<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>protokol-kesehatan Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/protokol-kesehatan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Mon, 19 Dec 2022 12:36:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>protokol-kesehatan Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Jelang Libur Nataru, Ada 661.911 Pengunjung Datang di Historic Building Lawang Sewu</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/12/19/jelang-libur-nataru-ada-661-911-pengunjung-datang-di-historic-building-lawang-sewu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Dec 2022 12:36:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Ada 661911 pengunjung]]></category>
		<category><![CDATA[Datang]]></category>
		<category><![CDATA[Historic Building]]></category>
		<category><![CDATA[Jelang libur Nataru]]></category>
		<category><![CDATA[KA Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[lawang sewu]]></category>
		<category><![CDATA[protokol-kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=301391</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Historic Building (Museum Lawang Sewu) tetap melayani para pengunjung di Museum Lawang Sewu, Kota Semarang. M. Ilud Siregar selaku Humas PT. KA Pariwisata menyampaikan, dalam menghadapi liburan di masa Nataru, Historic Building Lawang Sewu akan mempersiapkan wahana dan kegiatan di Lawang Sewu. Wahana tersebut diantaranya [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/12/19/jelang-libur-nataru-ada-661-911-pengunjung-datang-di-historic-building-lawang-sewu">Jelang Libur Nataru, Ada 661.911 Pengunjung Datang di Historic Building Lawang Sewu</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Historic Building (Museum Lawang Sewu) tetap melayani para pengunjung di Museum Lawang Sewu, Kota Semarang.</p>
<p>M. Ilud Siregar selaku Humas PT. KA Pariwisata menyampaikan, dalam menghadapi liburan di masa Nataru, Historic Building Lawang Sewu akan mempersiapkan wahana dan kegiatan di Lawang Sewu.</p>
<p>Wahana tersebut diantaranya wahana sewa kostum (Belanda, Jepang, Jawa, dan Pirates), wahana scooter electric, merchandise shop laseko, cafe angkringan dan stand UMKM, live music akustic dan tambahan wahana video 360⁰.</p>
<p>Menurut Ilud, penambahan wahana dan layanan dilakukan untuk meningkatkan daya tarik wisata dan memberikan nilai tambah yang positif, dalam peningkatan layanan dan fasilitas pendukung di Historic Building Lawang Sewu.</p>
<p>Selain itu juga untuk menunjang kebutuhan pengunjung serta memenuhi kebutuhan akan makanan dan minuman, oleh-oleh dan cindera mata, selama berada di Historic Building Lawang Sewu.</p>
<p>&#8220;Dengan sajian layanan wahana yang diberikan akan memberikan dan meningkatkan daya tarik bagi kunjungan wisata di Historic Building Lawang Sewu,&#8221; ungkap Ilud kepada Suarabaru.id, Senin (19/12/2022).</p>
<p>Disampaikan, saat ini Museum Lawang Sewu bisa dikunjungi baik di masa weekday maupun weekend, serta liburan nasional, dengan jam operasi dimulai pada pukul 08.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB.</p>
<p>Pada hari biasa dan hari libur jam operasional dimulai pada pukul 08.00 WIB hingga 20.00 WIB. Khusus untuk masa Nataru akan ada jam operasional tambahan waktu berkunjung maupun akhir kunjungan di Museum Lawang Sewu.</p>
<p>Ia menjelaskan, pada 23 Desember 2022 akan dibuka pukul 07.00 WIB hingga 20.00 WIB, tanggal 24 hingga 25 Desember dimulai pukul: 07.00 WIB hingga 21.00 WIB, tanggal 26 hingga 30 Desember 2022 dimulai pukul 07:00 WIB hingga 20.00 WIB.</p>
<p>Sementara pada 31 Desember 2022 hingga 1 Januari 2023 dimulai pada pukul 07.00 WIB hingga 21.00 WIB dengan syarat pengunjung wajib vaksin minimal dosis 1, scan barcode PeduliLindungi dan menerapkan protokol kesehatan.</p>
<p>Menurutnya, tidak ada batasan usia untuk pengunjung museum, namun seluruh pengunjung wajib menunjukkan sertifikat vaksin minimal dosis 1. Khusus untuk anak usia di bawah 12 tahun sudah diperbolehkan masuk dengan syarat pendamping atau orang tua yang sudah divaksin minimal dosis vaksin I.</p>
<p>Sementara untuk harga tiket masuk Museum Lawang Sewu, dewasa dikenakan Rp 20.000,-/orang, anak Rp 10.000,-/anak dan wisatawan Mancanegara Rp.30.000,-/orang</p>
<p>Ilud menyebut, sejak dibuka kembali di masa PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) pada Jumat, 27 Agustus 2021, para pengunjung yang datang ke museum terus meningkat, dimana di tahun 2020 jumlah pengunjung mencapai 446.374, dan tahun 2021 mencapai 296.148 pengunjung.</p>
<p>&#8220;Untuk tahun 2022 sejak Januari hingga saat ini sudah mencapai kurang lebih 661.911 pengunjung, baik dari wisatawan domestik maupun wisatawan Mancanegara, sehingga rata-rata ada peningkatan pengunjung kurang lebih 100% hingga 178%,” pungkas Ilud.</p>
<p><em><strong>Ning Suparningsih</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/12/19/jelang-libur-nataru-ada-661-911-pengunjung-datang-di-historic-building-lawang-sewu">Jelang Libur Nataru, Ada 661.911 Pengunjung Datang di Historic Building Lawang Sewu</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Patuhi Prokes Kunci Cegah Corona Varian Omicron</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/12/20/omicron-masuk-indonesia-pemkot-semarang-kuncinya-adalah-prokes</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Dec 2021 11:00:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Omicron]]></category>
		<category><![CDATA[prokes]]></category>
