<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>prambanan Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/prambanan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Fri, 06 Dec 2024 09:23:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>prambanan Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Candi Asu, Wisata Sejarah Tersembunyi di Kaki Gunung Merapi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/12/06/candi-asu-wisata-sejarah-tersembunyi-di-kaki-gunung-merapi</link>
					<comments>https://suarabaru.id/2024/12/06/candi-asu-wisata-sejarah-tersembunyi-di-kaki-gunung-merapi#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Dec 2024 08:38:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Magelang]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[borobudur]]></category>
		<category><![CDATA[candi]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten magelang]]></category>
		<category><![CDATA[mendut]]></category>
		<category><![CDATA[pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[prambanan]]></category>
		<category><![CDATA[wisata sejarah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://suarabaru.id/?p=90720</guid>

					<description><![CDATA[<p>ASU adalah kata dalam bahasa Jawa yang artinya &#8220;anjing&#8221; dalam bahasa Indonesia. Namun, di wilayah Kabupaten Magelang, tepatnya di Desa Sengi, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang terdapat satu bangunan candi peninggalan kebudayaan Hindu yang bernama Candi Asu. Kenapa candi, yang biasanya merupakan bangunan lama bernilai religius itu dinamai &#8220;Asu&#8221;? Masyarakat setempat mengaku tidak mengetahui secara pasti  [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/12/06/candi-asu-wisata-sejarah-tersembunyi-di-kaki-gunung-merapi">Candi Asu, Wisata Sejarah Tersembunyi di Kaki Gunung Merapi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>ASU</strong> adalah kata dalam bahasa Jawa yang artinya &#8220;anjing&#8221; dalam bahasa Indonesia. Namun, di wilayah Kabupaten Magelang, tepatnya di Desa Sengi, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang terdapat satu bangunan candi peninggalan kebudayaan Hindu yang bernama Candi Asu.</p>
<p>Kenapa candi, yang biasanya merupakan bangunan lama bernilai religius itu dinamai &#8220;Asu&#8221;? Masyarakat setempat mengaku tidak mengetahui secara pasti  tentang asal-usul bangunan bersejarah tersebut dengan sebutan Candi Asu.</p>
<p>Beberapa penduduk setempat menjelaskan, dinamakan Candi Asu, karena pada saat ditemukan salah satu patung yang ada di candi tersebut, berupa arca Lembu Nandhi yang menurut warga setempat, dulu bentuknya menyerupai <em>asu </em>atau anjing. Maka, dinamailah candi itu Candi Asu.</p>
<p>Ada pula yang menyebutnya nama “Asu” berasal dari kata <em>a</em><em>so</em>” (istirahat, red), karena dimungkinkan candi tersebut sebagai tempat peristirahatan.</p>
<p>Keberadaan candi yang ada  di lereng Gunung Merapi tersebut   hingga saat ini masih  berdiri megah, meskipun beberapa bagian sudah tidak  utuh lagi. Bahkan , bagian atap candi  telah runtuh dan sebagian besar batu hilang.</p>
<p>Keberadaan candi yang menghadap ke arah barat, berbentuk bujur sangkar dengan ukuran 7,94 meter tersebut, jauh dari perhatian wisatawan yang  datang ke wilayah Kabupaten Magelang.</p>
<p><strong>Mudah Dijangkau</strong></p>
<p>Meskipun untuk menuju candi tersebut, sangat mudah dijangkau dengan kendaraan bermotor, namun sangat sepi dari pengunjung  dibandingkan  dengan candi-candi lainnya yang ada di wilayah Kabupaten Magelang, seperti Candi Borobudur dan Candi Mendut. Memang disayangkan, candi ini tak banyak dilirik wisatawan.</p>
<figure id="attachment_358490" aria-describedby="caption-attachment-358490" style="width: 317px" class="wp-caption aligncenter"><img class="wp-image-358490 size-full" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/08/candi-asu.jpg" alt="" width="317" height="254" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/08/candi-asu.jpg 317w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/08/candi-asu-150x120.jpg 150w" sizes="(max-width: 317px) 100vw, 317px" /><figcaption id="caption-attachment-358490" class="wp-caption-text">Candi Asu di Desa Sengi. Fot: Wikipedia</figcaption></figure>
