<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Oknum guru Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/oknum-guru/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Sat, 03 Jun 2023 07:54:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Oknum guru Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Polisi Tetapkan Tersangka Pelaku Cabul 12 Siswi Madrasah di Baturetno</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/06/03/polisi-tetapkan-tersangka-pelaku-cabul-12-siswi-madrasah-di-baturetno</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Jun 2023 07:54:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus pencabulan]]></category>
		<category><![CDATA[Menetapkan tersangka]]></category>
		<category><![CDATA[Oknum guru]]></category>
		<category><![CDATA[Oknum kepala sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[polres wonogiri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=341813</guid>

					<description><![CDATA[<p>WONOGIRI (SUARABARU.ID) &#8211; Polres Wonogiri menetapkan dua tersangka pelaku pencabulan terhadap 12 siswi. Mereka adalah oknum kepala sekolah dan guru salah satu madrasah di Baturetno. Kepala sekolah berinisial M (47) dan guru Y (51) kini telah ditahan di Mapolres Wonogiri. Kapolres Wonogiri, AKBP Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengatakan, penahanan dilakukan usai pemeriksaan secara intensif [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/06/03/polisi-tetapkan-tersangka-pelaku-cabul-12-siswi-madrasah-di-baturetno">Polisi Tetapkan Tersangka Pelaku Cabul 12 Siswi Madrasah di Baturetno</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>WONOGIRI (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Polres Wonogiri menetapkan dua tersangka pelaku pencabulan terhadap 12 siswi. Mereka adalah oknum kepala sekolah dan guru salah satu madrasah di Baturetno.</p>
<p>Kepala sekolah berinisial M (47) dan guru Y (51) kini telah ditahan di Mapolres Wonogiri.</p>
<p>Kapolres Wonogiri, AKBP Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengatakan, penahanan dilakukan usai pemeriksaan secara intensif terhadap kedua oknum pelaku pencabulan pada Jumat (2/6/2023).</p>
<p>Polisi menetapkan keduanya sebagai tersangka kasus pencabulan terhadap 12 siswa di salah satu madrasah. &#8220;Saat ini sudah di sel di Mapolres,&#8221; ujar Indra dalam keterangannya, Sabtu (3/6/2023).</p>
<p>Disampaikan, kasus berawal adanya laporan dugaan pencabulan dari orang tua korban yang diterima Polres Wonogiri.</p>
<p>Selanjutnya polisi bergerak untuk melakukan penyelidikan serta mencari keterangan dari pihak-pihak terkait.</p>
<p>&#8220;Status penyelidikan ditingkatkan menjadi penyidikan pada Rabu (31/5/2023). Kemudian pada Jumat (2/6/2023) kemarin kita lakukan pemeriksaan intensif terhadap kedua pelaku hingga dilakukan penahanan,&#8221; terangnya.</p>
<p>Dari hasil pemeriksaan, M mengakui perbuatannya dan melakukan pencabulan kepada siswinya sejak awal 2023 hingga bulan Mei. Sedangkan Y diketahui melakukan aksi bejatnya itu sejak tahun 2021 lalu.</p>
<p>&#8220;Keduanya mengakui perbuatannya. Masing-masing tersangka melakukan pencabulan kepada enam siswi, jadi total 12 siswi,&#8221; jelas Indra.</p>
<p>Pihaknya juga melakukan pendalaman intensif terkait motif, modus serta kejiwaan kedua pelaku tersebut.</p>
<p>&#8220;Kami juga berkoordinasi dengan pihak Kejaksaan dan Pengadilan Negeri Wonogiri terkait penerapan hukuman maksimal yang dapat dikenakan oleh kedua pelaku. Karena sebagai guru, keduanya seharusnya menjadi panutan, pelindung dan pengayom bagi anak didiknya,&#8221; kata Indra.</p>
<p>Sementara itu Kapolda Jateng melalui Kabidhumas Kombes Pol M. Iqbal Alqudusy mengatakan, bahwa Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi sangat perhatian terhadap kasus pencabulan di wonogiri</p>
<p>“Tindak tegas pelaku pencabulan dan beri perhatian kepada korban yang masih di bawah umur, masa depan anak-anak harus diselamatkan,” kata iqbal</p>
