<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>menara kudus Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/menara-kudus/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Mon, 23 Mar 2026 11:52:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>menara kudus Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Viral! Kapolsek Kudus Kota Sikat Ojek Liar di Menara: Tarif ‘Nuthuk’ dan Bikin Macet</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/03/23/viral-kapolsek-kudus-kota-sikat-ojek-liar-di-menara-tarif-nuthuk-dan-bikin-macet</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Mar 2026 11:51:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[menara kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Ojek Menara Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[polres kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Kudus Kota]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=550758</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUDUS (SUARABARU.ID) –Kapolsek Kudus Kota AKP Subkhan, S.H., M.H., bergerak kilat memimpin penertiban pangkalan ojek liar di depan Masjid Menara Kudus, Senin sore (23/3/2026). Aksi tereebut menanggapi jeritan warga melalui layanan daring &#8220;Lapor Pak Kapolsek&#8221;, Dari laporan yang masuk, warga resah  terkait kemacetan total dan nyaris terjadinya gesekan fisik antara oknum ojek dengan penduduk setempat [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/03/23/viral-kapolsek-kudus-kota-sikat-ojek-liar-di-menara-tarif-nuthuk-dan-bikin-macet">Viral! Kapolsek Kudus Kota Sikat Ojek Liar di Menara: Tarif ‘Nuthuk’ dan Bikin Macet</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUDUS (SUARABARU.ID)</strong> –Kapolsek Kudus Kota AKP Subkhan, S.H., M.H., bergerak kilat memimpin penertiban pangkalan ojek liar di depan Masjid Menara Kudus, Senin sore (23/3/2026). Aksi tereebut menanggapi jeritan warga melalui layanan daring &#8220;Lapor Pak Kapolsek&#8221;,</p>
<p>Dari laporan yang masuk, warga resah  terkait kemacetan total dan nyaris terjadinya gesekan fisik antara oknum ojek dengan penduduk setempat di sepanjang Jl. Menara.</p>
<p><strong>Respons Kilat: &#8216;Lapor Pak Kapolsek&#8217;</strong></p>
<p>Hanya hitungan jam setelah aduan masuk, AKP Subkhan bersama personel Strong Point ADA di bawah komando Waka Polsek IPTU Ngatno langsung mengepung lokasi. Momentum menjelang mudik Lebaran 2026 ternyata dimanfaatkan oknum tak bertanggung jawab untuk beroperasi sebagai ojek &#8220;gelap&#8221; tanpa atribut resmi.</p>
<p>Baca juga:</p>
<p><strong><a href="https://suarabaru.id/2026/03/23/bupati-kudus-beri-penghormatan-terakhir-ungkap-peran-besar-almarhum-bos-djarum-michael-bambang-hartono">Bupati Kudus Beri Penghormatan Terakhir, Ungkap Peran Besar Almarhum Bos Djarum Michael Bambang Hartono</a></strong></p>
<p>&#8220;Kami menerima laporan situasi semrawut hingga nyaris ribut karena akses warga tertutup. Sore ini, area depan Masjid Menara resmi kami bersihkan dari ojek yang tidak taat aturan,&#8221; tegas AKP Subkhan di lokasi.</p>
<p><strong>Tarif ‘Nuthuk’ Hingga Tutup Jalan</strong></p>
<p>Berdasarkan investigasi lapangan, Polsek Kudus Kota menemukan tiga pelanggaran fatal yang merusak kenyamanan peziarah.</p>
<p>Pelanggaran tersebut yakni mematok harga tinggi di luar kesepakatan resmi yang memicu komplain wisatawan.</p>
<p>Selain itu, ada pengemudi tidak mengenakan rompi paguyuban resmi, sehingga sulit diawasi rute dan etikanya.</p>
<p>Dan banyak ojek liar yang seenaknya parkir sembarangan menutup akses toko dan rumah warga, memicu kemacetan parah serta potensi konflik fisik.</p>
<p>Tidak hanya sekadar membubarkan, Polsek Kudus Kota berkolaborasi dengan Satlantas dan Satsabhara Polres Kudus untuk menata ulang ekosistem transportasi di kawasan tersebut. Hasil koordinasi dengan Paguyuban Ojek Menara dan Bakalan Krapyak menghasilkan keputusan tegas.</p>
<p>Keputusan tersebut yakni memperkerat pengawasan taruf dan rute seiring melonjaknya peziarah, penggunaan atribut berupa rompi resmi dari paguyuban dan kesepakatan untuk menindak tegas ojek liar.</p>
<p>&#8220;Kawasan Menara adalah ikon wisata religi. Jangan sampai kenyamanan peziarah dan ketenangan warga dikorbankan demi keuntungan pribadi oknum tertentu,&#8221; tambah AKP Subkhan.</p>
<p><strong>Ali Bustomi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/03/23/viral-kapolsek-kudus-kota-sikat-ojek-liar-di-menara-tarif-nuthuk-dan-bikin-macet">Viral! Kapolsek Kudus Kota Sikat Ojek Liar di Menara: Tarif ‘Nuthuk’ dan Bikin Macet</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Personel Polsek dan Satpol PP Kudus Gelar Aksi Bersih-Bersih di Kawasan Menara</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/07/11/aksi-bersih-bersih-menara-kudus-polsek-satpolpp</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Jul 2025 02:04:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[buka luwur sunan kudus]]></category>
