indonesia kelompok usia dan senior.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/07/08/riset-lokal-bisa-tembus-internasional">Riset Lokal Bisa Tembus Internasional</a></strong></p>
<p>Tim yang mengambil kandang di Stadion Jatidiri Semarang itu, juga merekrut bek muda, Akbar Arjunsyah. Pemain berusia 24 tahun asal Sidoarjo itu, sebelumnya memperkuat Dewa United.</p>
<p>Dalam perjalanan kariernya, Akbar juga pernah berseragam Persija Jakarta serta menjalani masa peminjaman bersama Persijap Jepara. Pemain belakang ini diyakini akan mampu menambah kekuatan tembok belakang PSIS.</p>
<p>Manajemen juga mendatangkan Muammar Khadafi, yang memiliki karakter sebagai gelandang bertahan. Sebelum bergabung dengan Mahesa Jenar, Ammar pernah bergabung dengan Persiraja dan PSIM Yogyakarta.</p>
<p>Selain sejumlah pemain baru itu, manajemen juga mendatangkan Ricki Ariansyah, untuk menambah kekuatan di lini tengah. Pemain berusia 29 tahun kelahiran Medan itu, pernah memperkuat PSCS Cilacap, Persijap Jepara, Persita Tangerang, Madura United, hingga Semen Padang.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/07/08/sejumlah-rekrutan-baru-psis-jalani-medical-check-up">Sejumlah Rekrutan Baru PSIS Jalani Medical Check-Up</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pesta “Masa Depan” Sepak Bola</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/06/27/pesta-masa-depan-sepak-bola</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Jun 2026 10:00:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[barcelona]]></category>
		<category><![CDATA[bintang-muda]]></category>
		<category><![CDATA[kandidat terkuat]]></category>
		<category><![CDATA[Lamine Yamal]]></category>
		<category><![CDATA[Lionel Messi]]></category>
		<category><![CDATA[sepak bola]]></category>
		<category><![CDATA[Stok Pemain]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Zlatan Ibrahimovic]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=566638</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // dunia masih mempercaturkan para mahadewa/ messi, ronaldo, mbappe, juga haaland/ jangan lupa menyertakan/ yamal, bouaddi, atau olise/ yang memancarkan cahaya/ di langit terang/ untuk masa depan sepak bola// (Sajak “Bintang-bintang Muda”, 2026) SOROTAN utama sepak bola dunia, tak pelak lagi adalah Lamine Yamal. Walaupun mungkin terbebani status sebagai calon pengganti [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/27/pesta-masa-depan-sepak-bola">Pesta “Masa Depan” Sepak Bola</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-566640 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/06/BOLA-BOLA-LOGO-2-400x107.jpg" alt="" width="400" height="107" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/06/BOLA-BOLA-LOGO-2-400x107.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/06/BOLA-BOLA-LOGO-2-150x40.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/06/BOLA-BOLA-LOGO-2.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// dunia masih mempercaturkan para mahadewa/ messi, ronaldo, mbappe, juga haaland/ jangan lupa menyertakan/ yamal, bouaddi, atau olise/ yang memancarkan cahaya/ di langit terang/ untuk masa depan sepak bola//</em><br />
<strong>(Sajak “Bintang-bintang Muda”, 2026)</strong></p>
<p><strong>SOROTAN</strong> utama sepak bola dunia, tak pelak lagi adalah Lamine Yamal. Walaupun mungkin terbebani status sebagai calon pengganti Lionel Messi, namun dia memang kandidat terkuat dari stok para bintang muda yang kini ada. Zlatan Ibrahimovic pun mengakuinya.</p>
<p>Di luar Yamal, diam-diam anak muda Maroko ini juga menyita perhatian. Dalam laga perdana Grup C melawan Brazil, dia memberi cahaya untuk performa gemerlap Singa-singa Atlas. Ya, Ayyoub Bouaddi, calon pahlawan baru Maroko yang tak canggung bahu membahu dengan para senior Achraf Hakimi, Yassine Bonou, Brahim Diaz, Sofyan Amrabat, Abdessamad Elzazzaoli, atau Ismael Saibari.</p>
<p>Dua nama ini, Yamal dan Bouaddi, memberi warna di Piala Dunia 2026. Messi memang masih menggila dengan mengukir rekor demi rekor. Mbappe dan Haaland pun unjuk kesuburan. Bahkan, dalam usia 41, Cristiano Ronaldo juga masih mampu membukukan gol. Namun Yamal dan Bouaddi memancarkan magnet yang berbeda.</p>
<p>Legenda AC Milan, Zlatan Ibrahimovic tak ragu menyebut Lamine Yamal sebagai yang terbaik di generasinya. Dia menjadi pembeda bagi Spanyol, dengan kapasitas<em> skill</em> yang dimiliki. Kemampuan dan cara melewati lawan untuk mengubah jalannya laga merupakan kelebihan bintang muda Barcelona itu.</p>
<p>Dua penggawa muda Prancis ini tentu tak boleh diabaikan: Michael Olise dan Desire Doue. Keduanya tak kalah menyala di tengah sinar Kylian Mbappe yang tetap menjadi andalan Tim Ayam Jantan. “Daun-daun” muda itu menjadi elemen eksotika lain yang bisa merebut masa depan sepak bola.</p>
<p>Dari Asia, tercatat bintang-bintang Jepang yang moncer seperti Atase Ueda (Feyenoord), Junya Ito (Genk), Hiroki Ito (Bayern Muenchen), dan Daichi Kamada (Crystal Palace). Ketiganya berkembang menjadi kunci yang mendampingi para senior seperti Yuto Nagatomo, Takefusa Kubo, Wataru Endo, dan Keito Nakamura. Cahaya Asia pun merebak dari mereka.</p>
<p>Jangan pula dilupakan anak-anak muda yang mendampingi Lionel Messi sebagai masa depan Tim Tango. Thiago Almada, Giuliano Simeone, dan Valentin Barco. Mereka melengkapi penggawa tim juara empat tahun lalu yang kini semakin matang: Julian Alvarez, Alejandro Garnacho, dan Enzo Fernandes.</p>
<p><strong>Ayyoub Bouaddi</strong><br />
<em>Wonderkid</em> Maroko yang menjadi sorotan utama adalah Ayyoub Bouaddi. Bocah 18 tahun ini tampil memukau ketika Maroko menahan Brazil 1-1.</p>