<p>Atas perbuatannya kedua pelaku disangkakan Pasal 82 ayat 1, ayat 2, dan ayat 4, Undang-undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak menjadi Undang-undang dan atau Pasal 290 ayat 2 KUHP jo Pasal 65 ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/06/03/polisi-tetapkan-tersangka-pelaku-cabul-12-siswi-madrasah-di-baturetno">Polisi Tetapkan Tersangka Pelaku Cabul 12 Siswi Madrasah di Baturetno</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Oknum Guru Sekolah Luar Biasa Cabuli Anak Didiknya di Sebuah Hotel</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/09/14/oknum-guru-sekolah-luar-biasa-cabuli-anak-didiknya-di-sebuah-hotel</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Sep 2022 08:45:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Anak didik]]></category>
		<category><![CDATA[cabuli]]></category>
		<category><![CDATA[Di hotel]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Oknum guru]]></category>
		<category><![CDATA[Polrestabes Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[slb]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=278444</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Unit PPA Satreskrim Polrestabes Semarang mengamankan seorang oknum guru salah satu Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kota Semarang. RAZ (31) diringkus polisi diduga mencabuli anak didiknya yang berkebutuhan khusus itu. Tersangka RAZ merupakan warga Mranggen Kabupaten Demak, sedangkan korbannya, GAN (15) yang tak lain adalah anak didiknya sendiri. Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/09/14/oknum-guru-sekolah-luar-biasa-cabuli-anak-didiknya-di-sebuah-hotel">Oknum Guru Sekolah Luar Biasa Cabuli Anak Didiknya di Sebuah Hotel</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Unit PPA Satreskrim Polrestabes Semarang mengamankan seorang oknum guru salah satu Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kota Semarang.</p>
<p>RAZ (31) diringkus polisi diduga mencabuli anak didiknya yang berkebutuhan khusus itu.</p>
<p>Tersangka RAZ merupakan warga Mranggen Kabupaten Demak, sedangkan korbannya, GAN (15) yang tak lain adalah anak didiknya sendiri.</p>
<p>Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar mengatakan, tersangka melakukan aksi bejatnya terhadap korban yang merupakan anak berkebutuhan khusus di sebuah hotel di Kota Semarang.</p>
<p>Tindak pidana tersebut terungkap setelah kepala sekolah dan sejumlah guru mendatangi rumah korban.</p>
<p>&#8220;Dari hasil penelusuran, tersangka sempat mengirim pesan kepada korban. Kasus tersebut kemudian dilaporkan oleh orang tua korban ke polisi,&#8221; terang Irwan, Rabu (14/9/2022).</p>
<p>Dari pengakuan tersangka, aksinya itu baru sekali dilakukan terhadap korban, dan korban tidak melakukan pencabulan terhadap anak didiknya yang lain.</p>
<p>Tersangka RAZ yang sudah 3 tahun bekerja sebagai guru diketahui sudah memiliki istri serta seorang anak.</p>
<p>Dalam kasus tersebut, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti antara lain, pakaian korban dan tersangka, handphone milik korban dan tersangka, sepeda motor dan STNK milik tersangka.</p>
<p>Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Undang-undang Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.</p>
<p><em><strong>Ning Suparningsih</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/09/14/oknum-guru-sekolah-luar-biasa-cabuli-anak-didiknya-di-sebuah-hotel">Oknum Guru Sekolah Luar Biasa Cabuli Anak Didiknya di Sebuah Hotel</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polda Jateng Bongkar Kasus Pencabulan di 3 Kabupaten</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/09/07/polda-jateng-bongkar-kasus-pencabulan-di-3-kabupaten</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Sep 2022 08:54:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[3 kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[bongkar]]></category>
		<category><![CDATA[Ditreskrimum]]></category>
		<category><![CDATA[kasus]]></category>
		<category><![CDATA[Oknum guru]]></category>
		<category><![CDATA[pencabulan]]></category>