		<category><![CDATA[protokol-kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=219263</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) – Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Kesehatan akan melakukan edukasi dan penertiban protokol kesehatan (prokes) ke warga masyarakat Kota Semarang. Hal ini menyusul dari temuan Virus Corona Varian Omicron yang diumumkan oleh Kementerian Kesehatan beberapa waktu lalu, dan langsung direspon cepat oleh sejumlah pemerintah daerah. “Kami mempersiapkan konten edukasi melalui sosial media terkait [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/12/20/omicron-masuk-indonesia-pemkot-semarang-kuncinya-adalah-prokes">Patuhi Prokes Kunci Cegah Corona Varian Omicron</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong> – Pemerintah Kota <a href="http://Semarangkota.go.id">Semarang</a> melalui Dinas Kesehatan akan melakukan edukasi dan penertiban protokol kesehatan (prokes) ke warga masyarakat Kota Semarang.</p>
<p>Hal ini menyusul dari temuan Virus Corona Varian Omicron yang diumumkan oleh Kementerian Kesehatan beberapa waktu lalu, dan langsung direspon cepat oleh sejumlah pemerintah daerah.</p>
<p>“Kami mempersiapkan konten edukasi melalui sosial media terkait penyebaran dan pencegahan varian Omicron. Harapannya masyarakat tetap waspada dengan selalu disiplin prokes, karena kunci satu-satunya pencegahan adalah prokes,” kata Kepala Dinkes Semarang, dr Abdul Hakam, saat konferensi pers, Senin (20/12/2021) siang.</p>
<p>Hakam menjelaskan, Pemkot Semarang kini juga siap – siap mengaktifkan kembali Kampung Siaga Candi Hebat dan mempercepat vaksinasi terutama vaksin anak usia 6-11 tahun yang akan dilaksanakan pada 21 Desember 2021.</p>
<p>Dirinya menekankan, warga masyarakat Kota Semarang diimbau untuk terus waspada dan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari – hari. Baik kewajiban 3M atau 5M di tempat publik harus terus dilakukan.</p>
<p>“Kuncinya ya prokes itu tadi. Pakai masker, cuci tangan pakai sabun di air mengalir atau gunakan hand sanitizer, jaga jarak, menghindari kerumunan, mengurangi bepergian yang tidak perlu, dan telah mengikuti vaksinasi dua kali,” katanya.</p>
<p>Lebih jauh Hakam menjelaskam, Dinkes Semarang saat ini terus mengejar target random sampling yang dilakukan rutin setiap hari, menggenjot capaian vaksinasi, serta pengetatan pintu masuk perbatasan diposko – posko batas kota.</p>
<p>“Jelang musim libur Nataru ini kami juga akan melakukan edukasi protokol kesehatan di tempat – tempat yang berisiko kerumunan, tempat umum, dan tempat – tempat wisata akan terus digencarkan,” katanya.</p>
<p><strong>Hery Priyono-Mul</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/12/20/omicron-masuk-indonesia-pemkot-semarang-kuncinya-adalah-prokes">Patuhi Prokes Kunci Cegah Corona Varian Omicron</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hakam Dinkes: Habis Vaksin Tetap Harus Jaga Prokes</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/12/20/hakam-dinkes-habis-vaksin-tetap-harus-jaga-prokes</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Dec 2021 09:00:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[dinkes]]></category>
		<category><![CDATA[Hakam]]></category>
		<category><![CDATA[prokes]]></category>
		<category><![CDATA[protokol-kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=219243</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) – Pemberian vaksin anak usia 6-11 tahun di Kota Semarang yang akan dimulai pada Selasa (21/12/2021) menimbulkan sejumlah kekhawatiran bagi para orangtua yang anaknya akan divaksin. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang, dr Abdul Hakam, saat menggelar konferensi pers dengan wartawan, Senin (20/12/2021) siang, meminta para orangtua untuk tidak perlu khawatir akan efek [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/12/20/hakam-dinkes-habis-vaksin-tetap-harus-jaga-prokes">Hakam Dinkes: Habis Vaksin Tetap Harus Jaga Prokes</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>) – Pemberian vaksin anak usia 6-11 tahun di Kota Semarang yang akan dimulai pada Selasa (21/12/2021) menimbulkan sejumlah kekhawatiran bagi para orangtua yang anaknya akan divaksin.</p>
<p>Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota <a href="http://semarangkota.go.id">Semarang</a>, dr Abdul Hakam, saat menggelar konferensi pers dengan wartawan, Senin (20/12/2021) siang, meminta para orangtua untuk tidak perlu khawatir akan efek samping vaksin serta tetap menerapkan prokes.</p>
<p>“Kami telah mempersiapkan edukasi kepada orangtua apabila ditemukan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI). Kami memberikan pemahaman vaksin Sinovac merupakan vaksin yang efek sampingnya paling minim,” katanya.</p>
<p>Hakam menjelaskan, orang yang telah divaksin menggunakan Sinovac sangat jarang mengalami gejala KIPI. Kalaupun mengalami demam pasca imunisasi, disarankan diberi Paracetamol atau jika mengalami kemerahan di bekas suntikan bisa dikompres.</p>
<p>“Jika dua hal tersebut tidak mampu mengatasi KIPI, kami menyertakan nomor kontak petugas kesehatan di kartu vaksin agar bisa berkonsultasi lebih lanjut,” katanya.</p>
<p>Lebih jauh dirinya mengimbau para orangtua yang memiliki anak usia 6-11 tahun untuk mengikuti vaksinasi untuk meningkatkan kekebalan komunal pada anak. Harapannya dengan vaksinasi ini bisa menekan kasus covid pada anak.</p>
<p>“Yang penting kalau sudah divaksin tetap harus menerapkan protokol kesehatan loh ya, anak – anak tetap harus pakai masker, cuci tangan, jaga jarak dan tidak berkerumun. Di sekolah juga gitu, 3M 5M nya juga tetap harus dijalankan,” katanya.</p>
<p><strong>Hery Priyono</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/12/20/hakam-dinkes-habis-vaksin-tetap-harus-jaga-prokes">Hakam Dinkes: Habis Vaksin Tetap Harus Jaga Prokes</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dinkes Kota Semarang Ajak RT dan Kelurahan Giatkan Kembali Prokes</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/12/20/dinkes-kota-semarang-ajak-rt-dan-kelurahan-giatkan-kembali-prokes</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Dec 2021 07:00:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[dinas kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[prokes]]></category>