<p>Dia bermain untuk LOSC Lille di Ligue 1, satu klub dengan pemain timnas Indonesia Calvin Verdonk.</p>
<p>Bouaddi adalah gelandang modern yang berkarakter tenang. Dribelnya progresif untuk keluar dari tekanan (press resistance). Dia kuat dalam intersep dan memenangkan duel, sama dengan <em>skill</em> Lamine Yamal di skuad Spanyol.</p>
<p>Dalam laga melawan Brazil, dia mencatat akurasi umpan 91 persen, memenangkan sembilan duel, dan membuat lima intersepsi. Bouaddi masuk dalam susunan pemain terbaik putaran pertama versi Opta.</p>
<p>Sebelum memilih untuk membela tim senior Maroko, dia adalah mantan kapten Timnas Prancis U-21. Kecerdasannya sebagai gelandang pengatur serangan bisa dinikmati dari potongan video-video duel Maroko vs Brazil.</p>
<p><strong>Ismael Saibari</strong><br />
Sedangkan Ismael Saibari memperlihatkan bakat besarnya sebagai “seniman” Negeri Maghribi. Lahir pada 28 Januari 2001, gelandang serang Pasukan Singa Atlas itu kini menjadi andalan PSV Eindhoven di Eredivisie Belanda.</p>
<p>Pencetak gol indah ke gawang Brazil, dengan <em>chip</em> berkelas yang mengecoh kiper Alisson Becker ini lahir di Spanyol, namun memilih memperkuat timnas Maroko.</p>
<p><em>Skill</em>, determinasi, dan ketenangannya menjadi kunci bagi Maroko dalam mendikte tim lawan di barisan penggempur.</p>
<p>Masih banyak waktu bagi para “daun muda” itu untuk unjuk kecakapan hingga pertandingan-pertandingan Piala Dunia makin mengeskalasi.</p>
<p>Sambil menikmati aksi-aksi dan menjadi saksi rekor Lionel Messi dan Ronaldo, para bintang masa depan itu kini merintis jejak sebagai legenda. Bagi kita, nikmatilah ini sebagai pestanya masa depan sepak bola.</p>
<p>Piala Dunia 2026 menjadi panggung bagi tiga kategori generasi. Pertama, ajang menoreh sejarah para bintang yang siap-siap pensiun seperti Cristiano Ronaldo dan Messi; unjuk kematangan bintang-bintang usia emas seperti Mbappe (27), Haaland (25), Vinicius Junior (25), atau Julian Alvarez (26); serta unjuk daya pikat “daun-daun muda”.</p>
<p>Lamine Yamal-kah yang bakal memuncak, Ayyoub Bouaddi, Michael Olise, atau yang lain?</p>
<p><strong>&#8212; Amir Machmud NS</strong>; <em>Wartawan <a href="http://Suarabaru.Id">Suarabaru.Id</a></em> <strong>&#8212;</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/27/pesta-masa-depan-sepak-bola">Pesta “Masa Depan” Sepak Bola</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tesis &#8220;Bersenang-senang&#8221; ala Lionel Messi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/06/20/tesis-bersenang-senang-ala-lionel-messi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Jun 2026 10:00:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Anugerah Tuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Eksepsionalitas]]></category>
		<category><![CDATA[La Pulga]]></category>
		<category><![CDATA[Lionel Messi]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Realistis]]></category>
		<category><![CDATA[sepak bola]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=565142</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // sepak bola adalah permainan/ dengan energi kegembiraan/ ekspresi kebahagiaan tanpa beban/ luapan rasa tanpa tekanan// (Sajak &#8220;Kegembiraan Lionel Messi&#8221;, 2026) BENARLAH apa yang digambarkan oleh legenda Manchester United, Eric Cantona, beberapa tahun silam. Kata dia, penampilan hebat Lionel Messi karena didukung oleh &#8220;kegembiraan&#8221; hatinya. Dia memuji Messi sebagai pesepak bola [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/20/tesis-bersenang-senang-ala-lionel-messi">Tesis &#8220;Bersenang-senang&#8221; ala Lionel Messi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-full wp-image-565148 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/06/BOLA-BOLA-LOGO-1-400x107-1.webp" alt="" width="393" height="91" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/06/BOLA-BOLA-LOGO-1-400x107-1.webp 393w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/06/BOLA-BOLA-LOGO-1-400x107-1-150x35.webp 150w" sizes="(max-width: 393px) 100vw, 393px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// sepak bola adalah permainan/ dengan energi kegembiraan/ ekspresi kebahagiaan tanpa beban/ luapan rasa tanpa tekanan//</em><br />
<strong>(Sajak &#8220;Kegembiraan Lionel Messi&#8221;, 2026)</strong></p>
<p><strong>BENARLAH</strong> apa yang digambarkan oleh legenda Manchester United, Eric Cantona, beberapa tahun silam. Kata dia, penampilan hebat Lionel Messi karena didukung oleh &#8220;kegembiraan&#8221; hatinya. Dia memuji Messi sebagai pesepak bola dari planet lain.</p>
<p>&#8220;Lihatlah, dia meluapkan nalurinya sebagai anak-anak yang bermain di padang bebas. Dia bagai anak-anak yang ingin mewujudkan impian masa kecilnya. Kemampuan Messi akan keluar semua,&#8221; ucap Cantona, suatu ketika.</p>
<p>Dan, benar saja. &#8220;Tesis&#8221; itu terbukti.</p>
<p>Simaklah kemenangan Argentina 3-0 di laga perdananya melawan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026, 17 Juni lalu. Ketiga gol diborong oleh Messi ke gawang Luca Zidane. Messi dinobatkan sebagai <em>Man of the Match</em>. Sejak kepesertaannya di Piala Dunia 2006, akhirnya dia menyamai rekor pencetak gol terbanyak Piala Dunia, 16 gol atas nama bintang Jerman, Miroslav Klose.</p>
<p>Usia Messi sudah mendekati 39, namun dia tampak menikmati pertandingan. Bertemu salah satu wakil Afrika, Aljazair, seolah-olah Messi mendapatkan ruang untuk berekspresi dan mengubah laga sendirian. Pemain Inter Miami itu menghukum setiap kesalahan kecil yang dibuat lawan.</p>