<p>Candi peninggalan Mataram Kuna dari Dinasti Wangsa Sanjaya (Mataram Hindu) tersebut terletak sekitar  5 kilometer ke arah selatan dari objek wisata Ketep Pass, di Kecamatan  Sawangan. Dan berada di tepian Sungai Pabelan yang berhulu dari Gunung Merapi.</p>
<p>Bangunan candi tersebut mempunyai ketinggian kaki candi 2,5 meter dan tinggi tubuh candi 3,35 meter. Salah satu keistimewaan candi yang ada di tengah lahan pertanian penduduk tersebut yakni di  bagian dalamnya terdapat sebuah sumur<br />
berkedalaman sekitar tiga meter.</p>
<p>Di badan candi  tersebut juga ada  relief hiasan flora di empat sisi dinding candi dan terdapat relief Kinara-Kinari (burung) sebagai hiasan plisir yang mengitari dinding candi. Relief Kinara-Kinari ini sebenarnya banyak terukir di candi-candi lain peninggalan Mataram Kuno di Jawa Tengah, seperti di Candi Plaosan, Ratu Boko, Candi Pawon  dan Candi Ijo.</p>
<p>Di dekat Candi Asu  juga diketemukan dua buah prasati batu berbentuk tugu (lingga), yaitu prasasti Sri Manggala I (874 M) dan Sri Manggala II (874 M).</p>
<p><strong>Candi Pendhem</strong><br />
Tidak jauh dari Candi Asu,  terdapat  dua buah candi Hindu lainnya,yakni Candi Pendhem dan Candi Lumbung.  Namun, berbeda dengan Candi Asu yang terletak di tengah ladang, Candi Pendhem dan Candi Lumbung berada  di pingiran Sungai Pabelan dan Sungai Tlingsing.</p>
<p>Namun, karena erupsi Merapi pada 2010 silam, dan lahar dingin mengalir di Sungai Tlinsing dan Sungai Pabelan menyebabkan  Candi Lumbung rawan  terbawa arus , sehingga  dipindahkan ke lokasi lain yang lebih aman.</p>
<p>Dinamakan Candi Pendhem, karena bangunan candi tersebut sempat tertimbun tanah. Sedangkan, Candi Lumbung , dimungkinkan  oleh penduduk setempat dahulu tempat menyimpan padi.</p>
<p><strong>Widiyas  Cahyono-trs</strong><strong><br />
</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/12/06/candi-asu-wisata-sejarah-tersembunyi-di-kaki-gunung-merapi">Candi Asu, Wisata Sejarah Tersembunyi di Kaki Gunung Merapi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://suarabaru.id/2024/12/06/candi-asu-wisata-sejarah-tersembunyi-di-kaki-gunung-merapi/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>4</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Taman Wisata Candi Borobudur Beri “Surprise” Bagi Pengunjung Pertama Candi Borobudur di Tahun 2024</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/01/01/taman-wisata-candi-borobudur-beri-surprise-bagi-pengunjung-pertama-candi-borobudur-di-tahun-2024</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Jan 2024 10:42:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Info Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Candi Borobudur]]></category>
		<category><![CDATA[dan  Ratu Boko unit Borobudur]]></category>
		<category><![CDATA[Pengunjung Candi Borobudur]]></category>
		<category><![CDATA[prambanan]]></category>
		<category><![CDATA[PT taman wisata Candi Borobudur]]></category>
		<category><![CDATA[Tahun Baru 2024]]></category>
		<category><![CDATA[wisatawan pertama di hari pertama tahun 2024]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=391342</guid>

					<description><![CDATA[<p>KOTA MUNGKID(SUARABARU.ID)- PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan  Ratu Boko unit Borobudur memberikan hadiah “kejutan” bagi dua pengunjung pertama Taman Candi Borobudur di tahun 2024. Kejutan diberikan manajemen PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan  Ratu Boko unit Borobudur, yakni disambut dengan  16 bergada ( pasukan prajurit) soreng dan 10 Pamong Badra ( tenaga keamanan) Taman Wisata Candi [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/01/01/taman-wisata-candi-borobudur-beri-surprise-bagi-pengunjung-pertama-candi-borobudur-di-tahun-2024">Taman Wisata Candi Borobudur Beri “Surprise” Bagi Pengunjung Pertama Candi Borobudur di Tahun 2024</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KOTA MUNGKID(SUARABARU.ID)- PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan  Ratu Boko unit Borobudur memberikan hadiah <em>“kejutan”</em> bagi dua pengunjung pertama Taman Candi Borobudur di tahun 2024.</p>