		<category><![CDATA[protokol-kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=219239</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) – Dinas Kesehatan Kota Semarang mengajak lingkungan rukun tetangga / rukun warga (Rt/Rw) dan kelurahan untuk kembali menggiatkan protokol kesehatan di tengah – tengah warga. Hal tersebut seperti yang diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, dr. Abdul Hakam, saat menggelar konferensi pers di kantor DKK Semarang, Gedung Pandanaran, Senin (20/12/2021) siang. “Ingat loh [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/12/20/dinkes-kota-semarang-ajak-rt-dan-kelurahan-giatkan-kembali-prokes">Dinkes Kota Semarang Ajak RT dan Kelurahan Giatkan Kembali Prokes</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>) – Dinas Kesehatan Kota <a href="http://semarangkota.go.id">Semarang</a> mengajak lingkungan rukun tetangga / rukun warga (Rt/Rw) dan kelurahan untuk kembali menggiatkan protokol kesehatan di tengah – tengah warga.</p>
<p>Hal tersebut seperti yang diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, dr. Abdul Hakam, saat menggelar konferensi pers di kantor DKK Semarang, Gedung Pandanaran, Senin (20/12/2021) siang.</p>
<p>“Ingat loh ya pandemi covid ini belum selesai dan belum hilang sama sekali, jadi selama masih ada kita wajib menerapkan terus protokol kesehatan. Makanya sekarang kita ajak kembali Rt dan kelurahan sosialisasi 3M 5M dikencengin lagi, jangan kendor,” katanya.</p>
<p>Hakam menjelaskan, Kota Semarang terus mengejar dan menjaga persentase protokol kesehatan (prokes) di masyarakat tetap tinggi untuk meminimalisir potensi penyebaran virus corona kembali terjadi.</p>
<p>Walaupun status PPKM Kota Semarang beradar di level 1 atau tergolong aman, namun kewaspadaan kemungkinan terjadinya lonjakan kasus atau suspect tetap harus menjadi perhatian utama.</p>
<p>“Sekarang ini memang melandai, tapi kalau masyarakat mulai abai prokesnya bisa jadi nanti naik lagi. Makanya kedisiplinan pakai masker, cuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan harus terus dilakukan,” katanya.</p>
<p>Dirinya menjelaskan, pihak Dinkes Semarang sendiri secara rutin terus melakukan sosialisasi prokes ke bawah. Tidak hanya ke wilayah Rt dan kelurahan saja namun juga ke sekolah – sekolah atau tempat publik lainnya.</p>
<p><strong>Hery Priyono</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/12/20/dinkes-kota-semarang-ajak-rt-dan-kelurahan-giatkan-kembali-prokes">Dinkes Kota Semarang Ajak RT dan Kelurahan Giatkan Kembali Prokes</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ada Mapel Baru Bernama Masker dan Sanitizer di Ruang Kelas</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/10/19/ada-mapel-baru-bernama-masker-dan-sanitizer-di-ruang-kelas</link>
					<comments>https://suarabaru.id/2021/10/19/ada-mapel-baru-bernama-masker-dan-sanitizer-di-ruang-kelas#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Oct 2021 04:51:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[3M]]></category>
		<category><![CDATA[5M]]></category>
		<category><![CDATA[masker]]></category>
		<category><![CDATA[protokol-kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Sanitizer]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=206212</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) – Sejak dimulainya kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sejumlah sekolah Kota Semarang pada September 2021, seluruh standar pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) total berubah mengikuti standar protokol kesehatan (Prokes). &#160; Mulai dari tupoksi pelaksanaan kegiatan sekolah hingga cara didik yang diterapkan kepada murid – murid oleh para guru tak lepas dari prosedur [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/10/19/ada-mapel-baru-bernama-masker-dan-sanitizer-di-ruang-kelas">Ada Mapel Baru Bernama Masker dan Sanitizer di Ruang Kelas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>) – Sejak dimulainya kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sejumlah sekolah Kota Semarang pada September 2021, seluruh standar pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) total berubah mengikuti standar protokol kesehatan (Prokes).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Mulai dari tupoksi pelaksanaan kegiatan sekolah hingga cara didik yang diterapkan kepada murid – murid oleh para guru tak lepas dari prosedur keamanan kesehatan sesuai peraturan pencegahan penularan pandemi Covid-19.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Seperti yang dialami Althaf Syafiq, siswa kelas IX di SMP Negeri 12 Semarang, yang mulai belajar secara tatap muka selama sebulan belakangan ini. Warga Banyumanik Semarang yang sudah setahun belakangan ini belajar secara online ini merasa senang bisa kembali ke sekolahnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sejak pagi dirinya datang ke sekolah dengan diantar orangtuanya hingga ke gerbang sekolah. Tak langsung masuk, Althaf harus antre berjarak dan diperiksa suhu tubuhnya oleh penjaga (satpam) di gerbang depan sekolah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Usai pemeriksaan menggunakan thermal gun, dirinya harus mengikuti prosedur berikutnya yaitu mencuci tangan di wastafel luar lengkap dengan sabun. Setelahnya para siswa harus mengikuti garis jalur yang telah dibuat pihak sekolah untuk memasuki masing – masing kelas secara bergiliran.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Setelah masuk kelas langsung duduk sendiri – sendiri satu meja satu orang, lalu pelajaran pertama yang disampaikan guru adalah soal kewajiban menggunakan masker. Dikasih tahu guru kalau para murid selama di sekolah harus selalu mengenakan masker biar tidak tertular,” katanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tak hanya diberitahu soal kewajiban bermasker saja, para guru juga mensosialisasikan penggunaan sanitizer kepada para murid dalam setiap kegiatan, terutama penggunaannya setelah melakukan kontak tangan dengan orang lain, baik sesama murid ataupun saat kegiatan lain.