<p>Sepanjang laga, dia melepas enam tembakan, empat mengarah ke gawang, dan tiga terkonversi menjadi gol. Messi menjawab semua keraguan. Penempatan posisinya benar-benar visioner. Penyelesaiannya masih tajam, dengan pergerakan yang fleksibel, meskipun kecepatannya menurun karena faktor fisik.</p>
<p>Gelandang bertahan Argentina, Rodrigo de Paul menilai, kekuatan utama Lionel Messi saat ini adalah pikirannya. La Pulga tak lagi menanggung beban besar sebagaimana sebelum-sebelumnya, karena sudah memenangi segalanya.</p>
<p>Artinya, dia tinggal menikmati pertandingan. Messi tak perlu lagi membuktikan apa pun.</p>
<p>De Paul mengibaratkan, Messi itu binatang buas. &#8220;Hal yang paling membuat saya senang adalah merasa sekarang dia menikmati permainan ini,&#8221; ujar De Paul seperti dikutip <em>The Guardian</em> (<em>detik.com</em>, 18 Juni 2026).</p>
<p>&#8220;Dia tak lagi merasakan beban dari tekanan yang telah dia rasakan begitu lama. Semua orang tahu mentalitasnya. Dia selalu fokus membantu kami dan tim. Saya melihat dia bahagia. Itu menular ke tim ini,&#8221; ungkap De Paul.</p>
<p>Sedangkan Zlatan Ibrahimovic melukiskan perasannya, betapa sepak bola seolah-olah tercipta untuk Lionel Messi. Ibra menjadi salah satu yang tersihir.</p>
<p>Legenda AC Milan yang dikenal arogan itu menegaskan, tak ada yang bisa membantah Messi adalah pemain terhebat sepanjang masa. Ia yakin takkan ada lagi pemain sespesial Messi di masa mendatang.</p>
<p>&#8220;Jangan percaya kita akan mendapatkan Messi lain, karena dia istimewa. Dia bakat alam. Seolah-olah permainan ini diciptakan untuknya. Segala sesuatu yang dia sentuh menjadi emas. Dia juga memiliki tim yang siap mati untuknya,&#8221; ujar Ibrahimovic dikutip dari <em>FOX Sports</em>.</p>
<p>&#8220;Kemenangannya di Piala Dunia lagi tidak akan mengubah status sebagai yang terhebat. Itu hanya trofi lain di ruang trofi,&#8221; jelas pengidola Ronaldo Nazario ini.</p>
<p><strong>Tak Lagi Diragukan</strong><br />
Rekor-rekor dan performanya menegaskan, Messi tak lagi diragukan sebagai <em>The Greatest of All Times</em> (GOAT). Delapan trofi <em>Ballon d&#8217;Or</em>, dua Copa America, Piala Dunia, gelar-gelar liga, dan Liga Champions membuktikan dia unggul dari semua pesaingnya, terutama yang dalam dua dekade terakhir selalu diperbandingkan: mana yang lebik baik, Messi atau Cristiano Ronaldo.</p>
<p>Penampilan awal di Piala Dunia ini makin menguatkan realitas, Messi mengungguli Ronaldo. Bahkan Ronaldo Brazil &#8212; Ronaldo Luis Nazario &#8212; menyatakan, tak ada lagi yang pantas diragukan dari Messi bahwa dia adalah yang terbaik. Dunia, kata Ronaldo, harus menutup mata dan mengakui kenyataan, Messi adalah pemain terbaik yang pernah ada.</p>
<p>Perkara apakah Messi akan memimpin Argentina membawa pulang gelar seperti yang diraih pada 2022, semua harus ditunggu, kendati apa pun yang terjadi tak akan mengubah posisi Messi.</p>
<p>Argentina masih harus menjalani dua laga berikut di Grup J, melawan Austria (23 Juni), dan Yordania (28 Juni) dalam perjuangan fase grup.</p>
<p>Entah berapa tahun lagi kita akan melihat pemain sehebat Messi. Dalam sejarah sepak bola, Pele, Zico, Ronaldo Nazario, Ronaldinho, Franz Beckenbauer, Johan Cruyff, Michel Platini, Diego Maradona, Zinedine Zidane, Cristiano Ronaldo, sedemikian fenomenal melintas zaman, namun Messi tetap merupakan pengecualian.</p>
<p>Apakah eksepsionalitas itu bakal muncul lagi setelah era La Pulga?</p>
<p>Kita hanya menunggu anugerah Tuhan. Beruntunglah kita, masih menyaksikan aksi-aksi Lionel Messi di panggung terbesar sepak bola, karena secara realistis ini adalah Piala Dunia-nya yang terakhir.</p>
<p><strong>&#8212; Amir Machmud NS</strong>; <em>wartawan <a href="http://Suarabaru.Id">Suarabaru.Id</a></em><strong> &#8212;</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/20/tesis-bersenang-senang-ala-lionel-messi">Tesis &#8220;Bersenang-senang&#8221; ala Lionel Messi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Vozinha Wujudkan Mimpi Rakyat Cape Verde</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/06/16/vozinha-wujudkan-mimpi-rakyat-cape-verde</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Jun 2026 13:12:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Piala Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Sepakbola]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Amerika Latin]]></category>
		<category><![CDATA[FIFA 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Jorge Valdano]]></category>
		<category><![CDATA[Kiper Heroik]]></category>
		<category><![CDATA[sepak bola]]></category>
		<category><![CDATA[Spanyol]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Tanjung Verde]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Argentina]]></category>
		<category><![CDATA[Vozinha]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=564721</guid>

					<description><![CDATA[<p>ATLANTA (SUARABARU.ID)&#8211; Meski dikenal penggemar sepak bola dengan nama Vozinha, namun sedikit yang menyadari, kalau kiper heroik Tanjung Verde ini, hampir diberi nama seperti legenda Timnas Argentina, Jorge Valdano. Lahir dengan nama Josimar Dias, Vozinha baru saja mengukir namanya dalam sejarah sepak bola dunia, dengan menggagalkan kemenangan Spanyol dalam debut negaranya di Grup H Piala [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/16/vozinha-wujudkan-mimpi-rakyat-cape-verde">Vozinha Wujudkan Mimpi Rakyat Cape Verde</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>ATLANTA (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Meski dikenal penggemar sepak bola dengan nama Vozinha, namun sedikit yang menyadari, kalau kiper heroik Tanjung Verde ini, hampir diberi nama seperti legenda Timnas Argentina, Jorge Valdano.</p>