		<category><![CDATA[kebersihan lingkungan Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[kerja bakti Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[menara kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[satpol pp kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Religi Kudus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=483386</guid>

					<description><![CDATA[<p>Usai Buka Luwur Sunan Kudus, Polsek Kudus Kota dan Satpol PP menggelar kerja bakti bersihkan Jalan Menara. Aksi ini bentuk kampanye kebersihan kawasan religi.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/07/11/aksi-bersih-bersih-menara-kudus-polsek-satpolpp">Personel Polsek dan Satpol PP Kudus Gelar Aksi Bersih-Bersih di Kawasan Menara</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUDUS (SUARABARU.ID)</strong> – Dalam upaya menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan usai rangkaian kegiatan Buka Luwur Kanjeng Sunan Kudus, Polsek Kudus Kota bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kudus menggelar aksi kerja bakti di kawasan Jalan Menara Kudus, Jumat pagi (11/7/2025).</p>
<p>Kegiatan dimulai sejak pukul 07.00 hingga 08.00 WIB di sepanjang Jalan Menara, Desa Kauman, Kecamatan Kota Kudus. Aksi bersih-bersih ini melibatkan sekitar 50 personel lintas instansi dan dipimpin langsung oleh Sekretaris Satpol PP Kudus Budi Waluyo serta Kapolsek Kudus Kota AKP Subkhan.</p>
<p>Menurut AKP Subkhan, kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, terutama di kawasan religius dan bersejarah seperti Menara Kudus yang menjadi destinasi wisata ziarah.</p>
<p>&#8220;Menjaga kebersihan lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga bentuk tanggung jawab sosial kita bersama. Terlebih setelah kegiatan besar seperti Buka Luwur, diperlukan pemulihan kebersihan agar kawasan tetap nyaman dan indah,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Dalam kegiatan tersebut, digunakan berbagai alat kebersihan seperti sapu lidi, engkrak, truk damkar lengkap dengan perlengkapannya, serta dump truck pengangkut sampah. Pembersihan meliputi penyapuan jalan, penyemprotan air oleh unit damkar, pengepelan jalan, hingga pengangkutan sampah ke Tempat Pembuangan Sementara (TPS).</p>
<p>Aksi sosial ini mendapat sambutan positif dari warga sekitar. Mereka mengapresiasi langkah kolaboratif antara aparat keamanan dan pemerintah daerah dalam merawat kawasan ikonik Kudus tersebut.</p>
<p>Kegiatan serupa diharapkan bisa terus digelar secara berkala sebagai bentuk edukasi dan kampanye hidup bersih, khususnya di area wisata religi yang kerap dikunjungi peziarah dari berbagai daerah.</p>
<p><strong>Ali Bustomi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/07/11/aksi-bersih-bersih-menara-kudus-polsek-satpolpp">Personel Polsek dan Satpol PP Kudus Gelar Aksi Bersih-Bersih di Kawasan Menara</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jelang Buka Luwur, Polisi Larang PKL Berjualan di Sekitar Menara Kudus</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/07/05/polisi-larang-pkl-jualan-menjelang-buka-luwur-menara-kudus</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Jul 2025 01:02:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Acara religi Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Buka Luwur 2025]]></category>
		<category><![CDATA[buka luwur sunan kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Jalur steril Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolsek Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Larangan PKL Menara Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[menara kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Pengamanan Buka Luwur]]></category>
		<category><![CDATA[PKL Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Polisi larang PKL]]></category>
		<category><![CDATA[Rekayasa lalu lintas Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Tradisi Kudus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=482441</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUDUS (SUARABARU.ID) – Menjelang puncak tradisi Buka Luwur Kanjeng Sunan Kudus, jajaran Polres Kudus mengambil langkah tegas dengan melarang seluruh Pedagang Kaki Lima (PKL) berjualan di kawasan Menara Kudus dan Jalan Madureksan. Kebijakan ini mulai diberlakukan mulai Sabtu (5/7/2025) hingga puncak acara pada Minggu (6/7/2025), demi kelancaran dan keamanan pelaksanaan tradisi tahunan tersebut. Kapolsek Kota [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/07/05/polisi-larang-pkl-jualan-menjelang-buka-luwur-menara-kudus">Jelang Buka Luwur, Polisi Larang PKL Berjualan di Sekitar Menara Kudus</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUDUS (SUARABARU.ID)</strong> – Menjelang puncak tradisi Buka Luwur Kanjeng Sunan Kudus, jajaran Polres Kudus mengambil langkah tegas dengan melarang seluruh Pedagang Kaki Lima (PKL) berjualan di kawasan Menara Kudus dan Jalan Madureksan. Kebijakan ini mulai diberlakukan mulai Sabtu (5/7/2025) hingga puncak acara pada Minggu (6/7/2025), demi kelancaran dan keamanan pelaksanaan tradisi tahunan tersebut.</p>