		<category><![CDATA[polda jateng]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=276766</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Polda Jawa Tengah (Jateng) membongkar kasus pencabulan terhadap puluhan anak yang terjadi di tiga wilayah Jawa Tengah. Tiga wilayah tersebut antara lain Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Batang dan Kabupaten Banjarnegara. Dirreskrimum Polda Jateng, Kombes Pol Djuhandani Rahardjo Puro menjelaskan, kasus pertama terjadi di Kabupaten Pekalongan. Dalam kasus ini, polisi menangkap seorang tersangka berinisial [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/09/07/polda-jateng-bongkar-kasus-pencabulan-di-3-kabupaten">Polda Jateng Bongkar Kasus Pencabulan di 3 Kabupaten</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Polda Jawa Tengah (Jateng) membongkar kasus pencabulan terhadap puluhan anak yang terjadi di tiga wilayah Jawa Tengah.</p>
<p>Tiga wilayah tersebut antara lain Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Batang dan Kabupaten Banjarnegara.</p>
<p>Dirreskrimum Polda Jateng, Kombes Pol Djuhandani Rahardjo Puro menjelaskan, kasus pertama terjadi di Kabupaten Pekalongan. Dalam kasus ini, polisi menangkap seorang tersangka berinisial AF (29) warga asal Riau. Korbannya yakni IM (38) warga asal Pekalongan.</p>
<p>“Awalnya yang di Pekalongan ini viral soal dugaan hubungan persetubuhan seorang ibu dengan anaknya. Setelah kita selidiki, ternyata ibu dan anak ini korban dari seseorang yang mengaku sebagai orang pintar (AF-red),” kata Djuhandani saat ungkap kasus pencabulan di Mapolda Jateng, Rabu (7/9/2022).</p>
<p>Diungkapkan, pelaku AF awalnya menamakan diri sebagai Ibu Sri di media sosial dengan memasang foto profil seorang perempuan.</p>
<p>AF kemudian menawarkan pengobatan secara supranatural. Korban berinisial IM berminat dengan jasa pelaku dan mulai berhubungan melalui media sosial. “Korban dan pelaku bertukar kontak. Dalam proses selanjutnya, AF memberi cara-cara tak etis, yakni menyuruh IM bersetubuh dengan anaknya yang harus didokumentasi melalui video,” jelasnya</p>
<p>Video itu lalu dijadikan alat pelaku untuk memeras uang korban. AF mengancam akan mengedarkan video tersebut di media sosial.</p>
<p>Dalam pengakuannya, AF telah memeras korban berulang kali hingga mencapai total Rp 38 juta. “Selain itu, dalam ritualnya, AF memerintah IM memotong putting (payudara) anaknya dan itu dilakukan IM,” terang dia</p>
<p>Sementara itu kasus kedua terjadi di Kabupaten Banjarnegara. Polisi menangkap seorang guru agama berinisial SAW (32) yang diduga mencabuli sejumlah santrinya sesama jenis. “Korbannya yakni AGM, MSJA, FNR, NNW, HAG, MABP dan G. Para korban adalah murid SAW,” kata Djuhandani.</p>
<p>Djuhandani menjelaskan, pelaku SAW mencabuli para santrinya sejak 2021 hingga 2022. &#8220;Ketujuh santri itu masih dibawah umur. Pelaku meraba, mencium dan sodomi korban,” tambah Djuhandani.</p>
<p>Sedangkan yang ketiga adalah kasus pencabulan di Kabupaten Batang. Kasus yang terjadi di sebuah sekolah itu, dilakukan seorang guru dengan puluhan anak yang menjadi korban.</p>
<p>&#8220;Di kabupaten Batang ada 35 laporan terkait perbuatan asusila yang diduga dilakukan pelaku berinisial AM (33), 10 diantaranya dicabuli oleh pelaku,&#8221; tandas Djuhandani.</p>
<p>Adapun rentetan pencabulan yang dilakukan pelaku terjadi mulai tahun 2020 sampai Agustus 2022. &#8220;Lokasi pencabulan berada di ruang kelas, ruang OSIS dan gudang mushola sekolah,” tandas dia.</p>
<p>Djuhandani menegaskan, para pelaku di tiga kabupaten itu dijerat dengan berbagai pasal berbeda sesuai kasus yang terjadi.</p>
<p>Kasus pencabulan di Pekalongan, pelaku dijerat dengan Pasal 15 ayat 1 UU RI Nomor 15 tahun 2022 subsider pasal 6 UU RI Nomor 12 tahun 2022 tentang tindak pidana kekerasan seksual dan Pasal 29 UU RI Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan UU RI 11 tahun 2008 tentang ITE dengan ancaman maksimal 16 tahun.</p>
<p>Sedangkan para pelaku kasus pencabulan di Batang dan Banjarnegara dijerat dengan Pasal 82 ayat (2) dan 81 ayat (2) UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU No. 23 Th 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara ditambah 1/3. &#8220;Karena pelaku berstatus guru dari para korban,&#8221; terangnya.</p>