<p>Lahir dengan nama Josimar Dias, Vozinha baru saja mengukir namanya dalam sejarah sepak bola dunia, dengan menggagalkan kemenangan Spanyol dalam debut negaranya di Grup H Piala Dunia FIFA 2026, pada Senin (15/6/2026) kemarin.</p>
<p>Fakta lain yang kurang diketahui, dia pernah menjadi pusat perdebatan unik antara Brazil dan Argentina, karena namanya. Pemenang perebutan nama di Amerika Latin itu, akhirnya diputuskan seorang petugas registrasi pada tahun 1986.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/06/16/hari-bhayangkara-jadi-momentum-wujudkan-komitmen-polri-pada-masyarakat">Hari Bhayangkara Jadi Momentum Wujudkan Komitmen Polri pada Masyarakat</a></strong></p>
<p>&#8221;Di dunia sepak bola, saya memang dikenal dengan nama Vozinha. Tapi saya ingin menyampaikan penghargaan kepada Jorge Valdano dan Josimar, keduanya adalah inspirasi di balik nama saya,&#8221; kata kiper itu, seperti dikutip dari laman resmi FIFA, setelah hasil imbang 0-0 Tanjung Verde melawan La Roja.</p>
<p>Setelah pertandingannya melawan Spanyol, Vozinha ingin mendedikasikan hasil imbang bersejarah ini kepada kakek dan neneknya. Dia ingin memberikan apresiaisnya itu, yang sekarang menatapku dari atas sana.</p>
<p>&#8221;Saya kehilangan nenek saya dua tahun lalu, dan kakek juga. Mereka membesarkan saya. Jika mereka masih hidup hari ini, mereka akan sangat bangga dengan cucunya. Itulah mengapa ini sangat berarti bagi saya. Ini adalah sesuatu yang diimpikan penduduk Tanjung Verde sepanjang hidup mereka,&#8221; tukas Vozinha.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/06/16/gelandang-timnas-indonesia-gabung-psis-semarang">Gelandang Timnas Indonesia Gabung PSIS Semarang</a></strong></p>
<p>Sementara itu laga lainnya di grup yang sama, Arab Saudi bermain imbang 1-1 lawan Uruguay, pada laga yang dimainkan di Stadion Miami, Amerika Serikat, Selasa (16/6/2026) dini hari WIB.</p>
<p>Gol arab Saudi dicetak Abdulelah Al-Amri menit 41, dan Uruguay baru bisa membalas menit 80 melalui Maximilliano Araujo. Hasil imbang di dua laga perdana pada Grup H ini, akan makin memperketat persaingan lolos ke babak berikutnya.</p>
<p>Hasil yang sama juga tersaji di Grup G, yang ditempati Belgia, Mesir, Iran dan Selandia Baru. Laga Belgia vs Mesir berakhir 1-1, sedangkan Iran kontra Selandia Baru diakhiri dengan skor 2-2.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/16/vozinha-wujudkan-mimpi-rakyat-cape-verde">Vozinha Wujudkan Mimpi Rakyat Cape Verde</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sepak Bola, dalam Sejuta Rasa</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/06/13/sepak-bola-dalam-sejuta-rasa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Jun 2026 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Empati]]></category>
		<category><![CDATA[Jejak Indah]]></category>
		<category><![CDATA[Kemanusiaan]]></category>
		<category><![CDATA[Persahabatan]]></category>
		<category><![CDATA[Persaudaraan]]></category>
		<category><![CDATA[puisi]]></category>
		<category><![CDATA[Sejuta Rasa]]></category>
		<category><![CDATA[sepak bola]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=564061</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // sepak bola menjadi inspirasi/ tentang kemanusiaan/ tentang hati dan rasa/ di balik keras kompetisi/ bersemayam ungkapan kemanusiaan/ dan puisi-puisi kehidupan&#8230;// (Sajak “Puisi Indah Sepak Bola”, 2026) PIALA Dunia, yang disebut-sebut sebagai kanvas “pertunjukan terbesar di muka bumi”, menjadi teater realis sejuta rasa. Dia &#8212; sepak bola &#8212; ibarat untaian puisi [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/13/sepak-bola-dalam-sejuta-rasa">Sepak Bola, dalam Sejuta Rasa</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-564064 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/06/BOLA-BOLA-LOGO-1-400x107.jpg" alt="" width="400" height="107" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/06/BOLA-BOLA-LOGO-1-400x107.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/06/BOLA-BOLA-LOGO-1-150x40.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/06/BOLA-BOLA-LOGO-1.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// sepak bola menjadi inspirasi/ tentang kemanusiaan/ tentang hati dan rasa/ di balik keras kompetisi/ bersemayam ungkapan kemanusiaan/ dan puisi-puisi kehidupan&#8230;//</em><br />
<strong>(Sajak “Puisi Indah Sepak Bola”, 2026)</strong></p>
<p><strong>PIALA</strong> Dunia, yang disebut-sebut sebagai kanvas “pertunjukan terbesar di muka bumi”, menjadi teater realis sejuta rasa. Dia &#8212; sepak bola &#8212; ibarat untaian puisi yang tak ada habis-habisnya tergubah dari ungkapan rasa para penyair, menjadi bait-bait sajak yang mengalir dari hati para pemuisi.</p>
<p>Hari-hari ketika memasuki ruang eksotika Piala Dunia 2026 di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat, kita mencatat puisi indah di pengujung final Liga Champions, 30 Mei lalu.</p>
<p>Puskas Arena di Budapest, Hungaria menorehkan tidak saja sukses Paris St Germain mempertahankan gelar; tetapi juga sepenggal “puisi indah” kapten tim Marquinhos. Di tengah luapan kegembiraan teman-temannya merayakan kemenangan, dia menghampiri Gabriel Magalhaes, eksekutor penalti terakhir Arsenal yang tendangannya melambung dan memastikan sukses PSG.</p>
<p>Marquinhos memeluk Gabriel, menenangkan rekannya di tim nasional Brazil itu, yang murung dan bengong. Benar-benar pemandangan yang bernilai kemanusiaan.</p>