<p>Kapolsek Kota Kudus, AKP Subkhan sebagai Kepala Pengamanan kegiatan, menyampaikan bahwa larangan ini merupakan bagian dari upaya sterilisasi jalur antrian peziarah dan pengunjung, sekaligus sebagai langkah antisipatif untuk memastikan tersedianya jalur evakuasi dan darurat.</p>
<p>“Kami mengimbau seluruh PKL di Jalan Menara Kudus dan Jalan Madureksan untuk tidak berjualan mulai Sabtu hingga Minggu. Karena lokasi tersebut akan kami pasangi water barrier sebagai pembatas dan jalur antrian,” tegas AKP Subkhan.</p>
<p>Tak hanya sekadar imbauan, pihak kepolisian menyatakan akan bertindak tegas terhadap PKL yang membandel dan tetap nekat berjualan di area yang telah ditetapkan sebagai zona steril.</p>
<p>“Jika masih ada PKL yang berjualan di lokasi yang dilarang, kami akan melakukan tindakan tegas sesuai aturan,” tambahnya.</p>
<p>Larangan ini merupakan bagian dari rangkaian pengamanan besar dalam menyambut puncak tradisi Buka Luwur Kanjeng Sunan Kudus yang jatuh pada 10 Muharam 1447 H atau Minggu, 6 Juli 2025. Sekitar 500 personel gabungan dari berbagai unsur disiagakan untuk mendukung pengamanan kegiatan, termasuk dari unsur TNI, Satpol PP, Dishub, Dinas Perdagangan, Banser, hingga pengurus Yayasan Masjid dan Makam Sunan Kudus.</p>
<p>Rekayasa lalu lintas juga akan diberlakukan di sejumlah titik. Beberapa ruas jalan akan ditutup total, seperti Jalan Menara Kudus yang digunakan sebagai jalur antrian peziarah laki-laki dan perempuan. Sementara Jalan Madureksan dari Klenteng hingga depan Masjid Menara akan difungsikan sebagai kantong parkir tamu undangan.</p>
<p>Langkah larangan terhadap PKL ini diambil untuk memastikan kenyamanan, ketertiban, dan keamanan ribuan masyarakat yang akan hadir mengikuti acara pembagian 40.000 nasi jangkrik, sebagai simbol dari puncak tradisi Buka Luwur yang telah berlangsung secara turun-temurun di Kudus.</p>
<p><strong>Ali Bustomi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/07/05/polisi-larang-pkl-jualan-menjelang-buka-luwur-menara-kudus">Jelang Buka Luwur, Polisi Larang PKL Berjualan di Sekitar Menara Kudus</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Keris Pusaka Peninggalan Sunan Kudus Dijamas, Ini Ritual Langkanya!</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/06/12/keris-pusaka-peninggalan-sunan-kudus-dijamas-ini-ritual-langkanya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Jun 2025 03:29:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Jamasan keris sunan kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Kiai cinthaka]]></category>
		<category><![CDATA[menara kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Ritual kudus]]></category>
		<category><![CDATA[sunan kudus]]></category>
		<category><![CDATA[wisata kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Yayasan masjid menara dan makam Sunan Kudus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=478757</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUDUS (SUARABARU.ID) – Sebuah prosesi sakral kembali digelar di kompleks Masjid Menara dan Makam Sunan Kudus, Kamis (12/6/2025). Sebilah keris pusaka bernama Kiai Cinthaka, peninggalan Sunan Kudus, menjalani ritual jamásan atau pencucian yang telah berlangsung secara turun-temurun selama ratusan tahun. Sejak pagi, suasana di tajug (pendapa kecil) Masjid Menara terasa berbeda. Kepulan asap kemenyan memenuhi [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/06/12/keris-pusaka-peninggalan-sunan-kudus-dijamas-ini-ritual-langkanya">Keris Pusaka Peninggalan Sunan Kudus Dijamas, Ini Ritual Langkanya!</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUDUS (SUARABARU.ID)</strong> – Sebuah prosesi sakral kembali digelar di kompleks Masjid Menara dan Makam Sunan Kudus, Kamis (12/6/2025). Sebilah keris pusaka bernama Kiai Cinthaka, peninggalan Sunan Kudus, menjalani ritual jamásan atau pencucian yang telah berlangsung secara turun-temurun selama ratusan tahun.</p>
<p>Sejak pagi, suasana di tajug (pendapa kecil) Masjid Menara terasa berbeda. Kepulan asap kemenyan memenuhi udara, menciptakan atmosfer sakral dan khusyuk. Rombongan para kiai, sesepuh, serta pengurus Yayasan Masjid Menara dan Makam Sunan Kudus yang lebih dulu berziarah ke makam, kemudian berkumpul di lokasi tajug.</p>
<p>Dengan iringan lantunan shalawat, seorang sesepuh mengambil sebuah kotak dari ruang penyimpanan di atap tajug. Di dalamnya tersimpan keris Kiai Cinthaka – keris berlekuk sembilan yang diyakini berasal dari akhir masa Kerajaan Majapahit dan termasuk dalam dapur “Panimbal”, simbol dari kebijaksanaan dan kekuasaan.</p>