<p>Kejutan diberikan manajemen PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan  Ratu Boko unit Borobudur, yakni disambut dengan  16 <em>bergada</em> ( pasukan prajurit) soreng dan 10<em> Pamong Badra</em> ( tenaga keamanan) Taman Wisata Candi Borobudur.</p>
<p>“Dua wisatawan yang mendapatkan hadiah kejutan sebagai wisatawan pertama di hari pertama tahun 2024, yakni Ani Supriyono dari Tangerang, Provinsi Banten dan  Morgan Chang wisatawan asing asal Taiwan,” kata Direktur Keuangan, Manajemen Risiko &amp; SDM PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko Mohamad Nur Sodiq, Senin ( 1/1/2024).</p>
<figure id="attachment_391343" aria-describedby="caption-attachment-391343" style="width: 400px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-391343" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/01/wisatawan-pertama-400x225.jpg" alt="Taman wisata" width="400" height="225" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/01/wisatawan-pertama-400x225.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/01/wisatawan-pertama-150x84.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/01/wisatawan-pertama.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" /><figcaption id="caption-attachment-391343" class="wp-caption-text">General Manajer PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko unit Borobudur, Jamaludin Mawardi menyerahkan buku tentang relief Candi Borobudur kepada Morgan Chang wisawatan asing asal Taiwan yang datang pertama kali ke Candi Borobudur di tahun 2024 ini. Foto: W. Cahyono</figcaption></figure>
<p>Nur Sodiq mengatakan, hadiah kejutan bagi dua wisatawan yang datang pertama kali berkunjung ke Candi Borobudur  berupa tiket gratis naik ke bangunan candi dan makan pagi di Restoran Manohara.</p>
<p>Selain itu,  pihaknya juga memberikan kain syal batik syal batik ecoprint bermotif daun Bodhi danbuku tentang cerita relief Candi Borobudur. Kedua pengunjung pertama juga mendapat kesempatan menanam pohon kenangan berupa pohon Bodhi di aera Marga Utama.</p>
<p>Menurutnya, tujuan pemberian<em> suprise </em>tersebut, yakni memberikan sebuah kejutan dan penghormatan . Selain itu juga dalam rangka memberikan apresiasi bagi wisatawan asing maupun domestik yang datang pertama kalinya ke Candi Borobudur di tahun 2024 ini.</p>
<p>Ani Supriyono  mengaku  sangat senang mendapatkan kehormatan dengan disambut secara khusus di awal tahun 2024 saat berkunjung ke Candi Borobudur.Menurutnya, sambutan yang meriah tersebut merupakan bagian dari perhatian kepada para pengunjung.</p>
<p>Menurutnya, ia bersama dengan suami dan keponakannya sebenarnya akan berkunjung ke Candi Borobudur pada Minggu ( 31/12/202 sore, red).  Tetapi, karena cuaca tidak memungkinkan, dirinya menunda berkunjung ke Candi Borobudur pada  keesokan harinya ( Senin,1/1/2024, red).</p>
<p>“Kami tidak menyangka sama sekali mendapatkan kehormatan dengan disambut secara antusias oleh manajemen PT Taman Wisata Candi Borobudur secara meriah,” kata Ani.</p>
<p>Senada dengan Ani,  wisatawan asing asal Taiwan Morgan Chang mengaku sangat beruntung dengan penyambutan oleh manajemen PT Taman Wisata Candi Borobudur Prambanan dan Ratu Boko, selaku pengelola Taman Wisata Candi Borobudur.</p>
<p>“Saya sebelumnya sudah empat kali berkunjung ke Candi Borobudur, dan baru pertama kali mendapat penyambutan seperti ini,”katanya. W. Cahyono</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/01/01/taman-wisata-candi-borobudur-beri-surprise-bagi-pengunjung-pertama-candi-borobudur-di-tahun-2024">Taman Wisata Candi Borobudur Beri “Surprise” Bagi Pengunjung Pertama Candi Borobudur di Tahun 2024</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Semua Umat Miliki Hak yang Sama untuk Beribadah</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/12/21/semua-umat-miliki-hak-yang-sama-untuk-beribadah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Dec 2023 12:30:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Candi Borobudur]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Kalijaran]]></category>