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kepala Sekolah SMP Negeri 12 Semarang, Sumrih Rahayu, menjelaskan, setiap harinya sebelum mata pelajaran kurikulum sekolah disampaikan, para guru wajib mensosialisasikan soal protokol kesehatan kepada para murid.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sosialisasi protokol kesehatan seperti menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas dirasa jauh lebih penting saat ini untuk diketahui para murid sekolah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pandemi Covid-19 yang masih terjadi dan belum hilang sepenuhnya menjadi kewaspadaan tersendiri, khususnya bagi anak – anak usia sekolah yang sangat rentan tertular Virus Corona pada saat berkegiatan di luar rumah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Sosialisasi kewajiban pakai masker dan menggunakan sanitizer setiap harinya sudah seperti mata pelajaran utama yang kami sampaikan ke anak – anak. Ini juga sesuai dengan instruksi dari dinas,” ungkap Sumrih.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Senada dengan Sumrih, Kepala Dinas Pendidikan Kota <a href="http://disdik.semarangkota.go.id">Semarang</a>, Gunawan Saptogiri, mengatakan, dari Disdik sudah mengirimkan surat edaran ke semua sekolah di Kota Semarang terkait pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM), baik sekolah negeri ataupun swasta.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sosialisasi protokol kesehatan di sekolah – sekolah yang melaksanakan pembelajaran tatap muka merupakan hal wajib. Kepada para murid – murid juga wajib disampaikan pentingnya mengikuti prosedur protokol kesehatan sekolah, mulai dari datang, proses belajar, hingga kembali pulang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Yang penting itu ya saat murid masuk kelas, harus disosialisasikan prokes 5M agar para murid menjadi terbiasa. Penyampaiannya pun tidak lama, yang penting para murid harus senantiasa ingat terus soal menjaga kesehatan di masa pandemi ini, sehingga mereka aman dari penularan mulai dari datang hingga pulang,” katanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Proses penyampaian prokes kepada para murid sekolah dasar (SD) bahkan lebih intens lagi. Sosialisasi 5M harus dilakukan berulang kali agar para murid terbiasa dan ingat terus apa yang harus dilakukan saat berkegiatan sekolah, terutama pada jam istirahat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Terpisah, Anggota Komisi D DPRD Kota Semarang, Dety Dyah Ratna, mengatakan, kesadaran untuk melaksanakan protokol kesehatan pada setiap murid sekolah harus benar – benar ditingkatkan dan menjadi kebiasaan sehari – hari.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Politisi dari PDI Perjuangan ini menekankan pentingnya sosialisasi 5M saat kegiatan belajar dimulai di sekolah – sekolah. Apalagi masa libur panjang selama setahun lebih yang memaksa para murid belajar secara online menciptakan satu kebiasaan yang harus diubah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Mereka setahun lebih sekolahnya dari rumah, jadinya terbiasa nggak pakai masker atau menerapkan prokes. Nah kebiasaan itu yang harus diubah sekarang ini ketika PTM dimulai, kesadaran akan keselamatan dan keamanan terhadap Covid-19 harus dibangun di benak anak – anak, caranya ya dengan tidak henti – henti mensosialisasikan prokes,” katanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Hery Priyono</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/10/19/ada-mapel-baru-bernama-masker-dan-sanitizer-di-ruang-kelas">Ada Mapel Baru Bernama Masker dan Sanitizer di Ruang Kelas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://suarabaru.id/2021/10/19/ada-mapel-baru-bernama-masker-dan-sanitizer-di-ruang-kelas/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1082</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BMW Astra Gelar Webinar Penanganan Dini Covid-19</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/07/08/bmw-astra-gelar-webinar-penanganan-dini-covid-19</link>
					<comments>https://suarabaru.id/2021/07/08/bmw-astra-gelar-webinar-penanganan-dini-covid-19#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hery Priyono]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Jul 2021 08:00:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[BMW Astra]]></category>
		<category><![CDATA[corona]]></category>
		<category><![CDATA[COVID-19]]></category>
		<category><![CDATA[penanganan dini]]></category>
		<category><![CDATA[protokol-kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksin]]></category>
		<category><![CDATA[webinar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=182504</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (SUARABARU.ID) &#8211; BMW Astra melaksanakan sosialisasi dalam bentuk webinar bersama Prof. Djoko Santoso untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang apa yang perlu dilakukan jika terpapar Covid-19, Senin (5/7/2021). &#160; “Kondisi pandemi sekarang ini terasa semakin dekat sekali dengan kita, makin banyak saudara, teman dekat kita, dan orang di sekitar kita terpapar dan terinveksi Covid-19. [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/07/08/bmw-astra-gelar-webinar-penanganan-dini-covid-19">BMW Astra Gelar Webinar Penanganan Dini Covid-19</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JAKARTA (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>) &#8211; <a href="http://bmw.astra.co.id">BMW Astra</a> melaksanakan sosialisasi dalam bentuk webinar bersama Prof. Djoko Santoso untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang apa yang perlu dilakukan jika terpapar Covid-19, Senin (5/7/2021).