<p>Ritual jamásan keris Kiai Cinthaka dilakukan oleh KH Fakihuddin, yang kini menjabat sebagai ahli penjamasan menggantikan mendiang KH Ahmad Bashir, ulama besar Kudus.</p>
<p>Proses diawali dengan menyiram keris menggunakan banyu landa (air rendaman merang ketan hitam) sebanyak tiga kali. Kemudian, keris dibersihkan dengan air jeruk nipis, dan dijemur di atas sekam ketan hitam hingga kering.</p>
<p>Setelah selesai, keris disimpan kembali di tempat semula, disaksikan para ulama dan tokoh masyarakat dengan iringan doa dan shalawat. Tradisi ini menjadi bagian penting dalam rangkaian Buka Luwur Sunan Kudus, sekaligus menyambut datangnya Bulan Suro (Muharram).</p>
<p>“Jamásan pusaka Sunan Kudus sudah dilakukan sejak ratusan tahun lalu dan menjadi bagian dari warisan budaya yang terus dilestarikan,” ujar KH Arinal Haq, Ketua Panitia Buka Luwur 2025.</p>
<p>Tradisi jamasan ini selalu digelar pada hari Senin atau Kamis pertama setelah hari Tasyrik (tiga hari setelah Idul Adha), menandai dimulainya bulan baru dalam penanggalan Hijriyah.</p>
<h5><strong>Keris Kiai Cinthaka dan Kisah Magisnya</strong></h5>
<p>Selain keris Kiai Cinthaka, dua pusaka lain berupa tombak trisula yang berada di mihrab Masjid Menara Kudus juga ikut dijamas dalam ritual tersebut.</p>
<p>Menurut cerita yang berkembang di masyarakat, keris Kiai Cinthaka memiliki keistimewaan luar biasa. Konon, keris ini pernah dipinjam oleh Keraton Surakarta untuk memadamkan kebakaran besar. Sebagai bentuk penghormatan, pihak keraton bahkan rutin mengirimkan parfum khusus bernama kophok gajah kepada Sunan Kudus setiap tahun.</p>
<p>Hal unik dari prosesi ini adalah sajian hidangan yang disiapkan. Menu utama berupa jajan pasar dan nasi opor ayam. Jajan pasar melambangkan kesederhanaan dan kedekatan dengan rakyat, sementara opor ayam dikenal sebagai makanan favorit Sunan Kudus.</p>
<p><strong>Ali Bustomi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/06/12/keris-pusaka-peninggalan-sunan-kudus-dijamas-ini-ritual-langkanya">Keris Pusaka Peninggalan Sunan Kudus Dijamas, Ini Ritual Langkanya!</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Petugas Gabungan Tindak Tegas Parkir Liar Kawasan Menara Kudus, Empat Kendaraan Terjaring</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/04/05/petugas-gabungan-tindak-tegas-parkir-liar-kawasan-menara-kudus-empat-kendaraan-terjaring</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Apr 2025 07:51:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[kudus]]></category>
		<category><![CDATA[menara kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Parkir liar menara kudus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=468320</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUDUS (SUARABARU.ID); – Tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Dinas Perhubungan (Dishub), dan Satpol PP Kabupaten Kudus menggelar operasi penertiban parkir liar di kawasan wisata religi Menara Kudus, Sabtu (5/4). Penindakan ini dilakukan sebagai respons terhadap banyaknya laporan masyarakat yang masuk melalui platform Wadul K1 dan K2, Lapor Pak Kapolres, hingga media sosial instansi [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/04/05/petugas-gabungan-tindak-tegas-parkir-liar-kawasan-menara-kudus-empat-kendaraan-terjaring">Petugas Gabungan Tindak Tegas Parkir Liar Kawasan Menara Kudus, Empat Kendaraan Terjaring</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUDUS (SUARABARU.ID);</strong> – Tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Dinas Perhubungan (Dishub), dan Satpol PP Kabupaten Kudus menggelar operasi penertiban parkir liar di kawasan wisata religi Menara Kudus, Sabtu (5/4).</p>
<p>Penindakan ini dilakukan sebagai respons terhadap banyaknya laporan masyarakat yang masuk melalui platform Wadul K1 dan K2, Lapor Pak Kapolres, hingga media sosial instansi terkait.</p>
<p>Kapolsek Kudus Kota, AKP Subkhan, menjelaskan bahwa aksi ini merupakan tindak lanjut atas banyaknya keluhan terkait kendaraan besar seperti bus dan elf yang parkir di area terlarang sekitar Menara Kudus.</p>
<p>“Hari ini kami temukan empat kendaraan jenis elf yang parkir sembarangan. Semua langsung kami tindak dengan tilang dan penahanan dokumen kendaraan,” ujar AKP Subkhan.</p>
<p>Ia menegaskan, langkah ini merupakan peringatan terakhir bagi para pengemudi yang masih membandel. Jika ke depan pelanggaran serupa kembali terjadi, petugas tidak segan-segan untuk melakukan penyitaan kendaraan.</p>
<p>“Kalau masih nekat, kendaraan akan kami tahan agar memberikan efek jera,” tegasnya.</p>