<p>Sebelumnya, lebih dari 120 menit keduanya terlibat dalam ketegangan perseteruan antara PSG dan Arsenal, lalu Marquinhos menutupnya dengan ungkapan yang menggetarkan dunia: simpati, dan <em>compassion</em>. Dia melukiskan betapa tak seharusnya sepak bola menepis nilai-nilai relasi kemanusiaan.</p>
<p>Dia pernah merasakan momen yang sama. Bek 32 tahun itu gagal mencetak gol saat menjadi eksekutor terakhir Brazil di perempatfinal Piala Dunia 2022 melawan Kroasia, dan memastikan Selecao tersingkir.</p>
<p>Dia memberi semangat untuk Gabriel, berharap pemain 28 tahun itu tak larut dalam kesedihan, mengingat Piala Dunia 2026 tinggal menghitung hari. “Kami akan segera kembali bersama. Kami sangat membutuhkan dia,” katanya.</p>
<p>Senada dengan Marquinhos, kapten Arsenal Declan Rice juga menyatakan, tak ada yang menyalahkan Eberechi Eze dan Magalhaes. Siapa pun, kata Rice, bisa gagal dalam mengeksekusi penalti. Kontribusi keduanya dalam kebersamaan tim Arsenal selama ini tak perlu diragukan.</p>
<p><strong>Piala Dunia</strong><br />
Sejak 11 Juni kemarin hingga 19 Juli, dari 48 tim yang berlaga di Piala Dunia 2026, ungkapan-ungkapan indah dalam hubungan antarmanusia juga diperkirakan bakal muncul dengan aneka bentuknya.</p>
<p>Ke-48 tim dari berbagai zone akan bersaing membuktikan siapa yang paling jago, namun sejatinya para pemain dan stakeholders sepak bola akan tetap meluapkan hati dan rasa, justru dalam eksotika sepak bola yang sarat dengan nilai-nilai kemanusiaan.</p>
<p>Bakal munculkah ungkapan kemanusiaan yang seindah “puisi” Marquinhos di ujung pertunjukan di Puskas Arena, dua pekan lalu?</p>
<p>Simaklah, tampilnya Iran di Amerika juga membawa nuansa kemanusiaan tersendiri. Di tengah kecamuk perang gabungan AS-Israel yang belum sepenuhnya selesai melawan Iran, tim sepak bola negeri itu mengalami posisi yang menyulitkan. Tergabung di Grup G bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru, Iran akan bermain di Los Angeles dan Seattle.</p>
<p>FIFA mensyaratkan Tim Melli harus bermarkas dan berlatih di Tijuana, Meksiko. Setiap kali tidak bermain, Alireza Jahansbasksh dkk tidak boleh tinggal di Amerika.</p>
<p>Suka atau tidak suka, dunia menyaksikan Iran mengalami ketidakadilan dan diskriminasi. Sejauh ini FIFA berstandar ganda, tidak menghukum Amerika yang menyerang Iran. FIFA dinilai menerapkan sikap yang berbeda, karena bukan rahasia lagi negeri itu memiliki kekuatan politik yang dominan.</p>
<p>Rusia dan Israel, atas desakan opini dunia, diberi sanksi. Rusia karena invasinya ke Ukraina, sedangkan Israel karena laporan Palestina tentang diskriminasi dan genosida di Gaza.</p>
<p>Pernik lain muncul dengan “bau politik”. Kedatangan wasit asal Somalia, Omar Abdulkadir Artan ditolak. Dia adalah salah satu dari 52 wasit yang akan bertugas di Piala Dunia 2026. Wasit 34 tahun itu tiba di Amerika, menggunakan pesawat dari Turki pada Senin (8/6), namun kedatangannya di Bandara Internasional Miami mendapat penolakan. Dia tak diizinkan masuk ke AS meskipun memiliki visa yang sah, serta jaminan diplomatik dari Kedutaan Besar Somalia di Kenya.</p>
<p>Otoritas mendeportasinya kembali ke Turki. Dia terancam gagal bertugas di Piala Dunia 2026. Penolakan itu diduga karena dia adalah warga negara Somalia, yang masuk daftar larangan perjalanan ke AS yang diberlakukan oleh pemerintahan Donald Trump. Info yang kemudian beredar, Omar Artan dicurigai punya hubungan dengan pimpinan teroris Somalia, Ah-Shahab.</p>
<p>Penasihat senior Kementerian Pemuda dan Olahraga Somalia Ciise Aden Abshir mengecamnya. “Omar Artan adalah salah satu wasit paling dihormati di Afrika dan pantas mendapatkan dukungan dari seluruh komunitas sepak bola,” katanya, dikutip <em>detik.com</em> dari <em>France 24</em> (9 Juni 2026).</p>
<p>“Ini tidak hanya merugikannya secara pribadi, tetapi juga merusak komitmen sepak bola terhadap keadilan, prestasi, dan semangat <em>fair play,</em>” kata Ciise.</p>
<p>Omar Artan memegang lisensi wasit FIFA sejak 2018, dan menjadi wasit pertama asal Somalia yang bertugas di Piala Dunia. Pada 2025 dia dinobatkan sebagai wasit terbaik oleh Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF).</p>
<p>Kabar menyejukkan disampaikan oleh Perdana Menteri British Columbia, David Eby. Dia menyatakan keinginan menyambut Artan ke British Columbia dan Kanada. Tulis <em>Sport Illustrate</em> (<em>detik.com</em>, 11 Juni 2026), Artan dipersilakan masuk dan bisa memimpin beberapa dari 13 pertandingan di Vancouver dan Toronto. Kata Eby, “Mari kita izinkan dia menjadi wasit di Vancouver,” ucapnya.</p>
<p>Kalau ini terjadi dan disetujui FIFA, barang tentu pada sisi lain akan menjadi ungkapan semangat nilai-nilai olahraga dan keadilan.</p>
<p>Sementara itu, komentar marah disampaikan oleh mantan penyerang Inggris dan Arsenal Ian Wright. Ia menyebut daftar kritik untuk penyelenggaraan Piala Dunia 2026. “Saya baru saja membaca wasit Somalia ditolak masuk. Setiap beberapa jam ada cerita lain. Cerita soal fans ditolaklah, pemain ditolak, ofisial ditolak, para jurnalis ditolak, sekarang wasit,” ungkapnya.</p>
<p>“Anda lihat saya tertawa, tetapi ini tidak lucu. Sejujurnya ini tidak lucu, dan sesuatu harus diungkapkan. Tiket-tiket yang mahal, tiket termahal yang pernah ada, akomodasi yang mahal, biaya transportasi selangit. Itu harus dibahas. Apakah tuan rumah sungguh bersikap begini untuk permainan terbesar, turnamen terbesar di dunia, beginikah tuan rumah bersikap? Apa kita tak akan mendengar lebih banyak?”</p>
<p>“Inilah Piala Dunia, ini adalah Piala Dunia-nya kekacauan. Siapa pun yang juara harus melewati serangkaian kekacauan serius untuk menyelesaikannya”.</p>