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kondisi pandemi sekarang ini terasa semakin dekat sekali dengan kita, makin banyak saudara, teman dekat kita, dan orang di sekitar kita terpapar dan terinveksi Covid-19. Selain itu, di masyarakat juga banyak beredar informasi terkait obat dan cara penanganan yang membuat kita bingung,” kata CEO BMW Astra, Fredy Handjaja, dalam sambutannya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Fredy menjelaskan, dalam webinar tersebut pihaknya menghadirkan ahli untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat tentang apa penanganan dini yang bisa dilakukan bila terpapar Covid-19.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dengan mengetahui cara penanganan sedari dini tersebut, diharapkan bagi siapapun yang terpapar Covid-19 dapat menghadapinya dengan lebih tenang dan dapat memilih keputusan yang tepat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Pada sesi ini para peserta juga bisa bertanya langsung kepada Prof. Djoko Santoso. Namun, bagi yang terlewat bisa melihat rekaman webinar ini di kanal Youtube BMW Astra,” jelas Fredy.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lebih jauh dirinya menjelaskan, pihaknya berkomitmen untuk selalu berada bersama pelanggan memberikan solusi atas kebutuhannya, tentunya ini menjadi semangat perusahaan untuk terus memberikan yang terbaik kepada pelanggan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menyesuaikan dengan kondisi terkini, pihak manajemen menyediakan layanan konsultasi online untuk memenuhi kebutuhan pembelian mobil baru dan mobil bekas, test drive di rumah, appraisal di rumah, dan servis kendaraan di rumah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Selain penerapan protokol kesehatan yang ketat untuk seluruh layanan, semua karyawan BMW Astra telah mendapatkan vaksinasi Covid-19 supaya kami bisa semakin memberikan ketenangan dan kenyamanan untuk seluruh pelanggan BMW Astra,” tutup Fredy.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/07/08/bmw-astra-gelar-webinar-penanganan-dini-covid-19">BMW Astra Gelar Webinar Penanganan Dini Covid-19</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://suarabaru.id/2021/07/08/bmw-astra-gelar-webinar-penanganan-dini-covid-19/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>2</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cuma Disiplin yang Bisa Bikin Covid-19 Amblas!</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/07/07/cuma-disiplin-yang-bisa-bikin-covid-19-amblas</link>
					<comments>https://suarabaru.id/2021/07/07/cuma-disiplin-yang-bisa-bikin-covid-19-amblas#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Jul 2021 14:39:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[SUARA Anda]]></category>
		<category><![CDATA[COVID-19]]></category>
		<category><![CDATA[disiplin]]></category>
		<category><![CDATA[protokol-kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[udinus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=182238</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Dony, S-wardhana  DI INDONESIA angka pasien yang terpapar covid 19 dalam beberapa minggu ini meningkat tajam. Alasan yang mengemuka karena liburan lebaran lalu masyarakat tidak disiplin melakukan Prokes 5-M. Banyak video di grup WA yang mempertontonkan betapa bangganya orang melanggar aturan yang sudah dibuat agar pandemi covid 19 bisa segera berakhir. Di lain pihak [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/07/07/cuma-disiplin-yang-bisa-bikin-covid-19-amblas">Cuma Disiplin yang Bisa Bikin Covid-19 Amblas!</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" class="alignleft wp-image-182242 " src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/07/donny-114x150.jpg" alt="" width="147" height="193" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/07/donny-114x150.jpg 114w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/07/donny.jpg 254w" sizes="(max-width: 147px) 100vw, 147px" /><span style="font-size: 12pt;">Oleh: <strong>Dony, S-wardhana</strong> </span></p>
<p><strong>DI INDONESIA</strong> angka pasien yang terpapar covid 19 dalam beberapa minggu ini meningkat tajam. Alasan yang mengemuka karena liburan lebaran lalu masyarakat tidak disiplin melakukan Prokes 5-M. Banyak video di grup WA yang mempertontonkan betapa bangganya orang melanggar aturan yang sudah dibuat agar pandemi covid 19 bisa segera berakhir.</p>
<p>Di lain pihak saat ini penduduk Wuhan sudah bisa lepas masker (terbebas dari prokes) ketika mereka berkerumun maupun melakukan akivitas normal. Di Eropa, gelaran liga Eropa UEFA 2021 sudah memperbolehkan dihadiri penonton. Sementara di Indonesia? Kita masih harus berjibaku lagi untuk menekan angka korban keganasan covid-19.</p>
<p>Masalah utamanya adalah karena masyarakat tidak disiplin melaksanakan Prokes 5 M. Di lain pihak pemerintah Indonesia tidak henti-hentinya mengingatkan agar masyarakat selalu disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan 5 M yakni memakai masker dengan benar, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan  membatasi mobilisasi dan interaksi .</p>
<p>Kutipan dari <em>Tempo.co.id</em> (Rabu 7 Juli 2021) berikut ini dapat memberikan gambaran tentang wabah Covid 19 beberapa hari terakhir ini: “Berdasarkan data dari Worldometers.info pada Rabu, 7 Juli 2021 pukul 09.29 WIB, Indonesia menempati urutan ketiga dalam penambahan kasus harian Covid-19.</p>
<p>Tercatat, ada penambahan sebanyak 31.189 kasus di Indonesia pada Selasa, 2 Juli 2021. Angka ini ada di bawah Brazil yaitu 62.504 kasus dan India sebanyak 43.957 kasus. Dari sumber yang sama, di urutan keempat ada Inggris dengan penambahan kasus 28.773 dan Colombia, di posisi kelima, dengan penambahan 26.721 kasus. <em>Worldometers.info</em> juga mencatat Indonesia menempati posisi keempat penambahan kasus kematian harian.</p>
<p>Berdasarkan data yang mereka himpun, jumlah kematian bertambah 728 pada Selasa, 6 Juli 2021. Penambahan kematian tertinggi adalah Brazil yaitu 1.787 kasus. Kemudian, India dengan 930 kasus, dan Rusia dengan 737 kasus. Di urutan kelima ada Colombia dengan 553 kasus. Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan angka kasus Covid-19 di Indonesia terus mengalami peningkatan.</p>