		<category><![CDATA[ganjar pranowo]]></category>
		<category><![CDATA[jawa timur]]></category>
		<category><![CDATA[Karanganyar]]></category>
		<category><![CDATA[Kiai Hisyam Abdul Karim]]></category>
		<category><![CDATA[Pedukuhan Sokawera]]></category>
		<category><![CDATA[Pondok Pesantren Roudlotus Sholihin]]></category>
		<category><![CDATA[prambanan]]></category>
		<category><![CDATA[purbalingga]]></category>
		<category><![CDATA[Rengasdengklok]]></category>
		<category><![CDATA[Siti Atikoh Supriyanti]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[SURABAYA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=389601</guid>

					<description><![CDATA[<p>SURABAYA (SUARABARU.ID)- Siti Atikoh Supriyanti mengaku pernah diragukan soal sikapnya terhadap perbedaan agama. Atikoh mengatakan, sejak kecil ia sudah mengenal toleransi beragama karena memiliki teman berbeda agama. Hal itu seperti yang disampaikan Atikoh, saat hadir pada Pertemuan Umat Lintas Agama, di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (20/12/2023). Mulanya Atikoh membahas soal Sumpah Pemuda, yang menjadi bukti [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/12/21/semua-umat-miliki-hak-yang-sama-untuk-beribadah">Semua Umat Miliki Hak yang Sama untuk Beribadah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURABAYA (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a></strong>)- Siti Atikoh Supriyanti mengaku pernah diragukan soal sikapnya terhadap perbedaan agama. Atikoh mengatakan, sejak kecil ia sudah mengenal toleransi beragama karena memiliki teman berbeda agama.</p>
<p>Hal itu seperti yang disampaikan Atikoh, saat hadir pada Pertemuan Umat Lintas Agama, di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (20/12/2023). Mulanya Atikoh membahas soal Sumpah Pemuda, yang menjadi bukti berdirinya republik ini bukan karena peran satu kelompok, tetapi dari berbagai kelompok yang saling bahu membahu.</p>
<p>&#8221;Kemarin saya ke Rengasdengklok (rumah pengasingan Bung Karno-<em><strong>red</strong></em>) sama Mas Ganjar, ternyata pemilik rumahnya itu WNI keturunan. Jadi kalau ada yang ingin homogenitas, itu adalah orang yang mencoba membelokkan sejarah,&#8221; tegasnya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2023/12/21/siti-atikoh-berpihak-pada-kaum-perempuan-dan-marjinal">Siti Atikoh Berpihak pada Kaum Perempuan dan Marjinal</a></strong></p>
<figure id="attachment_389622" aria-describedby="caption-attachment-389622" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="wp-image-389622 size-full" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/12/WhatsApp-Image-2023-12-21-at-17.36.10-1.jpeg" alt="" width="681" height="463" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/12/WhatsApp-Image-2023-12-21-at-17.36.10-1.jpeg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/12/WhatsApp-Image-2023-12-21-at-17.36.10-1-400x272.jpeg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/12/WhatsApp-Image-2023-12-21-at-17.36.10-1-150x102.jpeg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-389622" class="wp-caption-text">Siti Atikoh sangat terbuka dengan sesama umat meski berbeda kepercayaan, dan saling menghormati. Foto: tmgp</figcaption></figure>
<p>Atikoh kemudian menyampaikan, rekam jejak sang suami, Ganjar Pranowo soal kebhinnekaan dan toleransi beragama, juga bisa dilihat semasa memimpin Jawa Tengah.</p>
<p>&#8221;Kami selalu membersamai dan melindungi seluruh kelompok masyarakat, untuk bisa beribadah secara aman, nyaman dan merdeka,&#8221; ucap Atikoh, disambut gemuruh tepuk tangan umat lintas agama yang hadir.</p>