<p>AKP Subkhan juga menjelaskan bahwa sebelum mengambil langkah tegas, petugas gabungan telah melakukan pendekatan persuasif melalui imbauan dan edukasi kepada para pengendara. Namun karena pelanggaran terus berulang, penindakan tegas akhirnya diberlakukan atas arahan Forkopimda.</p>
<p>“Mulai hari ini, penertiban akan terus kami lakukan untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan di kawasan Menara Kudus,” tambahnya.</p>
<p>Selain melakukan penindakan terhadap kendaraan parkir sembarangan, petugas juga mengimbau para pengemudi ojek di sekitar Menara Kudus dan Terminal Bakalankrapyak untuk tidak menaikkan atau menurunkan penumpang sembarangan di sepanjang Jalan Sunan Kudus. Tindakan ini dinilai dapat menimbulkan kemacetan serta merusak citra kawasan wisata.</p>
<p>“Menurunkan atau menaikkan penumpang di pinggir jalan bukan hanya menyebabkan kemacetan, tetapi juga berdampak negatif pada citra Kabupaten Kudus,” jelas AKP Subkhan.</p>
<p>Ke depan, pengawasan di kawasan Menara Kudus akan semakin diperketat. CCTV di jalur ojek menara juga akan diaktifkan. Setiap pelanggaran akan langsung ditindak sesuai aturan yang berlaku.</p>
<p><strong>Ali Bustomi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/04/05/petugas-gabungan-tindak-tegas-parkir-liar-kawasan-menara-kudus-empat-kendaraan-terjaring">Petugas Gabungan Tindak Tegas Parkir Liar Kawasan Menara Kudus, Empat Kendaraan Terjaring</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hibah untuk 3 Madrasah di Kudus Belum Cair, Anggota FPKB Ini Meradang</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/08/03/hibah-untuk-3-madrasah-di-kudus-belum-cair-anggota-fpkb-ini-meradang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Aug 2022 00:24:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Hibah madrasah]]></category>
		<category><![CDATA[Ilwani]]></category>
		<category><![CDATA[kudus]]></category>
		<category><![CDATA[menara kudus]]></category>
		<category><![CDATA[pkb]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=268655</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUDUS ( SUARABARU.ID) &#8211; Anggota DPRD Kudus dari Fraksi PKB Ilwani meradang lantaran alokasi dana hibah Pemkab untuk tiga madrasah tak kunjung dicairkan. Hal ini membuat pembangunan tiga madrasah tersebut menjadi terbengkalai. Tiga madrasah itu yakni Madrasah Ibtidaiyah (MI) Miftahul Falah dengan nilai hibah Rp 650 juta, Madrasah Diniyyah Roudlotul Ulum senilai Rp 700 juta [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/08/03/hibah-untuk-3-madrasah-di-kudus-belum-cair-anggota-fpkb-ini-meradang">Hibah untuk 3 Madrasah di Kudus Belum Cair, Anggota FPKB Ini Meradang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUDUS ( SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Anggota DPRD Kudus dari Fraksi PKB Ilwani meradang lantaran alokasi dana hibah Pemkab untuk tiga madrasah tak kunjung dicairkan. Hal ini membuat pembangunan tiga madrasah tersebut menjadi terbengkalai.</p>
<p>Tiga madrasah itu yakni Madrasah Ibtidaiyah (MI) Miftahul Falah dengan nilai hibah Rp 650 juta, Madrasah Diniyyah Roudlotul Ulum senilai Rp 700 juta dan Madrasah Miftahul Huda senilai Rp 675 juta.</p>
<p>Sehingga total hibah yang akan diberikan itu nilainya mencapai sekitar Rp 2 miliar</p>
<p>Menurut Ilwani, pencairan dana hibah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus untuk lembaga pendidikan yang seharusnya dicairkan sejak 15 Mei 2022 lalu. Hanya saja saat ini anggaran belum kunjung cair.<br />
‎<br />
Ilwani menduga terhambatnya pencairan hibah tersebut karena adanya intervensi dari luar. Bahkan, kata Ilwani ada upaya tertentu agar hibah tersebut tidak cair</p>
<p>&#8220;Jelas ini ada intervensi dari pihak-pihak tertentu. Pasalnya, pencairan hibah untuk lembaga yang lain sudah berjalan baik. Untuk tiga madrasah ini malah belum cair,&#8221;kata Ilwani, Rabu (3/8).</p>
<p>Diketahui, pada APBD 2022 ‎terdapat 45 lembaga yang memperoleh hibah.</p>
<p>Ilwani menegaskan, anggaran hibah untuk tiga madrasah tersebut merupakan salah satu pokok pikiran yang diperjuangkannya dalam APBD 2022. Sebagai Legislator asal PKB, dirinya memang memberi perhatian khusus pada peningkatan kualitas pendidikan terutama pendidikan agama.</p>
<p>Sehingga jika ada pihak-pihak yang berusaha menggagalkan pembangunan madrasah tersebut tentu sangat disayangkan.</p>
<figure id="attachment_268657" aria-describedby="caption-attachment-268657" style="width: 681px" class="wp-caption aligncenter"><img class="size-full wp-image-268657" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/08/anggota-dprd-kudus.jpg" alt="" width="681" height="382" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/08/anggota-dprd-kudus.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/08/anggota-dprd-kudus-400x224.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2022/08/anggota-dprd-kudus-150x84.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-268657" class="wp-caption-text">Bangunan madrasah yang terbengkalai akibat belum cairnya anggaran hibah. Foto:Ist</figcaption></figure>