<p>Luhut mengatakan angka ini bisa melonjak sampai 40 ribu per hari. “Angka (harian Covid-19) bisa terus naik, seperti kemarin 29 ribu, bisa saja kita sampai 40 ribu atau lebih. Kita siapkan skenario untuk menghadapi itu, semua sudah dilakukan,” ujar Luhut dalam konferensi pers virtual, Selasa, 6 Juli 2021.”</p>
<p>Jauh hari tak kurang Menteri Kesehatan RI  Budi Gunawan Sadikin dalam konferensi pers  secara daring (Youtube Sekretariat Presiden, (selasa  26/1/21) telah menegaskan bahwa strategi pengendalian covid-19 antara lain dengan mengajak masyarakat selalu disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan 3M dan melakukan 3T <em>(testing, tracing, treatment).</em></p>
<p><strong>Masyarakat Jadi Penentu</strong></p>
<p>Pemerintah sendiri tidak dapat mengendalikan kasus covid-19 karena penentu keberhasilan pengendaliannya ada pada masyarakat. Tanpa didukung masyarakat yang disiplin menerapkan protokol kesehatan, usaha keras pemerintah akan sia-sia. Bila setiap dari kita memiliki disiplin diri menerapkan protokol kesehatan niscaya akan tercipta masyarakat yang disiplin. Ini yang tidak mudah!</p>
<p>Kata “disiplin“ berasal dari bahasa Latin <em>discere</em> yang berarti “belajar”. Konon dalam perkembangannya bahasa Inggris pun menyerapnya menjadi “disciple” dengan makna “murid”. Dari segi sosiologi, Pratt Fairshilf mengemukakan bahwa disiplin terdiri atas disiplin diri (individu) dan disiplin sosial (kelompok/masyarakat).</p>
<p>Keduanya saling berkaitan, artinya seseorang yang memiliki sikap disiplin dapat mengarahkan perilakunya berdasarkan aturan, tatanan, atau batasan perilaku tertentu yang dapat diterima oleh kelompok sosialnya. Hal ini bisa didapatkan dari proses belajar maupun pendidikan.</p>
<p>Pengendalian diri (pikiran dan watak) akan menghasilkan sikap mental berupa sikap taat dan tertib. Sehingga memungkinkan tumbuhnya kesadaran untuk memahami disiplin sebagai suatu sistem tatanan perilaku. Kenyataannya, ada orang yang disiplin  hanya untuk menghindari hukuman. Dia akan melanggar aturan bila tidak ada yang mengawasinya.</p>
<p>Adapula orang yang disiplin hanya karena ingin memperoleh imbalan (bisa materi atau pujian). Dalam hidup bermasyarakat setiap orang harus menaati aturan tertentu sehingga harus meninggalkan egonya. Yang terbaik adalah bila seseorang menjadi disiplin karena ada dorongan dari dirinya sendiri (menjadi kebutuhan) untuk menjalankan aturan tanpa merasa terkekang atau terpaksa. Ada beberapa aspek yang memengaruhi kedisiplinan yakni diri sendiri, keluarga dan pergaulan (lingkungan) sehingga tidak mudah untuk membuat seseorang menjadi disiplin.</p>
<p>Maka dibutuhkan latihan dari diri sendiri untuk terbiasa taat aturan dan mampu mengendalikan diri. Perilaku disiplin seperti ini lebih efektif dibandingkan disiplin karena diawasi orang lain. Keluarga dan lingkungan memiliki andil yang besar untuk mengajarkan sikap disiplin pada seseorang.</p>
<p>Keluarga dapat menjadi basis pembelajaran kedisiplinan dan orang tua harus menjadi teladannya. Bila anak melanggar aturan bisa diberikan sangsi maupun koreksi. Begitu pula dalam lingkungan masyarakat, bila seseorang tidak menaati norma, aturan atau kesepakatan bersama, lingkungan pun bisa memberikan sanksi dan koreksi.</p>
<p>Guna mewujudkan pribadi maupun masyarakat yang disiplin diperlukan adanya suatu cita-cita atau impian. Contohnya, seorang mahasiswa yang bercita-cita ingin menjadi ahli tertentu maka dia harus medisiplinkan diri untuk belajar dan berlatih mengerjakan berbagai hal sesuai cita-citanya.</p>
<p>Bila bangsa ini bersepakat dan bercita-cita untuk terbebas dari pandemi covid-19 maka semua orang harus mampu mengalahkan diri sendiri dan mendisiplinkan diri untuk belajar dan berlatih mengerjakan kebiasaan baru seperti menerapkan protokol kesehatan 5 M dan 3 T.</p>
<p>Ayo disiplin! <em>Better Late Than Never….</em></p>
<p><strong><em> </em></strong><em><strong>Dony, S-wardhana,</strong> (A. Soerjowardhana), Dosen Fakultas Ilmu Budaya UDINUS, penulis buku 100% Anti Nganggur, email: donyswardhana18@gmail.com</em></p>
<p>Editor: mul</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/07/07/cuma-disiplin-yang-bisa-bikin-covid-19-amblas">Cuma Disiplin yang Bisa Bikin Covid-19 Amblas!</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://suarabaru.id/2021/07/07/cuma-disiplin-yang-bisa-bikin-covid-19-amblas/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>2</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cek Protokol Kesehatan, Hendi Tinjau Pabrik Furniture Favorit Artis Hollywood</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/05/24/cek-protokol-kesehatan-hendi-tinjau-pabrik-furniture</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hery Priyono]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 May 2021 12:00:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[furniture]]></category>
		<category><![CDATA[prokes]]></category>
		<category><![CDATA[protokol-kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[PT Harrison & Gill]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=172981</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi beberapa waktu lalu meninjau protokol kesehatan kegiatan salah satu pabrik furniture pada wilayah yang dipimpinnya. &#160; Pabrik tersebut merupakan salah satu yang terbesar di Kota Semarang, dimana memproduksi produk &#8211; produk furniture untuk keperluan ekspor. &#160; Tak tanggung &#8211; tanggung, sejumlah artis Hollywood disebut menjadi pelanggan pabrik [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/05/24/cek-protokol-kesehatan-hendi-tinjau-pabrik-furniture">Cek Protokol Kesehatan, Hendi Tinjau Pabrik Furniture Favorit Artis Hollywood</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>) &#8211; Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi beberapa waktu lalu meninjau protokol kesehatan kegiatan salah satu pabrik furniture pada wilayah yang dipimpinnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pabrik tersebut merupakan salah satu yang terbesar di Kota Semarang, dimana memproduksi produk &#8211; produk furniture untuk keperluan ekspor.