<p>Striker Iran, Mehdi Taremi, menyebut ini sebagai Piala Dunia paling menegangkan. Dia merasa atmosfernya sangat berbeda dari 2018 dan 2022. Tidak ada perayaan meriah dan keramahan dari seluruh dunia, digantikan oleh pengamanan sangat ketat dan menegangkan.</p>
<p>Dari perspektif ini, setelah menyimak aksi Marquinhos di final Liga Champions, kita mungkin bisa menggugat “kasus Iran” dan “insiden wasit Omar Artan”: inikah paradoks kemanusiaan di pesta sepak bola? Ketika politik memancarkan energi lebih kuat dibandingkan dengan nilai-nilai olahraga dan semangat <em>fair play</em>?</p>
<p>Inikah wajah lain sepak bola, ketika kita menyaksikan sebuah tim berjuang seperti merefleksikan ekosistem kehidupan? Mereka dikepung oleh pancaran dominasi opini politik, standar ganda, ketidakadilan, dan diskriminasi.</p>
<p><strong>Sejuta Rasa</strong><br />
Marquinhos telah menorehkan jejak indah. Dia melukiskan sebuah puisi indah yang mengungkapkan sepak bola sebagai sejuta rasa.</p>
<p>Kita bisa merasakan nilai kemanusiaan, persaudaraan, persahabatan, dan betapa pun keras persaingan yang berlangsung, tak ada yang bisa menepis hati manusia sebagai manusia dalam hubungan dengan hati manusia lain di luar dirinya.</p>
<p>Kapten PSG dengan penuh keanggunan empati mengisyaratkan, tetap ada yang lebih penting dari sepak bola dan permainan apa pun&#8230;</p>
<p><strong>&#8212; Amir Machmud NS</strong>; <em>wartawan <a href="http://Suarabaru.Id">Suarabaru.Id</a></em> <strong>&#8212;</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/13/sepak-bola-dalam-sejuta-rasa">Sepak Bola, dalam Sejuta Rasa</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Meksiko vs Afrika Selatan &#8216;Ulangi&#8217; Laga Pembuka Piala Dunia 2010</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/06/11/meksiko-vs-afrika-selatan-ulangi-laga-pembuka-piala-dunia-2010</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Jun 2026 11:41:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sepakbola]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Amerika Serikat ditunjuk]]></category>
		<category><![CDATA[FIFA 2026]]></category>
		<category><![CDATA[KAnada]]></category>
		<category><![CDATA[Meksiko]]></category>
		<category><![CDATA[Penantian Panjang]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Play-off UEFA]]></category>
		<category><![CDATA[rekor]]></category>
		<category><![CDATA[sepak bola]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=563870</guid>

					<description><![CDATA[<p>MEXICO CITY (SUARABARU.ID)&#8211; Akhirnya sebuah penantian panjang telah berakhir. Tepat delapan tahun sejak Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat ditunjuk sebagai tuan rumah bersama Piala Dunia FIFA 2026, ajang sepak bola terbesar yang memecahkan berbagai rekor ini, akhirnya akan dimulai pada 11 Juni 2026 (12 Juni 2026/Dini Hari WIB). Seiring antusiasme yang mencapai puncaknya di seluruh [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/11/meksiko-vs-afrika-selatan-ulangi-laga-pembuka-piala-dunia-2010">Meksiko vs Afrika Selatan &#8216;Ulangi&#8217; Laga Pembuka Piala Dunia 2010</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MEXICO CITY (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Akhirnya sebuah penantian panjang telah berakhir. Tepat delapan tahun sejak Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat ditunjuk sebagai tuan rumah bersama Piala Dunia FIFA 2026, ajang sepak bola terbesar yang memecahkan berbagai rekor ini, akhirnya akan dimulai pada 11 Juni 2026 (12 Juni 2026/Dini Hari WIB).</p>
<p>Seiring antusiasme yang mencapai puncaknya di seluruh dunia, Meksiko kini menjadi pusat perhatian. El Tri akan memikul harapan seluruh bangsa, saat menghadapi Afrika Selatan, tim yang juga mereka hadapi pada fase yang sama di Piala Dunia 2010, dalam laga pembuka.</p>
<p>Perhatian kemudian akan beralih ke Guadalajara, tempat Asia dan Eropa yang diwakili Korea Selatan dan Ceko, yang akan saling berhadapan. Tim Ceko datang dengan kepercayaan diri tinggi, setelah sukses melewati babak play-off UEFA.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/06/11/kudus-raih-wtp-ke-14-berturut-turut-bupati-samani-berkat-doa-dan-dukungan-masyarakat">Kudus Raih WTP ke-14 Berturut-turut, Bupati Sam’ani: Berkat Doa dan Dukungan Masyarakat</a></strong></p>
<p>Pada 16 tahun yang lalu, Afrika Selatan dan Meksiko bertanding dalam pertandingan pembuka Piala Dunia pertama, yang diselenggarakan di Afrika. Siphiwe Tshabalala mencatatkan namanya dalam buku sejarah, dengan sebuah gol pembuka yang spektakuler.</p>
<p>Gol itu sontak membuat para pendukung tuan rumah bersorak gembira, sebelum Rafael Marquez yang akan hadir kembali dalam pertandingan ini sebagai asisten Javier Aguirre, membalas untuk El Tri.</p>
<p>Meksiko menjadi negara pertama yang menggelar seremoni pembukaan, pada Kamis 11 Juni 2026 (Jumat 12 Juni 2026, Pukul 00.30 WIB), di Stadion Ciudad de México, sebelum laga melawan Afrika Selatan. Acara ini akan dimeriahkan Shakira, Burna Boy, J Balvin, Maná, dan sejumlah musisi ternama lainnya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/06/11/pln-uik-tanjung-jati-b-dorong-produk-olahan-bandeng-jepara-naik-kelas-melalui-pelatihan-umkm">PLN UIK Tanjung Jati B Dorong Produk Olahan Bandeng Jepara Naik Kelas Melalui Pelatihan UMKM</a></strong></p>
<p>Piala Dunia 2026 kali ini menghadirkan sejumlah terobosan bersejarah. Untuk pertama kalinya, FIFA menggelar tiga upacara pembukaan berbeda di tiga negara tuan rumah, Meksiko, Kanada, dan Amerika Serikat.</p>