<p>Jika alasan Pemkab karena kurang lengkapnya administrasi, harusnya juga dikomunikasikan dari awal sehingga tidak mengorbankan pembangunan madrasah yang lebih penting.</p>
<p>Terpisah, Pembina Yayasan MI Miftahul Falah, KH Shodiqun ‎saat dikonfirmasi membenarkan jika hibah untuk lembaganya saat ini belum kunjung cair</p>
<p>Padahal, pihaknya sudah memulai pembangunan itu sebelum pencairan.Namun, setelah pembangunan berjalan sekitar 30 persen pencairan yang dijanjikan itu tidak kunjung ‎terlaksana.</p>
<p>&#8220;‎Saat sudah ada jadwal pencairan, kami sudah kerja bakti bersama warga untuk memulai pengerjaan. Tapi sampai sekarang belum juga cair,&#8221; ujar dia.</p>
<p>Menurut dia, belum cairnya dana hibah itu karena ada perbedaan antara desain bangunan dari proposal.</p>
<p>Sehingga ‎pihaknya perlu memperbaiki gambar dari proposal tersebut, tetapi hibah juga tidak kunjung cair.</p>
<p>&#8220;Gambar bangunan berubah dari semula dua lantai menjadi satu lantai. Tapi lokal kelasnya tetap sama, dan gambar yang baru juga sudah kami kirim ke Bagian Kesra,&#8221; ujar dia.</p>
<p>‎Dengan mangkraknya pembangunan tersebut, pihaknya juga terpaksa harus membagi sif kelas terhadap 176 siswa.</p>
<p>Dia berharap, pihak-pihak terkait dapat memahami anggaran tersebut agar tidak terjadi pelanggaran.</p>
<p>&#8220;Ini uang negara yang seharusnya bisa segera dicairkan untuk kepentingan masyarakat,&#8221; ujar dia.</p>
<p><strong>Ali Bustomi</strong></p>
<p><strong>Baca juga:</strong></p>
<p><strong><a href="https://suarabaru.id/2022/06/22/pkb-kudus-dukung-prabowo-muhaimin-gerindra-tunggu-keputusan-pusat">PKB Kudus Dukung Prabowo-Muhaimin, Gerindra Tunggu Keputusan Pusat</a></strong></p>
<p><strong><a href="https://suarabaru.id/2022/08/02/lahannya-dicaplok-proyek-pamsimas-warga-menawan-wadul-dprd-kudus">Lahannya Dicaplok Proyek Pamsimas, Warga Menawan Wadul DPRD Kudus</a></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/08/03/hibah-untuk-3-madrasah-di-kudus-belum-cair-anggota-fpkb-ini-meradang">Hibah untuk 3 Madrasah di Kudus Belum Cair, Anggota FPKB Ini Meradang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Orang Gila Mengamuk Pukul Peziarah Sunan Kudus</title>
		<link>https://suarabaru.id/2020/10/28/orang-gila-mengamuk-pukul-peziarah-sunan-kudus</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Oct 2020 09:35:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[menara kudus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=122429</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUDUS (SUARABARU.ID) &#8211; Seorang dengan gangguan jiwa (ODGJ) mengamuk di depan Masjid Menara Sunan Kudus, Rabu (28/10) siang. Pria yang bernama Andi M Rahman (40), warga Kelurahan Panjunan RT 1 RW 2, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus tersebut sempat memukul seorang peziarah. Yang lebih mengkhawatirkan, pria gila tersebut juga membawa sebuah gunting yang diacung-acungkan ke orang-orang [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2020/10/28/orang-gila-mengamuk-pukul-peziarah-sunan-kudus">Orang Gila Mengamuk Pukul Peziarah Sunan Kudus</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUDUS (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Seorang dengan gangguan jiwa (ODGJ) mengamuk di depan Masjid Menara Sunan Kudus, Rabu (28/10) siang. Pria yang bernama Andi M Rahman (40), warga Kelurahan Panjunan RT 1 RW 2, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus tersebut sempat memukul seorang peziarah.</p>
<p>Yang lebih mengkhawatirkan, pria gila tersebut juga membawa sebuah gunting yang diacung-acungkan ke orang-orang di sekitarnya. Sontak, melihat hal tersebut warga langsung melaporkan kejadian tersebut ke aparat kepolisian.</p>
<p>Pujiati (43) pedagang di depan Masjid Menara Kudus menyampaikan orang yang mengalami gangguan jiwa itu memukul satu orang peziarah. &#8220;Saya dari sini sampai teriak, karena satu orang peziarah ada yang dipukul,&#8221; jelas dia.</p>
<p>Sejumlah petugas kepolisian yang datang ke lokasi, langsung berusaha melumpuhkan pelaku. Dengan dibantu warga, pelaku akhirnya berhasil dibekuk sebelum sempat melukai warga lainnya.</p>
<p>“Warga yang sebagian peziarah memang menyingkir karena pelaku membawa gunting,”tambahnya.</p>
<p>Menurutnya, pelaku yang merupakan warga sekitar itu sudah seri‎ng mengamuk dan diamankan petugas kepolisian. &#8220;Sudah pernah diamankan dulu juga sama polisi. Jadi tadi diamankan polisi juga langsung ngamuk,&#8221; ujar dia.</p>
<p>Sementara itu, Anwar(35) , pedagang lainnya mengatakan, orang yang mengalami gangguan jiwa tersebut merupakan warga masyarakat sekitar.</p>