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tak tanggung &#8211; tanggung, sejumlah artis Hollywood disebut menjadi pelanggan pabrik yang berkegiatan di bawah PT Harrison &amp; Gill dengan merek Christoper Guy tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Setelah berkeliling pabrik, Wali Kota <a href="http://Semarangkota.go.id">Semarang</a> yang akrab disapa Hendi itu pun mengapresiasi tertibnya protokol kesehatan dalam setiap proses produksi yang dilakukan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Ini yang terus kita dorong, kegiatan ekonomi berjalan, tapi protokol kesehatannya juga tertib. Dengan membiasakan pola seperti ini, maka optimis ekonomi bisa bangkit,” katanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menurutnya, dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat menjadi kunci keberhasilan setiap usaha bertahan di tengah pandemi saat ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pasalnya dengan begitu, konsumen dapat lebih yakin terhadap keamanan produk yang dihasilkan, serta para pekerja juga dapat terjaga kesehatannya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Pandemi ini tidak ada yang tahu kapan akan berakhir. Namun dengan optimisme, kerja keras dan penerapan protokol kesehatan secara ketat, Saya rasa menjadi kunci keberhasilan agar sebuah usaha tetap survive dan berjalan,&#8221; ujar Hendi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Hendi menegaskan langkah yang ditempuh oleh PT. Harrison and Gill dalam menerapkan protokol kesehatan dapat menjadi contoh yang baik bagi perusahaan &#8211; perusahaan lain.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Hendi pun berharap dunia industri dan bidang usaha apapun lainnya yang ada di Kota Semarang dan sekitarnya dapat mencontoh serta melakukan hal yang sama.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kegiatan usaha harus tetap berjalan dan beradaptasi dengan kebiasaan normal baru pada pandemi ini, sehingga dapat terus berproduksi, menghasilkan karya serta menggerakkkan perekonomian yang ada,” imbuhnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Harrison and Gill sendiri menjadi salah satu representasi kekuatan sektor industri Kota Semarang, yang mampu bersaing hingga pasar dunia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Berlokasi di Jalan Raya Kauman Kudu, Kecamatan Genuk, perusahaan tersebut fokus pada desain dan pembuatan produk furnitur berbahan dasar kayu Mahoni dan Jati.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Saat ini, 100% produknya diprioritaskan untuk memenuhi pasar ekspor ke Amerika, Eropa, Timur Tengah dan Asia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lady Gaga, Kim Kardashian, Britney Spears, Holyfield, hingga Paris Hilton merupakan sebagian pesohor dunia yang menggunakan produk furniture dari Kota Semarang ini.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/05/24/cek-protokol-kesehatan-hendi-tinjau-pabrik-furniture">Cek Protokol Kesehatan, Hendi Tinjau Pabrik Furniture Favorit Artis Hollywood</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Panglima TNI dan Kapolri Cek Penegakan Prokes Sampai Bali</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/02/04/panglima-tni-dan-kapolri-cek-penegakan-prokes-sampai-bali</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Feb 2021 14:00:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[kapolri]]></category>
		<category><![CDATA[panglima TNI]]></category>
		<category><![CDATA[protokol-kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=145216</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (SUARABARU.ID) &#8211; Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo,  melakukan kunjungan kerja dalam rangka memastikan kepatuhan masyarakat Bali, terhadap penerapan 3 M (Memakai Masker, Mencuci Tangan dan Menjaga Jarak) dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali. Dalam kunjungannya itu, Panglima dan Kapolri menyambangi dua Pasar Tradisional di Denpasar yakni [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/02/04/panglima-tni-dan-kapolri-cek-penegakan-prokes-sampai-bali">Panglima TNI dan Kapolri Cek Penegakan Prokes Sampai Bali</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div id=":pv" class="ii gt">
<div id=":pu" class="a3s aiL ">
<div dir="auto">
<div dir="auto"><strong>JAKARTA (<a href="https://suarabaru.id/" target="_blank" rel="noopener noreferrer" data-saferedirecturl="https://www.google.com/url?q=http://SUARABARU.ID&amp;source=gmail&amp;ust=1612532489985000&amp;usg=AFQjCNFDs7-lhNK8xdr-QBhLewvQlFRDEw">SUARABARU.ID</a>) &#8211;</strong> Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo,  melakukan kunjungan kerja dalam rangka memastikan kepatuhan masyarakat Bali, terhadap penerapan 3 M (Memakai Masker, Mencuci Tangan dan Menjaga Jarak) dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali.</div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto">Dalam kunjungannya itu, Panglima dan Kapolri menyambangi dua Pasar Tradisional di Denpasar yakni pasar Kumbasari dan pasar Badung.</div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto">Mereka didampingi Gubernur Bali I Wayan Koster bersama jajaran. Di sana, Panglima TNI bersama Kapolri memberikan sosialisasi kepada masyarakat, serta pedagang di Pasar Tradisional dan membagi-bagikan masker juga.</div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto">&#8220;Kami melihat secara langsung aktivitas di Pasar Tradisional terkait dengan protokol kesehatan, setelah kita lihat bahwa prosedur masuk diawasi oleh petugas,&#8221; kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit di lokasi, Kamis (4/2/2021).</div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto">Sementara itu, Panglima TNI meminta masyarakat tidak bosan dan jenuh menerapkan protokol kesehatan 3 M guna memutus rantai penyebaran covid-19 dan angka kasus dapat ditekan.</div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto">&#8220;Namun yang ingin kita sampaikan kepada masyarakat atau pengunjung pasar supaya tidak bosan untuk mematuhi protokol kesehatan 3 M,&#8221; jelasnya.</div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto">Di samping itu, petugas TNI Polri dibantu oleh unsur Pecalang juga diminta selalu mengingatkan tiga permasalahan.</div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto">&#8220;Pertama adalah ketika masyarakat datang apakah menggunakan masker atau tidak, rata rata sudah menggunakan masker,&#8221; ujar Panglima TNI.</div>