<p>Atikoh juga membahas perjuangan Ganjar, agar umat Buddha dan Hindu dapat beribadah di Candi Borobudur dan Prambanan, tanpa diperlakukan bak wisatawan. Untuk tempat ibadah lain, juga diupayakan dengan baik di Jateng.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2023/12/21/makna-dan-filosofi-tugu-cahaya-di-taman-alun-alun-simpang-tujuh">Makna dan Filosofi Tugu Cahaya di Taman Alun-alun Simpang Tujuh</a></strong></p>
<p>&#8221;Sehingga tidak ada namanya mayoritas minoritas, karena semua memiliki hak yang sama untuk beribadah dan mendekatkan diri pada sang Khalik,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Atikoh juga bercerita, dirinya pernah diragukan sikap kebhinnekaan dan toleransinya. Hal ini dikarenakan penampilannya yang berhijab, serta latar belakang keluarganya yang religius.</p>
<p>&#8221;Tapi sejak kecil saya punya teman akrab yang berbeda agama. Justru dengan dia, saya sering diingatkan, sudah shalat atau belum. Begitu pun sebaliknya, jadi keberagaman itu indah,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Seperti diketahui, Siti Atikoh adalah cucu dari Kiai Hisyam Abdul Karim, pendiri Pondok Pesantren Roudlotus Sholihin, di Pedukuhan Sokawera, Desa Kalijaran, Karanganyar, Purbalingga. Kiai Hisyam dikenal sebagai Rais Syuriah PCNU Purbalingga pada 1973-1983 di wilayah Purbalingga.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/12/21/semua-umat-miliki-hak-yang-sama-untuk-beribadah">Semua Umat Miliki Hak yang Sama untuk Beribadah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Prambanan Jazz Festival 2022 Hadirkan Musisi Tanah Air Hingga Konsep NFT</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/02/24/prambanan-jazz-festival-2022-hadirkan-musisi-tanah-air-hingga-konsep-nft</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Feb 2022 04:50:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[2022]]></category>
		<category><![CDATA[Musik Tiga Generasi]]></category>
		<category><![CDATA[NFT]]></category>
		<category><![CDATA[prambanan]]></category>
		<category><![CDATA[Prambanan Jazz Festifval]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=234094</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (SUARABARU.ID) &#8211; Pertunjukan musik tahunan Prambanan Jazz Festival (PJF) akan diselenggarakan pada 1-3 Juli 2022 secara hybrid dengan menghadirkan deretan musisi tanah air hingga menawarkan konsep non-fungible token (NFT). Gelaran tersebut memasuki tahun penyelenggaraan ke-8. Sejalan dengan hal tersebut, pada tahun ini PJF mengusung tagline &#8220;Sewindu Merayakan Rindu&#8221;. PJF akan diadakan secara langsung di [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/02/24/prambanan-jazz-festival-2022-hadirkan-musisi-tanah-air-hingga-konsep-nft">Prambanan Jazz Festival 2022 Hadirkan Musisi Tanah Air Hingga Konsep NFT</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Pertunjukan musik tahunan Prambanan Jazz Festival (PJF) akan diselenggarakan pada 1-3 Juli 2022 secara hybrid dengan menghadirkan deretan musisi tanah air hingga menawarkan konsep non-fungible token (NFT).</p>
<p>Gelaran tersebut memasuki tahun penyelenggaraan ke-8. Sejalan dengan hal tersebut, pada tahun ini PJF mengusung tagline &#8220;Sewindu Merayakan Rindu&#8221;.</p>
<p>PJF akan diadakan secara langsung di Lapangan Rama Shinta, Candi Prambanan, Yogyakarta, dengan penerapan protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah. Selain itu, PJF juga bisa disaksikan melalui saluran Indihome, UseeTV iKonser Channel 459 SD / 949 HD.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2022/02/24/super-junior-bagikan-teaser-ketiga-callin-jelang-comeback/">Super Junior Bagikan Teaser Ketiga “Callin” Jelang Comeback</a></strong></p>
<p>Founder Rajawali Indonesia &amp; CEO Prambanan Jazz Festival, Anas Syahrul Alimi, berharap acara tahun ini dapat terselenggara seperti yang direncanakan dan menjadi angin segar bagi seni pertunjukan seiring diperbolehkannya penyelenggaraan acara secara langsung.</p>
<p>Ia mengatakan PJF ke-8 ini berusaha untuk melakukan adaptasi meskipun tidak bisa disamakan dengan kondisi sebelum pandemi. Menurutnya, jumlah penonton yang hadir secara langsung akan dibatasi.</p>