<p>Polda Jateng juga memperhatikan pemulihan kondisi psikologis anak-anak korban pencabulan. &#8220;Sudah dilakukan upaya-upaya trauma healing oleh tim psikologi Polda dan Polres terkait, terhadap para korban dan orang tuanya. Selain itu juga berkoordinasi dengan beberapa instansi,&#8221; pungkasnya.</p>
<p><em><strong>Ning Suparningsih</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/09/07/polda-jateng-bongkar-kasus-pencabulan-di-3-kabupaten">Polda Jateng Bongkar Kasus Pencabulan di 3 Kabupaten</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PKY Jateng Pantau Persidangan Kekerasan Seksual Oknum Guru</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/08/10/pky-jateng-pantau-persidangan-kekerasan-seksual-oknum-guru</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Aug 2022 12:03:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Oknum guru]]></category>
		<category><![CDATA[Pantau persidangan kekerasan seksual]]></category>
		<category><![CDATA[PKY Jateng]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=270119</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Penghubung Komisi Yudisial (PKY) Jateng melakukan pemantauan sidang perkara kekerasan seksual yang melibatkan oknum guru di salah satu Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN). Hal itu disampaikan PIC Pemantuan PKY Jateng, Helmi Yan Harmiyanto di kantor PKY Jateng, Rabu (10/8/2022). Menurut Helmi, PKY Jateng akan terus mengawal proses persidangan tersebut. &#8220;Kasus ini merupakan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/08/10/pky-jateng-pantau-persidangan-kekerasan-seksual-oknum-guru">PKY Jateng Pantau Persidangan Kekerasan Seksual Oknum Guru</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Penghubung Komisi Yudisial (PKY) Jateng melakukan pemantauan sidang perkara kekerasan seksual yang melibatkan oknum guru di salah satu Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN).</p>
<p>Hal itu disampaikan PIC Pemantuan PKY Jateng, Helmi Yan Harmiyanto di kantor PKY Jateng, Rabu (10/8/2022).</p>
<p>Menurut Helmi, PKY Jateng akan terus mengawal proses persidangan tersebut. &#8220;Kasus ini merupakan prioritas bagi Komisi Yudisial RI dan PKY Jateng. Kami akan selalu memantau proses persidangan perkara ini, apalagi perkaranya sudah menjadi perhatian publik,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Dikatakan bahwa instansi Pemerintah seperti Kementerian PPPA dan Dinas Perlindungan Anak Jawa Tengah telah memberikan atensi kepada perkara ini.</p>
<p>&#8220;Jika kita melihat data Kementerian PPPA tahun 2022, tercatat ada 994 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Jawa Tengah. Sementara itu berdasarkan jenis kekerasan, ada 533 korban yang mengalami kekerasan seksual,&#8221; kata Helmi.</p>
<p>Helmi menyebut, pemantauan persidangan yang dilakukan PKY Jateng juga untuk menjaga marwah pengadilan, menjaga agar para hakim tidak melanggar Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim (KEPPH), serta sebagai sarana untuk melakukan advokasi terhadap hakim.</p>
<p>”Kami tidak hanya menerima laporan dugaan pelanggaran KEPPH dan permohonan pemantauan persidangan dari masyarakat, tapi juga menerima laporan dari hakim yang mendapat intimidasi atau intervensi dari pihak lain dalam menjalankan tugas-tugasnya memeriksa atau mengadili suatu perkara,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Helmi berharap masyarakat ikut berperan aktif dalam mencegah terjadinya tindak kekerasan terhadap anak.</p>
<p>Diketahui sebelumnya, telah terjadi kasus kekerasan terhadap tujuh siswi SMP Negeri di Kabupaten Purbalingga, dengan pelaku oknum guru (ASP) yang dilakukan sejak 2013 di lingkungan sekolah.</p>
<p>Modus tersangka adalah mengancam korban. Jika korban tidak menuruti keinginan tersangka akan diberi nilai jelek atau video tidak senonoh korban akan disebarkan.</p>