<p>Dulunya ‎pelaku adalah orang kaya, namun sekarang sudah jatuh miskin. Pelaku seringkali ada di sekitaran Masjid Menara Kudus.</p>
<p>&#8220;Dulunya dia orang kaya, tetapi sekarang susah. Ya memang warga sekitar sini,&#8221; ujar dia.</p>
<p>Kapolsek Kota, AKP Khoirul Naim mengaku telah mengamankan ODGJ yang mengamuk sembari membawa gunting di depan Masjid Menara Kudus.</p>
<p>&#8220;Ya benar ada satu orang sakit jiwa yang kami amankan karena pelaku mengamuk sembari membawa gunting,&#8221; ujar dia.</p>
<p>Saat ini, ODGJ itu telah diamankan dan dibawa ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Pedurungan Kota Semarang. &#8220;Kami bawa ke rumah sakit jiwa,&#8221; jelas dia.</p>
<p><strong>Tm-Ab</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2020/10/28/orang-gila-mengamuk-pukul-peziarah-sunan-kudus">Orang Gila Mengamuk Pukul Peziarah Sunan Kudus</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Puluhan Pelajar Ikuti Lomba Kaligrafi di Kaki Menara Kudus</title>
		<link>https://suarabaru.id/2020/10/27/puluhan-pelajar-ikuti-lomba-kaligrafi-di-kaki-menara-kudus</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Oct 2020 10:50:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[kaligrafi]]></category>
		<category><![CDATA[kudus]]></category>
		<category><![CDATA[menara kudus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=122218</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUDUS (SUARABARU.ID) &#8211; Sebanyak 48 pelajar di Kabupaten Kudus, mengikuti lomba kaligrafi diselenggarakan Yayasan Masjid, Menara dan Makam Sunan Kudus (YM3SK), Selasa (27/10). Lomba yang digelar persis di kaki Menara Kudus tersebut sebagai upaya memotivasi generasi muda untuk menekuni seni kaligrafi di tengah arus modernisasi. Ketua Panitia Lomba Kaligrafi Ahmad Arinal Haq di Kudus, Selasa, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2020/10/27/puluhan-pelajar-ikuti-lomba-kaligrafi-di-kaki-menara-kudus">Puluhan Pelajar Ikuti Lomba Kaligrafi di Kaki Menara Kudus</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUDUS (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Sebanyak 48 pelajar di Kabupaten Kudus, mengikuti lomba kaligrafi diselenggarakan Yayasan Masjid, Menara dan Makam Sunan Kudus (YM3SK), Selasa (27/10).</p>
<p>Lomba yang digelar persis di kaki Menara Kudus tersebut sebagai upaya memotivasi generasi muda untuk menekuni seni kaligrafi di tengah arus modernisasi.</p>
<p>Ketua Panitia Lomba Kaligrafi Ahmad Arinal Haq di Kudus, Selasa, mengungkapkan peserta kegiatan itu anak-anak dengan usia tidak lebih dari 14 tahun, sedangkan tujuan utamanya menggeliatkan kembali semangat kaligrafi pada mereka.</p>
<p>&#8220;Dibandingkan seri rupa dan fotografi, minat anak-anak untuk berkaligrafi cenderung rendah sehingga kami ingin menumbuhkan kembali semangat mereka menulis kaligrafi lewat kegiatan ini,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Dalam ajang gores kaligrafi rangkaian kegiatan &#8220;Mbabar Mushaf Menara&#8221; atau menulis kembali mushaf Al Quran dengan ornamen yang mencerminkan peradaban Kudus tersebut, panitia membagi dua kategori lomba, yakni khat naskhi diikuti 26 orang dan kaligrafi lukis atau kontemporer diikuti 22 orang.</p>
<p>&#8220;Kriteria penilaiannya untuk yang naskhi terkait kesesuaian kaidah penulisan, kebenaran tulisan dan kerapian, sementara untuk yang kontemporer kriteria penilaian terkait artistik, kesesuaian ayat dengan tema gambar,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Rencananya karya pemenang lomba ini akan dipajang saat kegiatan &#8220;Mbabar Mushaf Menara&#8221; pada Rabu (28/10) sore serta akan disimpan sebagai arsip YM3SK.</p>
<p>Salah satu peserta lomba kaligrafi, yang juga siswa kelas 4 SD Nawa Kartika Kudus, Alsya, mengakui senang bisa mengikuti lomba karena sejak masa pandemi tidak ada lagi kegiatan di sekolah, termasuk lomba seperti itu.</p>
<p>&#8220;Kebetulan saya memang suka dengan seni kaligrafi karena sudah sejak kelas 2 SD sudah menekuni seni tersebut,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Ia juga pernah mengikuti lomba serupa tingkat kabupaten dan berhasil menjadi juara ketiga.</p>
<p><strong>Tm-Ab</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2020/10/27/puluhan-pelajar-ikuti-lomba-kaligrafi-di-kaki-menara-kudus">Puluhan Pelajar Ikuti Lomba Kaligrafi di Kaki Menara Kudus</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Yayasan Menara Kudus Tulis Mushaf Al Quran dengan Budaya Nusantara</title>
		<link>https://suarabaru.id/2020/10/26/yayasan-menara-kudus-tulis-mushaf-al-quran-dengan-budaya-nusantara</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Oct 2020 11:10:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[menara kudus]]></category>