<p>&#8220;Kami akan tetap mencoba sehingga ekosistemnya tetap bisa berjalan karena perekonomian di daerah ini akan sangat berjalan ketika event-event ini sudah mulai bergeliat lagi,&#8221; kata Anas saat konferensi pers virtual, Kamis (24/2/2022).</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2022/02/24/tulus-ajak-rayakan-masa-muda-lewat-lagu-tujuh-belas/">Tulus Ajak Rayakan Masa Muda Lewat Lagu ‘Tujuh Belas’</a></strong></p>
<p>PJF 2022 akan menghadirkan deretan musisi tanah air yang datang dari tiga generasi, seperti Andien, Bemandry, Diskoria, Kahitna, Kukuh Kudamai feat Ndarboy Genk, Kunto Aji, Mus Mujiono x Deddy Dhukun x Everyday, dan sebagainya. Sejumlah nama lain akan diumumkan pada lain waktu.</p>
<p>Pada gelaran kali ini, PJF akan berkolaborasi dengan ilustrator muda asal Surabaya, Djayanti Aprilia. Selain itu, PJF juga kembali menghadirkan program ajang pencarian bakat &#8220;Goes to Prambanan Jazz 2022&#8221; yang menyasar area Jabodetabek dan Jawa Barat.</p>
<p>Yang terbaru, PJF akan menerbitkan NFT sebagai tiket masuk pertunjukan sekitar 1.000 collection item. NFT ini dibagi menjadi empat tipe yang menawarkan sejumlah manfaat mulai dari akses seumur hidup ke PJF, merchandise, lewati antrean di festival, bertemu dengan penampil, hingga tempat VVIP.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2022/02/24/menanti-kejutan-dalam-fantastic-beasts-the-secrets-of-dumbledore/">Menanti Kejutan dalam Fantastic Beasts: The Secrets of Dumbledore</a></strong></p>
<p>Informasi lebih lengkap mengenai Prambanan Jazz NFT dapat diakses melalui <a href="http://nft.prambananjazz.com.">nft.prambananjazz.com.</a> Sementara untuk tiket reguler, pihak penyelenggara akan mengumumkan daftar harga pada Kamis (24/2/2022) melalui media sosial Prambanan Jazz.</p>
<p>Direktur PT TNT &amp; Founder Rantai Nusantara Foundation, Robin Syihab, mengatakan saat ini NFT mulai banyak digunakan oleh para seniman sebab aset digital pada teknologi ini memiliki hak kekayaan intelektual yang kuat.</p>
<p>&#8220;Seni dan teknologi yang sudah mulai terhubung menjadi satu. Maka nanti NFT yang akan diluncurkan oleh PJF ini menjadi bukti otentik kepemilikan, seperti membership, atas aset digital tersebut,&#8221; kata Robin.</p>
<p><em><strong>Ant-Claudia</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/02/24/prambanan-jazz-festival-2022-hadirkan-musisi-tanah-air-hingga-konsep-nft">Prambanan Jazz Festival 2022 Hadirkan Musisi Tanah Air Hingga Konsep NFT</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Prambanan dan Ratu Boko Terapkan Protokol Saat Uji Coba</title>
		<link>https://suarabaru.id/2020/07/02/prambanan-dan-ratu-boko-terapkan-protokol-saat-uji-coba</link>
					<comments>https://suarabaru.id/2020/07/02/prambanan-dan-ratu-boko-terapkan-protokol-saat-uji-coba#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Jul 2020 03:20:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[berita-nasional]]></category>
		<category><![CDATA[prambanan]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://suarabaru.id/?p=94065</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (SUARABARU.ID) &#8211; PT Taman Wisata Candi (TWC) selaku pengelola Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko menerapkan protokol kesehatan ketat bagi wisatawan yang berkunjung dalam uji coba pembukaan destinasi wisata tersebut. Direktur Utama PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan &#38; Ratu Boko (Persero), Edy Setijono dalam keterangannya, Kamis, mengatakan uji coba di Candi Prambanan dan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2020/07/02/prambanan-dan-ratu-boko-terapkan-protokol-saat-uji-coba">Prambanan dan Ratu Boko Terapkan Protokol Saat Uji Coba</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (<a href="https://suarabaru.id">SUARABARU.ID</a>)</strong> &#8211; PT Taman Wisata Candi (TWC) selaku pengelola Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko menerapkan protokol kesehatan ketat bagi wisatawan yang berkunjung dalam uji coba pembukaan destinasi wisata tersebut.</p>