<p>Sehari kemudian, Kanada dan Amerika Serikat menggelar upacara pembukaan di masing-masing tempat. Kanada menghadirkan Alanis Morissette, Alessia Cara, hingga Michael Bublé di Toronto Stadium. Sedangkan Amerika Serikat akan menghibur penonton di Los Angeles Stadium lewat penampilan Katy Perry, LISA, Anitta, Future, Rema, dan Tyla.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/11/meksiko-vs-afrika-selatan-ulangi-laga-pembuka-piala-dunia-2010">Meksiko vs Afrika Selatan &#8216;Ulangi&#8217; Laga Pembuka Piala Dunia 2010</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pep ke Gli Azzurri, Sang Pujangga pun Mempertaruhkan Imajinasi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/05/02/pep-ke-gli-azzurri-sang-pujangga-pun-mempertaruhkan-imajinasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 May 2026 10:00:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Antitesis]]></category>
		<category><![CDATA[Dialektika]]></category>
		<category><![CDATA[Ekspresi]]></category>
		<category><![CDATA[Filosofi]]></category>
		<category><![CDATA[Imajinasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kecerdasan]]></category>
		<category><![CDATA[Konsep]]></category>
		<category><![CDATA[Kreativitas]]></category>
		<category><![CDATA[Pendekatan]]></category>
		<category><![CDATA[Petualangan]]></category>
		<category><![CDATA[sepak bola]]></category>
		<category><![CDATA[Sintesis]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Tesis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=557292</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // mereka pujangga besar/ yang menorehkan imajinasi/ ke kanvas ekspresi/ dan, bakal lahirkah karya/ yang meramaikan dunia?// (Sajak &#8220;Pep Guardiola&#8221;, 2026) DUNIA ternganga, ketika Fabio Capello menerima pinangan FA Inggris untuk mengarsiteki Tim Tiga Singa pada 2007, setara dengan kejutan ketika FA mendatangkan Sven Goran-Eriksson pada 2001-2006. Betapa pun keduanya punya [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/05/02/pep-ke-gli-azzurri-sang-pujangga-pun-mempertaruhkan-imajinasi">Pep ke Gli Azzurri, Sang Pujangga pun Mempertaruhkan Imajinasi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-557294 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/05/BOLA-BOLA-LOGO-400x107.jpg" alt="" width="400" height="107" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/05/BOLA-BOLA-LOGO-400x107.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/05/BOLA-BOLA-LOGO-150x40.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/05/BOLA-BOLA-LOGO.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// mereka pujangga besar/ yang menorehkan imajinasi/ ke kanvas ekspresi/ dan, bakal lahirkah karya/ yang meramaikan dunia?//</em><br />
<strong>(Sajak &#8220;Pep Guardiola&#8221;, 2026)</strong></p>
<p><strong>DUNIA</strong> ternganga, ketika Fabio Capello menerima pinangan FA Inggris untuk mengarsiteki Tim Tiga Singa pada 2007, setara dengan kejutan ketika FA mendatangkan Sven Goran-Eriksson pada 2001-2006. Betapa pun keduanya punya reputasi, pengalaman matang, dan kekuatan karisma, namun notabene dianggap tidak akrab dengan kultur dan filosofi sepak bola Inggris.</p>
<p>Dan, bukankah baru saja, pada 2025 pelatih asal Jerman Thomas Tuchels didapuk sebagai peracik taktik tim nasional Inggris menggantikan Gareth Southgate? Southgate dinilai gagal di Piala Dunia 2022 dan di Euro 2024, walaupun dia menjadi pelatih pertama yang membawa tim lolos ke final Euro secara berurutan, 2020-2024.</p>
<p>Catatlah ini: Eriksson, Capello, dan Tuchels berkebangsaan Swedia, Italia, dan Jerman; dengan bekal pengetahuan mumpuni, namun mereka lebih lekat dengan pendekatan sepak bola Eropa daratan yang secara ekstrem berbeda dari gaya Inggris Raya.</p>
<p>Kesimpulannya, ketika itu FA Inggris memang dihadapkan pada &#8220;kebuntuan&#8221; untuk memilih, siapa yang layak memimpin tim nasional, sehingga mencoba-coba alternatif dengan mendatangkan &#8220;pelatih asing&#8221;.</p>
<p>Simak pulalah apa yang terjadi dengan Brazil. Keputusan CBF yang tahun lalu mendatangkan Carlo Ancelotti itu sebenarnya sudah menjadi ide lama, tiga tahun sebelumnya. Dan, kini Don Carlo benar-benar menjalankan tugas untuk mengarsiteki Selecao. Inilah realitasnya: saat ini, reputasi sementereng rekam jejak Ancelotti boleh dikatakan langka di Negeri Samba.</p>
<p><strong>Di Persimpangan</strong><br />
Negara-negara besar yang selama ini menjadi kiblat sepak bola dunia kini seperti berada di persimpangan jalan. Setelah keputusan &#8220;berani&#8221; Brazil, yang mengikuti Inggris, kini Italia juga tengah menjajaki kemungkinan mendatangkan Pep Guardiola sebagai pelatih La Nacionale.</p>
<p>Nama besar Pep adalah jaminan kualitas. Dia diakui sebagai genius ideolog sepak bola menyerang. Saat ini, pria Spanyol itu menukangi Manchester City dengan jejak mantap di Liga Primer, setelah sebelumnya bertabur sukses bersama Barcelona dan Bayern Muenchen.</p>
<p>Sepak bola Italia sedang diempas badai besar. Dari Piala Dunia 2018, 2022, hingga 2026 mereka gagal lolos ke putaran final. Tiga kali beruntun gagal tentu menjadi aib bagi negara peraih empat titel Piala Dunia itu. Tidak ada kandidat pelatih nasional yang bisa diandalkan untuk mengonsolidasikan tim, dan apa boleh buat: pelatih asing pun menjadi pilihan.</p>
<p>Inggris, Brazil, dan Italia adalah negara-negara eks juara dunia yang pasti memiliki gengsi untuk dilatih orang asing. Namun kondisi ketiadaan sumberdaya manusia yang memadai, keringnya dukungan suprastuktur pembinaan menyebabkan mereka &#8220;tidak punya pilihan&#8221; lain dengan mencari jalan pragmatis.</p>
<p><strong>Pep Tertarik</strong><br />