</div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto"><strong>Absa-wied</strong></div>
<div dir="auto">
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto"></div>
</div>
<div class="yj6qo"></div>
<div class="adL"></div>
</div>
</div>
<div id=":25" class="hq gt a10"></div>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/02/04/panglima-tni-dan-kapolri-cek-penegakan-prokes-sampai-bali">Panglima TNI dan Kapolri Cek Penegakan Prokes Sampai Bali</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hari Keempat PPKM, Banyak Warga Desa Belum Terapkan Prokes</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/01/14/hari-keempat-ppkm-masih-banyak-warga-desa-belum-terapkan-prokes</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hana Eswe]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Jan 2021 09:15:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[COVID-19]]></category>
		<category><![CDATA[desa karanganyar]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[operasi-yustisi]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Purwodadi]]></category>
		<category><![CDATA[protokol-kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=140152</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Hari keempat penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di wilayah Kabupaten Grobogan, petugas gabungan menemukan adanya warga pedesaan yang belum menerapkan protokol kesehatan. Salah satunya saat pelaksanaan operasi yustisi yang berpusat di Desa Karanganyar, Kecamatan Purwodadi, Kamis (14/1/2021). Di desa ini, petugas menemukan adanya masyarakat yang tidak menggunakan masker di jalan-jalan umum atau [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/01/14/hari-keempat-ppkm-masih-banyak-warga-desa-belum-terapkan-prokes">Hari Keempat PPKM, Banyak Warga Desa Belum Terapkan Prokes</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID)</strong> – Hari keempat penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di wilayah Kabupaten Grobogan, petugas gabungan menemukan adanya warga pedesaan yang belum menerapkan protokol kesehatan. Salah satunya saat pelaksanaan operasi yustisi yang berpusat di Desa Karanganyar, Kecamatan Purwodadi, Kamis (14/1/2021).</p>
<p>Di desa ini, petugas menemukan adanya masyarakat yang tidak menggunakan masker di jalan-jalan umum atau keramaian, seperti pasar.</p>
<p>“Saat kami  menggelar operasi yustisi di Desa Karanganyar, masih banyak warga yang tidak menyadari pentingnya menggunakan masker saat berada di luar rumah,” jelas Aiptu Arief Diliyanto, personel Polsek Purwodadi.</p>
<p>Mengetahui adanya masyarakat yang tidak menggunakan masker tersebut, Aiptu Arief langsung memberikan sosialisasi kepada masyarakat setempat. Dalam sosialisasinya, Aiptu Arief memberikan pemahaman tentang tatanan kehidupan baru untuk memutus penyebaran virus Covid-19. Menurut dia, warga tetap dapat beraktivitas atau mencari nafkah dengan syarat harus menerapkan protokol kesehatan.</p>
<p>“Melalui sosialisasi ini, kami berharap semua warga dapat mematuhi protokol kesehatan. Jaga jarak dengan  orang lain dan pakai masker. Mari bersama-sama memutus rantai penyebaran virus corona di tengah pandemi ini,” tambahnya.</p>
<p>Sementara itu, Kapolsek Purwodadi AKP Sudarwati menjelaskan operasi yustisi ini digelar bersama-sama dengan Koramil Purwodadi secara rutin. Termasuk melaksanakan operasi sampai ke desa-desa untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat pedesaan agar tetap menerapkan protokol kesehatan.</p>
<p>“Mari kita perangi virusnya, bukan orangnya. Tetap jaga kebersihan, selalu pakai masker, rajin cuci tangan usai berpergian atau saat beraktivitas di luar rumah,” imbau AKP Sudarwati.</p>
<p><strong>Hana Eswe-mul</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/01/14/hari-keempat-ppkm-masih-banyak-warga-desa-belum-terapkan-prokes">Hari Keempat PPKM, Banyak Warga Desa Belum Terapkan Prokes</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://3.33.146.175/id/">https://3.33.146.175/id/</a>
<a href="https://117.18.0.23/">https://117.18.0.23/</a>
<a href="https://117.18.0.16/">https://117.18.0.16/</a>
<a href="https://117.18.0.24/">https://117.18.0.24/</a>

<a href="https://chinesemedicinenews.com/">https://chinesemedicinenews.com/</a>
<a href="https://revistaenigmas.com/">https://revistaenigmas.com/</a>
<a href="https://topweddinglists.com/">https://topweddinglists.com/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://ayahqq.it.com">https://ayahqq.it.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>
<a href="https://klik66.it.com">https://klik66.it.com</a>
<a href="https://radiofarmacia.org">https://radiofarmacia.org</a>
<a href="https://atendamais.org">https://atendamais.org</a>

<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>

<a href="https://aenfis.com/cloud/pkvgames/">https://aenfis.com/cloud/pkvgames/</a>
<a href="https://aenfis.com/cloud/bandarqq/">https://aenfis.com/cloud/bandarqq/</a>
<a href="https://aenfis.com/cloud/dominoqq/">https://aenfis.com/cloud/dominoqq/</a>
</div>