<p>Direktur Utama PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan &amp; Ratu Boko (Persero), Edy Setijono dalam keterangannya, Kamis, mengatakan uji coba di Candi Prambanan dan Ratu Boko melengkapi uji coba di Candi Borobudur yang telah dilakukan sebelumnya.</p>
<p>&#8220;Protokol kesehatan bagi wisatawan sebagai upaya pencegahan penyebaran covid-19 dan uji coba pembukaan operasional dilakukan setelah keluar izin dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan covid-19 Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY),&#8221; kata Edy Setijono.</p>
<p>Taman Wisata Candi (TWC) Prambanan dan Ratu Boko mulai uji coba pembukaan bagi wisatawan pada Rabu (1/7/2020).</p>
<p>Ia mengatakan protokol kesehatan yang diterapkan diantaranya adalah “physical distancing” dengan imbauan untuk selalu menggunakan masker dan cuci tangan bagi para pengunjung.</p>
<p>PT TWC mempersiapkan sarana cuci tangan di beberapa lokasi sekitar area Candi Prambanan dan Ratu Boko seperti di pintu masuk komplek TWC, area Candi, dan di lokasi penjualan suvenir.</p>
<p>Calon pengunjung juga disarankan untuk membeli tiket secara online melalui situs ticket.borobudurpark.com. Sementara untuk pembelian tiket di loket dibatasi hanya 70 persen dari total tiket yang diperjualbelikan dan sisanya melalui reservasi online.</p>
<p>&#8220;Tujuannya untuk mengurai antrean di loket. Langkah ini sesuai dengan anjuran pemerintah terkait dengan “social/physical distancing” bagi tiap wisatawan yang berkunjung di destinasi yang dikelola PT TWC,&#8221; katanya.</p>
<p>Dalam mendukung hal tersebut, PT TWC memberlakukan pembatasan jumlah pengunjung maksimal hingga 25 persen atau 1.500 pengunjung setiap harinya.</p>
<p>PT TWC juga membatasi area kunjungan wisatawan di komplek Candi Prambanan. Wisatawan tidak diperbolehkan untuk naik ke atas Candi Prambanan dan menikmati keindahan candi dari pelataran zona 1.</p>
<p>Selain penerapan protokol kesehatan, PT TWC juga membatasi jam operasional TWC Prambanan dan Ratu Boko.</p>
<p>Untuk TWC Prambanan dibuka dari pukul 08.00–16.00 WIB, sedangkan Ratu Boko beroperasi dari pukul 10.00–18.00 WIB.</p>
<p>Dalam kurun waktu tersebut ada jeda istirahat selama 1 jam untuk membersihkan semua peralatan protokol kesehatan yang telah digunakan oleh wisatawan.</p>
<p>&#8220;Pelaksanaan uji coba ini akan dimonitor oleh tim dari pemerintah daerah,&#8221; kata Edy.</p>
<p>Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengapresiasi langkah pemerintah daerah dan pengelola destinasi wisata dalam menyiapkan protokol kesehatan dan memastikan dengan ketat pelaksanaan protokol.</p>
<p>Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Dampak COVID-19 di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Kemenparekraf/Baparekraf Ari Juliano Gema mengatakan, protokol ini diharapkan dapat meningkatkan standar kebersihan, kesehatan, dan keamanan di sektor pariwisata.</p>
<p>Sekaligus peningkatan inovasi digital untuk memajukan sektor-sektor ekonomi kreatif Indonesia agar dapat bangkit pascapandemi COVID-19.</p>
<p>“Khusus sektor pariwisata, penerapan protokol normal baru tersebut bertujuan agar wisatawan dapat tetap berkunjung dengan tenang dan nyaman karena fasilitas pariwisata kini sudah semakin disempurnakan dengan standar Bersih, Sehat, Aman yang terverifikasi,” ujar Ari.</p>
<p>Uji Coba pengoperasian TWC Prambanan dan Ratu Boko ini diharapkan dapat memberikan dampak positif pada lingkungan. Selain itu, uji coba ini juga diharapkan dapat menjadi barometer untuk bangkitnya industri pariwisata di Yogyakarta dan Jawa tengah pada masa pandemi COVID-19.</p>
<p><strong>Ant/Hanni Sofia</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2020/07/02/prambanan-dan-ratu-boko-terapkan-protokol-saat-uji-coba">Prambanan dan Ratu Boko Terapkan Protokol Saat Uji Coba</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://suarabaru.id/2020/07/02/prambanan-dan-ratu-boko-terapkan-protokol-saat-uji-coba/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>3</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>