		<category><![CDATA[mushaf menara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=122028</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUDUS (SUARABARU.ID) &#8211; Yayasan Masjid Menara dan Makam Sunan Kudus, akan melakukan penulisan mushaf Al Quran dengan memasukkan gaya Nusantara. Dalam mushaf yang akan ditulis nanti, akan menampilkan hiasan dengan motif peninggalan budaya nusantara seperti Menara Kudus, hingga Gapura Aryo Penangsan. &#8220;Rencana menulis kembali mushaf Al Quran tersebut, didedikasikan untuk mempertahankan karya ulama Kudus sembari [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2020/10/26/yayasan-menara-kudus-tulis-mushaf-al-quran-dengan-budaya-nusantara">Yayasan Menara Kudus Tulis Mushaf Al Quran dengan Budaya Nusantara</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUDUS (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Yayasan Masjid Menara dan Makam Sunan Kudus, akan melakukan penulisan mushaf Al Quran dengan memasukkan gaya Nusantara. Dalam mushaf yang akan ditulis nanti, akan menampilkan hiasan dengan motif peninggalan budaya nusantara seperti Menara Kudus, hingga Gapura Aryo Penangsan.</p>
<p>&#8220;Rencana menulis kembali mushaf Al Quran tersebut, didedikasikan untuk mempertahankan karya ulama Kudus sembari meneguhkan tekad untuk selalu memelihara peninggalan yang baik sembari merengkuh peradaban baru yang lebih baik,&#8221; kata Ketua Yayasan Masjid Menara dan Makam Sunan Kudus Muhammad Nadjib Hassan didampingi Bagian Penelitian dan Pengembangan Abdul Jalil dalam keterangan persnya, Senin (26/10).</p>
<p>Kegiatan penulisan mushaf yang diberi tajuk &#8220;Mbabar Mushaf Menara&#8221; tersebut rencananya akan melibatkan sembilan orang pakar Kaligrafi asal Kudus yang akan bertugas menggoreskan kalam-kalam suci di atas kertas berukuran plano tersebut.</p>
<p>Jalil menambahkan, perbedaan mushaf yang akan ditulis nanti dengan mushaf yang ada saat ini hanyalah pada ornamen dan hiasan dalam tiap-tiap lembarnya. Untuk cover, kemungkinan akan diberi ornamen Menara Kudus yang akan digores sedemikian rupa.</p>
<p>Sementara, untuk lembar surat Al Fatihah, rencananya akan dihiasi dengan ornamen gapura Aryo Penangsang yang saat ini berdiri tegak di depan masjid Menara Kudus. Pun dengan lembaran-lembaran di dalamnya, juga akan dihiasi motif-motif yang menggambarkan kekayaan budaya Kudus.</p>
<p>“Kalau mushaf yang beredar selama ini hiasannya lebih bernuansa timur tengah, maka mushaf yang akan ditulis ini akan memasukkan unsur budaya Nusantara, khususnya Kudus dalam lembaran-lembarannya,”tandas Jalil.</p>
<p>Penulisan Mushaf ‘gaya Menara’ tersebut rencananya akan dimulai Rabu (28/10) yang ditandai dengan penggoresan kalimat basmalah oleh ulama ahli Alquran asal Kudus KH Syaroni Ahmadi. Selanjutnya, goresan lain akan dilanjutkan sembilan orang seniman kaligrafi yang ditunjuk.</p>
<p>“Kami menargetkan penulisan mushaf ‘gaya Menara’  ini rampung dalam waktu lima bulan,”katanya.</p>
<p>Dalam proses penulisan tersebut, kata Jalil, juga akan memperhatikan aspek teknis berupa keserasian dan keseragaman tulisan. Sembilan penulis yang akan dilibatkan nanti, dinilai sudah memiliki standar yang sama dalam penulisan kaligrafi Alquran.</p>
<p>Pada prosesnya, penulisan juga akan didampingi Tim Lajnah dari Kementerian Agama yang akan mengecek kebenaran dalam proses penulisan.</p>
<p>“Selain aspek teknis, kami juga menerapkan aspek spiritual diantaranya para penulis harus selalu dalam keadaan berwudlu saat menulis, hingga izin terlebih dahulu ke Kanjeng Sunan Kudus,”ungkapnya.</p>
<p>Sementara, Ketua Yayasan Masjid Menara dan Makam Sunan Kudus, KH Nadjib Hasan menyatakan, secara penulisan, mushaf gaya Menara ini nantinya akan ditulis dengan menggunakan rasm Utsmani dan Khat Naskhi Syauqi.</p>
<p>Rasm yang digunakan tersebut akan merujuk rasm (gaya penulisan) yang telah digunakan mushaf terbitan Percetakan Menara Kudus yang telah mendapat tashih dari tiga ulama ahli Alquran asal Kudus termasuk alm KH Arwani dan KH Syaroni Ahmadi.</p>
<p>“Jadi, rasm yang digunakan sama dengan yang sudah ditashih oleh tiga ahli Alquran asal Kudus. Namun  yang membedakan mungkin jenis khat serta ornamen yang akan memasukkan unsur budaya Kudus,”ujarnya.</p>
<p>Untuk bahan material penulisan juga sudah dipersiapkan diantaranya kertas plano yang akan digunakan hinigga tinta yang diimpor khusus dari Jepang untuk penulisan mushaf tersebut.</p>
<p>Nadjib berharap, selain dibuka dengan goresan KH Syaroni, mushaf Menara nanti juga diharapkan akan dihiasi tulisan tangan dari KH Musthofa Bisri entah pada bagian akhir atau bagian tengah.</p>
<p><strong>Tm-Ab</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2020/10/26/yayasan-menara-kudus-tulis-mushaf-al-quran-dengan-budaya-nusantara">Yayasan Menara Kudus Tulis Mushaf Al Quran dengan Budaya Nusantara</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>