Pep Guardiola dikabarkan membuka pintu, tertarik untuk melatih Gli Azzurri. Seperti ditulis oleh <em>La Gazzetta dello Sport</em> (<em>detik.com</em>, 24 April 2026), Pep membuka pintu andai timnas Italia menawari menjadi pelatih. <em>Allenatore</em> timnas saat ini dipegang sementara oleh Silvio Baldini, untuk laga FIFA <em>Matchday,</em> Juni nanti.</p>
<p>Pelatih sebelumnya, Gennaro Gattuso berpisah dengan timnas selepas gagal membawa tim lolos ke Piala Dunia 2026. Italia disingkirkan oleh Bosnia Herzegovina di final <em>playoff</em> lewat adu penalti.</p>
<p>Guardiola sebenarnya tidak terlalu asing dengan sepak bola Italia. &#8220;Murid&#8221; Johan Cruyff itu pernah main di Liga Seri A untuk Brescia dan AS Roma pada 2001-2003. Kini setelah tantangan dan sukses memoles klub, dia bakal diuji untuk menukangi tim nasional.</p>
<p>Pilihan pragmatis kepada &#8220;para pujangga besar&#8221; sepak bola ini adalah sebuah keniscayaan di era global. Dan, sebenarnya sudah usang ketika kita mempersoalkan sekat-sekat geografis.</p>
<p>Petualangan imajinasi bakal mengembarakan ekspresi konsep, pendekatan, dan filosofi untuk menuang kreativitas. Bahwa pada akhirnya sepak bola adalah kecerdasan dalam dialektika tesis, antitesis, dan sintesis.</p>
<p>Tuchels, Don Carlo, dan Pep Guardiola bakal beradu kreasi, pertaruhan reputasi, dan ketahanan dalam mengimplementasikan pikiran-pikiran kepujanggaan mereka, mentransformasi racikan ide taktik dan strategi timnya&#8230;</p>
<p><strong>&#8212; Amir Machmud NS</strong>, <em>wartawan <a href="http://Suarabaru.Id">Suarabaru.Id</a></em> <strong>&#8212;</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/05/02/pep-ke-gli-azzurri-sang-pujangga-pun-mempertaruhkan-imajinasi">Pep ke Gli Azzurri, Sang Pujangga pun Mempertaruhkan Imajinasi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sembilan Pemain PS USM Perkuat Tim Porprov Kota Semarang</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/03/31/sembilan-pemain-ps-usm-perkuat-tim-porprov-kota-semarang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 Mar 2026 10:22:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[Kontribusi]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Pekan Olahraga Provinsi]]></category>
		<category><![CDATA[Pembinaan Atlet]]></category>
		<category><![CDATA[Porprov 2026]]></category>
		<category><![CDATA[PS USM]]></category>
		<category><![CDATA[sepak bola]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=551803</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Sebanyak sembilan pemain dari klub sepak bola PS USM, dipanggil untuk memperkuat tim sepak bola Kota Semarang, dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026, yang akan diselenggarakan pada September mendatang. Pada gelaran kali ini, Kota Semarang juga dipercaya sebagai tuan rumah. Kesembilan pemain Universitas Semarang (USM) itu adalah, Ilham, Akmal, Rasya, Diemas, Fahri, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/03/31/sembilan-pemain-ps-usm-perkuat-tim-porprov-kota-semarang">Sembilan Pemain PS USM Perkuat Tim Porprov Kota Semarang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Sebanyak sembilan pemain dari klub sepak bola PS USM, dipanggil untuk memperkuat tim sepak bola Kota Semarang, dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026, yang akan diselenggarakan pada September mendatang.</p>
<p>Pada gelaran kali ini, Kota Semarang juga dipercaya sebagai tuan rumah. Kesembilan pemain Universitas Semarang (USM) itu adalah, Ilham, Akmal, Rasya, Diemas, Fahri, Naufal, Aldin, Arya, dan Restu.</p>
<p>Pemanggilan sembilan pemain itu, menjadi bukti kontribusi nyata PS USM, dalam mendukung pembinaan atlet sepak bola daerah. Para pemain yang terpilih, diharapkan mampu memberikan performa terbaiknya, demi mengharumkan nama Kota Semarang di ajang bergengsi tingkat provinsi itu.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/03/31/pb-usm-jaya-buka-pendaftaran-atlet-baru-siapkan-pebulutangkis-andal">PB USM Jaya Buka Pendaftaran Atlet Baru, Siapkan Pebulutangkis Andal</a></strong></p>
<p>Manajer Tim PS USM yang juga menjabat sebagai Manajer Tim Sepak Bola Porprov Kota Semarang, Dr M Junaidi SHI MH menyampaikan rasa optimismenya, terhadap kekuatan tim yang akan berlaga.</p>
<p>&#8221;Kami menargetkan hasil maksimal, meraih medali emas. Dengan komposisi pemain yang ada, termasuk sembilan pemain dari PS USM, kami yakin bisa bersaing dan memberikan yang terbaik untuk Kota Semarang,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, Pelatih PS USM, M Dhofir menilai, para pemain yang dipanggil memang layak mendapatkan kesempatan ini. Menurutnya, mereka telah menunjukkan kualitas, dedikasi, dan performa yang konsisten selama membela tim.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/03/31/halalbihalal-tinjauan-hukum-dan-etika-dalam-perspektif-islam">Halalbihalal: Tinjauan Hukum dan Etika dalam Perspektif Islam</a></strong></p>
<p>&#8221;Para pemain PS USM yang dipanggil ini, memang layak. Mereka sudah menunjukkan kemampuan dan kerja keras selama ini, baik dalam latihan maupun pertandingan. Kami berharap, mereka bisa tampil maksimal dan membawa prestasi bagi Kota Semarang,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Dia berharap, dengan persiapan yang matang serta dukungan dari berbagai pihak, tim sepak bola Porprov Kota Semarang, mampu tampil optimal dan meraih prestasi tertinggi di hadapan publik sendiri.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/03/31/sembilan-pemain-ps-usm-perkuat-tim-porprov-kota-semarang">Sembilan Pemain PS USM Perkuat Tim Porprov Kota Semarang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
