blank
Bupati Kudus Sam'ani Intakoris saat memberikan penghormatan terakhir kepada mendiang Bos Djarum Michael Bambang Hartono. foto: ist

KUDUS (SUARABARU.ID)  – Duka mendalam menyelimuti Kabupaten Kudus atas wafatnya pengusaha nasional sekaligus bos Djarum Group, Michael Bambang Hartono. Kepergian tokoh berpengaruh ini meninggalkan kehilangan besar, terutama bagi masyarakat Kudus yang selama ini merasakan kontribusinya di berbagai sektor.

Sebagai bentuk penghormatan, Bupati Kudus Sam’ani Intakoris hadir langsung melayat di GOR Jati Kudus pada Minggu (22/3/2026). Kehadirannya mencerminkan empati pemerintah daerah sekaligus menyampaikan belasungkawa kepada keluarga besar almarhum.

Dikutip dari laman Instagram @pemkabkudus, Sam’ani menyampaikan rasa duka cita yang mendalam. Ia menilai almarhum bukan hanya sukses di dunia bisnis, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

“Beliau merupakan sosok yang memberikan kontribusi besar bagi Kudus, baik melalui sektor industri maupun kegiatan sosial, pendidikan, hingga pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.

Selama ini, PT Djarum yang berada di bawah naungan Djarum Group dikenal sebagai salah satu penggerak utama perekonomian daerah. Selain menyerap ribuan tenaga kerja, perusahaan tersebut aktif menjalankan berbagai program tanggung jawab sosial, mulai dari beasiswa pendidikan, kegiatan sosial, hingga pengembangan olahraga.

blank
Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menyalami pihak keluarga almarhum. foto: ist

Di bidang olahraga, peran Djarum dalam pembinaan bulu tangkis telah melahirkan banyak atlet berprestasi yang membawa nama Indonesia ke tingkat dunia. Kontribusi ini menjadi salah satu warisan penting yang dikenang masyarakat.

Bupati Sam’ani menambahkan, nilai-nilai kerja keras, kepedulian, serta komitmen yang ditunjukkan almarhum patut dijadikan inspirasi, khususnya bagi generasi muda.

“Kami berharap semangat dan dedikasi beliau dapat terus menjadi teladan bagi masyarakat Kudus dalam membangun daerah,” tambahnya.

Suasana di GOR Jati Kudus pun dipenuhi pelayat dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh masyarakat, pelaku usaha, hingga warga yang datang untuk memberikan penghormatan terakhir. Deretan karangan bunga turut memenuhi area sekitar lokasi, menandakan besarnya rasa kehilangan atas wafatnya sosok tersebut.

Kepergian Michael Bambang Hartono bukan hanya menjadi kehilangan bagi keluarga dan dunia usaha, tetapi juga bagi masyarakat luas. Jejak kontribusi dan pengabdiannya akan terus dikenang sebagai bagian penting dalam perjalanan sejarah Kudus.

Pemerintah daerah berharap nilai-nilai positif yang diwariskan almarhum dapat terus hidup dan dilanjutkan demi kemajuan bersama.

Ali Bustomi