<p><strong>Ning Suparningsih</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/08/10/pky-jateng-pantau-persidangan-kekerasan-seksual-oknum-guru">PKY Jateng Pantau Persidangan Kekerasan Seksual Oknum Guru</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polres Purbalingga Amankan Oknum Guru, Pelaku Asusila terhadap 7 Siswi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/03/09/polres-purbalingga-amankan-oknum-guru-pelaku-asusila-terhadap-7-siswi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Mar 2022 08:40:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Oknum guru]]></category>
		<category><![CDATA[Perbuatan asusila]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Purbalingga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=236982</guid>

					<description><![CDATA[<p>PURBALINGGA (SUARABARU.ID) &#8211; Polres Purbalingga amankan seorang pria berusia 32 tahun yang berprofesi sebagai guru di salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Kabupaten Purbalingga, Jumat (2/3/2022). Diketahui, pria tersebut diduga melakukan tindakan asusila terhadap sejumlah siswi di sekolah tempat ia mengajar. Kapolres Purbalingga, AKBP Era Johny Kurniawan didampingi Kasat Reskrim, AKP Gurbacov menyampaikan, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/03/09/polres-purbalingga-amankan-oknum-guru-pelaku-asusila-terhadap-7-siswi">Polres Purbalingga Amankan Oknum Guru, Pelaku Asusila terhadap 7 Siswi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PURBALINGGA (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Polres Purbalingga amankan seorang pria berusia 32 tahun yang berprofesi sebagai guru di salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Kabupaten Purbalingga, Jumat (2/3/2022).</p>
<p>Diketahui, pria tersebut diduga melakukan tindakan asusila terhadap sejumlah siswi di sekolah tempat ia mengajar.</p>
<p>Kapolres Purbalingga, AKBP Era Johny Kurniawan didampingi Kasat Reskrim, AKP Gurbacov menyampaikan, berawal dari informasi masyarakat yang mencurigai adanya tindakan asusila yang dilakukan oleh seorang guru dari salah satu sekolah di Purbalingga terhadap muridnya.</p>
<p>&#8220;Setelah melakukan pendalaman dan penyelidikan, kami mengamankan seorang tersangka berinisial AS. Sedangkan jumlah korban diketahui ada tujuh orang,&#8221; kata Era Johny, Rabu (9/3/2022).</p>
<p>Dijelaskan bahwa tindakan tersangka sudah dilakukan sejak tahun 2013 hingga 2021. Dari tujuh korban, lima siswi telah disetubuhi, satu siswi dilakukan perbuatan cabul dan satu siswi lainnya dipaksa menonton video porno.</p>
<p>&#8220;Modus yang dilakukan tersangka yaitu mengancam korban. Apabila korban tidak mau memenuhi keinginannya, korban diancam akan diberi nilai jelek maupun diancam akan menyebarkan video asusila, bagi korban yang sudah pernah disetubuhi,&#8221; jelas Era.</p>
<p>Untuk barang bukti yang diamankan diantaranya satu buah handphone, satu buah flashdisk merk V-Gen warna hitam, satu buah flashdisk merk lexar warna putih, satu laptop merk dell warna hitam dan satu buah kasur motif bunga.</p>
<p>Atas perbuatannya, tersangka dikenakan pasal 81 ayat (1) (2) dan (3) Undang-undang RI Nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan Perpu Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-undang RI Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan Pasal 32 UU RI Nomor 44 Tahun 2008 tentang pornografi.</p>
<p>&#8220;Ancaman hukuman minimal lima tahun penjara, maksimal 15 tahun penjara. Ditambah sepertiga dari ancaman pidana karena dilakukan oleh tenaga pendidik, dan denda sebanyak Rp 5 miliar,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Kasat Reskrim AKP Gurbacov menambahkan, dari hasil pemeriksaan, tersangka memiliki banyak koleksi video pornografi kartun. &#8220;Video tersebut diakui tersangka diperoleh dari mendownload di internet,&#8221; ungkapnya.</p>
<p><em><strong>Ning</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/03/09/polres-purbalingga-amankan-oknum-guru-pelaku-asusila-terhadap-7-siswi">Polres Purbalingga Amankan Oknum Guru, Pelaku Asusila terhadap 7 Siswi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>